APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel A Whore Mate

A Whore Mate

Tinggal serumah, Layla menaruh curiga pada Zeline, mahasiswi Universitas Pembangunan yang kerap pergi tiap malam. Meski jarang masuk kelas, nilai akademis Zeline anehnya mengalahkan Alana. Misteri mulai tersingkap ketika Zeline mendanai pengobatan ayah Layla. Kebenaran mengejutkan akhirnya terbongkar saat Roger, pacar Alana, mengenali Zeline sebagai pemuas nafsu. Ketiganya ternyata berbagi atap dengan seorang pelacur.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di tengah remangnya kamar hotel, Zeline masih bisa dengan jelas melihat tubuh itu. Laki-laki yang hanya berbalut handuk di bagian bawah tubuhnya. Kamar hotel yang tak cukup luas untuk membuang sorot matanya, pura-pura tak mengamati.

Zeline menelan ludah, menyesap bibirnya bawahnya sendiri.

“Nggak perlu pamer juga kali, Ra!” umpat Zeline tak tahan. Membuat laki-laki itu terkekeh. Melempar tubuhnya di kasur belakang tubuh Zeline.

Sementara Zeline malu-malu menutup kedua matanya dengan telapak tangan.

“Sepertinya kau sudah tidak sedih lagi,” ucap laki-laki itu. Tangannya melingkar, menggerayangi tubuh Zeline yang masih terbalut kemeja tipis biru langitnya. “Bisakah kita sekali lagi?” bisiknya lagi persis di depan telinga Zeline.

Udara yang berembus di permukaan tengkuk Zeline. Aroma sabun mandi, wangi sampo yang maskulin, dan hangat tubuh laki-laki itu yang mengurung Zeline. Jarak yang terpangkas habis membuat Zeline bisa merasakan dengan jelas, sesuatu di balik handuk itu mulai menegang.

Zeline yang gemas dengan kelakuan Baskara akhirnya bangun. Membalik tubuhnya menghadap ke arah Baskara. Jemarinya dengan genit menggeliat, mendorong tubuh Baskara hingga kini keadaannya berbalik.

Baskara telentang, sementara tubuh Zeline yang hanua berbalut kemeja biru langit kebesaran mengangkang di atasnya.

Zeline menggeliat, mencumbu bibir Baskara sembari melepaskan kain kemejanya satu persatu.

“Berapa harga yang kuterima untuk mandi sekali lagi, Ra?” telisik Zeline sambil berdiri. Meloloskan kain terakhir di tubuhnya. Hanya kemeja tanpa dalaman apa pun.

Baskara tak mau kalah. Melepas ujung handuk yang melilit di pinggangnya. Menarik hingga lolos dari tubuhnya. Terpampang jelas pemandangan itu tubuh berotot dengan batang besarnya mengacung ke arah Zeline yang terkesima.

“Dua juta karena pelanggan tetap,” jawab Baskara sambil terkekeh. Membuat wajah Zeline sesaat tertekuk sebal tapi tetap memaksakan senyum di bibirnya.

“Dua juta ya?” telisik Zeline. Mengangkangi lagi tubuh Baskara yang kini sudah tak terhalang selembar pakaian apa pun. Pelan-pelan turun, gerakan meliuk-liuk tubuh rampingnya seakan tengah menari erotis di depan Baskara. Memamerkan tubuh indah berkulit kuning langsat miliknya.

“Tapi ingat, ini bukan karena kau pelanggan tetap. Ini untuk kejantanan putra Walikota yang tak pernah gagal membuatku menjerit,” lanjut Zeline di tengah aksinya.

Saat cukup rendah, tangannya meraih lagi batang besar milik Baskara. Mencari ujungnya, menelusuri batang berurat yang terasa penuh di genggaman tangannya itu. Bermain, menggesekkan ujungnya persis di depan lubang kenikmatan miliknya.

“Aaaakkkkhhh .....” Zeline memekik.

Kepalanya tengadah menatap langit-langit kamar hotel. Matanya terpejam merasakan kepala batang besar milik Baskara itu pelan-pelan menyibak lubangnya, lagi.

Sensasi yang tercipta masih sama. Sama persis meski semalam ia telah melayani laki-laki ini hingga tiga kali.

Seperti disuguhi pemandangan menakjubkan, Baskara tanpa menunggu perintah tiba-tiba sudah berada di dua buah dada Zeline. Meremasnya lembut, mencumbunya, hingga kecupan-kecupan kecil itu bertambah liar. Menambah banyak koleksi luka membiru di buah dada Zeline hasil bibirnya semalam.

“Ini yang selalu membuatku tak bisa melepaskanmu, Zel. Tubuhmu, Aaahhhh .....” Baskara dengan cekatan mengimbangi gerakan Zeline. Gerakan maju mundur yang terasa bertambah cepat seiring makin basahnya lubang milik Zeline di bawah sana.

Keringat bercucuran, seiring semakin panasnya permainan. Membuat sekujur tubuh mereka semakin licin.

Hingga setelah cukup lama kemudian Baskara meraih pinggang ramping Zeline. Menariknya, menidurkan Zeline hingga kini posisinya berbalik. Zeline telentang pasrah, bersiap menunggu Baskara membenamkan batangnya lagi.

Baskara menyibak dua kakinya, mengangkat kedua pahanya. Hingga dalam waktu singkat, batang berurat itu kembali menerobos masuk lagi. Menyibak dua bibir dengan bulu halus yang sudah basah milik Zeline. Membuat perempuan itu hanya bisa melenguh, menggigit bibirnya sendiri.

Pemandangan indah saat tubuh Zeline bergoyang di bawahnya terpampang jelas. Pemandangan yang membuat gairah Baskara naik dengan cepat.

Tubuh yang berkilatan, buah dada yang melambai. Desahan dan lenguhan yang bersahutan. Lubang vagina Zeline yang terasa meremas kuat kejantanannya.

Semua yang membawa Baskara semakin cepat naik ke puncak birahinya.

Setelah bertahan cukup lama akhirnya laki-laki itu mengerang. Meringis, semua urat di tubuhnya seakan menegang sekaligus. Sekujur tubuhnya mengejang hebat, sesaat sebelum ia mencabut kejantanannya dari lubang milik Zeline.

Dan cairan putih kental itu menyembur keluar.

“Hah .... hah ... hah ... fiuuhh !! yang barusan itu hampir saja.” Baskara terbaring lemas. Terkulai di sebelah tubuh Zeline yang juga baru menikmati orgasmenya tak lama sebelum Baskara mencabut batang besarnya.

Perempuan itu tersenyum ke arah Baskara. Senyuman yang langsung dibalas Baskara dengan kecupan lembut.

“Nanti malam kau kosong?” tanya Baskara.

Zeline refleks menggeleng. “Aku harus melayani Om Firman. Kau tahu kan, demi kuliahku,” jawab Zeline sembari melingkarkan tangannya di perut berotot Baskara. “Kumohon, jaga rahasiaku sampai aku siap.”

Baskara mengangguk, mungkin kalimat permohonan itu juga yang akan ia katakan pada semua pelanggannya. Tapi Om firman, apa laki-laki dosen calon kampus Zeline itu bisa?

“Ciiih .... dosen gendut itu lagi,” umpat Baskara sambil tersenyum miring.

Zeline mengangguk merapatkan tubuh telanjangnya di sebelah tubuh Baskara. “Tapi dompetnya juga gendut sih.”

“Enakan juga aku, gendut dua-duanya,” balas Baskara sombong.

“Dua?” telisik Zeline. “Perut kamu kan bagus.”

