APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wanita Yang dulu kau Sia-Siakan

Wanita Yang dulu kau Sia-Siakan

Setelah delapan tahun berlalu, Arini kembali dipertemukan dengan Bima, mantan kekasih masa SMA yang dahulu tiba-tiba lenyap setelah menghancurkan hidupnya. Pertemuan tak terduga ini membuka kembali luka lama yang belum sembuh. Kini, Arini menuntut jawaban atas keputusan Bima yang tega meninggalkannya tanpa kabar sekian lama. Padahal, saat pria itu pergi menjauh, Arini tengah berjuang mengandung anak mereka sendirian. Ini adalah kisah pencarian kebenaran di balik sebuah penantian panjang.
Bab
Bagikan

Bab 2

Part 2

Hari ini, di warung milik Bima sedang kekurangan pasokan Lele. Pemasok yang biasanya rutin mengirim lele ke warung Bima tiba tiba berhenti memasok, entah apa sebabnya. 

Bima kebingungan karena menu utama di warungnya adalah pecel Lele, jika ia tak bisa mendapatkan pemasok baru otomatis usahanya akan banyak kehilangan pelanggan. 

"Mas, aku dapat kabar dari Saudaraku yang ada di langkat, katanya ada tetangganya yang bisa masok Lele dalam jumlah banyak" Cahaya tiba tiba memberi kabar bahagia pada Bima. 

"Benarkah Aya? Syukurilah, aku jadi bisa tenang sekarang. Tolong kabari juragan Lele itu, aku ingin bekerja sama dengan nya"

"Baik Mas, aku akan menghubunginya"

Cahaya segera menghubungi juragan Lele itu untuk mengajak kerja sama, dan gayung pun bersambut, sang juragan Lele yang juga seorang wanita menerima baik tawaran Mereka. 

"Terima kasih Mbak sudah mau bekerja sama dengan kami, kalau bisa hari ini langsung dikirim Lele dia puluh kilo kewarung saya, bisa Mbak? " 

"Oh, bisa bisa, nanti saya dan karyawan saya yang akan kewarung anda mengantar  Lele nya" Jawab sang juragan Lele yang bernama Arini. 

Ya, Arini kini telah bangkit dari masa masa pahitnya. Setelah delapan tahun tinggal bersama kakek dan neneknya yang merupakan juragan Lele, kini ia diangkat menjadi pengelola usaha Lele warisan kakeknya yang sudah tua renta. 

Arini masih hidup sendiri, ia tak mau menikah meski telah banyak lelaki yang melamarnya. Masa lalu yang pahit begitu membekas dalam hatinya, ia masih trauma dengan namanya cinta. Baginya, cinta dan laki laki hanya akan memberi nya rasa sakit dan air mata. Ia mengubur dalam dalam perasaan itu pada semua laki laki, tak kecuali Bima. 

Meski laki laki itu telah merenggut kesuciannya, tapi ia belum bisa melupakan laki laki itu. Ada banyak kisah yang belum selesai diantara keduanya. Didalam pengasingannya di kampung halaman ibunya, dia hampir setiap malam memimpikan wajah Bima. Berharap ia bisa lupa pada laki laki itu, nyatanya tidak. Semakin Arini berusaha mengubur kenangan dengan laki laki itu, maka wajah Bima selalu hadir dalam mimpinya. 

Arini berhutang Maaf pada Bima, ia merasa bersalah atas apa yang dilakukan orang tuanya pada Bima. 

Sementara Cahaya tak pernah tahu, bahwa sang juragan Lele itu akan menjadi sebab terbuka nya tirai masa lalu kelam suaminya. 

***

Jam menunjukkan pukul 10.00, monil pick up milik kakek Wardi-kakeknya Arini sudah terparkir didepan halaman Warung pecal Lele milik Bima. 

Arini masih berada didalam mobil pick up, menunggu sang Pemilik warung pecal Lele itu keluar, ia meraih gawainya dan menghubungi sang pemilik warung yang bernama Cahaya. 

" Bang, tunggu sebentar ya, aku mau telepon pemilik warung pecal Lele nya dulu" Ujar Arini pada Bang Adi, karyawan sekaligus supirnya. 

"Baik mbak, silakan" Jawab Adi sopan kepada sang juragan Muda. 

