APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Warisan Bulan dan Darah

Warisan Bulan dan Darah

Laura menyembunyikan identitasnya sebagai blasteran manusia dan serigala menggunakan gelang perak. Namun, begitu asal-usulnya yang terlarang terbongkar, ia terjebak di tengah pergulatan antara nurani manusia dan naluri liarnya. Bersama putra alfa bernama Xaqui, Laura harus menghadapi konspirasi masa lalu dan pertempuran besar. Di bawah sinar rembulan, ia kini dihadapkan pada pilihan sulit: menghentikan dendam abadi atau menjelma jadi monster yang paling ditakuti.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tahun demi tahun berlalu, tetapi gaung malam yang menentukan itu tak pernah meninggalkan Laura. Kini, sebagai wanita muda yang penuh tekad, tatapannya telah berubah. Mata ungu yang dulu bersinar dengan kepolosan kini mencerminkan tekad dan kerinduan yang mengganggu. Desa itu tetap sama: pedesaan, sunyi, dan di tepi hutan yang membisikkan rahasia. Namun Laura telah berubah.

Hidupnya telah menjadi rutinitas belajar dan berlatih. Ia menghabiskan waktu berjam-jam dikelilingi grimoires kuno, mempelajari ilmu sihir putih, dan menyempurnakan pengetahuannya tentang tanaman obat. Setiap tanaman, setiap kata ajaib, membawanya lebih dekat ke tujuan yang tak pernah berani ia sebutkan dengan lantang. Namun pada malam-malam dengan bulan purnama, obsesi itu menjadi mustahil untuk diabaikan.

Bulan. Selalu bulan.

Laura biasa duduk di tepi hutan, siluetnya dibayangi cahaya keperakan. Cahaya bulan membelai kulitnya, dan ia merasakan tarikan di dalam dirinya, hubungan yang tak dapat ia jelaskan. Ia teringat kata-kata neneknya:

"Bulan memengaruhi segala sesuatu yang disentuhnya." Suatu hari nanti kau akan mengerti mengapa ia begitu memanggilmu.

Dan Laura bertekad untuk mengerti. Kematian Iris, lolongan serigala, gelang perak di pergelangan tangannya... semuanya saling terkait.

Pertumbuhan dan Obsesi

Seiring berjalannya waktu, Laura menjadi sosok misterius bagi penduduk desa. Mereka menghormati kemampuan penyembuhannya, tetapi menghindari tatapan tajamnya. Beberapa orang berkata bahwa ia berbicara kepada hutan, bahwa bulan membisikkan rahasia kepadanya. Laura tidak menyangkal rumor tersebut; jauh di lubuk hatinya, ia tahu ada beberapa kebenaran di dalamnya.

Setiap malam bulan purnama, obsesinya tumbuh. Ia memberanikan diri ke dalam hutan sendirian, mengikuti jalan setapak yang diterangi cahaya pucat. Ia mendengarkan gema lolongan dari kejauhan dan merasakan gelang perak itu terbakar lembut di pergelangan tangannya. Ia tahu ada sesuatu yang menunggu untuk ditemukan, sesuatu yang ingin dilindungi neneknya.

"Mengapa bulan memanggilku?" bisiknya ke dalam kehampaan. "Apa yang mengintai di kegelapan hutan?"

Penghilangan Misterius

Namun, kedamaian desa yang rapuh itu mulai retak. Satu per satu, orang-orang muda mulai menghilang. Pertama-tama adalah Elian, putra pandai besi. Kemudian datanglah Mara, yang biasa bernyanyi di senja hari di tepi sungai. Tidak ada yang melihat atau mendengar apa pun. Hanya ada keheningan dan, terkadang, jejak kaki aneh yang mengarah lebih dalam ke dalam hutan.

Dewan Tetua bertemu dengan segera di alun-alun pusat. Suasananya dipenuhi rasa takut. Brel, lelaki tua berjanggut abu-abu dengan tatapan tegas, berbicara:

"Itu kawanan utara," katanya, suaranya yang dalam bergema. "Itu manusia serigala yang mengambil anak-anak kita. Bulan purnama memanggil mereka untuk berburu."

Penduduk desa bergumam ketakutan. Laura, yang mendengarkan dari balik bayangan, mengerutkan kening. Ada sesuatu yang tidak masuk akal dari kata-kata itu. Dia telah membaca tentang kawanan utara. Ganas, ya, tetapi jauh. Mereka tidak menyerang desa tanpa alasan. Ada hal lain, sesuatu yang tidak dikatakan Brel. "Apa yang tidak mereka katakan padamu?" gumamnya pada dirinya sendiri.

Malam itu, bulan terbit lagi, besar dan cerah. Laura menatap pantulan peraknya sementara jantungnya berdebar kencang. Dia tidak bisa duduk diam. Hilangnya para pemuda, kecurigaan tentang kawanan utara, gelang yang bersinar lebih terang dari sebelumnya...

Semuanya saling terkait.

"Jika bulan memanggilku, kali ini aku akan menjawab," bisik Laura, sambil membetulkan gelang di pergelangan tangannya. "Kebenaran ada di luar sana, dan aku akan menemukannya."

Dengan langkah pasti, ia memasuki hutan. Malam itu penuh dengan rahasia. Dan Laura siap menghadapinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dipaksa Memberi Keturunan
8.1
Risa terpaksa menikahi Dhimas demi melunasi biaya medis ayahnya. Namun, pernikahan ini menjadi mimpi buruk saat ia menemukan kepribadian ganda suaminya yang tersembunyi dari sang ibu, serta kehadiran wanita lain. Di bawah tekanan mertua yang menuntut ahli waris, Risa terjebak dalam misteri dan pengkhianatan. Akankah ia berhasil bertahan hidup dan menemukan kebahagiaannya sendiri?
Sampul Novel Anakku Tak Butuh Ayah Sepertimu
7.9
Pascaserangan brutal tiga pemuda di Gunung Lawu, Alana yang sekarat di dasar jurang diselamatkan oleh Arga. Penyelamatnya adalah eks anggota Kopassus yang kini menjadi buronan di hutan tersebut. Selagi memulihkan trauma dan luka fisiknya, Alana bimbang untuk membalas dendam atau menata ulang hidupnya. Kedekatannya dengan Arga yang berwatak keras namun sangat protektif lambat laun menumbuhkan perasaan baru yang tak terduga di antara mereka.
Sampul Novel Hilang Di Bunian
9.2
Petualangan lima sahabat berubah menjadi mimpi buruk saat mereka terdampar di sebuah pulau kosong. Di sana, situasi mencekam dan penuh misteri langsung menyelimuti mereka. Berbagai ancaman mematikan mulai muncul dari kegelapan, memaksa mereka menghadapi teror tanpa henti yang tiada habisnya. Di tengah rasa putus asa yang mendalam, mampukah mereka bertahan hidup dan lolos dari tempat terkutuk itu sebelum bahaya merenggut nyawa mereka semua?
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
Demi ambisi besarnya, William, putra seorang bos mafia kejam, siap melakukan apa saja. Namun, sebuah pengkhianatan merenggut nyawa sang ayah, Ferdinand. Rosemary yang merupakan istri Ferdinand akhirnya mulai menyadari sisi gelap suaminya yang selama ini tersembunyi. Di tengah duka, William bertekad membalas dendam sekaligus membersihkan nama ayahnya dari fitnah. Meski jalannya dihalangi oleh seorang polisi wanita, William takkan mundur hingga peluru terakhir menyelesaikan segalanya.
Sampul Novel Omega yang Ditolak: Kesempatan Kedua Bersama Sang Raja
9.2
Tujuh tahun aku menderita setelah ditolak Alpha Kaelan Adhitama yang lebih memilih Livia. Tragisnya, saat tuduhan pencurian palsu menyerangku, Kaelan justru mempermalukan dan mengurungku di sel perak. Pengkhianatan kejam ini menghancurkan ikatan kami sekaligus memadamkan seluruh harapanku. Namun, usai bebas, seorang Alpha musuh datang menawarkan peluang besar untuk membalas dendam. Kini, aku siap meruntuhkan kerajaan Kaelan demi menebus segala rasa sakit di masa lalu.
Sampul Novel Rumah Atmaja
9.1
Bagas Surya Atmaja pulang dari Kalimantan untuk membangkitkan bisnis keluarganya yang nyaris bangkrut. Namun, kehadirannya bersama Nawang, sang istri, justru memicu konflik hebat. Penolakan dari keluarga besar, kebencian mendalam eyang putri, hingga kemunculan sang mantan, Seruni, membuat posisi Bagas kian tersudut. Di tengah ketegangan tersebut, teror mistis yang mengancam nyawa mulai menghantui Rumah Atmaja. Mampukah Bagas membongkar misteri kelam ini demi menyelamatkan hidupnya?