APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Transmigrasi Sang Mafia

Transmigrasi Sang Mafia

Zaira Leonhardt, bos mafia Eropa Timur sekaligus CEO kejam, tewas dan jiwanya masuk ke tubuh Callista Renée, siswi SMA lemah korban perundungan. Walau raganya rapuh, insting predator Zaira tetap tajam untuk merebut takhta kekuasaan. Di tengah aksinya, rahasia kelam Callista mulai terkuak. Ditambah lagi, kehadiran Kael Evandros, siswa populer sekolah itu, ternyata menyimpan misteri yang jauh lebih berbahaya dari masa lalu Zaira.
Bab
Bagikan

Bab 3

Hari-hari setelah pertarungan malam itu berubah menjadi sebuah ujian yang tak berujung bagi Zaira. Tubuh yang selama ini terasa rapuh kini mulai menyatu dengan kekuatan baru yang muncul dari liontin merah di lehernya. Tapi seiring bertambahnya kekuatan, pertanyaan tentang siapa yang benar-benar bisa dipercaya makin menggelayuti pikirannya.

Pagi itu, Zaira duduk di tepi balkon apartemen mewah yang kini menjadi tempat tinggal barunya. Kota di bawah sana bergerak dengan ritme yang sama cepatnya seperti detak jantungnya-sibuk, penuh rahasia, dan penuh bahaya. Ia merasakan ketegangan dalam setiap hembusan angin yang melewati rambutnya.

Kael datang menghampirinya, membawa secangkir kopi hangat. "Sudah lama kau di sini sendiri," katanya dengan nada hangat tapi penuh waspada.

Zaira menerima kopi itu, tapi matanya masih memandang ke kejauhan. "Aku terus memikirkan... siapa sebenarnya yang membunuh keluargaku? Dan mengapa aku harus hidup dalam tubuh ini yang asing?"

Kael menghela napas panjang. "Jawabannya tidak sesederhana yang kau kira. Ada orang-orang kuat di balik layar, yang ingin menjaga rahasia itu tetap tersembunyi. Dan kau... kau adalah ancaman terbesar mereka."

Zaira memejamkan mata, membayangkan semua wajah yang pernah ia temui-teman-teman lama yang ternyata berkhianat, orang-orang yang ia percayai yang kini menjadi musuh. Rasa sakit dan pengkhianatan itu seperti belati yang menusuk jiwanya.

"Tapi aku tidak mau menjadi korban lagi," katanya pelan, suara bergetar tapi penuh tekad. "Aku ingin mengendalikan hidupku, bukan dikendalikan masa lalu."

Kael tersenyum tipis. "Itulah alasan aku di sini. Untuk memastikan kau tidak sendirian."

Namun, di balik kata-katanya yang menenangkan, Zaira merasakan ada sesuatu yang belum terungkap. Ada rahasia yang Kael sembunyikan, sesuatu yang bisa menghancurkan kepercayaannya.

Hari itu, Zaira menerima pesan misterius melalui telepon. Pesan itu hanya berisi satu kalimat:

"Percayalah pada yang salah, dan kau akan jatuh lebih dalam."

Tidak ada nama pengirim, hanya nomor yang tak dikenal.

Zaira menatap layar telepon dengan hati berdebar. Pesan itu terasa seperti peringatan, atau mungkin jebakan.

Ia memutuskan untuk mencari tahu sendiri. Mengandalkan insting dan latihan yang selama ini ia pelajari, Zaira mulai menggali informasi melalui jaringan bawah tanah yang selama ini dijaga oleh Kael.

Malam hari, ia menyelinap ke sebuah bar tersembunyi di sudut kota yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya orang-orang yang tahu banyak hal tentang dunia mafia. Lampu remang dan musik jazz menciptakan suasana yang suram, cocok untuk pertemuan rahasia.

Di sudut ruangan, seorang pria bertato dengan mata dingin menatap Zaira. "Kau yang mereka panggil Callista?" tanyanya dengan suara serak.

Zaira mengangguk. "Aku butuh informasi tentang keluarga lama dan siapa yang membunuh mereka."

Pria itu tersenyum sinis. "Berani kau datang ke sini. Jawaban yang kau cari bukan hanya menyakitkan, tapi juga bisa membunuh."

Tapi Zaira sudah terlalu jauh untuk mundur. "Aku siap mati, asal tahu kebenarannya."

Pria itu memberikan sebuah amplop berisi foto-foto dan dokumen rahasia. Zaira melihat nama-nama, tanggal, dan lokasi yang semuanya mengarah pada sebuah konspirasi besar yang melibatkan orang-orang yang selama ini dianggapnya teman.

Salah satu nama yang muncul berulang kali adalah Kael.

Jantung Zaira berdetak sangat kencang. Apakah Kael benar-benar pelindungnya, atau justru dalang di balik kehancuran keluarganya?

Ia memutuskan untuk menghadapi Kael secara langsung.

Keesokan harinya, di ruang kerja Kael yang luas dan mewah, Zaira meletakkan dokumen-dokumen itu di atas meja.

Kael menatapnya dengan tenang, tapi ada bayangan gelap di matanya.

"Apa ini?" tanyanya dingin.

Zaira menatapnya dalam-dalam. "Kael, kau berkhianat padaku, bukan?"

Kael menggeleng pelan. "Tidak semua yang terlihat adalah kebenaran. Aku memang memiliki rahasia, tapi semua demi melindungimu."

Zaira tertawa getir. "Melindungi? Dengan cara menyembunyikan fakta bahwa kau tahu siapa yang membunuh keluargaku? Kenapa kau tidak pernah memberitahuku?"

Kael menghela napas, menunduk. "Karena... aku harus memastikan kau siap. Musuh kita terlalu kuat. Jika kau tahu terlalu cepat, kau akan hancur sebelum bisa bertarung."

Perdebatan itu berubah menjadi ketegangan yang membakar. Zaira merasa dikhianati oleh orang yang ia percayai, tapi ia juga sadar bahwa tanpa Kael, ia mungkin sudah mati berulang kali.

"Aku tidak tahu harus percaya siapa," ujar Zaira dengan suara gemetar.

Kael melangkah mendekat, menatap mata Zaira dengan lembut tapi tegas. "Aku tidak akan pernah membiarkan kau sendirian. Janji itu."

Namun, kata-kata itu tak langsung menghapus luka di hati Zaira.

Malam itu, Zaira duduk di kamarnya, menatap langit-langit sambil memikirkan semua pilihan yang ada. Di satu sisi, ada Kael, sosok yang selama ini menjadi sandaran. Di sisi lain, ada kebenaran yang semakin kabur dan musuh yang semakin dekat.

Dengan suara pelan, ia berbisik pada dirinya sendiri, "Apapun yang terjadi, aku harus kuat. Aku harus membalas dendam. Dan aku harus menemukan siapa yang benar-benar musuh."

Keesokan harinya, sebuah kejutan datang dari masa lalu yang tak terduga.

Seorang wanita muncul di depan pintu, mengenakan jas hitam dengan tatapan dingin.

"Wajah ini pasti sudah lama tidak kau lihat," katanya pelan.

Zaira menatap wanita itu, mengenali bayangan masa lalu yang ingin ia lupakan.

"Aku di sini untuk mengingatkanmu, Callista," wanita itu tersenyum sinis. "Dunia yang kau masuki bukan hanya tentang kekuasaan dan darah. Tapi juga tentang pengorbanan terakhir yang harus kau buat."

Di luar jendela, kota yang gemerlap berubah menjadi panggung pertarungan yang lebih besar. Bayangan wanita itu membawa rahasia yang bisa merubah segalanya - dan Zaira harus memilih: bertarung untuk hidupnya, atau menyerah pada takdir yang membawanya ke jurang kehancuran.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bermandikan Api: Kisah Reinkarnasi Seorang Putri
8.0
Putri Yun Shang terlahir kembali ke masa lalu saat dirinya masih berumur delapan tahun. Di balik raga kecilnya, ia memikul memori pahit dari masa depan tentang pengkhianatan sang suami, hilangnya buah hati tercinta, serta kekejaman kakak perempuannya. Berbekal kepedihan dan ingatan masa lalu, Yun Shang bertekad mengubah takdirnya. Ia menolak menjadi sosok lemah dan bersiap membalas dendam kepada semua orang yang dahulu menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Code Name Amaryllis
8.6
Hukum Indonesia runtuh pada 2050 akibat korupsi massal. Menghadapi situasi ini, Presiden mendirikan organisasi rahasia yang diperkuat pemuda genius berteknologi canggih untuk menumpas konspirasi elite politik. Fokus cerita tertuju pada agen muda berkode nama Amaryllis. Ia harus mempertaruhkan nyawa di tengah intrik mematikan demi mengembalikan keadilan negara. Sebagai tumpuan terakhir bangsa, sanggupkah Amaryllis menghancurkan kejahatan sistemik tersebut?
Sampul Novel DENDAM DAN CINTA KING MAFIA
9.6
Albern Barnard, pemimpin mafia asal Italia, menyamar jadi pebisnis di Indonesia demi memburu pengkhianat bernama Reno. Dendam atas kematian kakaknya terbayar lunas saat Albern mengeksekusi Reno di hadapan Harnum, istrinya yang sedang hamil tua. Kejadian tragis itu membuat Harnum keguguran akibat pendarahan hebat. Bukannya kasihan, Albern malah menyekap Harnum di sebuah rumah hutan tua dan terus menyiksanya demi meluapkan kebencian yang membara.
Sampul Novel Gairah Sang Bodyguard
8.7
Nyawa penyanyi pop terkenal, Venus Harristian, terancam setelah ia melihat sebuah kejahatan besar. Polisi bernama Dion Elang Juliandra pun ditugaskan menjadi pengawal pribadinya demi menjaga keselamatan Venus hingga persidangan tiba. Namun, interaksi yang intens justru memicu getaran asmara di antara keduanya. Situasi menjadi rumit karena Venus dan Dion sama-sama telah bertunangan. Di bawah bayang-bayang teror, mereka kini terjebak dilema antara komitmen dan gairah yang membara.
Sampul Novel JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)
8.7
Tragedi malam pertama merenggut Camila, istri Joseph Hunter, yang hanyut ke laut demi menghindari restu maut ayahnya. Nyaris tewas, Joseph terikat kontrak gelap untuk memburu kartel The Demon. Di tengah misi berbahaya ini, ia bertemu Vanessa, kekasih musuhnya yang berwajah persis mendiang istrinya. Rahasia masa lalu yang terbongkar menyeret Joseph ke pusaran dendam membara, memaksanya bertarung demi sebuah kepercayaan di dunia mafia yang kejam.
Sampul Novel Love a Sweet Psycho
7.9
Kehidupan tenangku berubah drastis sejak Hun, pria tampan mirip pangeran dongeng, mulai terobsesi mengejarku. Meski aku tak tertarik, sosok berdarah dingin ini justru bertindak ekstrem demi melindungiku, seperti membunuh ular hingga nyaris mencekik penggangguku. Aku sangat benci menjadi pusat perhatian dalam drama gila ini. Mengapa takdir mengubah hidup mediokerku menjadi serumit ini hanya karena campur tangan seorang psikopat?