'Duh, kok tiba tiba perasaanku jadi gak enak begini ya? ' batin Arini merasa tidak enak hati, ada rasa khawatir tiba tiba merasuk hatinya. Ia tak tahu entah apa hal yang akan terjadi padanya setelah ini. 

"Hallo, mbak Cahaya, saya sudah sampai didepan warung anda" Ucap Arini memberi tahu cahaya melelaui sambungan telepon. 

"Ok mbak, saya segera keluar" Cahaya bergegas keluar untuk menghampiri sang juragan Lele. 

"Mas, juragan Lele nya sudah sampai, ayo kita jumpai" Ajak Cahaya sambil menggandeng lengan sang Suami. 

Bima hanya mengikuti ajakan istrinya, mereka berdua keluar menuju mobil pick up yang sudah terparkir didepan warung. 

"Itu Mas juragan Lele nya, juragannya cewek loh Mas, kayaknya masih muda gitu. Aku bisa tahu dari suaranya lewat telepon"

"Bagus dong, masih muda sudah jadi juragan, itu namanya pengusaha muda" Sahut Bima memuji sang juragan Lele yang belum dilihatnya. 

Ketika Bima dan Cahaya sudah semakin dekat dengan mobil pick up, Arini dan Adi segera turun dari mobil. 

Dan saat jarak mereka hanya dua meter, Arini yang lebih dulu melihat ke arah Bima. 

Mata Arini langsung melotot tak percaya, seolah waktu berhenti berputar. Sungguh ia tak bisa berkata kata, orang yang selama ini datang dalam mimpinya kini berada tepat di hadapannya. 

Begitu juga Bima, ketika kedua matanya menatap Arini. Bola matanya nyaris copot. Ia tak menduga sama sekali, wanita yang menjadi penyebab ia mendekam didalam jeruji besi kini berdiri tepat didepan matanya. 

'Ya Tuhan, Arini? Apakah dia benar benar Arini? ' batin Bima bertanya tanya dalam hati. 

Ia ingin sekali bertanya langsung, tapi tak mungkin, ada cahaya yang sedang bersamanya. Istrinya pasti akan sangat marah jika tahu Bima dan Arini saling kenal. 

"Hai mbak, aku Cahaya, ini Suamiku, Mas Bima"

Degh

Jantung Arini berhenti untuk sekian detik, belum sadar ia akan apa yang terjadi, kini dia dihadapkan pada kenyataan bahwa laki laki dari masa Lalunya itu adalah suami orang, yang tak lain adalah suami Cahaya yang sebentar lagi akan menjadi rekan bisnis nya. 

Arini dan Bima sama sama tercengang, mereka saling bertatapan penuh arti. 

'Mengapa aku harus bertemu lagi dengan dia disaat seperti ini? ' batin Bima takut jika istrinya mengetahui. 

"Mbak, mbak, kok mbak lihatin suami saya terus? Mbak kenal sama suami saya? " Tanya Cahaya penasaran. 

Arini masih terdiam, ia tak menyangka akan terjadi hal ini. 

Sedangkan Bima, ia mulai salah tingkah, sesekali ia melirik Cahaya. 

"Mbak... " Cahaya melambai kan tangan ke wajah Arini. 

"Eh, iya...iya saya kenal suami anda" Tanpa sengaja Arini keceplosan menjawab pertanyaan Cahaya. 

"Benarkah? " Sahut Cahaya tak percaya. 

"Mas, siapa wanita ini? Mas kenal dengannya? " Tanya Arini penuh selidik. 

Dari tatapan kedua orang ini, Cahaya mulai menaruh curiga, pandangan mata Bima terhadap juragan Lele itu tampak lain dari biasanya, terlihat seperti tatapan dua orang saling kenal yang sudah lama tak berjumpa. 

Bima bingung tak tahu jawab apa, ia takut jika istrinya mengetahui masa lalunya. 

"Mas, katakan sekarang juga. Siapa wanita ini? " Cahaya menatap tajam pada sang suami, sambil menunjuk ke arah wanita yang berada di depannya. 

Bima, sang suami kaku tak bergerak, lidahnya kelu. Bahkan untuk menjawab sepatah kata saja ia tak bisa. 

"Jawab Mas! " Bentak Cahaya semakin murka. 

Wanita yang berada didepan cahaya tersenyum sinis, Arini- sang mantan kekasih hadir kembali disaat Bima sudah menjadi suami Cahaya. 

"Katakan saja siapa aku Mas, kalau tidak aku yang akan menjelaskan semuanya" Seru Arini dengan wajah santainya. 

Bima semakin bingung, bagaimana ia akan menjelaskan siapa Sebenarnya Arini pada Cahaya, sedangkan Cahaya sedang mengandung anaknya. Ia tak ingin Cahaya banyak pikiran hingga berpengaruh pada kehamilannya yang masih trimester pertama. 

"Dia... Dia... Dia teman aku, kami dulu satu sekolah saat SMA" Jawab Bima tergagap menahan agar tidak sampai keceplosan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ARE YOU DONE, MY DEAR?
8.4
Dulu Kinara merebut sang suami dengan egois demi kepuasan pribadinya. Namun kini, ia harus menghadapi karma buruk saat sebuah rahasia kelam terkuak. Kehidupan rumah tangganya hancur seketika saat seorang anak muncul dan diklaim sebagai darah daging suaminya dari masa lalu. Enggan menerima kenyataan pahit dan merasa dikhianati, Kinara memilih bercerai. Ia pun melangkah maju untuk memperjuangkan keadilan sekaligus menuntut balas dendam.
Sampul Novel Godaan Sang Mantan
8.2
Tujuh tahun setelah ditinggalkan Willem Roberto, Marina masih dirundung luka mendalam. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali hingga ia kembali terjerat pesona sang mantan. Meski dibayangi trauma masa lalu, kenangan indah menyeret keduanya dalam momen intim yang tak terhindarkan di hotel. Kini Marina didera kebimbangan besar: haruskah ia menyerah pada kerinduan hatinya, atau bangkit demi kebahagiaan mandiri di tengah ketidakpastian hubungan mereka?
Sampul Novel Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri
8.5
Pernikahan Linar hancur setelah Dean berselingkuh hingga selingkuhannya hamil. Ironisnya, Dean malah menuduh Linar yang tidak setia. Konflik memanas ini juga menyeret Ndaru, hingga akhirnya Linar mantap bercerai demi kewarasan jiwanya. Namun, situasi menjadi rumit saat Linar menyadari dirinya sedang hamil anak yang selama ini mereka nantikan. Kini, keputusan sepenuhnya ada di tangan Linar untuk menentukan arah masa depan mereka.
Sampul Novel Pengantin Boneka Demi Utang Keluarga
8.8
Demi menyelamatkan Pramudita Global dari kebangkrutan, Anya Pramudita bersedia menikahi pewaris Wijaya Corp, Reza Wijaya. Di balik perjodohan ini, orang tua Reza memanfaatkan masalah keuangan tersebut demi kepentingan mereka. Sementara itu, Reza sebenarnya masih mencintai Kirana secara rahasia. Tanpa adanya rasa cinta, Anya yang bersikap dingin harus bertahan dalam pernikahan sandiwara ini. Akankah tumbuh cinta sejati di antara mereka, atau justru pengkhianatan yang akan mengakhirinya?
Sampul Novel Suamiku Duda Muda
8.8
Demi menyelamatkan bisnis ayahnya yang nyaris bangkrut, Lisa terpaksa menerima pernikahan kontrak dengan seorang duda muda bernama Gionino. Pernikahan kedua bagi Gio ini didasari oleh kesepakatan rahasia antar-keluarga. Di tengah keterpaksaan tersebut, Lisa dirundung keraguan akan sifat asli sang suami serta alasan perceraiannya terdahulu. Mampukah Lisa bertahan dalam mahligai rumah tangga ini sekaligus mengungkap misteri kelam di balik status duda yang disandang Gio?
Sampul Novel Wanita Tak Ternilai
9.5
Zhafira menjalani pernikahan bagai neraka bersama suami kejam yang tiada henti menghina harga dirinya. Walau batinnya tersiksa oleh ucapan kasar sang suami, ia memilih bertahan demi melunasi biaya medis ibunya yang kritis. Sejak kecil akrab dengan kepedihan, kini ia justru terperangkap menjadi tawanan pria tak berhati. Sanggupkah Zhafira menemukan secercah harapan dalam hidupnya, ataukah ia ditakdirkan terus meratap di tengah penderitaan yang tiada akhir?