APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel UNPERFECT MARRIED

UNPERFECT MARRIED

Keberhasilan Kaira sebagai istri membuat Sunny merasa terasing dan tertekan. Demi melepaskan beban tersebut, ia berselingkuh dengan Diva, murid menulisnya sendiri. Saat Kaira mengetahui perselingkuhan ini, tidak ada amarah yang meledak-ledak. Alih-alih melabrak suaminya, ia memilih menuangkan segalanya ke dalam karya tulis terbaru. Lewat untaian kalimat yang ia susun secara perlahan, Kaira tengah merancang sebuah pembalasan yang sangat menyiksa bagi Sunny.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kembang api, hampir memenuhi seluruh langit dan sudut Jakarta. Perayaan tahun baru kali terasa sangat meriah, dengan banyak kembang api di setiap sudut kota, konser artis lokal, boyband korea dan artis Hollywood, semuanya menjadi magnet yang memanggil semua orang untuk menonton mereka.

Tapi, Kaira dan Sunny memilih untuk merayakan malam tahun baru mereka, di sebuah restaurant fine dining di daerah Jakarta selatan. Restaurant yang mereka pilih, adalah rooftop restaurant. Restaurant itu bernuansa romantic, dengan chandelier yang menggantung di beberapa tempat sebagai penerangan. Juga lampu berbentuk burung-burung merpati yang menggantung di dalam sangkar terbuat dari bambu hingga menimbulkan cantik sekaligus unik.

Seorang waitress datang membawa buku menu ke meja mereka.

“Sudah siap memesan, pak?” tanyanya.

Sunny mengangguk. “One grilled octopus over squid ink pasta and tomato garlic sauce,” pilih Sunny dengan cepat. “Appetizer one mushroom vol au vent and for dessert pineapple basil lime and white chocolate mini mousse cake.”

Setelah Sunny, sekarang giliran Kaira yang memilih. “One steak with creamy peppercorn sauce, caramelized onion, mushroom and gruyere tartlets dan untuk dessert aku pilih  fairy tale cherry blossoms and strawberry parfait.”

“Ada lagi?” tanya si waitress. “Apa mau di tambah dengan wine?”

“Kamu mau wine?”

Kaira mengangguk. “Ok, sebotol wine tapi katanya disini ada sommelier, kan?”

“Benar mbak.”

 “Bisakan sommelier-nya membantu memilih wine yang cocok dengan pilihan makanan kami?”

“Bisa, pak. Ada tambahan lain selain itu?” tanyanya.

Kaira dan Sunny menggeleng. 

“Saya kira sudah cukup.”

Setelah si waitress mengulang semua pesanan Kaira dan Sunny dan memastikan tidak akan ada kesalahan, dia pamit pergi meninggalkan mereka berdua. Dan Sunny langsung bicara.

“Setelah ini, kita akan langsung menonton Loona Golden di gedung pertunjukan Airlangga, babe.”

“Loona Golden? Kelompok penyanyi opera itu?”

Ya,” jawab Sunny dengan senyum lebar.

“Tapi gimana caranya kamu dapat tiketnya, babe? Setahuku tiketnya langsung ludes dalam waktu satu jam!”

“Kamu ngga ngelihat email yang aku kirim? Kebiasaan buruk kamu ngga berubah.”

“Sorry,” ujar Kaira dengan penuh penyesalan. Dia langsung mengambil hapenya dan memeriksa email yang dikirim Sunny. “Babe, ini benaran kan?”

“Iya, hadiah tahun baru untuk kamu sekaligus hadiah hari jadi kita. Sorry kecepatan.”

“Thank you so much, aku lagi pengen-pengennya nonton opera sekaligus research untuk novel baruku. Eh, di kasih hadiah ini.” ujar Kaira kesenangan dan langsung mencium Sunny yang duduk di sampingnya.

****

Seorang sommelier datang membawa wine untuk mereka. Rupanya, dia memilih cabernet merlot, pilihan yang cukup pas untuk menemani makan malam mereka.

“The perfect bubble for our romantic diner coming!” ujar Sunny begitu si sommelier datang ke meja mereka.

Sommelier itu tersenyum ramah lalu dia membuka wine dan menuangkannya ke dalam wine decanter, full-bodied red wine. Dia  mengangkat wine decanter ke atas napkin putih sebentar lalu memutar wine decanter secara lembut dan berlahan searah dengan jarum jam. Setelah itu, dia menuangkan wine dari wine decanter ke dalam gelas wine milik Kaira dan Sunny.

Setelah sommelier pergi, Kaira meraih gelas cabernet wine miliknya. Sebelum minum baik Kaira maupun Sunny melakukan cupping alias mencium aroma yang wine yang menguar lembut ke indra penciuman mereka. Berlahan, Kaira menyesap wine digelasnya dan tanpa perlu menunggu lebih lama lagi segera saja rasa dari Cabernet Merlot meletup-letup lembut di dalam mulutnya.

“Red wine Henschke lenswood Abbots Prayer Cabernet Merlot, it’s amazing!” puji Kaira.

Sunny tersenyum dan mulai memotong makanannya.

 “Kai.”

“Hmm, ada apa?”

“Ibu nelpon lagi…, dan lagi-lagi beliau nanya kapan kita punya akan anak.”

Kaira yang baru makan dua suap langsung melepaskan alat makannya dan membersihkan sudut bibirnya dengan napkin. Dia menatap Sunny dengan tatapan aneh, kebahagiaan di hatinya yang baru saja terjadi langsung menguap.

“Ibu nanya, apa kita ngga mau merubah pikiran soal anak?” ulang Sunny.

“Lalu kamu jawab apa?”

Sunny diam, dia tidak punya jawaban. Dia kembali menyuap makanannya. Tapi, Kaira telah kehilangan nafsu makannya.

“Sejak sebelum nikah, kita udah sepakat untuk child free. Jangan lupa itu dan kamu setuju dengan keputusanku.”

“Iya Kai, tapi kalau difikir lagi, child free ngga cocok dengan kita. Kamu mau sampai kapan kita hidup berdua?” tanya Sunny. “Kai, sampai kapan kita mau hidup kita hanya diwarnai dengan have sex, bersenang-senang dan seperti ini terus menerus? Jujur, terkadang aku ingin dengar ada tawa dan tangis bayi di rumah kita,” ujar Sunny lalu menyesap lembut wine dari gelasnya.

“Ya, itu karena kita bahagia berdua, kita pacaran sampai kakek nenek. Lagi pula anak hanya akan menambah masalah dalam rumah tangga kita. Kita udah bahagia tanpa anak, Sun. dan aku rasa itu semua udah cukup.”

“Masalahnya, sedikit banyak aku merasa bosan dengan kita yang hanya berdua dan ibu ada benarnya juga. Aku mulai menginginkan seorang anak babe, anak yang akan meneruskan namaku!”

“Meneruskan nama, huh?”

“Iya. Aku sudah memikirkannya dan perkataan ibu ada benarnya, Kai.

“Sun, yang menjalani pernikahan itu kita bukan ibu kamu! Dan sepuluh tahun lalu, kamu menyetujui rencanaku untuk child free!”

“Masalah waktu itu kita masih muda, Kai! Aku dua puluh tahun dan kamu sembilan belas tahun. Waktu itu kita masih miskin, sayang,” suara Sunny melembut. “Sekarang sudah berbeda, kita sudah punya lebih dari cukup untuk punya satu atau dua orang anak.”

Kaira tersenyum, sepuluh tahun menikah bukan berarti dia tidak pernah menginginkan anak. Hanya saja, sejak awal dia memang memutuskan untuk child free. Karenanya dia berusaha menekan keinginannya untuk memiliki anak. Bukan karena tidak mampu membiayai anak yang akan terlahir dari rahimnya, tapi karena dia tidak yakin bisa memberikan keluarga bahagia untuk anak-anaknya. Kaira sadar betul dengan kekurangannya.

“Kai….”

“Bisa kita pulang sekarang? Aku sudah selesai.”

“Ok, aku juga sudah selesai. Setelah ini kita langsung ke Airlangga, nonton Loona Golden.”

“Ngga perlu. Kita langsung pulang aja!”

“Kai….”

“Sorry, but I’m not in the mood, jadi lebih baik kita langsung pulang, sekarang!”

Sunny akhirnya terpaksa mengangguk setuju. Dia yakin masalah anaklah yang membuat perubahan besar pada mood istrinya dan itu bisa berlangsung cukup lama. Kaira tidak bisa di paksa, dia teguh pada pendiriannya dan hanya dirinya sendirilah yang bisa mengubah pendiriannya. Dan Sunny tahu itu tidak mudah.

“Sepertinya punya anak memang mustahil untuk kami!” keluh Sunny di dalam hati.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Seorang Pengganti
7.9
Vonis medis yang mengerikan menghancurkan hidup Dira. Di masa kritis ini, ia harus berjuang sendirian tanpa dukungan dari suaminya, yang ternyata hanya menganggap dirinya sebagai sosok pengganti yang tak berharga. Didera penderitaan fisik dan batin, Dira kini dihadapkan pada keputusan besar dalam hidupnya. Apakah ketulusan cintanya mampu menyadarkan sang suami, atau ia ditakdirkan selamanya menjadi bayangan orang lain yang selalu dipandang sebelah mata?
Sampul Novel Gadis Muda untuk Tuan Duda
8.3
Rayyan, duda 32 tahun, didesak ibunya untuk menikahi Mayra, gadis 19 tahun yang bekerja sebagai guru PAUD sekaligus pengasuh. Mayra secara luar biasa mampu meluluhkan hati Asyifa, putri Rayyan yang berumur empat tahun dan dikenal selalu menolak belajar dengan siapa pun. Melihat kedekatan yang begitu erat di antara mereka, sang ibu meminta pernikahan ini demi kebaikan Asyifa. Akankah Rayyan setuju menjadikan Mayra sebagai ibu baru untuk putrinya?
Sampul Novel Janda Lugu
8.4
Arka terpaksa pulang ke kampung demi kabur dari kejaran rentenir setelah menjadi korban penipuan. Di sana, sang ibu justru berniat menjodohkannya dengan Nilam, seorang janda bergelimang harta. Arka pun memanfaatkan rencana ini untuk menguasai kekayaan Nilam. Namun, kebaikan tulus Nilam perlahan mengubah hatinya. Ketika niat buruknya terungkap, Nilam yang terluka menuntut agar pernikahan mereka diubah menjadi sekadar formalitas. Mengapa wanita yang dulu sangat lugu itu kini berubah begitu dingin?
Sampul Novel Love Escape
8.4
Impian Ghena untuk dilamar di hari jadi mereka pupus seketika saat Bastian mengakhiri hubungan 15 tahun mereka demi menuruti perjodohan keluarga. Demi menata hidup baru, Ghena memilih pindah ke Singapura dan bekerja sebagai pemandu wisata. Namun, setahun berlalu, Bastian tiba-tiba hadir kembali bersama tunangannya dan menyatakan cinta pada Ghena. Kini, Ghena dihadapkan pada pilihan sulit: tetap kuat menolak mantan kekasihnya atau goyah dan menjadi orang ketiga.
Sampul Novel Perangkap Cinta Tuan CEO
8.8
Rafael Valentino bertekad membalas dendam setelah dikhianati oleh Edgar Marvelo yang membawa kabur dana perusahaannya. Karena sang pelaku menghilang, Rafael melimpahkan amarahnya kepada Aurora, putri Edgar yang baru kembali dari Paris. Gadis tak bersalah ini dipaksa menebus kesalahan ayahnya hingga kehilangan kebebasan. Terperangkap dalam jerat sang CEO yang kejam, mampukah kebencian dan kepedihan di antara mereka berubah menjadi cinta?
Sampul Novel Perjalananan Yang Penuh Cobaan
7.9
Perjalanan darat menuju Baloi yang dilakukan oleh sepasang suami istri menjadi awal dari perubahan besar dalam kehidupan pernikahan mereka. Di sana, takdir mempertemukan mereka dengan pasangan kekasih yang masih muda. Dalam kondisi setengah mabuk, sang istri yang menawan melewati batas yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya melalui hubungan intim bersama tiga orang lainnya. Kejadian itu rupanya membuka gerbang hasrat baru, menjebaknya dalam pusaran kenikmatan yang kini mustahil ia hindari.