APKDock Logo
Sampul Novel Tugas Tambahan untuk Ibu Susu

Tugas Tambahan untuk Ibu Susu

8.4 / 10.0
Bekerja sebagai ibu susu di kediaman bosnya, seorang wanita menghadapi situasi memalukan saat air susunya merembes hingga mengotori pakaian. Upaya membersihkan diri justru memperburuk keadaan di bawah tatapan intens sang majikan miliarder. Saat ia mencoba meredakan gejolak hasratnya yang membara di kamar mandi, sang bos tiba-tiba menyusul masuk. Pria itu menyentuh dadanya dan memutuskan untuk mengambil alih sisa ASI yang tidak habis dikonsumsi anaknya, membawa hubungan profesional mereka ke batas yang sangat intim.

Tugas Tambahan untuk Ibu Susu Bab 1

Aku datang ke rumah bos untuk menjadi ibu susu. Namun, payudaraku yang merembeskan ASI malah membuat kemejaku berantakan.

Aku buru-buru mencoba membereskannya, tetapi keadaannya justru makin buruk. Seluruh tubuhku kini penuh dengan noda ASI dan bos sama sekali tidak bisa memalingkan pandangannya dariku.

Di bawah tatapan panasnya yang membara itu, aku merasa malu karena tubuhku justru mulai memberikan reaksi.

Saat aku berada di dalam kamar mandi dengan tubuh yang lemas tak berdaya, mencoba mengatasi gejolak hasratku, aku justru merasa gairahku makin menjadi kuat. Tiba-tiba, bos muncul di hadapanku dan menangkup lembut payudaraku.

"Anakku nggak bisa menghabiskan semuanya, jadi orang tuanya yang akan bertanggung jawab."

Setelah berkata seperti itu, dia pun mengulum putingku.

Aku adalah seorang ibu susu. Hari ini aku pergi ke rumah Pak Farid untuk menyusui putranya.

Lantaran payudaraku sedang membengkak karena ASI, belakangan ini aku jarang mengenakan bra. Jika tidak, tekanannya akan terlalu kencang dan selalu terasa nyeri yang samar.

Terlebih lagi, karena terus-menerus diisap dan dijilat oleh bayi, putingku menjadi begitu sensitif. Gesekan sekecil apa pun akan membuatnya menegang, lalu setelah itu ASI akan merembes keluar tanpa bisa dikendalikan.

Aku sudah terlalu sering mengalami situasi memalukan di luar saat bagian dadaku basah kuyup. Tatapan membara dari orang-orang di sekitar membuatku merasa malu sekaligus bergairah. Hal itu justru membuat dadaku makin tak terkendali, hingga akhirnya rembesan ASI menembus seluruh kemejaku.

Saat hendak keluar rumah, aku sengaja memilih kemeja berwarna abu-abu, sehingga meskipun basah, tidak akan sampai memperlihatkan tubuhku di depan umum seperti halnya jika aku memakai kemeja putih.

Siapa sangka cuaca tidak mendukung. Belum sampai di halte bus, hujan badai sudah turun dengan derasnya.

Saat aku tiba di rumah Pak Farid, pakaianku sudah hampir basah kuyup, benar-benar basah kuyup dari kepala hingga kaki.

Ketika aku berdiri di depan pintu rumah bos, aku melirik ke arah tubuhku sendiri dan dalam hati berseru, 'Gawat!'

Aku lupa bahwa ASI berwarna putih. Meskipun kemeja berwarna gelap tidak mudah memperlihatkan bentuk tubuh saat basah kuyup, putingku kini ternoda oleh bekas ASI. Bagian ujungnya tampak putih bersih, bahkan bisa terlihat cairan yang terus merembes keluar tanpa henti dari sana ….

Dengan sedikit panik, aku menggosok-gosok kain di bagian putingku dengan tangan. Namun, hal itu malah menyentuh titik sensitifku. Seketika aku tidak bisa menahan diri untuk tidak mengerang pelan di depan pintu. Kakiku terasa begitu lemas hingga hampir saja terjatuh.

Namun, tubuhku ditangkap oleh seseorang.

Aku mengangkat kepala, menatap ke arah depan dengan pandangan sedikit kosong.

