
18 Kali Gagal Nikah
Bab 4
Sore hari, ketika aku sudah selesai berkemas dan berbaring di kasur dengan lelah, aku menerima telepon dari sahabatku.
"Ada apa dengan Nathan? Dia sudah keterlaluan. Lihatlah Instagram-mu, bisa-bisanya dia pamer kemesraan dengan wanita genit itu, Shilla."
"Kalian bahkan belum bercerai, bagaimana boleh dia seperti itu!"
Mendengar keluhan sahabatku, aku membuka ponselku dengan santai.
Di bagian atas, terlihat unggahan baru yang diposting Shilla.
Di dalam foto itu, Shilla mengenakan kalung semanggi berdaun empat dan memegang tas merah yang diambil Nathan dari rumah tadi siang.
Kemudian, aku menyadari bahwa tadi siang dia pulang untuk mengambil hadiah yang akan diberikan pada Shilla.
Terdapat keterangan di bawah foto itu. [Kita sudah kenal tiga tahun, aku sangat beruntung bisa mengenalmu. Kak Nathan, selamat atas tiga tahun kebersamaan kita.]
Seketika, aku teringat akan sesuatu.
Tiga tahun?
Benar, sepertinya hari ini juga adalah hari peringatan tiga tahun pernikahanku dengan Nathan?
Karena kami tidak pernah merayakan ulang tahun pernikahan kami, aku pun tidak mengingatnya.
Aku menghela napas, lalu berkata pada sahabatku, "Dia nggak perlu bercerai, karena kami belum mendaftarkan pernikahan."
"Apa?"
"Kalian sudah tiga tahun menikah, 'kan? Bisa-bisanya Nathan belum mendaftarkan pernikahan denganmu?"
Teriakan sahabatku dari sambungan telepon hampir memekakkan telingaku.
Benar, resepsi sudah diadakan sejak tiga tahun lalu dan dia sudah 17 kali membatalkan pendaftaran pernikahan kami.
Anda Mungkin Juga Suka





