APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Transmigrasi Badgirl

Transmigrasi Badgirl

Aqila Zara Maureen tak pernah menduga akan mengalami fenomena mistis pertukaran jiwa. Tiba-tiba saja, ia terbangun di dalam tubuh seorang gadis feminin yang dikenal sebagai perundung kejam di sekolahnya. Terperangkap dalam raga baru yang reputasinya sangat bertolak belakang dengan sifat aslinya, Aqila kini harus menanggung sanksi sosial yang berat. Sembari bertahan hidup, ia juga harus mengungkap misteri besar di balik transmigrasi aneh ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Lo harus bisa mengubah pandangan semua orang terhadap gue, lo harus perbaiki semua yang sudah gue perbuat. Lo harus buat orang yang gue suka jadi tidak benci lagi sama gue, meski pun dia nggak cinta sama gue tapi setidaknya dia tidak benci gue lagi. Itu aja kok" ucap Ririn.

"Itu aja? Eh maemunah nggak ada yang lain apa yang lo mau gue bantu. Lagian udah mati juga masih aja nyusahin lo, aelah." omel Aqila.

"Udah ya, sampai ketemu lagi Aqila." Ririn melambaikan tangannya dan pergi mengikuti angin.

"Ehh jamilah gue belum selesee." ...

*****

Ririn atau yang lebih tepatnya Aqila yang mengisi tubuh Ririn membuka matanya. Mimpinya tadi itu sungguh membuatnya gila di tambah lagi ingatan tentang sosok yang punya badanyang sedang Qila tempati ini membuat kepalanya seakan ingin pecah dan meledak seperti bom di suatu waktu.

Jadi, Aqila harus tinggal dalam tubuhnya Ririn Lethicia Xaviera yang merupakan anak dari Ayudia Xaviera dan Adelard Joshua Xaviera serta adik dari Nathaniel Lethi Xaviera. Jangan lupakan bahwa gadis yang di tempati oleh Aqila tersebut selalu berpakaian seperti jal*ng, selalu bermake-up tebal menor, di juluki Queen of Bullying di sekolahnya dan satu lagi gadis yang selalu mencari perhatian pada seorang pria bernama Cavero Koa Nelson.

Seorang most wanted di sekolahnya, tak hayal juga Ririn selalu menjadi bahan cemooh teman-temannya yang lain bahkan di kenal memiliki banyak musuh.

Bukan keinginannya untuk memiliki banyak musuh, tapi mereka sendiri yang menganggap Ririn musuhnya mungkin karena iri terhadap dirinya. Karena itu juga Ririn banyak memiliki rasa sakit baik itu fisik atau pun batin tanpa ada seorang pun yang mau mempercayainya.

Tapi sekarang jangan sama kan tubuh yang sekarang dengan Ririn yang asli, namun sekarang Aqila lah yang mengisi raga ini gadis barbar yang tidak jika dirinya di ganggu. Apa lagi yang berani menyakitinya siap-siap saja senggol dikit bacok itulah Aqila.

"Lo terlalu bodoh Rin, harusnya lo lawan semua orang yang rundung lo. But it's oke lo tenang aja gue yang sekarang bakal balas semua orang yang nyakitin lo." gumamnya.

"Karena gue adalah Aqila Zara Maureen gue nggak bakalan lepasin siapa pun yang berani ganggu tubuh ini" dengan senyum miring yang terbit di bibirnya dengan aura dingin yang menguar di tubuhnya.

Tok tok tok

Tiba-tiba terdengar suara ketokan pintu yang di sebabkan oleh Nathan, abangnya Ririn.

"Dek, ayo turun makan malam." ucap Nathan.

"Dek?" ucapnya lagi karena tidak ada sahutan dari dalam.

Ceklekk

"Kakak siapa?" tanya Ririn dengan polosnya. Sedangkan Nathan yang di tanya seperti itu terkejud bukan maen.

Oke fiks mulai sekarang kita panggil Aqila dengan Ririn aja ya gengs karena dia yang punya raga.

"Dek, ini Abang. Kamu kok tanyanya gitu sih, abang nggak suka yaa." ucap Nathan sendu.

Meski pun sudah di kasih semua ingatan sama Ririn asli tapi Ririn KW tetap pura-pura dengan hilang ingatannya untuk melancarkan aksinya.

"Abang kenal aku?" tanya Ririn lagi dengan polosnya.

"Mommyyyyyyy Daddyyyyy" teriak Nathan.

"Kenapa sih bang?" tanya Adelard

"Kok Ririn nggak inget sama abang sih, dia mau ngeprank. Maaf dek nggak mempan."

"Mommy lupa kasih tau kamu, adek kamu hilang ingatan. Oh yaa Rin, ini Abang Nathan abang kandung kamu." ucap Ayudia sendu. Dia sangat sedih mengetahui anaknya mengalami hal tersebut. Nathan yang mendengar penjelasan Mommynya terkejut.

"Abang maaf" ucap Ririn.

"Eh tidak tidak bukan salah kamu, kamu tenang aja ya. Jangan di paksakan untuk ingat semua nanti kepalanya sakit. Sekarang ayo kita turun makan malam." ucap Nathan menenangkan semua orang termasuk dirinya.

Njirr canggung bet dah ah gila. Oke, Qil lo harus tenang, jangan kaku-kaku amat lo!. Inget, lo harus bahagiain mereka!. Batinnya.

"Rin, maaf ya mommy hari ini nggak masak telur balado, nggak papa ya?" tanya Ayudia dengan hati-hati.

Njir, sejak kapan gue suka segala macam telur. Batin Ririn panik.

"Oh ya, nggak papa kok mom" jawab Ririn. "Oh ya Mom, mulai sekarang aku nggak mau makan telur lagi."

Mendengar jawaban Ririn membuat semua yang ada di sana cengo, pasalnya kalo nggak ada telur balado pasti Ririn akan marah-marah nggak mau makan, tapi sekarang..

"Tumben, kenapa?". tanya Nathan.

"Iya, itu kan makanan kesukaan kamu. Biasanya kalo nggak ada telur balado kamu nggak makan sampe-sampe Daddy bosen liatnya." ucap Adelard.

"Nah itu Daddy tau, Daddy aja yang liat bosen apa lagi Ririn yang makan."

"Tapi kan..-

"Udah ya Mom, pokoknya mulai hari ini Ririn nggak mau lagi ada telur di sini. Ayo sekarang kita makan kasian Abang sama Daddy kasian juga makanannya kalo di anggurin begini." ucap Ririn final.

Ayudia tersenyum manis, dia sangat bersyukur karena kali ini Ririn tidak marah prihal telur balado. "Yaudah ayo! Kamu mau makan apa, biar mommy siapin?"

"Nggak usah Mom, aku punya tangan biaa ambil sendiri." ucap Ririn terkekeh

"Ada-ada aja kamu, dek."

Ririn mengambil piring dan nasi serta lauk pauk sesuka hatinya, karena dia adalah anak dari yang punya rumah sekarang haha. Namun, waktu ia akan mengambil ayam tiba-tiba Adelard menghentikannya.

"Stop!!"

Ririn yang mendengar itu pun menghentikan kegiatannya. "Ke-kenapa, Dad?" tanya Ririn kebingungan.

"Sejak kapan kamu suka ayam?" bukan Adelard yang menyakan hal tersebut tapi Nathan.

"Sejak sekarang. Ini mau ngambil ayam." jawab Ririn dengan santai dan duduk kembalu.

"Tap-" ucapan Ade di potong oleh Ayudia. "udahlah Dad, biarin aja!"

Ririn pun terkekeh melihat kejadian ini. Mereka pun makan dengan hening, tidak ada yang membuka suara. Mereka lebih memilih menikmati makanan yang ada di depannya saat ini.

Kini Ririn sedang duduk di sofa yang berada di ruang keluarga sambil menonton tv. Sebenarnya ia tidak sedang menonton tv, malahan tv yang menontoninya yang sedang fokus mengutak-atik handpone. Ia sedang berusaha membuka sandi handpone tersebut, karena ia tidak tau passwordnya dan ia lupa menanyakannya pada Ririn yang asli.

"Rin, Mommy boleh minta tolong, sayang?" tanya Ayudia yang datang dari arah dapur sembari membawa sebuah kantong kresek yang lumayan besar.

Ririn yang mendengar itu mengalihkab pandangannya menatap Ayudia. "minta tolong apa mam?"

"Tolong kamu simpan sampah ini di depan rumah ya, biar besok langsung di bawa sama tukang sampah keliling."

"Iih nyuruhnya nggak aesthetic banget, buang sampah." ucap Ririn sembari berjalan menghampiri Ayudia dan mengambil kresek sampah itu.

"Ada-ada aja." Ayudia menggeleng-gelengkan kepalanya sembari tersenyum manis melihat kelakuan anaknya.

🌱

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 99 Hari Bersama Kaisar Tiran
9.8
Nahas bagi Kim Nara yang tewas di tangan kekasihnya, Axel, usai memergoki pria itu berselingkuh. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua untuk membalas dendam lewat sebuah misi misterius. Ia terbangun di dalam tubuh permaisuri cantik dari seorang kaisar tiran yang terkenal kejam. Nara segera menyadari fakta mengerikan bahwa seluruh istri sang kaisar selalu tewas pada hari ke-99. Kini, ia harus berpacu dengan waktu sebelum ajal kembali merenggut nyawanya.
Sampul Novel Crystal Of Soul : Twins
9.7
Dua saudara kembar terpisah sejak bayi tanpa sebab yang pasti, menjalani takdir berbeda di dunia manusia dan dunia kristal. Walau terhalang dimensi, ikatan batin mereka tetap terhubung erat. Didorong hasrat mengungkap asal-usul diri, keduanya berjuang memecahkan misteri di balik perpisahan mereka. Mampukah kekuatan hubungan batin ini menyatukan mereka kembali sekaligus menyingkap segala rahasia yang selama ini terselimuti?
Sampul Novel Rahasia Kerajaan Terlarang: Petualangan Sensual di Dunia Fantasi
8.6
Tersesat di hutan membawa Aiden menemukan gerbang rahasia menuju kerajaan legendaris. Di dunia tersembunyi ini, ia bertemu Elara, seorang penyihir wanita yang sangat kuat. Di tengah kemegahan istana, mereka berdua berusaha mengungkap rahasia kelam serta ancaman kekuatan kegelapan. Seiring berjalannya waktu, benih cinta dan hasrat sensual mulai tumbuh di antara keduanya. Menghadapi intrik politik dan pengkhianatan, mereka harus bersatu untuk menyelamatkan kerajaan sekaligus melindungi hubungan mereka.
Sampul Novel Pelukan Cinta yang Membara dan Sabar
8.4
Tiga tahun lamanya aku bertahan dengan sikap dingin Marco, sang Alpha yang selalu beralasan ingin melindungiku yang lemah. Namun, di hari jadi kami, ia justru meninggalkanku sendirian di tengah jalanan gelap berbadai demi mengejar Sarah, serigala betina yang disebutnya sebagai cinta sejati. Di saat aku hancur dan terpuruk, hadirlah sesosok Alpha misterius yang sangat kuat. Melalui tatapan mata peraknya yang tajam, ia langsung mengklaim diriku sebagai miliknya dengan geraman penuh proteksi.
Sampul Novel Rahasia di Balik Istana
9.5
Demi menyelamatkan keluarganya dari hukuman berat, seorang gadis terpaksa menggantikan saudara kembarannya yang melarikan diri bersama kekasihnya. Setelah meminum ramuan herbal rahasia untuk memicu produksi ASI, ia menyamar sebagai ibu susuan bagi putra mahkota kecil di istana. Namun, tugasnya ternyata jauh lebih rumit dari dugaan. Di balik dinding istana, ia tidak hanya harus menyusui sang bayi pangeran, melainkan juga Adipati Halinka, sang penguasa dewasa yang rupawan dan bertubuh kekar.
Sampul Novel Sang Luna yang Ditolak Alpha: Mengandung Anak Musuhnya
9.6
Demi Lyra, Alpha Kaelan tega mengkhianatiku. Aku dipaksa mengaku ternoda dan merawat anak haramnya. Tragisnya, saat aku hamil, Kaelan menyuruhku menggugurkan kandungan demi perasaan Lyra. Penderitaanku kian lengkap ketika ibunya menyekapku hingga aku kehilangan bayi kami. Di tengah kehancuran ini, rasa cintaku sepenuhnya mati. Melalui lolongan suci, kupanggil keluarga kerajaan dari Klan Taring Putih untuk menjemput putri mereka kembali.