APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wanita Kontrak

Wanita Kontrak

Setahun setengah Kana berpura-pura menjadi istri Ian demi menutupi jalinan asmara rahasia sang pria. Namun, setelah perceraian mereka, nasib buruk kembali menjeratnya. Kali ini, Lucas datang memaksa Kana menyetujui pernikahan kontrak baru selama tiga tahun, di mana ia hanya dijadikan pemuas nafsu. Saat Kana menderita dalam jeratan Lucas, Ian muncul kembali untuk menolongnya. Akankah Kana berhasil membebaskan diri dan mengakhiri takdirnya sebagai wanita kontrak?
Bab
Bagikan

Bab 2

“Aku menginginkanmu. Apa kau mau bersenang-senang denganku malam ini, Nona?”

Kana mengerjapkan kedua matanya yang terasa berat perlahan sambil berusaha mencerna apa yang baru saja Lucas ucapkan padanya. Ia memang sudah sangat mabuk, namun sedikit kesadarannya yang tersisa membuatnya jadi terkejut saat merasakan sapuan hembusan napas Lucas di garis lehernya bersamaan dengan dirinya yang menyadari maksud dari ucapan pria asing itu.

“Tunggu! Sebentar!” Kana mendorong dada Lucas sesaat sebelum pria itu mendaratkan bibir di atas bahunya, membuat pria itu menatapnya dengan kedua alis terangkat karena kesenangannya telah diganggu.

“Aku sudah menikah. Lihat ini. Ini cincin nikahku,” kata Kana sambil menunjukkan cincin pernikahan yang melingkari jari manisnya.

“Jadi kau sudah menikah?” Lucas bertanya sambil menjauhkan tangan-tangannya dari tubuh Kana. Meski ia bisa bermain dengan wanita mana pun, namun ia tidak pernah mau berurusan dengan wanita milik pria lain.

“Ya...” Kana menyahut sambil menundukkan kepalanya, membuatnya jadi merasa sedih saat tatapannya jatuh pada cincin pernikahan yang masih terpasang di jarinya padahal pernikahannya telah berakhir.

“Tapi sekarang sudah tidak lagi. Aku sudah diceraikan,” ujar Kana lagi dengan nada sedih yang justru membuat Lucas jadi kembali bersemangat.

“Kau sudah bercerai?” tanya Lucas dengan nada prihatin sementara kedua matanya tampak bersemangat.

“Baru diresmikan tadi pagi. Dia lebih memilih kekasih gelapnya dibandingkan aku,” kata Kana tanpa menyadari jika kesedihannya ini bisa mengundang serigala datang untuk memangsanya.

“Oh, itu buruk sekali. Duduklah. Biar kubelikan minuman untukmu.” Lucas berkata sambil membimbing Kana untuk kembali duduk. “Sekarang kau bisa menceritakan semuanya padaku. Itu akan membuatmu jadi sangat lega saat kau memiliki seseorang untuk mendengarkan semua kesedihanmu.”

***

“Ah... Akhirnya sampai juga.”

Lucas membaringkan tubuh Kana di atas tempat tidur sebelum mundur beberapa langkah untuk mengamatinya. Mengagumi kemolekan tubuh Kana yang tetap terlihat menggoda meski wanita itu mengenakan kemeja dan celana panjang.

Lucas menghabiskan beberapa puluh menit untuk mendengarkan semua curhatan Kana sampai akhirnya wanita itu tidak kuat lagi untuk membuka kedua matanya dan membiarkan kepalany jatuh ke atas meja–yang untungnya ada tangan Lucas yang dengan sigap menahannya hingga dahinya tidak perlu merasakan kerasnya meja bar tersebut.

Lucas lalu menggendong tubuh Kana dan membawanya meninggalkan club malam. Dan di sinilah mereka berakhir sekarang, di dalam suite room hotel dengan Lucas yang sedang membuka satu per satu kancing kemejanya dengan tatapan tajamnya yang tidak pernah lepas dari tubuh Kana layaknya serigala yang sedang mengincar mangsanya.

Lucas menanggalkan kemejanya lalu merangkak naik ke atas tempat tidur, langsung memposisikan dirinya di atas tubuh Kana yang kesadarannya dibawa terbang entah ke belahan dunia mana oleh minuman-minuman beralkohol yang sejak tadi diminumnya di club.

“Dia kelihatan jauh lebih muda jika dilihat dari dekat seperti ini,” gumam Lucas sambil memandangi wajah Kana yang terlelap. Entah mengapa terhipnotis oleh Kana yang terlihat seperti malaikat yang sangat polos saat sedang terlelap seperti ini.

Padahal biasanya Lucas bukan jenis pria yang terlalu peduli dengan wajah, namun kali ini ia benar-benar membiarkan wajah polos Kana menghipnotisnya hingga membuatnya menghabiskan beberapa saat tanpa melakukan apapun selain hanya memandangi wajah itu.

“Eungh...” Dalam tidurnya, Kana melenguh saat Lucas memulai aksinya dengan menempelkan bibir di lehernya. Lenguhannya menjadi semakin keras saat mulut Lucas menghisap lehernya dengan kuat, namun tubuhnya masih tidak kuat melawan tekanan dari alkohol yang mengambil alih kesadarannya hingga ia tetap tidak bisa membuka kedua matanya meski kini tangan-tangan Lucas telah melucuti pakaiannya sementara bibir pria itu terus menjelajahi tubuhnya.

“Tidak...” Dan Lucas dibuat mematung saat ia melihat sesuatu yang seperti mimpi buruk baginya. Ia sudah menanggalkan atasan Kana, dan kini ia tidak bisa melanjutkan aksinya untuk menelanjangi tubuh Kana saat menyadari ada sesuatu yang terpasang di celana dalam wanita itu.

“Tidak mungkin, kan? Dia tidak sedang datang bulan, kan?” batin Lucas sementara kerutan yang sangat dalam sudah tercipta di keningnya saat melihat sayap dari pembalut Kana yang terpasang di bagian luar celana dalam hitam wanita itu.

“Bagaimana bisa... Bagaimana bisa dia datang bulan sekarang saat aku sedang sangat menginginkannya seperti ini?”

***

“Aaah... Kepalaku...”

Saat terbangun dari tidurnya keesokan harinya, hal pertama yang Kana rasakan adalah sakit kepala luar biasa yang membuatnya tidak bisa berhenti meringis kesakitan. Sebenarnya ia bukan peminum yang baik dan sudah sangat lama sejak terakhir kali ia minum alkohol, namun saat ingat bagaimana semalam dirinya minum dengan membabi buta Kana hanya bisa pasrah menanggung rasa sakit di kepalanya.

“Apa kau mau bersenang-senang denganku malam ini, Nona?”

Kedua mata Kana yang sebelumnya masih terpejam sontak langsung terbuka lebar saat sekelabat ingatan tentang apa yang terjadi semalam muncul di kepalanya. Dan untuk sesaat jantungnya terasa seperti berhenti berdetak saat ia melihat dirinya yang sudah polos dan hanya mengenakan celana dalam saja.

“A-apa yang terjadi?”

Dengan tangannya yang gemetar Kana menarik selimut untuk menutupi tubuhnya sementara kedua bola matanya bergerak liar ke penjuru kamar hotel mewah itu. Namun ia tidak menemukan siapapun di sana selain hanya pantulan dirinya di cermin yang terlihat sangat panik.

“Apa yang sudah kulakukan? Pria itu...”

Kana memejamkan kedua matanya, berusaha keras untuk mengingat apa yang sudah terjadi pada dirinya. Namun ia hanya bisa mengingat sepotong-sepotong dari apa yang sudah terjadi pada dirinya saat mabuk semalam.

Ia ingat dirinya yang menari dengan lepas di lantai dansa. Ia ingat dirinya yang minum dengan rakus di depan meja bar bahkan ucapan sombongnya yang ia ucapkan pada bartender yang melayaninya. Lalu ia ingat sepasang mata Lucas yang menatapnya dengan tajam sementara tangan pria itu mencekal pergelangan tangannya.

“Tidak, tidak!” Kana menggelengkan kepalanya berkali-kali saat tidak ada hal lain tentang Lucas yang bisa ia ingat.

“Kami tidak melakukan apa-apa, kan?” pikir Kana sambil meraba-raba dirinya sendiri seolah memeriksa apakah ada sesuatu yang aneh di sana. Yang kemudian membuatnya jadi sangat panik saat ia menemukan bekas ciuman yang cukup pekat di dadanya.

“Pria itu... Apa yang sudah dia lakukan padaku?”

***

Matahari sudah cukup tinggi saat Kana meninggalkan hotel yang menjadi tempatnya bermalam. Ia menyerah berusaha mengingat apa yang sudah Lucas lakukan padanya dan mencoba meyakinkan dirinya jika ia masih belum kehilangan keperawanannya karena Lucas tidak mungkin mau menyentuh dirinya yang sedang datang bulan.

Dan meski ada hal yang tidak terduga terjadi padanya, Kana masih bersyukur karena dirinya tidak perlu melalui sepanjang malam untuk meratapi perceraiannya dengan Ian. Ia bersyukur dirinya cukup mabuk untuk melupakan semua masalahnya–yang sepertinya sampai sekarang pun wanita itu masih belum benar-benar sadar sepenuhnya karena ia melewati begitu saja sepatu pantofel milik Ian yang seharusnya tidak ada di rak sepatu di dalam apartemennya.

“Kau sudah pulang?”

Langkah kaki Kana terhenti di ruang tengah dan wanita yang pulang dengan tubuh sempoyongan yang dipenuhi bau alkohol itu tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya saat ia melihat Ian berdiri di hadapannya. Menatapnya dengan cara yang tidak kalah terkejut dari dirinya karena mendapati mantan istrinya yang ia kenal sebagai seorang wanita polos pulang sesiang ini setelah menghabiskan sepanjang malam untuk bersenang-senang.

**To Be Continued**

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
9.8
Setelah mendapatkan kesempatan hidup kedua, sang protagonis menolak menjadi korban penindasan adik angkatnya, Maudy. Saat Maudy mencoba merebut Felix dan mengacaukan sesi foto pernikahan mereka dengan membawa-bawa nama Grup Setiawan, ia tidak lagi melarikan diri sambil menangis seperti di masa lalu. Dengan keberanian baru, ia menampar Maudy dan mempertanyakan kelayakannya dalam mewakili nama besar keluarga. Ini adalah kisah pembalasan dendam dan perebutan kembali hak yang sempat terampas.
Sampul Novel Dijebak Dipelaminan
8.2
Niat hati hanya menjadi tamu undangan, Adeline Vyantara justru berakhir di altar. Ia terpaksa menggantikan posisi mempelai wanita untuk Alaric Mahendra, sang pewaris kaya yang merasa dijebak oleh keluarganya sendiri. Alaric awalnya berniat membatalkan pernikahan ini, namun keberanian Adeline dalam melindungi kehormatan keluarga membuatnya urung. Kini, keduanya harus menjalani pernikahan dingin yang dipenuhi aturan ketat. Di balik benci dan misteri masa lalu, perasaan cinta perlahan tumbuh.
Sampul Novel FANTASI LIAR MR. DOMINAN
9.5
Jenny Wilson kini terjebak di antara dua pria berpengaruh. Setelah malam penuh gairah dengan bosnya, Ares Martin, batas profesional mereka pun runtuh. Di sisi lain, Liam Anderson hadir dengan sifat dominan yang ingin mewujudkan fantasi liarnya. Mantan sahabat Ares ini bertekad melatih sekaligus memenangkan hati Jenny. Di tengah persaingan yang kian memanas, Liam siap mempertaruhkan segalanya demi memiliki Jenny seutuhnya sebelum sang bos merebutnya.
Sampul Novel Gairah Tuan Besar
8.2
Zain, pengusaha sukses yang tampak sempurna, menyimpan trauma mendalam. Sejak kecelakaan tragis akibat pengkhianatan Bella lima tahun lalu, ia mengalami disfungsi seksual. Kondisi ini dimanfaatkan sang istri untuk berselingkuh dan menginjak harga dirinya. Namun, gairah Zain yang padam mendadak bangkit setelah bertemu Yvone di kelab malam. Konflik rumit pun terjadi karena Yvone ternyata adalah kekasih Daniel, anak tiri Zain sendiri.
Sampul Novel Jodohku Soulmateku
9.5
Dita dan Bagas dijodohkan sejak kecil oleh Fahri dan Damar. Akibat kondisi Fahri yang memburuk dan krisis keuangan di bisnis Damar, mereka terpaksa menikah muda saat Dita berumur 16 tahun. Setelah akad, keduanya langsung berpisah tanpa komunikasi. Bertahun-tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali saat Dita hampir menjadi dokter spesialis dan Bagas telah sukses sebagai CEO. Akankah pernikahan dingin masa lalu mereka kini berubah menjadi cinta sejati?
Sampul Novel Kejahatan Termanis
7.9
Demi ambisi jabatan, Nevilla mendekati Adero dan meninggalkan Aron. Namun, langkah keliru ini justru membangkitkan masa lalu kelam dari enam tahun lalu yang menghantuinya kembali. Ketika hubungan mereka semakin intim, Nevilla menyadari dirinya telah terperangkap tanpa jalan keluar. Kini, ia harus menghadapi ancaman dari seorang pria berbahaya yang siap menghancurkan hidupnya dan menyeretnya ke dalam pusaran konflik masa lalu yang mematikan.