APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wanita Yang Kau Sia-siakan

Wanita Yang Kau Sia-siakan

Nadine syok ketika sang suami menuntutnya mengganti biaya operasi caesar lantaran gagal melahirkan normal. Nafkahnya yang pas-pasan bahkan dipangkas demi melunasi utang tersebut. Namun, badai finansial ini justru menjadi titik balik yang membuka pintu rezeki sekaligus jati diri Nadine yang sesungguhnya. Berbekal kekuatan baru, ia bertekad bangkit dan membuktikan kapasitas dirinya hingga membuat pria yang telah membuangnya didera penyesalan mendalam.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Bodoooh! Kenapa malah kamu melahirkan secara caesar, Nadine? Buang-buang uang saja!" maki sang suami pada Nadine dengan suara menggelegar.

Padahal, kondisi wanita itu saja masih lemas pasca operasi yang mempertaruhkan nyawanya. Hanya saja, Damar tampak tak peduli.

Beberapa orang di ruang rawat sampai menengok saking penasaran akan pertengkaran sepasang suami istri itu.

"Air ketubannya sudah kering, Mas. Jadi, harus segera operasi," papar Nadine, "kalau tidak segera dilakukan, maka anak kita tidak akan selamat!"

Dia sungguh berharap suaminya mengerti.

Nadine sudah berjuang saat mengalami pecah ketuban seorang diri di rumah.

Bahkan, Nadine harus meminta seorang tukang ojek pangkalan untuk mengantarkannya ke rumah sakit terdekat. Sepanjang perjalanan, dia menghubungi nomor suaminya berkali-kali. Tapi, tidak dijawab!

Padahal, dari story W******p dari kakak iparnya, Nadine akhirnya tahu bahwa keluarga suaminya ternyata tengah makan-makan di restoran ternama.

Operasi caesar harus segera dilakukan untuk menyelamatkan anak mereka, sehingga tanpa pikir panjang Nadine menandatangani surat persetujuan operasi caesar untuk dirinya sendiri.

Karena itu juga, Nadine harus mengambil jalur umum karena tak ada yang bisa mengurus surat-suratnya bila menggunakan BPJS.

Sayangnya, Nadine kini mendapati Damar yang malah menatapnya tajam. "Alahhhhh! Itu alasanmu saja, kan? Bilang saja, kamu tidak mau merasakan sakit karena melahirkan. Padahal, itu sudah kodratmu sebagai perempuan!"

Mendengar tuduhan sang suami, air mata luruh begitu saja di pipi Nadine yang terlihat pucat.

Sungguh, ia tak percaya jika suaminya tidak mendukungnya setelah melahirkan anak mereka dan malah setega itu padanya hanya karena dia memilih Caesar?

"Tega kamu, Mas! Di mana hati nuranimu? Saat aku menghubungi karena pecah ketuban saja kau tak datang, padahal--"

Belum sempat Nadine menyelesaikan ucapannya, Damar sudah berkata ketus, "Lalu? Siapa yang menandatangani surat persetujuan Caesar? Kamu ke sini sendiri, kan?"

"Iya, Mas. Aku yang menandatangani surat persetujuan untuk melakukan operasi caesar untuk diriku sendiri."

"Bagus! Kalau begitu, uang yang untuk biaya operasi aku masukkan ke dalam list hutangmu kepadaku!" kata Damar kemudian.

Nadine menatap pria itu tak percaya. Tapi, dia pun tak mampu untuk membantah perkataan Damar.

Percuma! Toh, ia sangat hapal jika suaminya itu memiliki sifat yang sangat tak bisa untuk dibantah.

"Jangan khawatir, aku akan mengurus BPJS untuk biaya lahiranku ini meskipun aku melahirkan darah keturunanmu!" kata Nadine pada akhirnya.

Damar berdecih sinis. "Asal kau tahu, tadi, aku sudah mengupayakan untuk itu. Tapi, pihak rumah sakit menolak karena kamu sudah mencantumkannya dengan jalur umum."

"Totalnya 10 juta belum termasuk uang perawatan dan obat-obatan yang terpakai!" kata Damar dengan nafas yang kembang kempis, "aku jadi terpaksa membayarnya tadi!"

Tatapan pria itu semakin tajam. "Ingat, Nadine! Pokoknya biaya lebih operasi caesar tadi akan aku masukkan sebagai utangmu yang wajib kau cicil setiap bulan! Paham?"

Deg!

Nadine terdiam.

