APKDock Logo
Sampul Novel TUMBAL PESUGIHAN

TUMBAL PESUGIHAN

8.9 / 10.0
Kejadian aneh beruntun memicu kepanikan. Seorang anak perempuan difabel lenyap misterius, disusul kehamilan mendadak sejumlah staf bank secara bersamaan. Teror berlanjut saat dua pemuda hilang di warung tenda, serta aksi bunuh diri tragis seorang ibu yang mendekap bayinya. Apakah rangkaian peristiwa mengerikan ini saling terhubung? Ungkap misteri gelap yang menyatukan nasib para korban dalam kisah mencekam ini.

TUMBAL PESUGIHAN Bab 1

Aisyah mendengar bunyi lonceng itu lagi. Pasti dia mendengar bunyi lonceng itu tepat pukul dua siang. Di saat suasana kampungnya sepi, karena anak-anak mengaji di musholla. Kali ini Aisyah memutuskan membuka jendela rumahnya untuk memastikan bahwa dia melihat lonceng apa yang selalu lewat di depan rumahnya.

Bunyi lonceng itu terdengar semakin jelas, berarti benda atau kendaraan yang menggunakan lonceng itu semakin dekat dengan rumahnya. Aisyah semakin berdebar. Dan kemudian Aisyah melihat sebuah gerobak kecil penjual makanan lewat di depan rumahnya. Ternyata penjual makanan itu yang menggunakan lonceng dengan bunyi yang cukup nyaring itu. Sayangnya dari jarak yang cukup jauh, Aisyah tidak bisa mengetahui makanan apa yang dijual oleh penjual itu, tetapi sepertinya baunya cukup menggoda.

Aisyah melambai pada penjual makanan itu.

"Jual apa, Pak?" tanya Aisyah. Penjual itu menoleh ke arah Aisyah.

"Sate ayam, Mbak," jawab penjual itu. Aisyah berbinar. Wah, kebetulan! Dia sedang sangat kelaparan dan dengan cepat segera mengambil uang dan keluar rumahnya.

"Tunggu, Pak! Aku beli!" teriak Aisyah. Aisyah berlari keluar rumah untuk membeli sate ayam itu.

****

"Matur nuwun sudah bertandang ke sini, ya, Bu," kata Nala sambil menyalami para tamunya yang berpamitan padanya.

"Sama-sama, Mbak La. Semoga putranya menjadi anak sholih, ya, Mbak."

"Iya, Mbak, La. Cepat ngantor lagi, ya. Aku udah kangen, nih!"

Mereka bercanda sambil menowel pipi bayi yang digendong Nala. Nala tertawa sumringah dan mengangguk ceria.

"Insya Allah. Segera masuk kantor, saya, Bu," jawab Nala bercanda, "oh, ya, Ibu-ibu, jangan lupa oleh-olehnya di bawa, njih?" kata Nala. Dia buru-buru meminta asistennya untuk menyiapkan tas kecil berisi oleh-oleh untuk dibawa pulang oleh tamunya.

"Wah, Mbak Nala malah jadi repot. Terima kasih sekali, Mbak." Para tamu Nala menerima oleh-oleh dari Nala dengan ceria.

Nala hanya tersenyum samar.

****

Adit dan Rasya masuk ke dalam warung tenda yang sangat ramai itu. Warung tenda itu menyajikan menu ayam, yang kata orang sangat lezat.

"Antri, Dit!" seru Rasya ketika melihat antrian yang mengular di depan mereka. Adit mengangguk.

"Apa mau pindah aja, Sya? Kayaknya agak lama, nih antrinya," kata Adit. Mereka berpandangan.

"Tunggu aja, lah, ya? Sayang kita udah jauh ke sini, tetapi malah nggak jadi," jawab Rasya. Mereka mengangguk dan akhirnya ikut mengantri.

Mereka melihat bagaimana orang-orang maju ke depan perlahan dan kemudian memesan makanan mereka di meja pemesanan. Adit merasa cukup senang karena pegawai yang melayani pemesanan para pelanggan bekerja cukup cepat, sehingga mereka tidak perlu menunggu terlalu lama.

Akhirnya, setelah satu jam mengantri, mereka pun mendapat giliran memesan makanan. Sayangnya ketika mereka sampai di depan konter, tiba lah saatnya para pegawai berganti shift, dan mereka harus menunggu lebih lama lagi.

Adit dan Rasya berpandangan, dan Adit mulai kesal.

"Kita ambil nasinya sendiri saja, ya, Sya?" kata Adit kesal. Rasya kaget.

"Nanti dimarahin, lo, Dit!" desis Rasya. Adit mencebik.

"Nggak, lah! Soalnya nunggunya kelamaan. Aku lapar," bisik Adit dan dia nekat mengambil nasi sendiri dari bakul nasi yang ada di depan mereka, "mau kuambilin sekalian?" tanya Adit pada Rasya. Rasya agak ragu dan nampak berpikir sebentar, sampai akhirnya seorang pegawai muncul dan melayani mereka. Pegawai itu sangat terkejut melihat piring Adit sudah berisi nasi.

"Masnya ambil nasinya sendiri?" tanya pegawai itu pada Adit. Adit mengangguk dan tersipu malu.

"Maaf, Mbak. Kelamaan nunggunya tadi, saya nggak sabar. Boleh, kan, Mbak?" tanya Adit. Sang pegawai warung tenda nampak pias, tetapi tetap melayani Adit dan Rasya dengan lincah.

