APKDock Logo
Sampul Novel Transmigrasi Ke Buku Dan Menikahi Jenderal Iblis

Transmigrasi Ke Buku Dan Menikahi Jenderal Iblis

7.8 / 10.0
Penulis bernama Cheryl terjebak di dalam buku buatannya sendiri dan harus menikahi Edgar Baldwin. Di balik kebahagiaan awal pernikahan mereka, tersimpan rahasia gelap yang mengerikan. Bagi Cheryl, ajal bukanlah akhir dari segalanya. Ia justru terjebak dalam siklus tanpa akhir, berpindah dimensi dan dipaksa menikahi pria tak dikenal. Melalui pertemuan mistis dengan sesosok dewa, Cheryl mulai menguak misteri di balik reinkarnasi tragis yang membelenggu jiwanya.

Transmigrasi Ke Buku Dan Menikahi Jenderal Iblis Bab 1

Cheryl adalah seorang penulis novel online. Karya-karya yang dia luncurkan selalu dibanjiri pembaca. Namun, akhir-akhir ini dia semakin malas melanjutkan tulisannya. Selain karena lelah, dia juga mengalami mimpi buruk yang hampir identik dengan plot yang dia tulis di novelnya. Cheryl mengeluh tidak dapat tidur nyenyak hingga kantung mata panda terbentuk dengan jelas di wajah gadis 25 tahun itu.

[Pokoknya, pembaruan bab harus dikirim malam ini!!! ]

Cheryl menatap pesan dengan banyak tanda seru dari editornya. Dia tahu dia sudah mengulur waktu dari pagi hingga petang, hanya untuk menghindari mengirim bab baru.

Terhadap pesan yang dikirim editornya, dia mengetik kalimat acak dan menekan tombol kirim.

[ Malam ini akan ada hujan meteor. Jadi aku tidak akan mengirim bab baru. Selamat tinggal!]

Cheryl segera mematikan obrolan dan kembali membuka antarmuka game online sebagai gantinya. Melihat bahwa batas waktu event berakhir dalam beberapa menit, Cheryl menggerakkan avatarnya, bersiap menaikkan rank.

Begitu jari-jarinya hampir menyentuh mouse, tiba-tiba lampu padam. Cheryl terkejut oleh kegelapan yang tiba-tiba. Dia bergeser sedikit, meraba ponsel didalam laci meja.

Setelah mendapatkan ponselnya, dia buru-buru menyalakan senter.

Karena listrik padam, Cheryl tidak lagi memiliki keinginan untuk begadang. Dengan senter ponsel ditangannya, dia masuk ke kamar dan naik ketempat tidur. Mungkin karena kelelahan, Cheryl langsung tertidur begitu kepalanya menyentuh bantal.

Dia tidak tahu, bahwa di luar sana benar-benar ada hujan meteor. Namun yang terlihat dari bumi di langit malam hanyalah percikan-percikan seperti kembang api, sangat indah.

_

Langkah kaki yang berat dari sepatu besi, bergema di setiap sudut ruangan. Selain langkah kaki, ada juga suara besi yang diseret di lantai, terdengar semakin menakutkan.

Cheryl mau tidak mau harus berlari di antara lorong gelap karena langkah menakutkan itu datang untuknya, mengejarnya.

Gadis itu berlari sekuat tenaga. Sesekali tersandung benda-benda yang berserakan, atau tubuh manusia yang tidak lagi bernyawa. Dalam prosesnya, kaki Cheryl memar dan lecet. Semakin sakit karena dia terus berlari.

Dia tiba di ujung lorong. Sudah tidak ada lagi jalan. Tidak ada pilihan lain selain bersembunyi di ruangan. Dia secara acak membuka pintu terdekat, melangkah dengan hati-hati. Minimnya cahaya membuatnya kesulitan. Dia melambaikan kedua tangannya untuk merasakan benda-benda disekitar. Malang bagi Cheryl, ruangan yang ia masuki adalah ruangan kosong. Jadi selain meja dan kursi tua, tidak ada apa-apa.

Suara langkah dibelakangnya semakin dekat. Cheryl merasa dia tidak bisa lari lagi, dia pasrah. Tubuh kurusnya meluncur ke lantai, tepat di bawah jendela besar yang terkunci rapat. Meringkuk di sudut dengan cara yang menyedihkan. Di luar hujan sangat deras. Petir menyambar satu demi satu. Dari posisinya, dia baru menyadari bahwa ada beberapa mayat di ruangan itu. Dia bahkan menginjak genangan darah mereka. Cheryl membekap mulutnya sendiri, berusaha agar tidak berteriak. Bagaimanapun, dia tidak terbiasa dengan pemandangan seperti itu. Karena tempat ini sebenarnya adalah istana yang sangat megah, yang kemudian menjadi tempat jagal dalam semalam, siapapun akan gemetar melihatnya.

