APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tujuh Tahun Menikah, Hanya Sia-Sia!

Tujuh Tahun Menikah, Hanya Sia-Sia!

Pernikahan Aksara Sanjaya dan Nareswari yang berjalan tujuh tahun terasa hampa tanpa kehadiran anak. Sang istri enggan mengandung karena takut merusak penampilan fisiknya, memicu keretakan dalam hubungan mereka. Di tengah situasi dingin ini, Aksara, sang CEO Sanjaya Corp, justru menemukan kenyamanan pada Rumi Kamila. Kepedulian serta kecerdasan sang sekretaris dalam mengurus segala kebutuhannya membuat hati Aksara luluh, hingga hubungan kerja mereka akhirnya melewati batas.
Bab
Bagikan

Bab 2

Perhatian kecil Rumi semakin dalam menusuk hati Aksara. Setelah malam yang sunyi di kantor, ia tidak bisa lagi memandang Rumi sebagai sekretaris biasa. Rumi bukan lagi sekadar karyawan yang efisien, melainkan sosok yang mengisi celah-celah kosong di hatinya. Aksara mulai sengaja menciptakan situasi agar bisa berinteraksi lebih lama dengan Rumi.

Sering kali, setelah jam kerja usai, Aksara meminta Rumi untuk menemaninya makan malam, dengan dalih membahas pekerjaan. Namun, topik pembicaraan selalu beralih dari rapat direksi menjadi cerita masa lalu mereka, impian yang belum tercapai, dan ketakutan-ketakutan yang tak pernah mereka utarakan kepada orang lain. Aksara mendapati dirinya menceritakan bagaimana ia merasa gagal sebagai suami, tentang rumah tangganya yang hampa, dan tentang impiannya untuk memiliki anak.

Rumi mendengarkan dengan penuh perhatian. Ia tidak menyela, tidak menghakimi. Ia hanya menatap Aksara dengan matanya yang teduh, seolah-olah ia bisa merasakan setiap beban yang Aksara pikul. Di hadapan Rumi, Aksara merasa jiwanya telanjang, namun bukan dalam arti yang memalukan, melainkan dalam arti yang membebaskan.

Pada suatu malam, di tengah obrolan mereka di sebuah restoran, Aksara tiba-tiba meraih tangan Rumi yang berada di atas meja. Rumi terkejut, namun tidak menolak. Jantungnya berdebar kencang, menyadari bahwa sentuhan itu bukan lagi sentuhan antara atasan dan bawahan. Aksara menatap Rumi dalam-dalam, "Rumi, aku... aku merasa hidup lagi saat bersamamu. Kamu adalah satu-satunya orang yang membuatku merasa tidak sendirian."

Rumi menarik tangannya perlahan. Ada kebingungan di matanya, campur aduk antara rasa senang dan khawatir. "Pak Aksara... kita tidak bisa seperti ini," bisiknya, suaranya bergetar.

Aksara mengabaikan peringatan Rumi. Ia sudah terlalu jauh tenggelam. Ia terbiasa mendapatkan apa yang ia inginkan, dan kini, yang ia inginkan adalah Rumi.

Hubungan mereka pun berubah. Momen-momen di kantor kini dipenuhi ketegangan yang manis. Sentuhan-sentuhan kecil yang disengaja, tatapan mata yang terlalu lama, dan senyum yang hanya mereka berdua pahami. Mereka tahu, mereka sedang bermain api.

Sementara itu, di rumah, Nareswari semakin jauh. Ia sering pulang larut, dan ketika di rumah pun, ia lebih sering sibuk dengan ponselnya atau pergi bersama teman-temannya. Ia tidak peduli dengan Aksara, dan Aksara pun sudah tidak peduli padanya. Pernikahan mereka menjadi sebuah rumah boneka, di mana mereka hanya berpura-pura hidup.

Suatu hari, Aksara menemukan sebuah tas belanja mewah di kamar Nareswari. Ia membuka tas itu dan menemukan sebuah lingerie yang sangat mahal. Di dalamnya terselip sebuah kartu nama yang mencurigakan. Aksara tidak ingin berpikir buruk, tetapi rasa curiga sudah lama tumbuh. Ia menyewa seorang detektif swasta untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Nareswari.

Beberapa hari kemudian, laporan dari detektif itu tiba. Isi laporan itu mengonfirmasi semua kecurigaan Aksara. Nareswari ternyata menjalin hubungan gelap dengan seorang instruktur yoga. Bukan hanya itu, detektif tersebut juga menemukan bukti bahwa Nareswari tidak bekerja di Sanjaya Corp seperti yang ia katakan, melainkan menghabiskan hari-harinya di spa dan butik mewah, semua dengan uang Aksara.

Hati Aksara hancur. Bukan karena ia masih mencintai Nareswari, tetapi karena pengkhianatan ini membuat semua usahanya selama tujuh tahun terasa sia-sia. Ia merasa bodoh, buta, dan dimanfaatkan. Namun, di tengah kehancuran itu, ia menemukan sebuah alasan. Alasan untuk mengakhiri segalanya dan memulai yang baru.

Dengan bukti yang ada di tangan, Aksara menemui Nareswari. Ia melemparkan amplop berisi foto-foto dan laporan detektif ke atas meja. Nareswari terdiam, wajahnya pucat. Tidak ada lagi bantahan, tidak ada lagi alasan yang dibuat-buat.

"Aku sudah tahu semuanya, Nareswari," ucap Aksara dengan suara dingin. "Tujuh tahun ini, kita sudah selesai."

