APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tiga Puluh Hari Sebelum Bercerai

Tiga Puluh Hari Sebelum Bercerai

Arga ingin menikahi lagi mantan tunangannya yang dahulu pergi tanpa kabar. Naima, istrinya saat ini, mengizinkan hal tersebut dengan syarat mereka harus menjalani masa tiga puluh hari sebelum sah bercerai. Namun, di tengah proses itu, Arga justru menemukan berbagai fakta tidak terduga yang selama ini tersembunyi. Rahasia demi rahasia Naima yang mulai terbongkar membuatnya bimbang. Akankah Arga tetap memilih bercerai dan menikah lagi setelah mengetahui kebenaran itu?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Rambut milik siapa ini, mungkinkah rambut Naima. Kok bisa rontok sebanyak ini," ucap Arga seraya memperhatikan gumpalan rambut tersebut. Entah kenapa pikiran Arga menjadi kacau, Naima yang tiba-tiba ingin merubah penampilannya dengan menutup auratnya, lalu gumpalan rambut tersebut. Yang sebelumnya tidak pernah Arga temukan.

***

Usai mandi Arga bergegas untuk memakai pakaian yang telah Naima siapkan. Sementara wanita itu kini sudah menunggu di bawah, tentunya bersama dengan Alifah. Setelah penampilannya sempurna, Arga beranjak turun. Pandangannya kini tertuju ke arah Naima, istrinya itu terlihat begitu cantik memakai gamis dan jilbab yang warnanya senada.

"Masya Allah, Naima. Baru kali ini aku melihat Naima begitu cantik dengan penampilannya," gumam Arga dalam hati, matanya seperti tidak bisa berkedip melihat kecantikan istrinya.

"Papa lihatin, bunda terus. Bunda cantik banget ya, pa." Ucapan yang Alifah lontarkan mampu menyadarkan Arga dari lamunannya. Seketika Arga tersenyum, lalu melangkah mendekati mereka berdua.

"Bundamu selalu berpenampilan cantik, tapi untuk yang kali ini. Bundamu memang sangat cantik, seperti bidadari surga," puji Arga. Mendengar pujian dari suaminya, Naima hanya tersenyum.

"Apa sih, mending kita berangkat sekarang saja. Nanti keburu malam," ucap Naima.

"Ya sudah, ayok." Arga merangkul pundak istrinya. Mereka bertiga bergegas untuk pergi, namun baru saja hendak keluar dari rumah. Tiba-tiba ponsel Arga berdering, dengan terpaksa lelaki itu mengambil benda pipih miliknya. Lalu memeriksa, siapa yang telah menelponnya.

"Arin." Arga melirik ke arah istrinya, Naima hanya mengangguk. Lalu Arga menggeser tombol berwarna hijau untuk menerima panggilan tersebut.

[Halo, ada apa Rin]

[Sayang, kamu jemput aku ya. Mobil aku mogok]

[Sekarang kamu ada di mana? Masih di rumah atau sudah ada di jalan]

[Udah di jalan, nanti aku share-lock]

[Ya sudah, nanti aku jemput]

"Kenapa, mas?" tanya Naima.

"Mobil Arin mogok, nanti kita sambil jemput dia ya. Kamu enggak keberatan kan," jawab Arga.

"Lebih baik sekarang kamu jemput Arin saja, aku sama Alifah bisa diantar sama mang Jono kok," putus Naima. Seketika Arga terdiam, kenapa ia merasa tidak tega jika dirinya pergi menjemput Arin. Sedangkan Naima yang jelas-jelas istrinya, justru diantar oleh supir.

"Tapi .... "

"Udah buruan sana, kasihan Arin kalau terlalu lama nunggunya." Naima memotong ucapan suaminya dengan tersenyum.

"Ya sudah, mang Jono. Tolong antar Naima dan Alifah ke rumah mama, ingat jangan ngebut." Arga pasrah. Lalu memerintahkan mang Jono untuk mengantarkan Naima serta Alifah.

Setelah mobil yang membawa istri serta putrinya menghilang dari pandangan matanya. Arga bergegas masuk ke dalam mobil, melajunya meninggalkan halaman rumah miliknya. Tujuannya adalah tempat di mana Arin sudah menunggu dirinya. Naima benar-benar wanita yang hatinya sangat mulia. Mengijinkan suaminya untuk menjemput calon istrinya, dan rela dirinya untuk pergi diantar oleh supir pribadi sang suami.

***

Hari telah berganti, sejak malam itu Naima benar-benar merubah penampilannya. Tubuhnya tertutup oleh gamis, sedangkan rambutnya ditutup oleh jilbab, bahkan tidur pun Naima masih memakai penutup kepala. Jujur, Arga merasa heran dengan perubahan istrinya yang menurutnya mendadak itu.

Ketika ditanya, Naima selalu menjawab ingin menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Mendengar jawabannya, Arga tidak bisa berkutik lagi, bukankah seorang wanita akan lebih baik menutup auratnya. Terlebih wanita yang telah memiliki seorang suami, namun perubahan Naima benar-benar membuat Arga menaruh rasa curiga.

Pagi ini Arga tengah sibuk menyiapkan berkas yang harus ia bawa ke kantor. Namun tiba-tiba pandangan teralihkan ke arah Naima yang sedang mengobrak-abrik lemari pakaian miliknya. Karena penasaran akhirnya Arga bangkit dan melangkah mendekati istrinya, namun sebelumnya ia mengambil sesuatu yang mungkin sedang dicari oleh Naima.

