APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Warna Warna Mirna

Warna Warna Mirna

Mirna terbiasa hidup mandiri di dekat hutan karet bersama ibunya yang tidak stabil secara emosional. Ia sangat bertekad untuk menjauhi asmara dan pernikahan. Namun, hidupnya berubah saat bertemu Erlangga, murid berprestasi yang jatuh hati padanya. Hubungan mereka justru memicu drama penuh duka dan kejadian mistis. Setelah mengalami penolakan yang mempermalukan dirinya, sanggupkah Erlangga tetap bertahan? Ikuti kisah rumit mereka yang lebih dari sekadar romansa sekolah biasa.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Seribu mantra yang Umak rapalkan, sepanjang malam empat puluh hari empat puluh malam atau mandi di sepuluh muara. Mir tidak akan menikah!”

“Jangan keras kepala. Kau cantik. Kau butuh pengasihan untuk ...”

“Mir tidak akan menikah.” Mirna, gadis 14 tahun itu, airmatanya mengalir. Sejak dia mulai mengingat, dia hanya mengingat makian kasar Bapaknya dan jeritan ibunya yang terus terusan dianiaya. Terakhir lelaki biadab itu menyiram minyak lampu berserta lampunya ke tubuh ibunya hingga membuat wajahnya cacat.

“Waktu Mak sudah habis Mir. Sekarang adalah waktumu, kau akan jadi mawar kuning. Kau punya syarat untuk hidup bahagia dan membahagiakan kami, hanya ini yang bisa Ibu lakukan.”

“Kita akan kaya. Mir janji. Mir akan kerja keras untuk buat hidup kita kaya, ya.” Mirna menatap dengan nelangsa.

‘Tanpa harus menikah, Mir bisa kaya Mak.”

“Kau tidak boleh ngomong begitu.”

Hanna tertidur lagi, ibunya membaringkannya pelan-pelan.

“Kenapa Mak tidak melakukannya saat itu. Kenapa Mak malah menikah sama lelaki itu, jika pengasihan itu memang benar!”

“Mak tidak ada yang mengajari dulu ... kalau Mak tahu mantra itu, kalian tidak akan sengsara.”

Aku tidak akan menikah dengan berandal itu, tambahnya.

“Mir tidak akan jatuh cinta, Mak.” Mir menggeleng-gelengkan kepalanya. Dalam kepalanya terbayang lagi wajah seram bapaknya saat memukul ibunya tanpa ampun. Setiap mengingatnya, Mirna mematikan seluruh indranya. Dia tak ingin mengingat rasa ngilu itu.

“Kau tak perlu jatuh cinta, biar mereka yang jatuh cinta, ya.” Ibu membelai wajahnya.

Mirna menatap mata ibunya. Rasa iba merebak di ulu hatinya, melebar ke pembuluh darahnya. Wanita menyedihkan di depannya, dulu katanya gadis yang manis, bahkan dengan wajah setengah melepuh itu, ibunya masih terlihat cantik. Wanita yatim piatu yang katanya beruntung disunting anak pemilik ladang kopi. Sayang, nasib mengkhianatinya. Keluarga dari bapaknya memperlakukan mereka dengan semena-mena dan mengusir mereka.

“Kak Mirna jangan marah lagi sama Umak.” Emma si tengah, yang sedari terbangun, memberanikan diri untuk berkata.

“Tidurlah, Emma. Kakak tidak marah lagi.”

Namun, itu bukan malam terakhir dari keributan itu. Ibu mereka terus merapalnya, menghapalnya dan membacanya dengan tanpa lelah setelah larut malam. Mirna menutup kupingnya kuat-kuat. Kadang saking kesalnya dia pergi dan tidur di lepau bambu depan pondok mereka.

Suatu malam dini hari. Mak memaksa Mirna, setengah menyeretnya menuju sungai kecil dibawah rumah gubuk mereka. Melemparkan gadis kurus itu ke tengah-tengah air.

“Ini malam bulan purnama, kau diberkati, Nak. Kau akan mengubah nasib kita!” Mak tertawa-tawa seperti orang gila.

“Aku tak mau, Makk!” Remaja empat belas tahun itu berteriak-teriak jengkel dari dalam air. Tubuhnya menggigil.

Mirna merasakan tubuhnya melemah, entah jeritan ke-berapa dia merasa dirinya hilang dari dunia. Tubuhnya menjadi lebih dingin.

Sang ibu tertawa panjang, dia seperti ingin menari melihat purnama penuh. Matanya berkilat, sesaat tadi dia mendengar suara berisik. Matanya dilemparkan ke arah pucuk-pucuk pohon karet yang menjulang.

“Itu burungnya, benar itu burung keramat itu. Kau terberkati, Nak.”

Ibu Mirna merasa seolah dunia telah jatuh dalam pelukannya. Sebelum sadar anaknya hampir tak bernapas dalam arus sungai, tersangkut di kaki-kakinya yang kekar dan kurus.

“Mirna ... Mirna!” Ibu Mirna segera mengangkat tubuh anaknya.

“Jangan mati, Nak. Jangan mati. Kau berjanji akan membahagiakan Umak!” Wanita dengan kulit wajah yang menghitam itu segera membopongnya, setengah berlari menaiki undak tanah menuju pondok kediamannya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Mengunci Keluarga Suamiku
9.0
Di hari jadi pernikahan mereka, sebuah rahasia kelam terungkap. Sang istri menemukan draf catatan kehamilan penuh kasih sayang di ponsel lama suamiku, James Vance, padahal dirinya tak pernah hamil. Meski James berdalih itu milik temannya, bukti foto USG atas nama Amelia Harper di folder sampah tak bisa berdusta. Menahan perihnya pengkhianatan ini, ia mencoba tenang dan langsung menelepon Margaret, sang ibu mertua. Kini, tabir misteri keluarga mereka mulai terbuka.
Sampul Novel Dari Pengkhianatan Tebing ke Cinta yang Tak Terpatahkan
8.1
Clara dikhianati oleh suaminya, Marco, yang mendorongnya ke jurang saat piknik demi bersama selingkuhannya, Chika. Meski terluka parah, Clara selamat dan mendengar rencana licik Marco yang ingin memalsukan kematiannya. Di tengah keputusasaan, tekadnya untuk membalas dendam membara. Kehadiran Julian Suryo, miliarder sekaligus musuh bebuyutan suaminya yang datang menolong, menjadi titik balik bagi Clara. Bersama Julian, ia kini bersiap menghancurkan Marco.
Sampul Novel Dikhianati oleh Alpha-ku, Bangkit sebagai Luna
9.7
Bertahun-tahun mengabdi pada sang Alpha, aku justru dikhianati demi ambisi kekuasaannya dengan wanita lain. Darahku ditumbalkan untuk ritual politik, lalu ia menolakku dengan kejam di depan seluruh kawanan. Usai difitnah dan disiksa, aku menolak jadi simpanannya dan memilih kabur. Kini, aku telah bangkit menjadi Luna bagi Alpha sejati. Namun, obsesi mantan pasanganku belum usai; ia kembali menjebakku dan berbisik dingin memaksaku untuk pulang bersamanya.
Sampul Novel Ditalak Tiga Lewat Telepon
8.3
Demi berbakti sebagai istri, Atira rela melepaskan impian kariernya. Namun, pengorbanan tersebut dibalas kejam saat suaminya menjatuhkan talak tiga hanya lewat telepon. Tanpa nafkah, ia harus menghadapi cobaan berat lainnya: sang ibu mertua jatuh koma dan putra sulungnya diculik orang tak dikenal. Terpuruk di titik terendah hidupnya, mampukah Atira bangkit dari kehancuran demi membuktikan kekuatannya kepada dunia? Ikuti perjuangan emosionalnya yang penuh air mata.
Sampul Novel Lidah Menantu
9.5
Sikap santun sang menantu rupanya hanya topeng. Kini, Mak Esah harus menghadapi lisan tajam dan perilaku tidak sopan dari istri anaknya tersebut. Di balik perubahan drastis ini, Mak Esah mencium adanya sebuah rahasia besar yang sengaja ditutupi darinya. Konflik batin dan ketegangan di antara mereka pun kian memuncak. Sanggupkah Mak Esah bertahan dari tekanan mental yang menderanya? Mampukah semua misteri dan kebenaran yang tersembunyi akhirnya terbongkar?
Sampul Novel The Love Triangle
9.3
Clara, seorang staf kontrak berparas menawan, sekian lama mencintai bosnya yang keras kepala dan perfeksionis, Rio. Sayangnya, perasaan itu tak pernah direspons. Segalanya berubah saat Brian, sahabat karib Rio, pulang ke tanah air. Kedekatan Clara dengan Brian menumbuhkan cinta baru yang membuat Clara melupakan Rio. Menyaksikan romansa mereka, Rio didera cemburu buta. Akankah ia terlambat menyadari hatinya, ataukah hubungan persahabatan dengan Brian yang akan hancur?