APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Twin's

Twin's

Demi mengobati sang ibu, Laura rela menjadi ibu pengganti untuk CEO kaya bernama Mario. Meski mencintainya, Laura sadar diri dan memilih pergi. Usai melahirkan, ia menyerahkan satu bayi kembar mereka kepada Mario, lalu membawa kabur kembarannya. Waktu berlalu, rahasia ini mulai terungkap ketika putri kembar mereka, Yusra dan Yumna, beranjak dewasa. Berbagai konflik rumit pun hadir menguji takdir serta ikatan keluarga mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

Laura sudah sampai di tempat dia bekerja, Laura bekerja di perusahaan tersebut sebagai seorang office girl.

"Kenapa mereka memanggilku? Bukannya aku sudah mengajukan izin untuk satu minggu!!" gumam Laura, di dalam lift.

Tak lama lift pun sampai di lantai tujuan Laura, yaitu ruangan pemilik perusahaan. Setelah mengetuk pintu dan mendapatkan izin masuk. Laura membuka pintu, dan sangat terkejut bahwa di dalam ruangan sang bos bukan hanya ada dirinya melainkan Mario dan Jimi.

"Huh! Mau apa mereka, sampe datang kesini?" tanyanya dalam hati.

"Bukannya tadi, asistennya sudah melakukan perjanjian? Mau apa lagi sih?"

"Selamat pagi pak, tuan." Sapa Laura, tersenyum ramah.

"Selamat pagi Laura, silahkan duduk." Perintah Pak Yusril CEO perusahaan Diamond group.

Laura pun duduk di sofa single, yang berhadapan langsung dengan Mario. Laura enggan menatap Mario karena begitu gugup.

"Begini Laura, ini tuan Mario dia adalah patner bisnisku, pengusaha batu bara. Tujuan tuan Mario datang ke sini memintamu untuk bekerja di perusahaannya." Terang pak Yusril, panjang kali lebar.

Laura dibuat melongo akan keterangan yang diberikan oleh atasannya itu. "Cih..modus," batin Laura.

"Tapi pak, saya hanya lulusan SMA mana bisa saya bekerja di bagian penting perusahaan Wiriadinata." Jelas Laura, tak mau kalah sambil menatap tajam Mario.

Mario pun membalas tatapan tajam Laura, dan saling bicara lewat bahasa kalbu. Sebenarnya tujuan Mario datang ke perusahaan Dymond hanya untuk supaya Laura keluar dari pekerjaannya, dan dia tidak perlu membayar pinaltinya karena belum habis masa kontrak Laura bekerja.

Sedangkan Mario akan menikahi Laura walau secara sirih.

"Apa dia lupa, dengan janjinya?" batin Mario.

"Tapi pak, kontrak sayakan belum habis." Protes Laura, tak terima dia masih terus mencari alasan agar tak dibawa oleh Mario.

"Tidak apa-apa Laura, perusahaan cabang yang Mario dirikan sedang membutuhkan pegawai baru. Dan saya bersedia memberikan pegawai saya untuk sahabat saya ini." Tutur pak Yusril, yang membuat Laura cemberut mau tak mau harus menerima keputusan itu.

"Baiklah, kalo gitu saya permisi dulu pak." Pamit Laura, dan beranjak dari duduknya. Sebelum menarik pintu Jimi berbicara pada Laura.

"Nona Laura, tunggu saya dan tuan Mario di lobby." Ucap Jimi, dan tanpa kata Laura mengangguk.

****

Laura berjalan gontai menuju pantry, dia akan berpamitan kepada Tia dan Mimi. Sahabat yang selalu ada saat sedang susah, dan senang. Mereka adalah teman-teman Laura dari masa putih biru.

"Tia, Mimi," panggil Laura, saat melihat kedua sahabatnya yang akan masuk ke dalam pantry.

Mimi dan Tia menoleh, mereka langsung merentangkan tangannya untuk saling berpelukan. Kebiasaan yang selalu mereka lakukan setiap ketemu.

"Ya ampun, kangen." Seru mereka bertiga heboh, padahal belum satu hari Laura tidak kerja. Dan pada saat itu pula mereka sering bertukar kabar lewat pesan aplikasi hijau.

"Ya Tuhan kalian ini, kaya anak kecil saja." Tegur bu Endah, membuat mereka bertiga meringis dan meminta maaf.

"Bentar deh bu, Laura kan gak akan kerja sama kita lagi. Dia mau dipindahkan kerjanya bu ke perusahaan lain," keluh Tia, yang selalu saja melow.

Bu Endah berdecak kesal. "Kalian ini." desisnya, membuat Laura terkekeh. Bu Endah masuk ke dalam pantry diikuti oleh ketiga sahabat tersebut.

"Kamu pindah ke perusahaan mana, Laura ?" tanya Bu Endah, sambil menyeduh kopi instan yang beraroma hazelnut.