"Kamu nyari ini." Arga berucap seraya menunjukkan sebuah buku. Seketika Naima menoleh, wanita berjilbab maroon itu sedikit terkejut.

"Mas kok .... "

"Ini buku milik kamu kan, soalnya ada data diri kamu juga." Arga memotong ucapan istrinya, lalu melangkah mendekati wanitanya itu.

"Mas tolong kembalikan, kenapa kamu ambil buku itu. Enggak bilang lagi." Naima hendak merebut buku tersebut, namun dengan cepat Arga mengangkat tangannya.

"Mas akan mengembalikan buku ini, tapi sebelumnya kamu harus jujur dulu. Tolong jelaskan maksud dari daftar ini." Arga menurunkan tangannya, lalu membuka buku tersebut. Menunjukkan sebuah daftar yang harus Naima jelaskan.

Naima cukup terkejut, tetapi ia berusaha untuk tetap bersikap tenang. Mungkin saatnya harus berkata jujur, Naima menarik napas lalu menghembuskannya secara perlahan. Naima mengambil buku tersebut, lalu menjatuhkan bobotnya di tepi ranjang.

"Ini adalah daftar uang yang akan aku kembalikan setelah kita resmi bercerai nanti," ucap Naima, seketika Arga terkejut. Ia benar-benar tidak mengerti akan maksud dari perkataan istrinya itu.

"Dikembalikan, maksud kamu." Arga menatap netra sendu milik istrinya.

"Iya dikembalikan, mama yang memintanya. Bukankah ini tradisi di keluarga kamu, mas. Mengembalikan uang yang pernah seorang suami berikan kepada istrinya setelah mereka bercerai. Dan ini adalah daftar uang yang akan aku kembalikan nanti," jelasnya. Seketika Arga terdiam, di keluarganya memang ada tradisi seperti itu. Tapi setahu Arga tradisi itu sudah lama tidak digunakan, tapi kenapa sekarang kembali digunakan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AFTER THAT NIGHT (CEO)
8.8
CEO teknologi New York, Darren Hawk, ingin melamar Angela Rawllies yang merupakan desainer top Paris. Namun, rencana ini terhalang niat ibunya menjodohkannya dengan model elite, Xavia Price. Darren berupaya menjauh, tetapi satu malam tak terduga mengubah segalanya dan menyeretnya ke dilema rumit. Kini ia terjebak di antara kesetiaan cintanya pada Angela atau tanggung jawab mendesak yang harus ia penuhi terhadap Xavia.
Sampul Novel Bukan Teman Tapi Sekamar?
8.4
Demi memenuhi syarat dari sang ayah, Amanda yang manja dan kaya raya justru terdampar di pulau asing. Sosialita sombong ini harus berbagi atap dengan Senja, pria dingin yang baru dikenalnya. Mereka terpaksa tinggal bersama untuk sebuah misi acara televisi dengan motif masing-masing. Sikap egois Amanda kerap merepotkan Senja, sementara sikap ketus pria itu terus menguji kesabaran Amanda. Mampukah dua kepribadian yang bertolak belakang ini bertahan hidup di sana?
Sampul Novel Pengantin Sempurna Sang CEO: Kesepakatan dengan Iblis yang Menyamar
8.1
Leyla kerap dituduh sebagai penggoda licik yang ambisius. Namun, sebuah pernikahan mendadak dengan Colton, miliarder playboy yang baru dikenalnya, menggemparkan publik. Hubungan yang semula dikira murni transaksi bisnis tanpa cinta ini mulai berubah saat Colton memperlihatkan sisi rapuhnya di sebuah pesta. Leyla pun tersadar bahwa seluruh pertemuan hingga pernikahan mereka sebenarnya adalah skenario matang yang telah dirancang Colton sejak awal.
Sampul Novel Cinta dan Dendam Andara
9.8
Demi membalas penderitaan ibunya dahulu, Andara nekat mengadu nasib ke kota besar. Saat bekerja sebagai petugas kebersihan, takdir mempertemukannya dengan sang CEO tampan yang menjadi bosnya. Ketulusan Andara perlahan memikat hati sang atasan hingga cinta merebak di antara mereka, meski terhalang jurang status sosial. Namun, saat ikatan mereka kian erat, ujian berat mulai berdatangan mengancam keteguhan cinta mereka.
Sampul Novel Dimanjakan oleh Suami Misterius
9.7
Demi merebut warisan sang ibu, Erina terpaksa menikahi programmer sederhana berparas tampan. Namun, misteri masa lalu perlahan terungkap usai tiga tahun berlalu sejak ia kehilangan dua bayi kembarnya. Meski tak pernah berhubungan dengan pria lain, Erina mendadak hamil lagi dan mendapati anak-anaknya ternyata masih hidup. Siapa sebenarnya sosok sang suami? Mengapa pria yang dianggap miskin itu sangat serupa dengan miliarder terkenal di televisi?
Sampul Novel Gairah Liar Tuan Xavier
8.5
Bella berada dalam posisi terdesak saat berjuang menolak klaim sepihak dari Tuan Xavier. Walau Bella terus menentang takdir paksaan tersebut, pria berkuasa itu tetap menegaskan bahwa Bella telah menjadi miliknya secara mutlak. Xavier menutup rapat segala celah bagi Bella untuk kabur ataupun membantah keputusannya. Kini, Bella tidak punya pilihan selain menghadapi jeratan obsesi liar sang tuan yang tidak pernah menerima penolakan.