Entah kapan pintu itu terbuka. Pak Farid sudah berdiri di sana. Dia mengulurkan tangannya untuk menopangku.

Pak Farid sempat terpaku sejenak melihat penampilanku yang kacau balau. Pandangannya terhenti saat menyapu bagian dadaku yang ternoda ASI. Namun, dia tetap tidak mengatakan apa pun dan memintaku masuk ke dalam.

Berjalan di belakangnya, aku merasa sedikit tidak enak hati. Kemudian, tanpa sadar aku menarik-narik bajuku.

Begitu melirik jam, sepertinya aku sudah terlambat cukup lama.

Aku pun menjelaskan situasiku pada Pak Farid dengan terbata-bata, sambil terus merasa cemas karena bagian dadaku masih terus membasahi kemeja. Akan tetapi, usahaku untuk menutupi dadaku dengan tangan justru membuatnya makin terlihat jelas, hingga memancing Pak Farid untuk terus menatap ke arah sana.

"Nggak apa-apa. Hujan di luar sangat deras, bisa dimengerti."

Pak Farid tersenyum dan memaafkan keterlambatanku. Namun, secara tidak sadar pandangannya tertuju ke arah dadaku.

Di tengah puncak musim kemarau, kemeja yang kukenakan begitu tipis. Pakaian yang basah itu melekat erat di tubuhku, membuat bentuk bulat dari kedua payudaraku terlihat begitu jelas. Pak Farid pasti juga menyadari bahwa aku tidak mengenakan bra.

Pada saat ini, noda ASI putih sudah merembes turun dari bagian putingku, mengalir mengikuti garis payudara dan membentuk lekukan tubuhku dengan jelas di atas kemeja yang berwarna gelap.

Aku merasa sangat malu dan segera menarik-narik bajuku untuk menutupi diri. Namun, anehnya tubuhku justru terasa sedikit panas.

Terus-menerus ditatapi oleh Pak Farid seperti itu membuatku merasa begitu malu hingga rasanya ingin menghilang ditelan bumi. Aku pun berkata dengan gugup, "Itu .… Mana Dodo? Aku mau menyusuinya."

"Nggak perlu buru-buru. Mandilah dulu. Jangan sampai kamu kedinginan dan jatuh sakit," ucap Pak Farid dengan nada penuh perhatian.

Pak Farid menatap kemejaku yang berantakan dengan penuh arti, lalu menambahkan, "Ganti juga baju yang kamu kenakan itu. Akan kucarikan yang baru untukmu."

Hatiku terasa hangat. Aku menatap Pak Farid dengan rasa terima kasih. Namun, aku tetap mengatakan tidak perlu.

Lagi pula, rumah mereka adalah apartemen mewah yang begitu luas dengan dekorasi yang begitu megah. Sebagai seorang wanita, aku merasa sangat sungkan jika harus mandi di rumah mereka.

Pak Farid sepertinya melihat keraguanku. Dia tersenyum dan kembali berkata, "Baiknya mandi dulu saja. Nggak enak juga kan kalau badan anakku jadi ikut basah waktu kamu menyusuinya, 'kan?"

Terdengar nada yang tidak menerima penolakan dalam suaranya, sehingga aku hanya bisa menganggukkan kepala.

Kamar mandi di rumah Pak Farid sangat besar. Luas area toiletnya saja sudah melebihi luas rumah yang aku dan suamiku sewa saat ini.

Aku melepaskan pakaianku yang basah kuyup, lalu berdiri di depan cermin besar yang ada di samping gantungan jubah mandi. Sambil menatap tubuh rampingku di dalam cermin serta bagian dadaku yang berisi dan membanggakan, aku tidak bisa menahan diri untuk tidak mengulurkan kedua tangan untuk menopang dan meraba keduanya.

Bagian dadaku yang pada dasarnya memang masih merembeskan ASI menjadi makin tidak terkendali karena gerakanku tadi.

Dua gumpalan payudara yang berisi ini dahulu pernah memberiku kesulitan besar. Waktu masih sekolah dahulu, aku bahkan pernah diejek sebagai "sapi perah" oleh teman-teman sekelas. Tidak kusangka sekarang ini justru menjadi sarana bagiku untuk menyambung hidup, membuatku tidak tahu apakah harus merasa senang atau malah merasa miris.

Akan tetapi, saat teringat bagaimana Pak Farid menatap dadaku dengan mata yang berbinar tadi, jantungku pun tidak bisa berhenti berdegap kencang.

Tepat di saat aku sedang melamunkan hal yang tidak-tidak, pintu tiba-tiba terbuka. Tak disangka-sangka Pak Farid masuk ke dalam dengan membawa satu setel pakaian baru yang cantik di tangannya.

Aku menjerit kaget. Dalam kepanikan aku buru-buru menutupi tubuhku dengan tangan sambil berseru cemas, "Kamu … kenapa kamu masuk? Cepat keluar!"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Tugas Tambahan untuk Ibu Susu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel ISTRI KONTRAK SANG CEO
8.0
Masa pernikahan kontrak Rehan dan Merry segera berakhir, tetapi sang CEO mulai jatuh cinta pada istrinya. Walau Rehan menutupi perasaannya, Merry tetap bertekad menyudahi perjodohan keluarga mereka. Saat kabar perceraian berembus, kehadiran model menawan yang merayu Rehan kian memperkeruh situasi. Merry mencoba merelakan perpisahan ini, sedangkan Rehan kini bimbang antara menyatakan cinta atau kehilangan Merry selamanya.
Sampul Novel Istri Terlupakan Mr Casanova
8.1
Naladhira harus menghadapi kenyataan pahit. Usai memeriksakan kandungannya yang bermasalah, ia mendapati kabar bahwa suaminya, Theodore, mengalami kecelakaan tragis. Malapetaka tak berhenti di sana; Theodore terbangun dalam kondisi amnesia dan sama sekali tidak mengingat Nala. Kini, ia terasing dan diabaikan oleh belahan jiwanya sendiri. Di tengah kesedihan yang mendalam, Nala memilih bertahan dan berjuang sendirian demi menyelamatkan pernikahan mereka.
Sampul Novel Mafia Kejam Jatuh Cinta
9.6
Menghindari paksaan nikah, Deo Morte Picasso, bos mafia Italia yang antipati pada wanita, bersembunyi di desa. Di sana, ia malah terjerat cinta satu malam dengan gadis setempat. Namun, kematian mendadak orang tuanya memaksa Deo pergi, meninggalkan gadis itu yang tengah mengandung anaknya. Dua tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Sayangnya, Deo kini telah memiliki keluarga baru, menggoreskan luka mendalam bagi sang ibu tunggal yang berjuang sendirian.
Sampul Novel Menikahinya Mudah, Kehilangannya Adalah Neraka
8.8
Stella hancur saat memergoki pengkhianatan Marc. Usai memberi tamparan keras, ia menghilang demi misi rahasia dan memalsukan kematiannya. Kepergian Stella membuat imperium bisnis Marc hancur total. Marc didera penyesalan mendalam hingga takdir mempertemukan mereka lagi di sebuah gala mewah. Saat Marc memohon pengampunan, Stella yang kini bersinar di sisi pria sukses lain hanya melempar senyum sinis dan menegaskan bahwa ia telah kehilangan haknya.
Sampul Novel STORY LIFE OF KERENHAPUKH
9.0
Kerenhapukh, gadis 25 tahun, terpaksa menuruti kehendak sang ayah untuk menikah dengan lelaki pilihan keluarganya. Hubungan cinta Keren kandas begitu saja karena status sosial sang kekasih dinilai tidak sepadan. Kemalangannya kian memuncak saat ia justru berakhir menikahi pria yang salah. Di tengah rentetan cobaan hidup yang seolah tiada habisnya, mampukah Keren bertahan melewati badai ini dan merebut kembali kebahagiaan yang telah dirampas darinya?
Sampul Novel THE GREAT MAN
8.3
Bebas dari penjara, Joe Hans justru mendapati sang istri berselingkuh dan putri kecil mereka, Kiara, telah dijual oleh mertuanya sendiri. Di balik hinaan keluarga Jilly, Joe sebenarnya adalah seorang panglima perang tangguh yang memiliki kekayaan triliunan. Demi menyelamatkan putrinya, Joe harus bertindak tegas melawan mantan keluarga istrinya yang tak merasa bersalah. Mampukah sang panglima menemukan buah hatinya setelah dikhianati secara keji?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan