APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel You And Me

You And Me

Noah, pemuda angkuh yang terluka oleh keluarganya, dipertemukan takdir dengan Lana, siswi SMA pendiam yang terkekang. Kehadiran Noah membawa keceriaan baru bagi Lana, hingga ia mulai berani memberontak. Ketegangan memuncak saat Lana menuntut Noah berubah untuk mendapat restu keluarganya. Namun, di tengah perjuangannya, trauma masa lalu kembali mengusik Noah. Mampukah hubungan mereka bertahan, ataukah Noah harus merelakan Lana pergi?
Bab
Bagikan

Bab 1

Bocah laki-laki yang usianya sekitar 10 tahun itu sedang berdiri tertegun di depan pintu kamarnya, matanya tidak berkedip sama sekali, dia tidak sedang melihat hal yang menyenangkan di depannya, melainkan dia melihat sesuatu yang membuat kedua lututnya bergetar.

Pyar ...

Terdengar suara pecahan benda yang dilempar, dan bunyinya menggema di seluruh ruangan. Bocah itu masih tidak bergeming berdiri di tempatnya.

“Ayah, Mama, sudah! Jangan bertengkar sepertini, kenapa kalian membuat kita ketakutan?” suara seorang gadis dengan rambut yang di kepang duanya, dia berusaha berada di tengah-tengah pertengkaran kedua orang tuanya.

“Kamu diam saja, Nat!” bentak seorang wanita cantik dengan rambut sebahunya. “Kamu masih kecil dan tidak tau tentang apa yang terjadi di sini. Jadi diamlah!” sekali lagi dia membentak gadis yang usianya masih 18 tahun itu.

“Sandra! Jangan membentak putrimu seenaknya, dia sudah dewasa dan dia berhak tau semuanya,” bentakan seorang pria dengan rambut berwarna blondenya.

“Dia memang harus tau semuanya, semua tentang apa yang sudah kamu lakukan di luar sana, kamu benar-benar menjijikan, aku sudah tidak mau lagi bersama dengan kamu. Dan Noah akan ikut denganku nantinya. Dia tidak akan hidup dengan pria brengsek seperti kamu!” serunya dengan nada tinggi.

“Noah ... Noah, kamu di mana?” Wanita itu berjalan menuju ke dalam kamar putranya. Noah tertegun melihat wajah mamanya yang sudah berderai air mata, wanita itu duduk dengan dua lutut menyangga tubuhnya, kedua tangannya memegang erat kedua lengan tangan Noah. “Noah, kamu akan ikut mama, kamu tidak perlu tinggal di sini lagi.”

Tangan bocah kecil itu terangkat mengusap tetesan air mata yang ada di pipi mamanya. “Mama kenapa?”

“Mama tidak apa-apa, Sayang. Kamu sekarang ambil tas kamu dan kita pergi dari rumah ini.” Wanita itu berdiri dan menyambar tas ransel berwarna hitam yang ada di atas meja belajar, dia memasukkan beberapa baju Noah—putranya ke dalam tas itu dan menggandeng tangan Noah keluar dari kamar itu.

Pria dengan rambut blondenya itu hanya melihat diam ke arah istrinya dan putra kecilnya. “Ma, aku tidak mau mama dan ayah berpisah, aku dan Noah masih membutuhkan kalian. Aku mohon, Ma,” Gadis yang tak lain adalah kakak Noah bahkan sampai memegang erat tangan mamanya agar tidak pergi dari rumah itu.

“Lepaskan, Na!” Wanita itu menghentakkan tangannya dengan kasar. “Kamu sebaiknya ikut dengan ayah kamu, karena mama hanya akan mengajak Noah pergi.”

“Ma, aku tetap bersama Nathali,” ucap Noah lirih.

“Kamu akan pergi dengan mama, Noah. Kita tinggalkan mereka saja, nanti kalau kamu ingin bertemu dengan Nathali, mama bisa mengantarkan.”

Noah dan mamanya berjalan menuju pintu keluar. Saat mamanya akan membuka pintu, terdengar teriakan keras dari ayah Noah. Seketika Noah dan mamanya menoleh ke arah belakang. Di sana mereka tubuh Nathali yang sudah tergeletak di lantai dengan tangan yang bersimbah darah

“Nat!” teriak mama Noah. Noah pun sekali lagi hanya bisa terdiam di tempatnya, dia benar-benar shock melihat tubuh kakaknya yang tidak bergerak sama sekali saat kedua orang tuanya memanggil- panggil namanya.

Noah hanya bisa melihat ayahnya membawa tubuh kakaknya keluar dan masuk ke dalam mobil, sedang mamanya mencoba berbicara dengan Noah, tapi Noah seolah tidak mendengar jelas apa yang mamanya ucapkan.

“Noah bangun ... bangun Noah!” suara seseorang memanggil Noah, dan seketika Noah membuka kedua matanya dengan keringat bercucuran.

“Dan, ini--?” Noah langsung bangkit dari tidurnya, dia duduk bersebelahan dengan sahabatnya.

“Kamu mimpi buruk lagi? Apa tentang keluarga kamu?”

“Brengsek! Aku ingin sekali melupakan masa lalu itu.” Noah mengusap wajahnya kasar.

“Sudahlah! Kejadian itu sudah berlalu beberapa tahun yang lalu, kamu harus melupakan kejadian itu?” Tangan pria itu menepuk pundak Noah.

Memang kejadian itu sudah sangat lama, bahkan sekarang Noah sudah bukan bocah kecil lagi yang polos dan tampak culun, dia sudah berubah menjadi seorang pria dengan paras yang sangat tampan dan memiliki postur tubuh yang gagah, tapi kenangan masa lalunya benar-benar menjadi mimpi buruk di setiap tidurnya. Kenangan-kenangan itu yang membuat Noah menjadi pribadi yang berbeda.

Noah mengambil napas panjangnya. “Aku memang harus melupakan kejadian itu. Bahkan aku harus melupakan jika aku pernah memiliki keluarga seperti itu.” Noah beranjak dari tempatnya dia menuju lemari pendingin dan mencari minuman yang mengandung alkohol kesukaannya.

“Noah, pagi ini kamu punya rencana apa? Kita tidak punya uang sedikitpun. Apa kita akan pergi ke rumah ayah tiri kamu saja dan seperti biasa, kita akan meminta uang kepadanya?”

“Aku tidak mau, nanti malam saja kita pergi ke arena balap, di sana aku akan menantang Bruno dan Hugo untuk balapan, dan aku yakin, kita akan mendapatkan uang dari sana.”

Daniel sahabat Noah itu membanting tubuhnya di atas kasur. “Lalu pagi ini kita mau berbuat apa?” tanyanya malas.

“Aku mau pergi ke suatu tempat hari ini.”

“Apa? Pergi Ke suatu tempat? Kalau begitu aku ikut.” Dan langsung beranjak dari tempatnya.

“Maaf, Dan, aku tidak bisa mengajak kamu, aku ingin sendirian ke sana, kamu di sini saja.” Noah menyaut jaket hitam miliknya dan kunci motornya yang ada di atas nakas.

“Apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dariku Noah?” tanya Dan curiga. “kita sudah lama menjadi sahabat, sejak kamu kabur dari rumah, kita sama-sama memutuskan untuk tinggal bersama seperti saudara, tanpa ada rahasia apapun.”

Noah hanya memberikan seringaiannya dan dia keluar dari kamar itu. Dan, kembali merebahkan tubuhnya, dia sudah tau bagaimana sifat sahabatnya itu.

Noah sudah sampai di tempat yang dia tuju. Noah memarkirkan motornya, dan berjalan perlahan masuk ke arah pemakaman, di sana suasananya sangat sepi, bahkan hanya Noah yang tampak sebagai manusia. Noah berdiri di salah satu pusaran yang tidak terlihat nama di batu nisan itu.

Noah duduk berjongkok di samping pusaran itu.

“Maaf, jika aku tidak pernah ke sini. Tapi aku akan tetap mengingatmu.” Noah terdiam sejenak, kenangan masa lalunya seolah kembali tergambar jelas di depannya.

“Kenapa mama selama ini membohongiku? Aku membencimu, bahkan aku ingin melupakan jika aku mempunyai keluarga, kalian benar-benar bukan orang tua yang aku harapkan!”

Tlit ... Tlit ...

Noah tersadar akan lamunannya. Saat ponsel di sakunya berdering, dia melihat nama yang tidak asing baginya pada layar ponselnya.

“Halo.”

“Noah, apa kamu nanti bisa datang ke sini?”

“Besok pagi aku bisa ke sana, saat ini aku belum bisa ke sana. Apa semua baik-baik saja?” tanya Noah dengan raut wajah cemasnya, dia berharap semua akan baik-baik saja.

Salam kenal ya kakak pembaca semua, semoga suka dengan cerita yang aku tulis, semoga kakak semua sehat selalu. Aamiin.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dipaksa Memberi Keturunan
8.1
Risa terpaksa menikahi Dhimas demi melunasi biaya medis ayahnya. Namun, pernikahan ini menjadi mimpi buruk saat ia menemukan kepribadian ganda suaminya yang tersembunyi dari sang ibu, serta kehadiran wanita lain. Di bawah tekanan mertua yang menuntut ahli waris, Risa terjebak dalam misteri dan pengkhianatan. Akankah ia berhasil bertahan hidup dan menemukan kebahagiaannya sendiri?
Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea, kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta bantuan gurunya. Insiden tak terduga di ruang guru tersebut mengubah segalanya. Rahasia ini menjadi awal mula hubungan asmara mereka yang rumit, menantang, dan penuh risiko.
Sampul Novel Balada Sang Pemuas
9.3
Di balik citra santun yang mereka tunjukkan pada dunia, Andre dan Nadia diam-diam memendam gairah serta fantasi intim yang begitu membara. Pernikahan mereka pun beralih fungsi menjadi wadah rahasia untuk membebaskan segala hasrat terlarang yang selama ini terkekang oleh norma sosial masyarakat. Kisah ini menyoroti perjuangan sepasang kekasih dalam menjelajahi sisi terdalam diri mereka demi meraih kepuasan sejati, tanpa harus merusak batasan moral yang ada.
Sampul Novel Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta
9.4
Sebagai pewaris dinasti politik, keselamatan Alexa berada dalam ancaman besar. Sang ayah akhirnya menunjuk Rafael, seorang mantan tentara pasukan khusus yang sangat disiplin, untuk menjadi pelindung pribadinya. Walau Rafael berupaya keras bersikap profesional, daya tarik Alexa mulai menggoyahkan keteguhannya. Di tengah kepungan bahaya dari musuh yang mengintai, Rafael menyadari bahwa menghalau pembunuh jauh lebih mudah daripada meredam getaran asmara di antara mereka.
Sampul Novel Gadis Cantik Milik Mafia
8.8
Setelah diusir oleh bibinya akibat fitnah kejam, Sephi berjuang keras demi memperbaiki hidupnya. Takdir menuntunnya mengikuti wawancara kerja, di mana ia bertemu Aldo, seorang CEO dingin yang juga pemimpin mafia disegani di Eropa. Aldo yang dikenal kaku dan hanya peduli pada keponakannya, mulai merasakan cinta untuk pertama kali setelah melihat ketulusan Sephi. Akankah kehangatan gadis itu mampu meluluhkan hati sang bos kriminal yang tak tersentuh?
Sampul Novel GAIRAH PEREMPUAN NAGA
8.1
Koh Ho Ming memercayai Diandra, putri piatu dari asisten rumah tangganya, sebagai reinkarnasi Perempuan Naga. Sejak kecil, ia memperlihatkan tanda spiritual kuat selaku titisan Dewi Kesayangan Langit. Diandra pun harus menghadapi rintangan berat serta tragedi hidup demi menggapai keberhasilan. Perjalanan takdirnya yang penuh liku diwarnai oleh kisah cinta yang mendalam serta sisi erotis yang membara.