Dengan apa, dia harus membayarnya?

Selama ini, Damar hanya memberikanya uang 600.000 untuk kebutuhan rumah tangga.

"Tapi, Mas--"

Lagi-lagi, Damar memotong ucapannya, "Jangan banyak alasan!"

"Kalau kau tak bisa bayar, uang jatah bulanan untukmu akan kupangkas," kata Damar dengan kejamnya.

Nadine sendiri hanya bisa terdiam memerhatikan sang suami yang kini malah asyik memainkan hpnya setelah memakinya.

Sungguh, wanita itu tak mengerti. Anak yang dilahirkan Nadine, bukan hanya miliknya seorang. Tapi, juga milik Damar.

Apakah pria ini layak menjadi ayah anaknya?

****

"Sudah melahirkan, kan? Bagaimana dengan kondisi cucuku? Apakah besok pagi sudah bisa pulang?"

Belum selesai masalah dengan sang suami, Ibu Pratiwi, sang mertua, mendadak datang dengan Sarah dan Santi, ipar Nadine.

Tampak ketiganya heboh mencari cucunya, tapi tak peduli keadaan Nadine sama sekali.

"Mana bisa, Bu? Nadine saja melahirkan secara caesar!" kata Damar ketus, "kita terpaksa nunggu jahitannya kering dulu sampai satu minggu!"

"APA? Caesar? Kenapa bisa begitu?"

Ibu Pratiwi tampak tak terima. Ditatapnya Nadine tajam. "Sudah malas, kok kamu tak tahu diri, sih? Apa maksudmu menghamburkan uang putraku dengan melahirkan secara caesar?"

Telunjuk wanita itu mendarat ke kening Nadine.

Nadine lagi-lagi tidak bisa melawan dan hanya bisa pasrah menerima perlakuan dari sang ibu mertua.

Bukannya dia tak bisa, tapi dirinya masih menjaga adabnya sebagai seorang menantu.

Ia tak mau berlaku kurang ajar kepada sang mertua.

Lagipula dibandingkan pukulan yang sudah terbiasa diterima oleh Nadine kecil dari orang tua angkat yang mengasuhnya, ini tak seberapa.

Dulu, Nadine kecil yang memang yatim piatu, bahkan tidak akan mendapatkan makanan jika dalam sehari dia tidak menghasilkan uang.

Jujur, Damar adalah harapan terakhirnya untuk bisa mengubah kehidupannya yang seperti neraka itu.

Siapa sangka, suaminya itu malah menjadi neraka kedua yang dirasakan Nadine?

Padahal dulu, Damar kekeuh memperjuangkan Nadine meski Ibu Pratiwi tidak pernah setuju dan berusaha menjodohkan pria itu dengan Nabila, seorang wanita karir yang mereka ketahui memiliki penghasilan sendiri dan memiliki jabatan cukup tinggi di perusahaan tempatnya bekerja.

Ibu Pratiwi jugalah yang menghasut Damar untuk tidak memberikan gajinya seutuhnya kepada sang istri.

"Ibu dan saudara perempuanmu masih merupakan tanggung jawabmu, Damar!" katanya waktu itu, sehingga gaji 8 juta yang menjadi 10 juta bila dapat bonus dan lembur itu disunat menjadi 600 ribu/bulan.

Hal ini membuat Nadine terpaksa bekerja sebagai buruh cuci dan juga bersih-bersih rumah tetangga tanpa sepengetahuan Damar untuk menambal kekurangan nafkah.

Selama 3 tahun pernikahan, tabungan Nadine pun terkumpul walau tak seberapa. Hanya saja, kini Nadine bingung.

Dia tak bisa bekerja seperti biasa pasca melahirkan. Padahal, dia punya utang yang harus dibayar ke suaminya.

"Dasar wanita tak ada guna! Kalau membunuh bukanlah dosa, maka saat ini kamu sudah aku bunuh!"

Makian sang mertua membuat Nadine sadar dari lamunan.

Hatinya semakin mencelos karena Damar lagi-lagi tak membelanya.

"Ya, Roob ... haruskah aku bertahan dengan keadaan rumah tangga yang seperti ini?" batin Nadine menjerit memberontak dengan keadaannya yang dialaminya.

Tanpa sadar, air mata luruh kembali hari ini.

Hanya saja, adik iparnya malah tertawa.

Tak peduli jika dia harusnya menghormati Nadine sebagai kakak ipar.

"Udah deh Mbak Nadine! Gak usah sok nangis!" ejek Santi, "nanti kalau ada orang yang melihat, dikiranya kami jahat sama kamu! Padahal, mbak emang benalu! Kasihan banget ponakanku itu punya ibu macam Mbak"

Tangan Nadine sontak mengepal menahan amarah.

Hanya saja, Damar dan keluarganya itu tak menyadarinya.

Bahkan, kesabaran Nadine pun ada batasnya.

"Jika selama ini aku yang kalian hina, aku masih bisa menahan diri. Tapi kali ini, aku sudah memiliki anak yang harus kulindungi. Setelah kepulanganku nanti, aku bersumpah akan memperjuangkan masa depan putraku, meskipun tanpa bantuan mereka!" sumpah Nadine dalam hatinya memperhatikan ipar dan mertuanya yang masih asyik tertawa.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Affair With My Boyfriend's Lover
9.0
Jessica yang trauma akibat ditinggal menikah memilih menutup diri, sampai Jason hadir di hidupnya. Masalahnya, pria itu adalah kekasih Evelyn, sahabatnya sendiri. Terjebak rasa bersalah, Jessica justru terhanyut dalam hubungan gelap yang intim dan menyerahkan segalanya untuk Jason. Situasi kian pelik saat Evelyn mengumumkan rencana pernikahan mereka. Kini Jessica bimbang antara melepas Jason demi sahabat atau memperjuangkannya setelah semua pengorbanan yang ia lakukan.
Sampul Novel Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
8.6
Pasca dikhianati Roy hingga kehilangan rahim dan hak asuh anak, Shanty bertekad membalas dendam pada mantan suami serta mertuanya. Ia pun nekat bersekutu dan menyerahkan diri kepada pewaris Halim Group yang dingin. Namun, kehidupan baru sebagai istri konglomerat menyeretnya ke dalam intrik mematikan. Di tengah misteri gelap sang suami baru, mampukah Shanty merebut kembali kebahagiaannya, atau ia justru akan hancur dalam pusaran kekuasaan?
Sampul Novel Istriku Punya Nama
7.9
Hananan, perempuan mandiri berumur 25 tahun, syok saat tahu ia bukan anak kandung dari keluarga petani yang merawatnya. Nasibnya berbalik total ketika ia dibawa paksa ke kediaman mewah. Bukan kasih sayang yang didapat, ia justru dipaksa menggantikan Nazia, kembaran yang melarikan diri demi kekasihnya. Hananan harus menikahi pebisnis kaya raya sebagai pengganti adiknya. Tanpa kehangatan orang tua kandung, akankah ia berhasil meraih kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Kesetiaanku Dibalas Pengkhianatan
8.4
Sebagai wanita dewasa berumur 30 tahun, aku kerap merasa tidak puas karena suamiku hanya mampu bertahan satu menit di ranjang. Kehadiran seorang montir berotot kekar sempat memicu hasrat terpendamku hingga kami nyaris melampaui batas, meski akhirnya aku menolaknya demi kesetiaan. Namun, pertahanan diriku runtuh saat mengetahui suamiku justru berselingkuh dengan tetangga hamil di seberang rumah. Kenyataan pahit ini mendorongku untuk membalas pengkhianatannya dengan cara yang sama.
Sampul Novel Panen Buah Cinta
9.1
Ken, seorang pria biasa, tidak pernah menyangka akan masuk ke dalam kehidupan para wanita luar biasa. Keberuntungan besar datang saat dirinya tanpa sadar berhasil memikat hati dua perempuan cantik nan populer. Meski awalnya mereka terasa mustahil digapai, kini Ken justru terjebak dalam dinamika asmara yang tak terduga. Ikuti kisah perjuangan Ken dalam menghadapi pilihan sulit di antara dua sosok menawan yang sama-sama memuja dirinya.
Sampul Novel Pernikahan Sempurnaku, Rahasia Mematikannya
9.4
Tiga bulan membina rumah tangga dengan miliarder Baskara Aditama, kebahagiaan wanita ini hancur seketika saat Diana, sang mantan kekasih, datang menyerang. Bukannya menolong, Baskara malah membela Diana dan membiarkannya menyiksa sang istri. Bahkan saat nyawanya terancam oleh kepungan pria misterius, Baskara tega memutus telepon. Demi selamat, ia nekat melompat dan menghubungi Paman Suryo. Baskara tak tahu bahwa istri yang dikhianatinya adalah bagian dari Keluarga Wallace yang siap membalas dendam.