Baskara terkekeh lagi. Meraih tubuh telanjang Zeline. Memeluknya, mencumbu tengkuknya, bermain di leher perempuan itu sembari berbisik; “Bukan dengan perut, Zel. Tapi dengan sesuatu di bawah perut. Tanganmu merasakannya juga kan? Belut gendut itu sudah bangun lagi.”

“ARYA BASKARA! Cukup ya! Jangan lagi! Dua juta itu satu kali keluar. Mau punyamu itu enak ya tetep sekali!” protes Zeline ke arah pria di sebelahnya.

Kemudian kedua orang itu pun tertawa.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Belum Berakhir
9.3
Lima tahun silam, Kanaya pergi demi pernikahan pilihan orang tuanya. Kini, takdir mempertemukannya lagi dengan Haitsam. Haitsam mendapat tugas berat untuk membimbing Kanaya mengelola bisnis ayah mertua wanita itu. Walau rasa cintanya masih membara, Haitsam harus menahan diri demi menjaga amanat atasannya. Akankah hubungan masa lalu mereka terungkap di depan suami Kanaya? Sebuah dilema penuh risiko kini membayangi mereka.
Sampul Novel I Love You
8.7
Dua puluh tahun lamanya seorang CEO tampan mencari cinta sejatinya. Penantian panjang sang miliarder akhirnya berujung manis saat takdir mempertemukannya dengan sosok yang dicari lewat sebuah kejadian tidak terduga. Di balik kehidupan mewahnya yang bergelimang harta, momen tak disangka-sangka ini hadir dan siap mengubah seluruh jalan cerita asmara serta masa depan hidupnya untuk selamanya.
Sampul Novel Istri mandul CEO bucin
8.8
Lima tahun menikah, rumah tangga Asmaraloka dan Cadis Diraizel yang harmonis mendadak diuji. Vonis mandul yang diterima Ara menjadi awal keretakan hubungan mereka. Walau sang CEO menerima keadaan tersebut dengan tulus, rasa rendah diri Ara justru memicu konflik baru. Keadaan kian rumit saat orang ketiga datang membawa kesalahpahaman di antara mereka. Akankah kekuatan cinta pasangan ini mampu melewati badai rumah tangga tersebut?
Sampul Novel Predestinasi Cinta
8.7
Setahun berpacaran dengan Tama, Nayyara Maheswari harus menghadapi benturan adat dan restu. Tuntutan biaya tinggi untuk meminang sang kekasih membuatnya berkecil hati. Namun, sebuah konspirasi jahat tiba-tiba menjebaknya. Akibat makanan yang dicampur obat perangsang, ia terpaksa melewati malam bersama Khalingga, bos sekaligus putra pemilik perusahaan tempatnya bekerja. Kejadian tak terduga ini pun seketika mengubah garis hidup mereka berdua selamanya.
Sampul Novel Rahasia
8.8
Leanna, manajer 27 tahun, merasa terganggu oleh Elver, wakil barunya yang berusia lebih muda dan bertingkah ganjil. Hubungan mereka kian tegang setelah Elver membongkar rahasia Leanna sebagai Nona D di situs dewasa. Di balik konflik tersebut, benih asmara justru tumbuh. Elver mulai jatuh hati pada Leanna, tetapi ia didera ketakutan. Elver menyimpan trauma masa lalu yang kelam dan mematikan, serta cemas Leanna akan pergi menjauh jika rahasia gelapnya itu terungkap.
Sampul Novel Suamiku Ternyata Miliader
8.1
Diana dirundung duka mendalam saat dipaksa menikahi Darel, sosok yang ia kira miskin dan jauh dari kriteria impiannya. Padahal, di balik kesederhanaan itu, Darel merupakan seorang miliarder yang tengah menyamar demi mencari cinta sejati yang tulus tanpa silau harta. Saat rahasia besar mengenai identitas aslinya ini perlahan mulai terbongkar, mampukah pernikahan yang awalnya terjalin tanpa rasa cinta ini tetap bertahan?