Nareswari mencoba memohon, mencoba mencari simpati, tetapi Aksara sudah tidak memiliki hati untuknya. Ia hanya ingin melepaskan beban yang telah ia pikul terlalu lama. Aksara menuntut perceraian, dan Nareswari, tanpa daya, terpaksa menyetujuinya.

Dengan perceraian yang sudah di depan mata, Aksara merasa bebas. Bebas dari belenggu yang mengikatnya. Ia sekarang bisa sepenuhnya jujur pada perasaannya terhadap Rumi. Malam itu, setelah Nareswari pergi dari rumah, Aksara menghubungi Rumi.

"Rumi, aku ingin menemuimu," katanya dengan suara bergetar.

Rumi datang ke apartemen Aksara. Ia melihat Aksara yang terlihat lelah, tetapi matanya bersinar dengan sebuah harapan. Aksara menceritakan semuanya, tentang Nareswari, tentang perceraian, dan tentang perasaannya. Rumi mendengarkan dengan sabar.

"Aku tahu, ini tidak benar," kata Aksara. "Tapi Rumi, aku tidak bisa bohong lagi. Aku mencintaimu."

Rumi terdiam. Ia menatap Aksara, dan untuk pertama kalinya, ia tidak menyembunyikan perasaannya. Ia juga mencintai Aksara, lebih dari sekadar atasan. Cinta itu tumbuh di tengah perhatian-perhatian kecil, di tengah tawa dan air mata, di tengah kesunyian yang membuat mereka berdua merasa hidup.

Akhirnya, mereka berciuman. Ciuman yang penuh dengan kerinduan yang mendalam, yang menyegel pengakuan cinta mereka. Di tengah malam yang sepi, di apartemen yang tadinya hampa, Aksara dan Rumi menemukan satu sama lain. Sebuah babak baru dalam hidup mereka telah dimulai.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak
8.4
Dua pewaris takhta terkaya di New York, sang pembalap F1 dan genius investasi, telah bersahabat sejak kecil dan setia mengenakan lencana tembaga buatan Mia selama sepuluh tahun. Namun, kehadiran Ella, putri konglomerat baru, mengubah segalanya. Ketika kedua pria itu membuang lencana Mia demi emblem kain pemberian Ella, persahabatan mereka retak. Kecewa dengan pengkhianatan ini, Mia yang menyembunyikan identitas aslinya memutuskan menyerah dan menghubungi ayahnya di Sisilia untuk menerima pernikahan politik demi keluarganya.
Sampul Novel Ditinggal Nikah Dengan Adikku
8.3
Lysandra hancur saat Vincent, sang mantan, memilih melamar adiknya, Amelia. Statusnya sebagai anak angkat membuat Lysandra kian tersisih. Di situasi sulit ini, Arthur Sterling datang menawarkan pernikahan kontrak demi bisnis dan wasiat sang kakek. Namun, rahasia asal-usul Lysandra yang disembunyikan ayahnya kini terancam terungkap. Akankah Arthur tetap bertahan mendampinginya setelah tahu bahwa sang istri bukanlah putri kandung keluarga Harrison?
Sampul Novel Mengungkap Cinta: Pernikahan Kilat dengan Seorang Taipan Rahasia
9.6
Elyse terkejut saat melihat pria berkuasa di TV yang sangat mirip Adrian, suami kontrak satu tahunnya. Walau awalnya berniat cerai, kebersamaan mereka membuat Adrian ingin pernikahan ini menjadi nyata. Namun, segalanya berubah saat identitas asli Adrian sebagai taipan terbongkar. Konflik pun memuncak ketika rahasia tentang anak mereka terungkap, memicu perselisihan besar mengenai kejujuran serta masa depan cinta mereka.
Sampul Novel Habis Manis Sepah Dibuang
9.3
Setelah disiram air dan dihina oleh seorang klien, Jocelyn tidak mendapatkan pembelaan dari atasannya, Michael. Pria itu malah memeluk asisten pribadinya dan memecat Jocelyn dengan dingin karena dianggap tidak becus bekerja. Enggan menerima perlakuan semena-mena tersebut, Jocelyn menyeka wajahnya, menenggak segelas alkohol, lalu menyiram balik wajah Michael sebelum akhirnya menyatakan keluar dari perusahaan. Kisah dalam novel modern ini berfokus pada harga diri Jocelyn yang menolak ditindas.
Sampul Novel Hari Pernikahannya, Pembalasan Dendam Sempurnanya
9.2
Dulu aku menyelamatkan Arya Wicaksana, membantunya jadi raja bisnis, dan menikahinya secara rahasia. Tapi dia mengkhianatiku, menyebutku beban, bahkan menghancurkan klinik kenangan putri kami demi kekasih barunya. Arya menuduh ambisiku sebagai penyebab kematian anak kami dan berniat menghapus seluruh masa lalu kami. Dia merasa di atas angin, tanpa tahu bahwa undangan pernikahannya justru akan menjadi awal kehancuran total yang kusiapkan tepat di hari bahagianya.
Sampul Novel Keluar dari Kepompong
8.7
Tiga tahun berlalu, Emma Fowler pulang dan justru terlibat malam tak terduga bersama Nathan Tate. Nathan terpikat tanpa tahu siapa Emma sebenarnya. Harapan Emma hancur saat menagih janji pernikahan masa lalu; Nathan menolaknya dengan dingin dan menganggapnya sebatas saudara. Kecewa mendalam, Emma memilih mengakhiri hubungan sepuluh tahun mereka. Namun, ketika Emma bersiap pergi selamanya, Nathan berlutut memohon agar ia bertahan dan bersedia menepati janji lama mereka.