APKDock Logo
Sampul Novel Wanita Bisu Milik Polisi Kejam

Wanita Bisu Milik Polisi Kejam

8.1 / 10.0
Grey Massimo, polisi kejam berjuluk Hiu Daratan, menyembunyikan identitas istrinya yang tunawicara dari publik Turin. Alasan di balik keputusan ini masih misterius, entah karena malu atau demi melindunginya. Namun, ancaman datang saat seorang penelepon gelap bersiap menghabisi nyawa sang istri jika Grey menolak membebaskan seorang buronan kelas kakap. Kini, sang polisi menghadapi dilema besar antara dedikasi pada tugasnya atau menyelamatkan wanita yang didekapnya dalam rahasia.

Wanita Bisu Milik Polisi Kejam Bab 1

"Pembunuhan di komplek Tronto kembali menjadi sorotan setelah kemarin malam terjadi pembunuhan yang kedua. Polisi menyatakan jika ini akan ditetapkan sebagai pembunuhan berantai. Kini, rekan kami sudah berada di TKP untuk melakukan pengamatan lebih jauh. Terlihat di gang yang menuju komplek memiliki pencahayaan yang minim, menambah keyakinan masyarakat bahwa tempat ini sangat mudah dijadikan lokasi aksi kejahatan. Terlebih, tidak ada CCTV di sekitar gang."

Penyiar berita menyampaikan informasi itu dengan suara lantang dan tenang, lengkap dengan gestur seorang profesional. Namun perhatian seorang pria di ruangan remang itu tidak tertuju pada isi beritanya-melainkan pada kotak kecil di pojok layar, tempat seorang wanita cantik dengan raut tenang menerjemahkan seluruh informasi dalam bahasa isyarat.

Tatapan mata biru tajam itu hanya terpaku pada wanita tersebut. Pandangannya sedingin lautan es, namun sorotnya menyiratkan badai dalam diam.

Klik.

Televisi dimatikan. Sang kepala divisi kriminal, Sato Daneyo, mengembuskan napas panjang sebelum memutar kursinya, menatap para anggotanya.

"Siapa yang menyebarkan informasi kacau ini? Pembunuhan berantai? Media hanya memperkeruh situasi. Pembunuh itu pasti sedang mengawasi kita dan merasa bangga karena karyanya menjadi sorotan publik."

Nada suaranya sarat dengan kekesalan. Ruangan itu dipenuhi dengan aroma kopi yang mulai dingin dan ketegangan yang menggantung berat di udara.

Lalu, tatapannya jatuh pada seorang pria berbadan kekar yang duduk diam dengan wajah termenung.

"Yaaa, apa yang kau pikirkan? Jangan buat masalah dulu. Kepala polisi memerintahkan kita untuk menunggu perintah," ucap Sato dengan nada tegas.

Grey Massimo, sang "Hiu Daratan"-julukan yang ia sandang karena reputasinya yang keras, cepat, dan tak kenal takut-membuang napasnya kasar. Ia membuka minuman kaleng lalu menenggaknya dengan santai, meski jelas ada bara api dalam dadanya.

"Kita harus menunggu korban selanjutnya untuk bertindak?" tanyanya dingin. "Jangan dengarkan pria tua itu. Aku akan tanggung semua konsekuensinya."

Sato memutar bola matanya sambil mendecak. "Kenapa aku harus memimpin mereka?" gumamnya lirih. "Mereka sungguh membuatku mati cepat."

Tanpa menunggu instruksi, Grey berdiri. Ketiga rekannya-Naco, Mores, dan Kezi-langsung ikut berdiri dari kursi masing-masing seolah sudah tahu apa yang akan terjadi.

"Yaaa, kalian mau ke mana?" Sato hampir berteriak. Tak satupun yang menjawab.

Grey berjalan keluar dengan langkah lebar. Di luar kantor, udara malam begitu dingin, namun rokok yang ia ambil dari tangan Mores segera menghangatkan bibirnya.

"Kita ke TKP," ucap Grey sembari menyulut rokok.

"Bagaimana dengan media?" tanya Naco.

"Aku yang akan menanganinya," jawab Grey singkat.

Tak lama, keempatnya sudah berada di gang sempit di komplek Tronto. Garis polisi masih membentang, dan kapur putih di aspal menandai posisi korban saat ditemukan. Bau darah masih menyengat di udara.

Mereka meneliti sekitar, memperhatikan setiap detil.

"Grey, lihat ini!" seru Naco, menunjuk ke sebuah jejak sepatu yang samar. "Kurasa tim BFN belum menyentuh ini."

Grey menyeringai tipis. "Potret. Panggil BFN sekarang juga."

Baru saja mereka melanjutkan penyelidikan, sebuah mobil bertuliskan HBC MEDIA berhenti tak jauh dari sana.

"Res! Naco! Cepat ke sini, idola kita datang," seru Kezi girang.

Grey mengernyit. Idola?

Perempuan cantik turun dari mobil. Rambutnya dikuncir dengan beberapa helaian menjuntai manis di pipi. Tubuhnya ramping dan sempurna dalam balutan jas formal.

"Launa Corosaine," bisik Mores kagum.

Grey melirik tajam. Dia?Hatinya mengerut.

Launa. Wanita yang diam-diam menyandang status sebagai istrinya-rahasia yang mereka kubur dalam-dalam.

Tiga rekannya hendak menyambut Launa, namun dengan cepat Grey menarik kerah mereka mundur.

Launa menunduk kala Grey berlalu begitu saja. Jemarinya saling memilin, bibirnya digigit pelan.

Apa dia sebenci itu padaku? batinnya nelangsa.

Sesaat kemudian, di sebuah kedai kecil, tawa mereka mengudara sambil menikmati minuman. Namun kebahagiaan itu segera memudar ketika ponsel Grey berdering.

Nomor tak dikenal.

"Grey Massimo," ucap suara berat di seberang.

Grey mendadak diam. Gigi-giginya menggertak.

"Perempuan penerjemah itu... tubuhnya seksi. Apa kau pernah menyentuhnya?" tanya si penelepon dengan nada main-main.

Grey berdiri, meninggalkan meja, keluar kedai.

"Aku tidak tahu siapa kau, tapi kau sedang bermain dengan api."

"Tentu kau tahu siapa aku. Dan hanya aku yang tahu siapa istrimu sebenarnya."

Diam. Jantung Grey berdetak cepat.

"Launa Corosaine, penerjemah bahasa isyarat... dia adalah istrimu, bukan?"

Suara itu terdengar puas.

Grey terkesiap. Siapa orang ini?

"Saat ini, aku melihatnya dari dekat. Sangat dekat... dia cantik sekali."

Seketika Grey berbalik. "Kezi, lacak nomor ini. Naco, Mores, ke mobil. Sekarang!"

Meski telepon sudah terputus, kepala Grey dipenuhi amarah dan kegelisahan. Pikirannya hanya pada satu orang.

Launa.

Dan ia bersumpah-siapapun yang mencoba menyentuh wanita itu, akan berurusan langsung dengan hiu daratan kota Turin.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Wanita Bisu Milik Polisi Kejam

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku bukan wanita penggoda
9.1
Setelah sekian lama berpisah pasca-perdamaian orang tua mereka, takdir mempertemukan kembali Anindya dengan sahabat kecilnya, Yeja. Namun, pertemuan ini terjadi di saat yang salah. Yeja kini berstatus sebagai tunangan Anindira, saudara kembar Anindya. Kebenaran pahit terungkap bahwa Yeja bersedia menikahi Dira hanya karena mengira dia adalah Anindya. Kini, Anindya menghadapi pilihan sulit: tetap diam atau membongkar kenyataan dengan risiko dibenci kembarannya sendiri.
Sampul Novel KAMINI (Wanita Penuh Kasih Sayang)
9.4
Pasca melahirkan anak untuk Dirandra Ekadanta dan istri pertamanya, Kamini Citra Kirana diusir begitu saja. Meski dibuang dengan uang kompensasi agar tidak kembali, ia pergi membawa sebuah rahasia besar yang memicunya untuk bangkit. Lima tahun berselang, takdir justru menyeret Kamini kembali ke hadapan masa lalu dan keluarga yang dahulu mencampakkannya. Mampukah ia menghadapi situasi rumit ini? Akankah rahasia yang ia simpan rapat selama ini mengubah segalanya saat mereka bertemu lagi?
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
8.0
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kejadian itu membuat nenek Cherish murka hingga muntah darah dan akhirnya meninggal di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Dengan tegas, Cherish mengakhiri hubungan mereka dan pergi. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dan rela memberikan segalanya demi Cherish kembali.
Sampul Novel Lama-lama Jadi Cinta
9.5
Akibat perjodohan mendadak oleh orang tuanya, Rini Zaskia Putri terpaksa membina rumah tangga bersama Muhammad Andre. Di sisi lain, hatinya masih terpikat pada Bagaskara Agam, mantan kekasih yang dahulu terhalang restu keluarga. Kini Rini berada di persimpangan jalan, bimbang antara menjalankan bakti sebagai istri Andre atau terus memikirkan masa lalunya. Akankah ia berhasil melupakan Agam demi membuka hati untuk suaminya, ataukah perasaan lamanya justru takkan pernah pudar?
Sampul Novel Mendadak Dinikahi CEO
9.7
Chayana menghadiri resepsi pernikahan Ray, sang CEO, demi menyelidiki pengkhianatan Damian. Namun, ia justru mendapati pacarnya bermesraan dengan perempuan hamil. Saat dunianya runtuh, Ray tiba-tiba menyeret Chayana ke pelaminan dan menikahinya secara paksa. Setelah akad nikah usai, nasib Chayana berubah drastis. Ia kini terikat dengan suami baru yang tidak pernah ia duga, tanpa menyadari kegilaan yang tersimpan rapat di balik sosok dingin Ray.
Sampul Novel Teman Seranjang
9.7
Alice harus menyembunyikan perasaannya pada Jordi, sahabat kayanya. Status sosial sebagai anak penjahit membuat Alice sadar diri di hadapan sang pewaris takhta. Namun, sebuah jebakan obat membawa mereka ke dalam satu malam intim yang tak terencana. Kejadian ini mengancam persahabatan mereka, terlebih karena masing-masing telah memiliki pasangan. Akankah takdir menyatukan mereka, ataukah restu orang tua Jordi akan memisahkan keduanya selamanya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan