APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Young mom

Young mom

Kehidupan Rania berbalik arah setelah malam tak terduga bersama idola yang sangat ia kagumi. Hubungan itu menyisakan kehamilan, namun sang bintang justru pergi mengabaikannya. Tanpa dukungan, Rania kini harus berjuang sendirian menjadi ibu tunggal demi membesarkan anaknya. Di tengah beratnya tekanan hidup, ia berusaha keras menata masa depan yang baru. Kisah romansa modern penuh haru tentang perjuangan dan keteguhan hati seorang wanita.
Bab
Bagikan

Bab 2

Yuki membawa Rania masuk ke dalam apartementnya. Rania tak henti-hentinya menatap kagum interior mewah di dalam apartement idolanya itu

Yuki tersenyum melihat tingkah Rania yang lugu. Dengan sangat antusias gadis itu menyebutkan semua lagu Yuki dan menyanyikannya

Yuki memberikan tepuk tangannya pada Rania, ia tahu ada banyak gadis-gadis yang tergila-gila ngefans kepadanya tapi yuki merasakan sesuatu yang lain pada gadis ini , yang seharusnya pantas menjadi anaknya jika ia sudah menikah. Namun diusianya yang melewati ke 38 ia masih belum menikah dengan wanita manapun .

"Siapa namamu ?"

"Rania.... Om...mmmmhhh pak ehh maksudku Yuki. Bagaimana aku harus memanggilmu? Rasanya tidak sopan jika hanya panggil nama saja?"

Yuki tertawa "om yuki juga bagus kedengerannya ko"

"Ehh beneran aku boleh panggil om yuki?"

Yuki mengangguk tersenyum .

Rania girang bukan main, ternyata idolanya baik sekali pikir gadis itu

"Mau minum apa Rania?"

"Apa aja om" jawab Rania tersipu malu.

Yuki membuka pintu kulkasnya, didalam sana ada banyak stok minuman dan cemilan yang berbahan cokelat

"Wah ga nyangka , om yuki suka makanan dan minuman cokelat"

"Ambillah yang kamu suka Rania"

Rania mengangguk girang, ia mengambil sekotak susu rasa cokelat dan muffin cokelat dari sana

Yuki mengajak Rania duduk sambil mengobrol di balkon apartement. Dan lagi-lagi Rania menatap takjub sekelilingnya

"Wuahhhh.... Indah banget pemandangannya dari sini" nanar kedua matanya melihat pemandangan lampu-lampu yang terang benderang dari kursi tempat duduknya sekarang

"Kamu suka Rania?"

Rania mengangguk mengiyakan. Ini berbeda jauh dengan kamar tempat tidurnya di panti asuhan

"Mau menginap disini? Tapi kamu harus punya alasan yang tepat saat ditanya kedua orangtuamu nanti "

"Orangtuaku mungkin tahu aku disini tapi mereka tak bisa lagi melarangku sekarang" ucap Rania

Gadis ini pasti gadis nakal yang suka membantah kedua orangtuanya, tebak Yuki . Dan laki-laki itu akan memanfaatkannya atas dasar suka sama suka

"Kau yakin?" Tanya Yuki lagi memastikan

"Ya.... "

❤️❤️❤️❤️

Yuki menuntun Rania ke atas ranjangnya dan melucuti pakaian gadis itu. Ia melakukannya perlahan , Rania menerima pasrah setiap cumbuan dan sentuhan dari Yuki.

Ketika airmata Rania merembas keluar dari pelupuk matanya karena menahan sakit, Yuki baru sadar ternyata gadis ini masih perawan

Di dalam hati pria itu ia merutuki tingkahnya yang gegabah ia ingin menghentikan gerakan tubuhnya namun nafsunya sudah tak bisa ia bendung. Di satu sisi , ia merasa senang ia belum pernah mendapatkan seorang perawan yang polos seperti Rania

Malampun berganti dengan pagi

Tubuh Rania yang polos masih tertutupi selimut putih, ia turun dari ranjang mencari sosok Yuki

"Ambil ini, pergi dari sini dan jangan mencariku lagi" Yuki tiba-tiba muncul mengagetkan Rania, dan selembar kertas cek bertuliskan nominal dua ratus juta lebih mengagetkan Rania lagi

"Apa ini om?"

"Ini untukmu,pulanglah ke rumahmu. Kedua orangtuamu pasti menunggumu . Aku minta maaf atas kekhilafanku semalam"

"Aku tidak butuh itu, aku menyukai om Yuki dengan sepenuh hatiku " ucap Rania berusaha menahan tangisnya , ia menepis cek itu

"Aku minta maaf, ambil ini dan pergi dari sini . Jangan menemuiku kembali " Yuki membuang pandangannya

"Tapi om kenapa aku tidak boleh menemuimu lagi ?"

"Itu bukan urusanmu. Dengar urusan kita berdua sudah selesai "

"Apa wanita yang menamparmu semalam dia istrimu? Pacarmu?"

"Itu bukan urusanmu Rania" ucap Yuki sambil keluar dari kamar apartementnya

Sementara gadis itu disana jatuh terduduk lunglai, ia menangis berderai airmata . Idolanya tak sebaik yang ia pikirkan sebelumnya. Yuki sama saja seperti kebanyakan artis lain yang hanya memanfaatkan kencan semalam dengan para fansnya

Yuki bermaksud mengantarkan Rania kerumahnya dengan mobilnya. Di dalam perjalanan tak ada satupun dari mereka berdua yang bicara .Sesekali Yuki melihat wajah Rania yang sembab dari kaca mobilnya . Rania hanya tertunduk sambil menahan tangisnya

"Apa rumahmu masih jauh?" Tanya Yuki membuka percakapan

"Turunkan saja aku disini, tempat tinggalku tidak jauh dari sini "

"Kau serius?"

"Ya"

Rania turun dari mobil tanpa melihat lagi ke arah idolanya itu. Ia berjalan tertatih menahan rasa sakit dibagian pangkal pahanya. Ia sangat menyesali perbuatannya semalam. Kesuciannya terenggut sia-sia. Ia hanya mendapatkan cinta dari laki-laki yang dipujanya hanya semalam saja saat langit masih gelap . Ketika langit berganti hangat di pagi harinya, Yuki membuangnya begitu saja dan yang menyakitkan ia dilarang menemuinya lagi

"Sialan.... Kenapa aku malah merasa kasihan, aku kan sudah memberinya uang pengganti " umpat Yuki, ia akhirnya memutuskan mengikuti langkah gadis itu beberapa meter di belakangnya

Rania tidak berbohong kepada pria itu, tempat tinggal Rania hanya tinggal berbelok kiri, Rania membuka pintu pagar besi berwarna hitam sambil menangis membuat Yuki terkejut bukan main, karena disamping pagar besi itu ada sebuah papan kayu bertuliskan Panti Asuhan Bunda

"Kenapa gadis itu tak mengatakannya padaku" desah Yuki tak percaya

Rania berjalan masuk kedalam panti asuhan tanpa menoleh lagi ke belakang, ia pun tidak tahu yuki mengikutinya dan melihatnya dari balik pagar

Yuki berteriak penuh sesal

"Apa yang sudah kulakukan" ia mengingat kembali perkataan Rania semalam tentang orangtuanya yang bisa melihat anaknya namun tak bisa melarangnya

"Aku begitu bodoh Rania,maafkan aku " ucap Yuki

❤️❤️❤️❤️

Dua hari berlalu sejak hari itu. Tubuh Rania masih mengalami demam, Bu nur selaku pemimpin panti sudah memberinya paracetamol namun tubuh Rania masih terbaring lemah diatas tempat tidurnya

"Kita berobat ya Rania, nanti biar bik Sari yang nemenin ke klinik" ucap bu Nur menyentuh kening Rania yang masih tinggi , ia mengecek suhu tubuh Rania.

"Dari kemarin masih 38 derajat , kita berobat ke dokter ya, ayo ganti bajunya" pinta lembut Bu Nur

Rania menggeleng, ada airmata disudut pelupuk matanya, ia merubah posisinya memunggungi Bu Nur

Bu nur , wanita penuh kasih sayang yang mengambil Rania 8 tahun yang lalu usai kebakaran yang menewaskan keduaorangtua Rania dan membawanya tinggal di panti asuhan yang dikelolanya menduga ada sesuatu yang disembunyikan Rania. Sendu mata Rania sekarang sama seperti saat saat pertama kalia Rania tiba di sini , depresi dan trauma.

Namun bu Nur memutuskan menanyakannya nanti saja , ia menghubungi seorang dokter kenalannya memintanya untuk memeriksa kesehatan Rania

"Lihat tuh Rania anak kesayangan mah dipanggilin dokter kesini , coba kalau kita mah disuruh ngantri ke puskesmas " dengus Safira , salah satu anak panti asuhan Bunda

Maya nyeletuk "Biarinlah sirik kamu ya "

"Iya aku sirik, kenapa selama ini perlakuan Bu Nur terhadap Rania berbeda dengan anak-anak lain , kenapa?"

"Karena Rania tinggal di panti asuhan ini enggak gratis, Rania hidup disini dari harta warisan keduaorangtuanya. Enggak kayak kamu atau aku yang enggak jelas siapa orangtuanya" timpal Maya

Plakk..... Sebuah tamparan dilayangkan Safira ke pipi Maya.

Maya tak tinggal diam ia balas menjambak rambut Safira sekuat tenaganya

"Awwww...... Sakit, lepasin" teriak Safira , ia juga berusaha menjambak rambut Maya

Anak-anak lain yang melihatnya bersorak sorai melihat perkelahian Maya dan Safira seolah itu pertunjukan sirkus . Bik Sari yang sedang memasak mendengar kebisingan yang terjadi meninggalkannya masakannya lalu melerai Maya dan Safira dengan kedua tangannya .

Tubuh Bik Sari yang besar dan tinggi memudahkannya untuk memisahkan kedua anak perempuan tersebut.

"Kalian ini apa-apaan, bukannya belajar atau bantuin bik Sari nyiapin makanan malah berkelahi, nanti bik Sari laporin ke bu Nur mau ?"

"Ayo minta maaf" perintah Bik Sari

Namun Safira dan Maya saling membuang wajahnya masing-masing

"Dia yang nampar aku duluan bik, lihat nih pipiku masih sakit" timpal Maya

"Benar itu Safira?' tanya Bik Sari

"Karena dia bilang orangtuaku enggak jelas, memangnya kenapa kalau orangtuaku enggak jelas. Siapa juga yang mau lahir jadi anak ga jelas . Kalau aku bisa milih takdir juga aku akan minta pada Tuhan jadi anak orang kaya dan terhormat" jawab Safira tersedu-sedu .

Bik Sari mengusap airmata Safira dengan lembut,

"Kamu benar sayang tapi tindakanmu menampar Maya itu perbuatan jelek, kita semua disini adalah saudara ,masih ingat ucapan Bu Nur kan"

Safira mengangguk

"Ayo semuanya berkumpul di ruang makan, makan malam hampir matang" perintah bik Sari membubarkan semua anak-anak yang berkerumun disana

"Dan kamu Maya ikut bibik bantuin siapin makanan" ucap bik Sari menyeret lengan Maya masuk ke dalam dapur

Anak-anak manapun di dunia tidak ada yang bisa memilih akan dilahirkan dari rahim dan benih siapa, anak-anak itu hanya mengikuti kehendak takdir yang sudah digariskannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balapan Terakhir Sebelum Dijodohkan
8.6
Raina, pembalap jalanan legendaris berjaket kulit hitam di Jakarta, baru saja menaklukkan Melia dalam adu balap. Namun, kemenangan itu hancur seketika saat sang ayah menelepon dan memberi ultimatum keras. Raina dipaksa pulang untuk dijodohkan dengan anak sahabat keluarganya. Sambil menangis dan bimbang, ia dengan tegas menolak dikendalikan oleh orang tuanya demi mempertahankan kebebasan yang sangat ia cintai.
Sampul Novel Bersama Kita Bangkit Dari Abu
8.0
Saat hamil tua, sebuah truk sengaja menabrak mobilku. Di ambang maut, Kian, suamiku, justru mengabaikan teleponku demi menemani Florence yang mengeluh sakit kepala. Tragedi ini merenggut nyawa bayiku dan menghancurkan karier kakakku sebagai pianis. Pengkhianatan kejam tersebut kini menyalakan api dendam yang membara. Kian mengira kami telah habis, namun kami akan segera bangkit dari abu kehancuran ini untuk membalas semua rasa sakit kami.
Sampul Novel Calon Istri Tuan Muda Dingin
8.9
Demi menanti kekasihnya, Fandra Alatas menolak desakan keluarga untuk menikah dan memberikan ahli waris. Namun, wasiat sang kakek membuat ibu dan neneknya menjodohkan dirinya dengan Vivana Rosiana. Vivana pun terpaksa menetap di kediaman Alatas walau ditentang keras oleh Fandra. Saat benih cinta mulai tumbuh di hati Fandra untuk Vivana, kekasih masa lalunya kembali hadir. Kini ia bimbang di antara dua hati, sementara rahasia janji Vivana mulai terkuak.
Sampul Novel Cinta Lama Kandas, Cinta Baru Bersambut
8.6
Setelah diabaikan oleh tunangannya, Ethan, yang lebih memilih menyelamatkan Elowyne saat ledakan laboratorium terjadi, sang protagonis wanita harus menghadapi kenyataan pahit bahwa tidak ada lagi ruang untuknya di hati pria tersebut. Di ambang kehancuran setelah selamat dari maut, ia memutuskan membatalkan rencana pernikahan mereka yang tinggal sebulan lagi. Alih-alih menikah, ia memilih bergabung dalam proyek penelitian rahasia selama lima tahun tanpa komunikasi demi menyembuhkan luka hatinya.
Sampul Novel Dokter Ajaib Primadona Desa
9.4
Kehidupan Tirta Hadiraja berubah drastis setelah ia tidak sengaja memakan seekor ular putih. Masalah impotensi yang dideritanya lenyap, digantikan dengan keperkasaan luar biasa, kemampuan mata tembus pandang, serta daya ingat super. Sebagai pemilik klinik, Tirta memanfaatkan keahlian baru ini untuk mengembangkan kemampuannya ke tingkat yang luar biasa. Di saat kejayaannya mulai menanjak, ia justru dihadapkan pada perebutan hati dari seorang janda, primadona desa, hingga putri konglomerat yang bersaing ketat untuk menjadi istrinya.
Sampul Novel Menantu Dewa Perang
8.5
Ia kerap dihina dan dianggap sebagai menantu tak berguna yang tidak memiliki masa depan. Padahal, pria ini menyimpan identitas rahasia sebagai Dewa Perang yang ditakuti di seluruh dunia. Namun, sebuah tragedi memilukan terjadi tepat saat perayaan tiga tahun pernikahan mereka. Ia harus menyaksikan kenyataan pahit ketika istri tercintanya mengkhianati janji suci mereka dan berselingkuh secara terang-terangan di depan matanya sendiri.