APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Warriors

The Warriors

Ingatan dewi rubah Gu Chaewon disegel oleh suaminya, Hwa nim, saat ia dikirim ke bumi. Menjalani hidup sebagai manusia biasa membuatnya krisis identitas dan sangat protektif pada sahabat kecilnya, Lee Tae-oh. Namun, saat jati diri aslinya bangkit, kemarahan besar Chaewon meledak hingga mengancam keselamatan dunia manusia dan dewa. Hwa nim pun turun ke bumi demi menghentikannya. Akankah Chaewon tunduk pada takdir, atau justru nekat menghancurkan tatanan kedua alam tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 2

Chaewon pun menunduk, ingatan tersebut seakaan benar-benar membuatnya tenggelam dan hilang. Ia ingin menangis saat itu juga, bahkan ia sangat ingin berteriak dan memukul wajah yang telah ada di dalam titik kehancuran dirinya.

Chaewon merasa bahwa nafas nya semakin berat dan pundaknya terasa semakin sakit, ia bahkan tidak bisa memejamkan matanya karena yang ia lihat saat memejamkan mata wajah dari pria yang seperti sangat tidak asing bagi Chaewon, ia melihat seperti ada sebuah hubungan di antara keduannya.

Dari kursinya Jessie memperhatikan apa yang di lakukan oleh Chaewon, jika ia bertanya pada Chaewon apa yang sebenarnya terjadi padanya, ia takut bahwa Chaewon akan marah padanya, Menurut Jessie sosok Chaewon adalah satu-satunya siswi di kelasnya yang benar-benar tertutup.

Chaewon dan Jessie pun keluar dari kelas untuk menuju kantin sekolah, namun sebelumnya Chaewon harus pergi ke lokernya untuk menaruh buku Diarynya di sana, Tepat di samping loker milik nya ada sebuah loker dengan nama " Gu Yoo Kyung ", Chaewon yang akan segera menutup lokernya itu pun segera menengok ke arah loker tersebut dengan tatapan sendu.

" Chaewon ada apa ? " Tanya Jessie.

" tidak ada apa-apa " sahut Chaewon sambil tersenyum kecil.

" loker itu milik Gu Yoo Kyung, satu bulan lalu ia pindah dari sini, Aku tidak tahu apa alasannya tapi setelah itu Yoo Kyung bahkan tidak mengabari kami lagi, bahkan ia tidak mengambil barangnya di loker miliknya, Pihak sekolah juga tidak memindahkannya karena tidak tahu sandi dari loker tersebut "

" bukankah pihak sekolah bisa membukanya secara paksa? "

" yaa, tapi itu akan merusak loker tersebut " sahut Jessie sambil melangkahkan kaki nya yang kemudian di ikuti oleh Chaewon.

Chaewon hanya melihat loker tersebut dengan ekspresi datarnya sambil melangkahkan kaki nya mengikuti Jessie. Suasana di kantin terlihat sangat ramai dengan murid-murid yang tengah menikmati makan siang mereka, sebuah meja tepat di tengah ruangan yang di isi oleh beberapa siswi itu menyisakan dua kursi yang langsung di isi oleh Chaewon dan Jessie.

" aku dengar Lee Tae Oh sudah kembali dari program pertukaran pelajarnya "

" tadi pagi aku melihatnya sedang berbicara dengan teman-temannya " sahut beberapa siswi yang ada di depan mereka, Chaewon yang mendengarkan pembicaraan tersebut pun hanya menyimaknya sambil berusaha menikmati makanannya.

" Chaewon, aku sedikit memberitahukan mu tentang murid yang bernama Lee Tae oh yang di bicarakan mereka tadi, dia murid kelas 3B banyak siswi yang menyukainya karena memang perlu di akui dia memang tampan, tapi dia sering terlibat dalam masalah seperti membully siswa yang seperti kutu buku, tapi kenapa ia bisa mendapatkan program pertukaran pelajar itu ya? aku memberitahumu karena kau terlihat sekali bisa menjadi bahan tindasan murid-murid yang memiliki pengaruh kuat di sekolah ini, emmm itu dia Chaewon" Bisik Jessie.

Chaewon hanya sekedar mendengarkan kata-kata Jessie tanpa memikirkan dan mencernanya, karena pikirannya hanya berpokus pada hal lain.

" Jadi kau tidak mau memberikan buku jawaban soal itu pada kami?! kau tau kan apa akibatnya jika menolak permintaan kami?!" Teriak seorang siswi yang langsung mengalihkan perhatian semua murid yang ada di kantin termasuk Lee Tae Oh Yang tengah berdiri bersama teman-temannya itu.

" aku sudah bilang pada Yuna bahwa aku lupa membawa buku itu " sahut siswi yang tengah duduk di kursi kantin itu.

Tanpa bicara lagi, salah satu siswi yang bernama Eun Bi langsung menjambak rambut siswi tersebut dan membenturkannya ke meja, Hal itu pun membuat semuanya menjadi heboh dan ketakutan, semuanya tahu bahwa Eun Bi adalah teman dekat dari Yuna, Siswi yang memegang kendali di sekolah dan memiliki koneksi banyak dengan murid-murid pembully di sana.

Dengan Refleks Chaewon dan Jessie pun berdiri dari kursinya, karena jarak tempat mereka tidak jauh dari posisi Eun Bi membully siswi tersebut, hal itu membuat mereka berdua bisa melihat dengan jelas bagaimana Eun Bi membully siswi yang lemah tersebut.

" kenapa tidak ada yang membantu nya? " Tanya Chaewon.

" Mereka takut akan merasakan hal yang sama dengan siswi yang tengah di bully Eun Bi itu, atau mungkin mendapatkan hal yang jauh lebih parah dari itu, jika aku memiliki keberanian yang cukup aku akan menghentikan ini semua " sahut Jessie.

Dengan dalam Chaewon melihat Eun Bi dan siswi tersebut, terlintas sekilas ia seperti terlempar dalam masa lalu Yoo Kyung yang memperlihatkan dirinya menjadi bahan bullyan Yuna dan teman-temannya, Dengan wajah datarnya ia pun berjalan ke arah Eun Bi dan teman-temannya, Chaewon langsung menangkap tangan Eun Bi yang akan segera menampar wajah siswi tersebut yang langsung membuat Eun Bi menoleh ke arahnya.

" sepertinya kau tidak bisa menggunakan otakmu untuk berpikir sampai kau menyakiti orang lain sebegitu menyedihkannya di depan murid-murid lain " sahut Chaewon dengan dingin.

" sepertinya kau ini si siswi baru itu, kau tidak tahu dengan siapa kau akan berurusan, jadi lepaskan tangan ku!" Bentak Eun Bi.

" Kau yang tidak tahu akan berurusan dengan siapa " sahut Chaewon dengan dingin.

Hal itu langsung membuat semua murid antusias melihatnya, karena ini adalah pertama kali nya mereka melihat ada seorang siswi yang berani menentang Eun Bi, hal itu pun manarik perhatian dari seorang Lee tae Oh.

Lee Tae Oh pun langsung segera melihatnya dari dekat, dengan mata kecilnya itu ia dengan jelas bisa mengenali siapa siswi yang ada di depan matanya itu.

" Gu Chaewon? " sahut Jae Seok pelan yang langsung di ikuti dengan senyuman kecil di wajahnya.

Dengan mata yang masih melihat dingin ke wajah Eun Bi, Chaewon melepaskan tangan Eun Bi, Ia pun membuang pandangannya ke arah si siswi yang tadi Eun Bi Bully, dengan lembut Ia membangunkan siswi tersebut dan berjalan melalui Eun Bi dan teman-temannya.

" Yakk!! Kau pikir Kau siapa! Yakk " teriak Eun Bi pada Chaewon yang tidak di gubrisnya sama sekali.

Merasa tengah di permalukan di depan semuanya, Eun Bi Pun menyuruh teman-temannya untuk memukul Chaewon saat itu juga di depan semua orang, Salah satu teman Eun Bi pun menarik rambut Chaewon yang di ikat sampai akhirnya terurai.

Chaewon pun menghentikan langkahnya, Jessie pun menghampiri mereka berdua dan menyuruh Chaewon untuk meminta maaf pada Eun Bi.

" Jessie, bawa dia ke tempat aman " sahut Chaewon sambil berdiri kaku.