****

"Aini, mau nggak dapat uang?" Aini melengak mendengar pertanyaan seorang wanita asing kepada Aini yang sedang berjalan-jalan di taman sambil mendorong kereta adiknya yang masih bayi. Ibu dan bapaknya mengawasinya dari belakang.

"Nggak mau, Bu!" seru Aini tegas. Dia sudah diajari ibunya untuk menolak ajakan atau pemberian orang asing padanya. Wanita itu mengangguk dan tersenyum. Aini menghela napas lega, dia segera membawa kereta dorong adiknya berbalik arah, menuju ke arah orang tuanya.

Aini melihat ibunya sedang duduk dan berbicara dengan wanita asing yang tadi hendak memberi uang pada Aini. Wanita itu melambai pada Aini.

"Wah, ini keponakan budhe yang pintar, ya?" tanya wanita itu sambil tersenyum lebar, dia memeluk Aini.

"Aku budhemu, Ndhuk. Namaku Budhe Ratri," kata wanita itu lagi, "ternyata kamu pintar, tidak mudah percaya dengan orang asing, ya, Ndhuk. Sebagai hadiahnya uang ini untukmu, ya, Ndhuk." Ratri menyerahkan selembar uang kertas berwarna merah kepada Aini.

Aini membeliak tak percaya. Dia menengok ke arah ibunya. Ibunya dan wanita bernama Ratri itu tertawa geli. Sang Ibu mengangguk.

"Boleh, Ndhuk," kata sang ibu. Aini berseru kegirangan. Wajah Aini berbinar gembira.

"Matur nuwun, Bu. Matur nuwun, Budhe," kata Aini. Dia memeluk uang itu dengan penuh kebahagiaan murni.

"Aini boleh jajan, Bu?" tanya Aini penuh harap. Sang Ibu mengangguk.

"Matur nuwun, Bu. Adik sama ibu, ya?" kata Aini penuh semangat. Sang Ibu mengangguk dengan sebuah senyuman.

****

Lanjut Membaca

Daftar Isi TUMBAL PESUGIHAN

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Jatuh Sakit, Dia Menemani Wanita Lain
9.1
Tepat di Hari Valentine, Betsy menerima vonis kanker lambung yang menyisakan sebulan hidupnya. Kepedihan ini kian mendalam saat Sebastian Nash, suaminya, mengaku mencintai perempuan lain walau berjanji tetap setia. Enggan menghabiskan sisa usianya dalam konflik, Betsy memilih pergi dengan tenang. Meski Sebastian memohon agar dirinya bertahan, Betsy yang kian sekarat hanya tersenyum getir, menyadari air mata tak lagi mampu menghapus pengkhianatan sang suami.
Sampul Novel Balas dendam
9.2
Jenni yang dulu lemah kini telah berubah menjadi wanita tangguh setelah dikhianati oleh kekasih dan sahabatnya sendiri, serta menjadi korban perundungan. Didampingi sahabat setianya yang selalu mendukung, Jenni kini merancang rencana balas dendam yang matang untuk membuktikan kekuatannya. Sambil mencoret foto para pengkhianat, ia bersumpah akan membalas semua rasa sakitnya. Ikuti perjuangan Jenni dalam menuntut keadilan atas masa lalunya.
Sampul Novel Baru Dicintai Suami Setelah Meninggal
8.8
Dalam novel Baru Dicintai Suami Setelah Meninggal, Sheny tewas bersama janinnya setelah dipaksa sang suami mendonorkan sumsum tulang demi kekasih lamanya. Tujuh hari setelah kematiannya, sang suami justru membawa wanita itu ke ranjang pernikahan mereka. Namun, kepuasan itu segera berubah menjadi penyesalan histeris. Pria itu kini menangisi barang peninggalan Sheny dan memohonnya pulang, seolah lupa bahwa dialah yang telah merenggut nyawa istri dan calon anaknya.
Sampul Novel Hasrat Istri Ketiga
8.6
Masa depan Kiara hancur setelah lulus sekolah karena terpaksa menjadi istri ketiga bagi CEO bernama Andra. Meski awalnya hanya mendambakan keturunan, kini Andra menuntut pengabdian penuh dari Kiara. Di tengah gairah yang menyiksa, posisi Mimi sebagai istri pertama merasa terancam. Mimi pun berupaya memisahkan mereka dengan memanfaatkan teman masa lalu Kiara untuk menghasutnya, tepat ketika Andra mengabaikan kebutuhan batin sang istri. Akankah cinta mereka mampu bertahan?
Sampul Novel Jerat Pesona Ayah Anakku
8.9
Kehilangan kesucian dalam satu malam menghancurkan hidup Kara. Diasingkan dan menderita, ia berjuang sendirian demi membesarkan anaknya. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukannya kembali dengan pria yang menjadi dalang kehancurannya. Kini, pria tersebut kembali hadir untuk menjerat kehidupan Kara lebih dalam. Kara didera ketakutan hebat. Sanggupkah ia bertahan ketika buah hatinya terancam direbut oleh pria yang dahulu merusak dunianya?
Sampul Novel My Handsome Partner
8.0
Karir jurnalisme Senja yang mandek berubah drastis saat ia terjebak banjir bandang kala bertugas. Tersesat di hutan belantara, ia bertahan hidup bersama peri bernama Ella. Situasi kian menegangkan ketika Senja menyelamatkan Salaar Bayu dari serangan laba-laba raksasa. Pertemuan itu membawa mereka ke Desa Galie, tempat Bayu bekerja sebagai jagawana. Bersama-sama, mereka menyelidiki rahasia Hutan Sungai Hitam. Namun, kehadiran sang mantan, Fajar, menguji perasaan Senja di tengah misi berbahaya ini.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan