APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wilhem Village

Wilhem Village

Sepuluh tahun lalu, sahabat karib Ilya Irise yang bernama Elias lenyap tanpa jejak. Kini, saat bekerja di Desa Wilhem, Ilya terkejut melihat Vincent Valore, seorang CEO kaya raya yang wajahnya sangat serupa dengan Elias. Penasaran, ia pun mulai menyelidiki sosok sang miliarder. Namun, situasi menjadi mengerikan saat seorang rekan kerjanya ditemukan tewas mengenaskan. Warga desa pun mulai ketakutan dan mengaitkan pembunuhan sadis ini dengan legenda kuno vampir yang kembali bangkit.
Bab
Bagikan

Bab 1

“Apa kau mau duduk sebangku denganku lagi?” Elias mengatakannya dengan serius kepada seorang wanita berambut putih, yang menggunakan pita merah di rambutnya. Wanita itu terkejut, mukanya memerah, dan jantungnya berdebar seketika.

****

Tahun 2001, ketika semester baru dimulai, Ilya, dan murid-murid lain berkumpul di aula sekolah. Tepatnya mereka ada di depan papan pengumuman pembagian kelas XI. Tetapi anehnya, meskipun sudah melihat secara keseluruhan, Ilya tidak menemukan nama Elias. Perasaan cemas meliputi Ilya, apa Elias tidak sekolah di sini lagi? Apakah ucapan Elias hari itu tidak ada artinya?

“Ilya!!” Seorang pria berlari menghampiri Ilya.

Ilya menengok ke arah pria itu, “Robert? Kenapa kau berlari sampai terengah-engah begitu?” tanya Ilya keheranan.

“E-Elias..”

Melihat Robert panik membuat Ilya takut, apakah sesuatu terjadi pada Elias? “Apa yang terjadi padanya?”

“Baru saja kemarin aku dengar kabar. Elias sudah pindah saat liburan kenaikan kelas kemarin. Rumahnya kosong, aku juga tidak tahu kapan pastinya, karena aku sekeluarga tengah berlibur ke luar negeri. Tapi yang kudengar dari tetangga, ada penembakan di keluarga mereka, hanya Elias yang selamat. Aku pikir Elias akan menghubungimu,” teman Elias itu terlihat murung.

“Deg...” Rasanya jantung Ilya berhenti sejenak. Penembakan? Hal mengerikan seperti itu juga terjadi padanya?? Ilya jadi mengerti, mengapa selama liburan, SMS yang ia kirim kepadanya, tidak kunjung mendapat balasan.

Pagi esoknya, setelah menghadap wali kelas, Ilya mendapat kontak panti asuhan yang merawat Elias. Entah apa yang terjadi, sehingga seorang mengaku dirinya adalah ibu panti, mengambil hak asuh atas Elias. Ilya berusaha menghubungi nomor telepon panti itu, namun tidak ada yang menjawab. Bahkan Ilya juga tidak menemukan nama panti itu di internet. Apa hanya sampai seperti ini, apakah ia tidak bisa bertemu lagi dengan Elias? Tidak ada yang bisa Ilya lakukan, Ilya menyerah, dan hanya bisa berharap akan keajaiban.

****

Sepuluh tahun kemudian, Ilya mendapat sebuah telepon dari Mira, teman kuliahnya.

“Ilya ada kabar baik, bukankah kau sedang mencari pekerjaan? Perusahaanku bekerja sedang membuka lowongan bagian data analis.”

Ilya pun memberanikan diri, mengambil tawaran temannya, Mira. Ilya memutuskan pergi ke sebuah desa di pulau yang dikelilingi oleh laut. Desa yang luas, terkenal dengan cuaca sejuk, dan periode malam yang lebih panjang dari siang harinya, yang dikenal dengan Desa Wilhem.

Perusahaan Casie, meski perusahaan ini berada di pulau, Ilya terkejut melihat gedung yang begitu tinggi.

“Permisi, Aku di sini untuk wawancara,” ucap Ilya pada seorang resepsionis.

“Ilya!!! Sebelah sini!” ucap seorang wanita berambut panjang pirang melambai tangan ke arah Ilya.

“Mira!!” Ilya mendekati teman yang meneleponnya beberapa hari lalu itu.

Mira lalu mengantar Ilya ke ruangan CEO perusahaan itu.

“Apa kau gugup?”

“Sedikit.” Ilya menggerakkan tangannya terus, tidak bisa diam.

“Tenang saja, dia orangnya tidak galak kok. Malahan dia itu tampan!” ucap Mira dengan senyum berseri di wajahnya. Mira menyemangati Ilya lalu pergi setelah mereka berdua sudah sampai di depan ruangan CEO.

Ilya menarik napas dalam-dalam. “Semangat Ilya, kamu pasti bisa!” ucap Ilya menyemangati dirinya sendiri.

“Krieett!” Ilya membuka pintu perlahan, dan begitu terkejut. Jantungnya seperti mau meledak saat itu juga. Bagaimana mungkin setelah tahun-tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka berdua kembali?

Ilya tidak habis pikir, Elias... Orang yang sudah lama menghilang itu kini ada di depannya, tengah duduk di meja dengan kemeja, dan jas yang rapi. Ilya berlari menghampiri pria di hadapannya itu. “Elias? Kau Elias kan?? Apa kau ingat aku? Ilya Iris, teman sebangkumu waktu kelas 10!!”

“Maaf, apa kita pernah bertemu sebelumnya?” ucap pria itu dengan nada datar.

Seketika dunia seperti runtuh bagi Ilya. Orang yang ia masih sering pikirkan selama beberapa tahun, cinta pertamanya itu tidak mengenalinya lagi. Ilya merasa begitu kecewa. Apa dirinya tidak penting untuk Elias, sehingga dia tidak diingat? Ilya berusaha berpikir positif. Apa mungkin Elias sengaja berkata begitu?

“Kau Ilya Iris kan? Sepertinya ada salah paham.” Pria itu lalu menjabat tangan Ilya, “Senang bertemu denganmu, perkenalkan saya Vincent Valore, CEO perusahaan ini.”

Vincent? Ilya tidak percaya, bagaimana mungkin dua orang yang begitu mirip? Ilya pun memperhatikan pria yang menjabat tangannya itu dengan seksama. Rambut putih, alis mata ungu, bibir mungil, dan wajah tirusnya. Meski sudah beberapa tahun lamanya, masih terlihat begitu sama, mana mungkin orang ini bukan Elias? Hanya saja Ilya menyadari satu hal berbeda, warna rambut Elias. Karena seingat Ilya, Elias berambut hitam.

“Nona Ilya!!” Vincent memanggil Ilya lebih keras untuk mendapat perhatiannya. “Apa kita bisa lanjutkan sesi interview ini?”

“Ah maaf, silakan dilanjutkan.”

Beberapa menit pun berlalu, dan sesi tanya jawab itu mencapai akhir. Ilya, dan Vincent saling berjabat tangan.

“Terima kasih Ilya atas waktunya, sampai jumpa di bulan depan.”

Ilya keluar, lalu menutup pintu Ruangan Vincent, dan bersandar pada pintu itu. Bagi Ilya, bertemu dengan Vincent adalah harapan baginya. Ilya bertekad selama bekerja di perusahaan itu, Ilya akan menemukan bukti, bahwa Vincent adalah Elias. Saat itu terjadi Ilya akan bertanya pada Elias, kenapa Vincent berbohong soal identitasnya.

Tiba-tiba seorang pria berlari melewati Ilya, hampir saja mereka berdua bertabrakan. Untung saja Ilya, bisa menghindar. Akan tetapi pria itu sama sekali tidak memperhatikan Ilya, dan malah buru-buru ke meja seseorang. Ilya pun melihat pria itu sambil menggelengkan kepala.

“Tolong bantu aku Edmond! Rupert absen hari ini, kau harus membantuku menyelesaikan PO-PO ini!” Pria itu menarik tangan Edmond.

“Tunggu Norman!!” Edmond terlihat terusik.

****

Tiga minggu kemudian, Ilya tengah membersihkan kamar kos barunya, yang tidak terlalu jauh dari kantor barunya. Ilya bersemangat untuk bekerja minggu depan, Ilya akan bertemu dengan pria berwajah seperti Elias kembali.

Ilya lalu hendak pergi keluar ke warteg untuk membeli makanan, namun tidak sengaja mendengar percakapan antara penghuni kos lain.

“Hey!! Kau dengar soal penghuni kamar nomor 10?”

“Tentu saja!! Sampai sekarang aku masih merinding!! Aku masih tidak percaya, sudah tiga minggu pelakunya belum ditemukan! Memikirkannya membuatku takut! Kalau saja aku tidak terikat kontrak di tempat kerjaku, aku sudah pindah!”

“Jangan bilang kau juga percaya soal rumor vampir itu!”

“Kalau bukan vampir siapa lagi?? Dia ditemukan di hutan dengan bekas gigitan di lehernya!”

“Bukankah polisi sudah bilang, vampir itu sudah lama mati! Pelakunya adalah manusia yang menggunakan metode layaknya vampir. Pelakunya mengikuti sejarah vampir di tempat ini!”

Suara kedua penghuni kos itu perlahan menghilang seiring mereka menaiki tangga melewati Ilya. Namun perkataan soal Vampir? Rupert meninggal? Membuat Ilya langsung teringat dengan kejadian yang ia dengar saat interview.

Ilya cemas, karena nama Rupert adalah pegawai yang disebut tidak masuk saat hari di mana Ilya wawancara. Ilya hanya berharap, Rupert yang dimaksud penghuni kos tadi adalah orang yang berbeda.

Tetapi yang paling mencemaskan Ilya, adalah soal vampir, dan sejarahnya? Mahluk yang dikenal menghisap darah manusia. Selama ini Ilya kira, vampir hanya mitos, tapi ternyata vampir adalah bagian sejarah di Kota Wilhem.

Ilya bertanya-tanya, apakah pekerjaannya di kota ini akan baik-baik saja.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Chasing Vampire
9.1
Julian Donyoung, vampir berumur dua ratus tahun, berkelana demi menuntut balas atas kematian ibunya sejak perang klan 1822. Sangat antipati pada manusia, takdir malah membuatnya terpikat oleh Elena Karenina yang ceroboh. Konflik membara ketika terungkap bahwa Elena adalah keturunan klan Oyster, musuh bebuyutan Julian. Akankah cinta mereka bertahan, ataukah dendam lama ini kembali memicu pertumpahan darah baru di antara kedua kekasih tersebut?
Sampul Novel Kaum Terakhir (Pembalasan Dendam)
8.8
Demi kedamaian abadi, dunia menuntut pemusnahan total kaum kegelapan. Di tengah kerumunan yang haus darah, seorang gadis dirantai erat, menghadapi kebencian massa yang menginginkan kematiannya. Sorak amarah terus mendesak agar nyawanya segera dilenyapkan. Namun, saat eksekusi mati tampak tak terelakkan, sebuah teriakan tegas memecah keputusasaan. Sosok penyelamat tiba-tiba muncul membela sang ratu, mengubah takdir tragis yang semula sudah berada di depan mata.
Sampul Novel Mencintai Musuh Keluargaku
9.1
Ketegangan klan Nocturn dan Dravein di Ravenbrook memuncak ketika Isabelle Greystone tersesat di area musuh. Di sana, ia bersua River Blackwood, vampir Nocturn yang langsung jatuh hati tanpa menyadari siapa Isabelle sebenarnya. Begitu kebenaran terungkap, pertempuran hebat antar keluarga pun pecah. Diuji oleh pertumpahan darah dan loyalitas, akankah hubungan asmara terlarang mereka selamat, atau justru binasa akibat takdir permusuhan kuno yang kejam?
Sampul Novel MERMAID AS ALPHA'S DESTINY
9.5
Demi menyelamatkan kaum werewolf dari kepunahan, Billy sang calon raja harus mencari Catalina, reinkarnasi putri duyung Althaia. Takdir menyatukan mereka di dunia modern, namun cinta mereka terhalang rintangan mematikan. Billy membutuhkan Catalina untuk mendapatkan kekuatan, tetapi hubungan fisik dapat merenggut nyawa Catalina jika ia terlambat kembali ke air. Di bawah ancaman vampir dan monster, keduanya harus berjuang bersatu demi klan tanpa saling mengorbankan.
Sampul Novel Release the Darkness
8.8
Terobsesi pada kaum abadi, penjelajahan Heaven dan Kaylein berakhir tragis di sebuah kastil tua New Orleans. Alih-alih jawaban, Kaylein dipaksa menjadi vampir, sementara kekasihnya dilecehkan oleh pemimpin klan yang kejam. Di tengah siksaan transformasi fisik dan penderitaan batin, kesetiaan sepasang kekasih ini benar-benar diuji. Akankah cinta lama mereka mampu bertahan dari cobaan berat ini, atau justru takdir baru yang akan menanti mereka?
Sampul Novel Wrong Marriage
9.3
Hidup Angel Matthew berubah total setelah menyerahkan kesuciannya kepada Erick Cullen, mahasiswa baru yang ternyata seorang vampir. Situasi kian pelik dengan kemunculan Jack Wild, sesosok werewolf yang juga mulai memburunya. Angel kini menyadari dirinya adalah Gadis Suci yang diperebutkan oleh kedua kubu. Terjebak di tengah perseteruan abadi antara klan vampir dan werewolf, ia tidak lagi memiliki jalan untuk melarikan diri dari takdir mistis ini.