APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wasiat Keluarga Valdevar

Wasiat Keluarga Valdevar

Demi kelancaran warisan, wasiat Magnus Valdevar mengharuskan tiga cucunya menikah berurutan. Rafael, cucu sulung yang dingin dan gila kerja, enggan menikah di usia menjelang kepala tiga. Cemas masa depan mereka terhambat, Caspian dan Lucian nekat menjodohkan kakak mereka dengan Elara Vienne. Berbeda dari Rafael, Elara adalah wanita tangguh yang tak peduli pada kekayaan Valdevar. Mampukah Elara melunakkan hati Rafael, atau ia justru terseret dalam pusaran ambisi keluarga ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah pertemuan pertama yang canggung itu, Rafael tidak bisa menyingkirkan pikiran tentang Elara. Meskipun ia bersikeras bahwa pernikahan itu hanyalah formalitas dan bukan bagian dari keinginannya, ada sesuatu dalam diri Elara yang membuatnya terpengaruh. Tidak, bukan karena pesonanya atau penampilannya yang memikat-tetapi karena cara dia berani menghadapinya tanpa rasa takut.

Hari itu, Rafael memutuskan untuk mengajak Elara makan siang di sebuah restoran mewah. Ia tahu ini bukan pertemuan yang biasa, namun entah kenapa ia merasa perlu menjaga jarak emosionalnya.

Di sebuah meja makan di sudut yang tenang, Elara duduk dengan santai, mengenakan gaun krem yang sederhana, dan matanya memancarkan antusiasme yang tampak kontras dengan sikap dingin Rafael. Seperti biasa, ia tidak bisa menunjukkan perasaan apa pun, namun ia bisa merasakan bahwa Elara berusaha menembus lapisan dinding yang ia bangun di sekeliling hatinya.

"Mengapa kamu begitu yakin bisa membuatku menikah?" tanya Rafael dengan nada sinis. Ia mengaduk minumannya, mencoba untuk menahan rasa frustrasi yang tiba-tiba muncul.

Elara tersenyum dengan penuh percaya diri. "Karena, meskipun kamu tidak menginginkannya, kamu tetap harus memenuhi wasiat itu. Jadi kenapa tidak menjadikan pernikahan ini sesuatu yang lebih... menyenangkan?"

Rafael menyeringai, mengangkat alis. "Menyenangkan? Sepertinya kamu punya cara berpikir yang sangat berbeda dari kebanyakan orang."

"Setiap orang punya cara mereka sendiri untuk melihat dunia, bukan?" Elara membalas dengan senyum lebar. "Aku percaya kita bisa menemukan kesepakatan, Rafael. Lagipula, aku tidak akan menikah denganmu jika aku tidak merasa nyaman."

Rafael mengamati Elara dengan seksama, merasa ada sesuatu yang lebih dalam dari sekadar kata-kata yang ia ucapkan. Mungkin Elara bukan sekadar wanita yang dipilih untuk menenangkan hati dinginnya, tetapi seseorang yang bisa membuatnya mempertanyakan banyak hal.

Sementara itu, di sisi lain kota, Caspian dan Lucian sedang merencanakan langkah selanjutnya. Mereka merasa bahwa pernikahan antara Rafael dan Elara tidak bisa hanya menjadi soal formalitas. Mereka harus memastikan pernikahan itu menjadi nyata, dengan segala macam cara.

"Rafael tidak akan mudah luluh," kata Caspian, memijat pelipisnya. "Aku tahu dia. Dia lebih keras kepala daripada yang kita duga."

Lucian mengangguk, senyuman tipis terlukis di wajahnya. "Tapi itulah yang membuat semuanya menarik, bukan? Kita lihat saja seberapa jauh Elara bisa bertahan."

"Kita tidak bisa membiarkan ini gagal," Caspian berkata dengan serius. "Jika pernikahan ini gagal, kita semua akan kehilangan segalanya."

"Tenang saja," jawab Lucian dengan ketenangan yang khas. "Semua ini akan berjalan sesuai rencana. Kita hanya perlu sedikit dorongan."

-

Beberapa minggu berlalu, dan pertemuan demi pertemuan antara Rafael dan Elara berlangsung dengan cukup lancar. Meskipun Rafael tidak mengakui perasaan apa pun terhadap Elara, ada suatu ketegangan yang tak bisa diabaikan di antara mereka. Mereka berbicara tentang banyak hal-tentang bisnis, tentang kehidupan, tentang mimpi-mimpi mereka-tetapi selalu ada ruang kosong di antara kata-kata mereka, seolah ada hal yang belum terucap.

Pada suatu malam, Elara memutuskan untuk mengunjungi Rafael di kantor. Ia tahu pria itu akan sibuk, tetapi ia merasa bahwa ia harus melakukan sesuatu untuk mendorong pernikahan ini lebih jauh. Saat ia masuk ke ruang kerjanya, Rafael tampak tidak terkejut. Hanya sekilas menoleh sebelum kembali sibuk dengan dokumennya.

"Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Rafael, suaranya datar.

Elara menyandarkan dirinya pada pintu, senyumnya kembali merekah. "Aku pikir kita perlu berbicara lebih banyak tentang pernikahan kita."

Rafael mengangkat alis, masih tidak mengerti. "Kamu tidak lelah berbicara tentang itu?"

"Tidak," jawab Elara dengan tegas, mendekat dan duduk di kursi yang ada di depan meja Rafael. "Ini bukan hanya tentang wasiat kakekmu, Rafael. Aku ingin tahu apa yang sebenarnya kamu pikirkan."

Rafael menatap Elara dengan tatapan tajam, berusaha mencari tahu maksudnya. "Kamu tahu apa yang aku pikirkan. Aku tidak mau terjebak dalam permainan ini."

"Tapi kita sudah terjebak, kan?" Elara membalas, tanpa rasa takut. "Aku tahu kamu tidak ingin menikah. Tapi aku juga tahu bahwa ada sesuatu yang lebih dalam dari itu."

Rafael terdiam. Selama ini, ia selalu berpikir bahwa dirinya bisa mengendalikan semua hal, namun Elara sepertinya mampu menembus pertahanan yang ia bangun.

"Jangan berpikir bahwa aku akan mudah luluh, Elara," kata Rafael akhirnya, dengan nada yang lebih rendah. "Aku bukan pria yang mudah jatuh cinta."

"Siapa yang bilang kita harus jatuh cinta?" Elara menjawab dengan tenang. "Kadang, kita hanya perlu belajar untuk membuka hati."

Rafael merasa kalimat itu menggetarkan jiwanya. Sesuatu di dalam dirinya bergolak, dan ia menyadari bahwa ia tidak bisa lagi menahan diri.

"Jadi, apa yang sebenarnya kamu inginkan dari aku, Elara?" tanya Rafael, suara terkejut meluncur keluar tanpa sengaja.

"Kejujuran," jawab Elara dengan sederhana. "Dan kesediaan untuk memberi kesempatan pada perasaan yang mungkin belum kamu sadari."

Rafael hanya bisa diam, terdiam oleh kata-kata Elara yang penuh makna. Mungkin, hanya mungkin, ada lebih banyak yang bisa ia pelajari dari pernikahan ini daripada yang ia kira.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku
9.5
Kebahagiaan rumah tangga Adara Paramitha dan Garen Wijaya seketika runtuh akibat kecelakaan tragis yang menimpa Garen. Demi menyelamatkan nyawa suaminya, Adara terpaksa menerima bantuan finansial dari konglomerat Rian Kusuma. Namun, pertolongan tersebut menuntut bayaran mahal yang mengancam kesetiaannya. Di sisi lain, Kirana Senja selaku kekasih Rian mulai mencium adanya ancaman. Kini, mereka semua terjebak dalam dilema pengorbanan dan rahasia yang siap menghancurkan pernikahan Adara.
Sampul Novel ISTRI SIMPANAN CEO
8.0
Almaira, seorang wanita lajang nan menawan, nekat menjadi istri simpanan Daffa, CEO tambang yang kaya raya. Meski bergelimang harta, Daffa merasa hampa karena sang istri sah belum juga memberinya keturunan. Terdesak kebutuhan ekonomi, Almaira pun bersedia memenuhi hasrat pria itu. Namun kini, ia justru terjebak dalam dilema moral dan batin yang mendalam, mempertanyakan kebahagiaan hidupnya yang hanya dianggap sebagai pemuas nafsu suami orang.
Sampul Novel Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah
8.7
Zahara merenggang nyawa dengan tragis di gudang dingin menjelang persalinannya. Ia dikhianati oleh Ardy yang lebih memilih memercayai Kamila dan Astrid. Setelah kehilangan hidup dan bayinya akibat kekejaman mereka, keajaiban membawanya kembali ke masa lalu. Kini, ia terbangun sebagai putri tunggal dari keluarga konglomerat yang sangat berkuasa. Tidak lagi buta karena cinta, Zahara siap memakai identitas aslinya untuk menghancurkan Ardy dan keluarganya demi membalas setiap rasa sakitnya.
Sampul Novel Membangkitkan Kembali Cinta yang Kedaluwarsa
9.5
Tiga tahun Alicia bertahan dalam pernikahan tanpa cinta bersama Erick Ellis. Saat ia berharap hubungan mereka membaik, Erick justru ingin kembali pada cinta lamanya. Kecewa, Alicia memilih cerai, tetapi Erick menolak melepaskannya. Kini, Alicia telah menjelma menjadi wanita sukses yang dikagumi banyak pria. Pertemuan kembali mereka mengungkap keberadaan anak-anak di sisi Alicia. Erick pun memohon untuk menjadi ayah mereka, namun ditolak mentah-mentah meski ia terus mengejarnya.
Sampul Novel Rahim Penebus Hutang
9.7
Demi membiayai pengobatan sang nenek, Detta, seorang mahasiswi miskin, terpaksa bekerja di sebuah kelab malam. Di sana, ia bertemu dengan Aleandro, pewaris kaya raya keluarga Smith yang sedang menghindari perjodohan dari ibunya. Aleandro menawarkan uang satu miliar rupiah kepada Detta dengan syarat wanita itu bersedia mengandung anaknya. Kini, di tengah tekanan finansial, Detta dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan harga diri atau menjual rahimnya demi nenek tercinta.
Sampul Novel Sahabat Parasit
9.0
Riana sangat menyayangi Sandra bagai saudara sendiri. Demi menolong sahabatnya itu, Riana membantu Sandra mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi sebagai sekretaris pribadi Andreas, suaminya. Namun, kebaikan ini berujung petaka. Sandra perlahan terhasut oleh keserakahan hingga tega mengkhianati Riana. Ambisi buta Sandra akhirnya menghancurkan persahabatan tulus yang telah lama mereka bina, memicu kehancuran akibat godaan yang tak tertahankan.