" Chaewon sebaiknya kau minta maaf pada Eun Bi, mereka akan menghabisi mu di depan semuanya " sahut Jessie.

" Jessie, kau tidak perlu sepanik itu, Aku yang akan menghabisi mereka semua, kau adalah teman sekelasnya Gu Yoo Kyung kan? tidak lama lagi kau akan mengenali siapa diriku " sahut Chaewon yang langsung membalikkan badannya dan menendang perut salah satu teman Eun Bi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya
8.8
Sulitnya mencari kerja memaksa Meri menjadi pembunuh bayaran demi uang. Rahasia gelap ini hanya diketahui oleh Mike, sahabat yang diam-diam ia cintai. Meri memilih memendam perasaannya demi menjaga persahabatan mereka, terlebih Mike sudah memacari seorang model menawan. Namun, keyakinan hati Meri mulai goyah saat ia tidak sengaja bertemu seorang dokter tampan di rumah sakit. Siapakah sosok yang sebenarnya ditakdirkan menjadi belahan jiwa bagi Meri?
Sampul Novel Jenderal Kau Tidak Tahu Malu!
9.0
Mireya Herlambang, penembak jitu terbaik dari organisasi Galaxy Hitam di kota Irich, mengemban tugas mematikan dari pimpinannya. Dia ditargetkan untuk melenyapkan Arnold Aksara, jenderal berhati dingin dan kejam. Misi berisiko tinggi ini ia ambil demi membalas dendam atas kematian keluarganya. Namun, di tengah upaya pembunuhan tersebut, Mireya justru dihadapkan pada dilema besar. Akankah ia berhasil mengeksekusi sang jenderal, atau malah jatuh hati pada pesona targetnya?
Sampul Novel Kecanduan Istriku yang Bermuka Dua
9.7
Julien mengira Kelsey adalah perempuan lemah yang harus selalu ia lindungi. Namun, sang istri ternyata sangat tangguh dan gemar terlibat perkelahian, hingga Julien kewalahan mengurus berbagai laporan kekerasan akibat ulahnya. Walau lelah, Julien justru terobsesi dan tak bisa melepaskan perempuan itu. Konflik memuncak ketika Kelsey nekat melarikan diri bersama anak mereka. Mampukah obsesi Julien pada istrinya yang bermuka dua ini berujung pada akhir bahagia?
Sampul Novel Kenangan Obsidian
9.3
Setelah kabur dari Kekaisaran Ezen, Asha, Kael, dan Lirien mengasingkan diri di Pegunungan Broken. Di tempat persembunyian ini, rahasia Penjaga kuno tersingkap bersamaan dengan perjuangan Asha mengendalikan kekuatan abu serta ingatan kelamnya. Di sisi lain, ancaman nyata mengintai Kael saat fisiknya perlahan mengeras menjadi batu. Di balik ketegangan antarras yang dipenuhi manipulasi dan pengkhianatan, Asha kini dihadapkan pada pilihan sulit: menjadi senjata pemusnah atau penyelamat dunia.
Sampul Novel Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran
9.2
Setelah tewas membeku akibat dikhianati keluarganya, Anggi Suharjo terbangun kembali di hari pernikahannya dengan Luis Giandra yang kejam. Menyadari dirinya hanya figuran yang dikorbankan demi sang adik kembar, Wulan, Anggi bertekad tidak akan lagi mengemis kasih sayang. Menggunakan kecerdasan strategi militer dan keahlian medisnya yang luar biasa, ia siap menaklukkan dunia. Saat keluarganya yang menyesal mulai memohon ampun, Luis yang awalnya dingin justru enggan melepaskan Anggi demi membayar utang nyawa.
Sampul Novel PESONA IBLIS MAFIA KEJAM
9.6
Kendati telah kabur dari ayahnya demi menghindari dunia hitam, warisan darah mafia tetap mengalir kuat di tubuh pria ini. Di balik sosoknya yang sangat dingin, kejam, dan mematikan, ia memiliki ketampanan memikat layaknya iblis Lucifer. Kebrutalan serta bahaya yang menyelimuti dirinya justru menjadi magnet kuat yang tak bisa ditolak oleh para wanita dan orang-orang di sekitarnya, memancarkan pesona gelap yang begitu menawan.