"Perusahaannya tuan Mario bu, aku lupa apa nama perusahaannya." Ucapnya.

"Tuan Mario yang tampan, macam Kevin Lutolf itu ?" tanya Mimi antusias, dan di jawab anggukan oleh Laura.

"Aku juga mau dong ikut ke perusahaannya." Sahut Tia cepat.

"Ya udah, kamu aja gantiin aku, Ti." Ucap Laura, terkekeh.

Saking asiknya ngobrol, Laura sampai lupa waktu dan Jimi pun datang membubarkan obrolan asik mereka.

"Nona jika anda lupa, tuan Mario sudah menunggu." ucapnya datar.

"Baiklah semua, aku pamit dulu bye." Pamit Laura kepada, Tia, Mimi, dan bu Endah.

"Bye Laura, semoga betah kerja di sana yah." Balas Tia, dan yang lainnya mengangguk setuju.

****

Dan disinilah sekarang Laura, di mobil mewah Mario.

"Kita mau kemana? Aku tahu kamu tidak mengajakku bekerja di perusahaan barumu kan?" tanyanya tanpa basa basi.

Mario menyunggingkan senyum, yang tak dapat Laura artikan membuatnya bergidik merasakan sesuatu bukan setan.

Beberapa jam kemudian, mobil telah sampai di sebuah perumahan mewah dan elite di sekitaran Jakarta pusat.

"Ayo turun, aku akan memperkenalkanmu pada istriku." Jelas Mario, membuat Laura membulatkan matanya seketika.

"Aa--apa kamu bilang? Is--istri hmm jadi kamu sudah punya istri, tuan Mario?" tanya Laura gugup, entah mengapa rasa kecewa timbul begitu saja di dalam hatinya.

"kamu pikir aku pria lajang begitu?" tanya Mario balik, sambil menatap Laura.

Mario pun melangkah masuk, dan menemui Dania yang berada di taman belakang. Dan disusul oleh Laura, sedangkan Jimi dia menunggu di depan rumah saja.

"Sayang." Sapa Mario, dan Dania pun tersenyum.

"Aku ingin mengenalkanmu, pada seseorang." lanjut Mario lagi.

"Siapa?"

Mario memanggil Laura, dan Laura pun berjalan menuju tempat di mana Mario dan Dania. Dania yang melihat itu pun dibuat bingung dengan gadis muda di depannya ini.

Sebelum Dania bertanya, Mario sudah mengenalkan Laura pada Dania. "Sayang kenalkan ini Laura, dan Laura ini istri ku Dania."

Laura mengulurkan tangannya, dan di sambut oleh Dania. dan saling berkenalan.

"Lalu, untuk apa dia di sini?" tanya Dania penasaran.

"Aku akan menikahinya, Dania." Satu jawaban yang membuat Dania bagai tersambar petir di siang bolong. Dania melepaskan tangannya dari Mario, dan mundur selangkah.

"Tidak Mario, kamu mau menduakan ku? Karena aku tidak bisa memberikanmu anak?" teriak Dania.

Mario mendekati Dania, dan memeluknya sedangkan Laura dia tidak tahu harus berbuat apa dia hanya bisa menundukan kepalanya. Sebagai wanita dia tahu akan kesedihan hati istri dari Mario ini. Wanita mana yang ingin berbagi suami dengan wanita lain.

Mario memegang bahu Dania, dan menatap wajah cantik yang berurai air mata.

"Dengarkan aku Dania, aku tidak akan menikahinya secara resmi. Aku hanya akan menikah secara agama dengannya, dan dia di sini sampai melahirkan anakku, yang akan menjadi anakmu juga." Jelas Mario.

"Maksudmu, bagaimana ?aku tidak mengerti." Mendadak Dania merasa tidak mengerti, karena cobaan yang ada, dan rasa keterkejutan atas pemberitahuan sang suami yang akan menikah lagi.

"Maksudku, dia akan memberikan kita anak setelah itu dia pergi dari hidup kita. Dia memiliki hutang yang besar kepadaku Dania." Ucapnya, sambil melirik sekilas Laura.

Mendengar ucapan Mario tentang kata 'Pergi' membuat hati Laura terasa mencelos, dan dia buru-buru memalingkan wajahnya dan matanya terasa panas.

"Bagaimana, Dania ? Apa kau mengizinkan aku menikahi Laura?" tanya Mario, dengan lembut.

"Kamu nanti, tidak akan sedih memikirkan apa yang telah pergi dari kita, sayang." Lanjut Mario lagi, berusaha mungkin agar sang istri setuju. Karena dia sudah sangat menginginkan anak.

"Baiklah, aku mengizinkan kalian menikah. Tapi..." Dania menjeda ucapannya.

"Rahasiakan pernikahan kalian, dan rahasiakan jika dia adalah istri keduamu Mario, bagaimana?"

Mario mengangguk tanpa pikir panjang, dia tidak ingin melukai Dania lebih dalam lagi. Tanpa disadari olehnya, ada hati wanita lain yang terluka.

"Istri yang tak dianggap." Batinnya, tersenyum miris.

"Ini baru izin menikah, dan belum satu hari bagaimana kedepannya? Apa aku bisa menjalani hari-hariku melihat kemesraan mereka berdua? Apakah aku bisa tidak melibatkan cinta di dalam hati, yang pasti akan tumbuh seiring berjalannya waktu. Hati manusia tidak ada yang tau bagaimana itu." Batin Laura, menatap Mario dan Dania yang sedang berpelukan. Laura membalikan badannya, dan melangkah keluar tanpa permisi bulir bening meluncur dengan bebasnya.

Laura mengusap air mata yang jatuh, dengan kasar.

"Sial, kenapa jadi cengeng gini sih." Gumamnya.

Bersambung…

Maaf typo

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A-PD170
8.1
Saat keluarganya bangkrut, Winnie dicampakkan oleh Jako yang membatalkan pertunangan mereka secara sepihak di depan publik. Dalam situasi terjepit, Winnie nekat mengeklaim dirinya sedang mengandung anak dari Dion, paman Jako yang sangat berkuasa. Di luar dugaan, Dion menyetujui kebohongan itu dan mengajaknya bersekutu. Hubungan mereka pun berlanjut ke pernikahan kontrak yang sarat intrik, siasat, dan kesalahpahaman yang perlahan menjerat hati keduanya.
Sampul Novel CINTA DINGIN TUAN BESAR
8.4
Bekerja sebagai pelayan di rumah keluarga Austin, Marla tidak pernah menyangka bahwa Margaret berniat menjodohkannya dengan cucu tertuanya, Richard Branson Austin. Karakter Richard yang sangat kaku dan pendiam sangat berbeda dengan Ascar, adiknya yang pemberontak. Terperangkap di tengah perbedaan sifat ekstrem kedua pria tersebut, Marla kini dihadapkan pada pilihan sulit: mengikuti skenario perjodohan itu atau melarikan diri dari sana.
Sampul Novel DENDAM SANG CEO
9.6
Bram, CEO angkuh yang belum bisa melupakan Melisa, berniat menghancurkan musuhnya, Adam, dengan memanfaatkan sang adik yang bernama Agni. Bram berpura-pura jatuh cinta pada Agni hingga merenggut segalanya, tetapi rencana jahat tersebut akhirnya terungkap. Meski awalnya didasari dendam, cinta tulus mulai tumbuh di hati Bram. Namun, persaingan bisnis masa lalu membuat Adam menentang keras hubungan mereka. Kini Agni bimbang antara perjodohan dengan Alan atau kembali pada Bram yang egois.
Sampul Novel Gadis Kesayangan Tuan Muda
9.2
Demi melunasi utang sang ayah, Syaqila Ayu Purnama terpaksa menjadi tunangan Aditya Garrett. Gadis remaja ini kini hidup bergelimang kemewahan dan bersekolah di tempat elit, meski ia membenci takdirnya. Di balik itu semua, Aditya yang berusia 23 tahun sengaja memanfaatkan situasi ini karena sudah lama memendam rasa pada Syaqila. Ia terus memanjakannya, namun usahanya diuji oleh kehadiran para pria muda lain yang lebih tampan. Akankah Aditya berhasil memikat hati Syaqila?
Sampul Novel Kau Akan Mencariku, Saat Dia Menghilang
8.4
Kehidupan rumah tangga Cantika Putri dan Ardi Permana berjalan sangat harmonis. Pernikahan mereka dipenuhi kasih sayang tulus, dengan Ardi yang begitu memuja kecantikan serta kesempurnaan fisik istrinya. Di sisi lain, kisah ini juga menyoroti kehidupan seorang miliarder sukses bernama Reza Dirgantara. Sang pengusaha kaya raya tersebut diketahui sedang menjalin kasih dengan Luna Amara, sosok gadis desa yang berparas menawan namun tetap hidup dalam kesederhanaan.
Sampul Novel My Doctor genius Wife
8.6
Setelah dijebak ke RSJ oleh keluarganya pasca kehilangan bayinya, Bella dipaksa menikah dengan Axelthon, bangsawan sakit-sakitan, demi menggantikan adiknya. Namun, tak ada yang tahu bahwa Bella adalah tabib jenius legendaris yang disegani dunia. Berbekal keahlian medis luar biasa, ia membalas dendam masa lalunya. Saat intrik kekuasaan memanas, Bella membuktikan nilainya yang melebihi sebuah negara, membuat Axelthon menolak keras untuk bercerai darinya.