Menyadari bahwa langkah kaki itu menuju ruangan tempat persembunyiannya, jantung Cheryl berdebar lebih kencang.

Lalu sosoknya muncul dari kegelapan. Sesekali kilat menyambar, membuat Cheryl dapat melihat seperti apa wajah iblis yang dengan lancangnya membantai orang-orang di istana. Pria itu memiliki bekas luka yang besar hampir di seluruh wajahnya. Ekspresi di wajah pria itu tidak ada yang lain selain kebencian. Menginjak potongan tubuh dan genangan darah, dia berjalan menuju Cheryl yang meringkuk.

Pria itu tinggi besar, berdiri menjulang dihadapan Cheryl. Dan Cheryl merasa dirinya semakin kecil dan tidak berdaya. Dengan takut, Cheryl membuka mulutnya, berniat memohon.

Namun, sebelum bibir Cheryl membuat suara apapun, pria itu mengangkat pedangnya. Dengan satu ayunan dari pedang berdarahnya, Cheryl merasakan sakit yang tajam di lehernya. Dia terjatuh. Matanya melihat tubuhnya sendiri masih duduk bersandar di dinding, tanpa kepala.

_

"Akh ...." Cheryl bangun dan tersedak hebat. Manik-manik keringat mengembun di dahinya. Nafasnya tersengal-sengal dan jantungnya masih berdebar kencang.

Cheryl melebarkan matanya dan mengamati lingkungan sekitar. Dia merasa lega ketika menyadari bahwa dia masih berada di tempat tidur.

"Astaga, mimpi itu lagi! Mimpi sial itu benar-benar menyiksaku." Cheryl mengeluh sambil menepuk dadanya.

Gadis itu menyapu keringat di dahinya dengan lengan baju. Dia turun dari ranjang dan membuka jendela. Udara segar membuatnya rileks kembali.

Bunga berwarna-warni memenuhi padangan Cheryl. Gadis itu mengernyitkan dahinya. Dia bingung, dia tinggal di apartemen lantai 10 jadi bagaimana bisa ada hamparan bunga didepan jendela?

Cheryl melihat lengannya sendiri. Dia ingat dengan jelas bahwa malam sebelumnya dia memakai baju tidur berlengan pendek. Jadi, dari lengan baju panjang berwarna kuning pudar ini?

Namun, tidak hanya bunga dan lengan baju yang berbeda. Ruangan tempat dirinya berdiri juga berbeda. Sampai disini, barulah Cheryl sangat panik. Dia berlari mencari ponselnya yang dia letakkan di lemari samping tempat tidur. Namun sekarang disana tidak ada lemari kecil sama sekali.

Cheryl ketakutan. Sisi rasionalnya mengatakan bahwa dirinya belum benar-benar bangun dan masih didalam mimpi yang lain. Setuju dengan pemikirannya, Cheryl mengulurkan tangannya dan mencubit pipinya sekuat tenaganya.

Cheryl mendesis. Rasa sakit dari cubitan di pipi terasa sangat nyata dan benar-benar sakit.

"Aduh ... Apa sih yang terjadi?" Cheryl bergumam sambil menggigiti jarinya. Gadis itu mondar-mandir di kamar yang hampir tanpa perabot itu. Dia berusaha memutar otaknya yang lamban, mencoba mengingat bagaimana dia bisa tiba ditempat asing ini sambil memperhatikan sekeliling ruangan. Sedikit demi sedikit, Cheryl merasakan keakraban.

"Tunggu sebentar. Mengapa aku merasa seperti mengenal tempat ini?" Cheryl mengusap dagunya, gaya berpose ketika dia sedang berpikir.

Kamar ini tidak besar. Memiliki satu ranjang besi tua, satu lemari pakaian, satu kursi dan meja rias yang sangat kuno. Jika hanya itu saja, Cheryl tidak akan merasa akrab. Namun lukisan yang digantung di dinding kepala tempat tidur adalah lukisan khusus yang dia gunakan untuk mendeskripsikan kamar salah satu karakter di novelnya, kamar Putri Claudia.

Cheryl tercengang oleh penemuannya. Dia berlari ke meja rias. Meskipun cerminannya tidak begitu jelas, dia masih bisa melihat tampilannya. Wajahnya tidak berubah, namun pakaian yang dia kenakan jelas gaun abad pertengahan.

Sekarang, keraguannya telah dikonfirmasi bahwa dia telah berpindah ke dunia di novel yang ia tulis sendiri.

Kemudian dia ingat plotnya. Tidak lama lagi, Putri Claudia yang tidak penting ini akan di bantai bersama dengan anggota keluarga kerajaan yang lain.

Cheryl tiba-tiba memiliki keinginan untuk menangisi nasib buruknya.

***

Lanjut Membaca

Daftar Isi Transmigrasi Ke Buku Dan Menikahi Jenderal Iblis

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bertahan Hidup di Sebuah Pertunjukan
9.0
Acara realitas Jack Harper, seorang ahli bertahan hidup, berubah menjadi bencana setelah ledakan misterius. Ia terdampar di pulau terasing yang dipenuhi reruntuhan kuno serta suku berbahaya. Bersama sekelompok selebritas, Jack harus memimpin perjuangan untuk lolos dari maut. Namun, bahaya terbesar datang dari Mei Ling, kontestan yang menyimpan dendam dan berniat membunuhnya. Di tengah konspirasi dan pengkhianatan, Jack harus bertarung demi mengungkap kebenaran.
Sampul Novel Gunung Pengantin Ngunduh Mantu
8.8
Terlahir dari keluarga miskin yang dikutuk iblis, Bima tumbuh di dekat Gunung Pengantin yang angker. Akibat melanggar pantangan di sana, ia kehilangan Alif, sahabatnya yang diculik menjadi budak gaib. Beranjak dewasa, Bima berjuang mematahkan kutukan leluhur bermodalkan kekuatan khodam warisan. Meski misi mistis itu berhasil, ia harus membayar harga mahal. Orang tuanya tewas mengenaskan dalam ritual gaib, meninggalkan Bima sendirian dalam kepedihan mendalam.
Sampul Novel Janda Laila
9.4
Pernikahan Laila selama lima tahun terancam hancur karena belum juga dikaruniai anak. Kini, suami dan ibu mertuanya memberikan tuntutan yang sangat berat. Laila dipaksa memilih antara mengizinkan suaminya berpoligami atau menyetujui perceraian. Menghadapi dilema yang menguras emosi ini, ia harus segera mengambil keputusan besar bagi hidupnya. Apakah Laila akan menerima kehadiran istri kedua, atau memilih pergi dan memulai hidup baru sebagai seorang janda?
Sampul Novel Jerat Hasrat Istri Kedua
8.9
Demi menyelamatkan ladang gandum sang ayah, Eleanor Caldwell terpaksa menjadi istri kedua bagi Jonathan Abbe Turner. Di bawah bayang-bayang dinasti wiski Montana, ia memikul beban berat untuk melahirkan pewaris. Meski sempat berniat kabur dari pernikahan yang menyiksa ini, Eleanor justru mulai jatuh cinta pada suaminya. Namun, Lizzy sang istri pertama tidak tinggal diam dan siap melakukan apa saja demi melenyapkan Eleanor selamanya.
Sampul Novel Manusia Kelabang
8.6
Misteri kelam menyelimuti legenda mengerikan tentang penciptaan Manusia Kelabang. Ritual kuno ini menuntut sepuluh ribu kelabang dewasa yang masih hidup dikurung bersama tiga belas gadis perawan di dalam sebuah ruangan batu tertutup rapat. Tanpa setetes pun air atau makanan selama bulan Agustus, mereka dibiarkan bertahan hidup. Setelah tiga puluh hari berlalu dalam kegelapan, akumulasi teror tersebut akan mengubah para korban dan ribuan serangga itu menjadi entitas baru yang sangat berbeda.
Sampul Novel Silver Eyes
8.0
Kekalahan dalam pertarungan membuat Ciu San, putra Bun San dari keluarga Luk San yang lemah, sekarat dengan urat nadi hampir terputus. Namun, keajaiban terjadi saat mata Dewa Tata Surya yang jatuh ke bumi menyelamatkan nyawanya. Kini, Ciu San memiliki kekuatan baru, tetapi ia juga menjadi buruan para kultivator yang mengincar darahnya demi peningkatan kekuatan instan. Di tengah kejaran musuh, mampukah ia bertahan hidup sekaligus membalaskan dendam kematian orang tuanya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan