APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Trill of Romance

The Trill of Romance

Pemilik Glory Ranch, duda kaya berusia 27 tahun bernama Kian Dario, menaruh hati pada Ayu Soraya. Gadis asal Indonesia berumur 18 tahun itu baru saja datang lewat tangan kanan ayahnya. Namun, trauma akibat pengkhianatan masa lalu membuat Ayu menutup diri. Saat Kian berjuang keras mendekatinya, bahaya mengintai dari sosok misterius yang ingin menghancurkan hidup Kian. Kini, ia harus melindungi nyawa dan kebahagiaannya demi memenangkan cinta Ayu di tengah ancaman dendam.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Mantan? Ayu merasa ndak pernah putus dari Evan,” timpal Ayu.

“Gadis miskin macam kamu itu nggak level sama Evan. Kamu nggak tahu 'kan kalau selama ini Evan itu anak orang kaya, rumahmu dijual pun uangnya masih kurang untuk membeli mobil yang kami pakai ini,” sindir Debora dengan bibirnya yang mencebik.

Sakit hati Ayu, direndahkan seperti itu. Namun Ayu sadar diri siapa dirinya. Kepalanya menunduk bahunya melorot kalah. Ayu juga tak mungkin bersaing dengan Debora yang anak orang kaya juga.

“Kalau begitu kita putus Evan,” ucap Ayu lirih.

“Tidak Ayu, seorang Evan Janardana pantang diputus cewek. Jadi Evan yang putusin kamu.” Debora yang menjawab, sedangkan Evan hanya diam tak bergeming memandang dengan penuh kesedihan pada paras cantik Ayu yang memucat. Hatinya juga sakit melihat Ayu yang patah hati begitu juga dengan batinnya.

Ayu menengadahkan kepala, raut wajahnya sayu, matanya memerah. Ayu menarik napas meredakan gejolak di dadanya.

“Terserah deh, bodo amat,” ujar Ayu ketus.

Ayu kemudian membalikkan badan dan pergi meninggalkan dua sejoli itu. Melajukan motornya membelah jalanan menuju rumah sakit.

'Ibu, ternyata jatuh cinta bisa sesakit ini ya Bu? Hati Ayu sesak seperti terhimpit sebongkah batu besar.'

Hati Ayu hancur lebur, meratapi cinta remajanya yang hancur karena perbedaan kelas sosial. Langkahnya gontai menyusuri koridor rumah sakit menuju kamar inap ibunya.

Sesampainya di depan kamar rumah sakit ia dikejutkan oleh keberadaan Budi prawira pamannya adik sang bunda dan Tante Fitri. Paman bibinya tampak menangis tersedu. Perasaan semakin tidak karuan, pasti terjadi hal buruk pada sang bunda. Raut wajah ayu semakin pucat pasi, ia berlari menghampiri paman dan bibinya.

“Kenapa kalian menangis?” tanya Ayu, nada suaranya sudah bergetar menahan tangis yang akan segera membanjir di muka mungilnya.

Fitri menghampiri Ayu memeluk gadis itu erat. “Ibumu sudah pergi Nak,” ujar Fitri disela tangisnya.

“APA! Tidak mungkin?! Ibukkk. Ayu datang bukkk jangan pergi.” Seketika Ayu melepas pelukan Fitri dan berhambur masuk ke kamar ibunya.

Tubuh sang bunda sudah tertutup kain putih. Ayu menelungkup di atas dada jasad sang bunda.

“Ibu, kenapa tinggalkan Ayu, Bu?! Ayu sendirian Bu,” ucap ayu lirih sembari menangis.

“Ibu tahu, Ayu baru saja putus dengan Evan. Ibu, kenapa tega tinggalin Ayu Bu? Ayah pergi, Ibu juga pergi dan Ayu sendirian sekarang,” ratap Ayu menyayat hati siapa pun yang mendengarkan.

Budi dan Fitri berdiri di belakangnya. Sentuhan lembut di bahu membuatnya menegakkan badan.

“Kami tadi sudah mencoba menghubungi Ayu. Tetapi sepertinya ponsel Ayu mati. Mbak Ani tadi sudah berpesan sebelum pergi, untuk Paman dan Tante merawat Ayu. Sekarang Kami adalah wali Ayu. Jadi ,nanti setelah pemakaman ibu, Ayu akan ikut kami kembali ke Amerika,” ucap Budi menjelaskan.

“Ayu jangan khawatir kami sudah mempersiapkan semua keperluan untuk berangkat ke sana, nanti Ayu juga bekerja bersama dengan tante Fitri,” timpal Fitri.

Ayu menganggukkan kepala. “Ayu mau 'kan ikut ke Amerika? Di sana nanti ada Dion. Nak, sepupumu,” terang Fitri.

“Iya Tante, Ayu mau,” ucap Ayu pasrah.

♥

Gundukan tanah di depannya masih basah, tetapi Ayu harus segera pergi ikut dengan paman serta tantenya kembali ke kota.

“Ibu, Ayu pergi dulu ya,” pamitnya kepada nisan sang bunda.

Ayu melangkah ke nisan yang ada di sebelah makam ibunya.

“Ayah. Ayu pamit ya, tolong jagain Ibu di surga ya ayah.” Air Matanya menetes lagi. Awan mendung menggelayuti langit, seolah-olah ikut merasakan yang dirinya rasakan.

Berat langkah kakinya meninggalkan peristirahatan terakhir kedua orangtuanya. Ayahnya yang meninggal karena serangan jantung saat menerima kabar dia dituduh menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja. Kemudian semua harta bendanya di jadikan barang sitaan oleh bank. Ibunya yang sedang sakit saat mengetahui ayahnya ditangkap. Kemudian jatuh sakit, seluruh biaya rumah sakit berasal dari paman dan tantenya yang menanggung. Sekarang ia harus meninggalkan tanah airnya untuk ikut merantau ke negeri jauh.

Ayu duduk di kursi meja makan, tubuhnya terasa lelah dan penat. Kepalanya menunduk sesekali airmata masih menetes di wajah cantiknya. Setitik pilu menggerogoti hatinya, seperti teremas dan hancur berkeping-keping. Sesak menghimpit sanubari, meronta inginkan pelepasan dari rasa sakit yang mendera hati dan pikiran. Dipandanginya wajahnya dari cermin diatas wastafel samping dapur. Wajah kuyu, pucat dengan hidung yang memerah. Wajah penuh putus asa itu kembali melihat ke arahnya.

'Aku tidak bisa begini terus meratapi hidup. Hidupku harus berguna, tutup buku hitam kehidupan yang lama buka lembaran buku yang baru. Ayu kamu pasti bisa. Ayah, Ayu berjanji suatu hari nanti Ayu akan buktikan dan kembalikan nama baik Ayah. Ayu tahu pasti, ayah Ayu yang jujur bukan seorang koruptor.'

Ayu bangkit dari duduknya dan membasuh wajahnya dengan air yang menyejukkan, serasa meresap di jiwa. “Ayu, sudah selesai berkemas-kemas?” tanya Fitri yang bersandar di depan kulkas.

“Sudah Tante,” jawab Ayu sembari memutar tubuhnya menghadap bibinya, bersandar di tepi wastafel dengan kedua tangan bertumpu di sisi kiri dan kanannya.

Ayu sudah meneguhkan hati untuk ikut merantau ke negeri jauh. Ayu bisa melanjutkan pendidikannya yang sempat tertunda serta bisa ikut bekerja bersama dengan sang bibi.

“Ya sudah, sebaiknya kamu istirahat dulu sekarang. Besok pagi kita akan berangkat, perjalanan masih panjang jarak Jakarta-Houston itu sekitar dua puluh jam lebih Sayang. Belum lagi perjalanan menggunakan helikopter nanti,” ujar Fitri.

Mata Ayu membuat mulutnya menganga, tidak pernah dirinya bayangkan jika akan menaiki pesawat dan helikopter. “Wah naik helikopter Tante?” tanyanya dengan antusias.

“Iya, nanti sesampainya di West Houston Airport kita naik helikopter ke peternakan.” Fitri tersenyum geli menjelaskan.

“Peternakan?” Ayu semakin bingung dan takjub.

“Iya Nak, kita nanti akan tinggal di rumah Tuan rumah yang ada di bagian peternakan.” Fitri dengan sabar menjelaskan.

“Wow .... Juragan Tante banyak punya rumah ya, kok banyak bagian?”

“Hi hi hi, ada dua rumah utama Nak, di peternakan dan di perkebunan nanti kamu akan mengerti.” Fitri mengusap lengan Ayu dengan sayang.

“Sebaiknya kita segera istirahat” ucap Budi menghela kedua wanita itu untuk masuk ke kamar masing-masing.

Saat ini ayu beserta dengan tante dan pamannya menunggu keberangkatan mereka di bandara, saat terdapat panggilan dari Dion.

"Halo, Bang Dion.”

“Hallo sayangnya Abang, jadi ikut Papa, Mama kan?”

“Iya Bang, Abang Dion jemput Ayu kan?”

“Tentu saja sayangnya Abang. Ayu senang ,Abang yang jemput?”

“Asik! Tentu saja Ayu senang.” Budi dan Fitri menatap wajah gadis yang tadinya sayu dengan perlahan menjadi ceria setelah mendapatkan panggilan dari anak lelaki mereka. Dion dan Ayu memang jarang bertemu tetapi kedekatan mereka berdua sebagai saudara tidak diragukan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Brave Heart
8.7
Kecelakaan tragis membuat fisik Seruni Arkadewi cacat. Kemalangan tak berhenti di situ; sang kekasih berkhianat dengan sahabatnya, dan ayah tirinya tega menjualnya kepada pria tua kaya. Menolak menyerah pada nasib, Seruni memilih melarikan diri demi membuktikan bahwa ia mampu mandiri. Langkahnya ini dinilai konyol oleh Antonio Brata Kesuma, konglomerat yang sangat antipati pada kelemahan fisik. Namun, kegigihan Seruni yang menolak belas kasihan perlahan menantang pandangan Antonio.
Sampul Novel Dokter Cantik Mantan Istriku (Penyesalanku)
9.1
Pertemuan kembali dengan Uma setelah lima tahun berpisah memicu penyesalan besar dalam diriku. Mantan istriku kini telah sukses sebagai dokter kandungan sekaligus direktur di sebuah rumah sakit swasta. Menyaksikan keberhasilan dirinya dan melihat anak kami tumbuh membuatku didera rasa bersalah yang teramat dalam. Kini, aku dirundung kebimbangan besar, mempertanyakan apakah masih ada kesempatan untuk memperbaiki segalanya dan menyatukan kembali keluarga kami.
Sampul Novel Gadis Jaminan Tuan Max
7.8
Hera mengira hidupnya tak bisa lebih buruk lagi, sampai sang ibu terjerat utang pada Max, rentenir yang dikenal sangat kejam. Akibatnya, Hera disandera sebagai jaminan pelunasan utang tersebut. Batas waktu yang terus berjalan membuat posisinya kian terdesak. Jika ibunya gagal melunasi kewajiban itu tepat waktu, nasib mengerikan telah menanti Hera. Mampukah ia bertahan hidup dalam cengkeraman kekuasaan penuh Max yang dingin?
Sampul Novel My Enemy Is My Husband
9.5
Niat Joana menghibur diri di kelab malam hancur saat memergoki sang kekasih berselingkuh dengan empat wanita sekaligus. Dalam keadaan mabuk berat karena patah hati, ia malah terlibat cinta satu malam dengan pria asing. Keadaan kian kacau ketika ia mengetahui bahwa lelaki misterius yang kini mengklaim dirinya adalah kakak kandung mantan kekasihnya itu. Kini, Joana terjebak dalam cengkeraman kekuasaan pria tersebut dan tidak bisa meloloskan diri dari takdir rumit ini.
Sampul Novel SHEILA, GAIRAH LIAR BERSELIMUT DENDAM
8.6
Demi menyelamatkan sang ibu yang sakit, Sheila Damaris terpaksa memilih antara jeruji besi atau menyerahkan kesuciannya kepada Revian, atasannya yang sangat arogan. Meski berhasil menuntut pernikahan kontrak, nasib Sheila justru kian menderita. Kekejaman Revian memuncak saat masa lalu Sheila terungkap, mengubah statusnya hanya sebagai pemuas hasrat. Di tengah siksaan sang direktur, mampukah Sheila bertahan dan menuntaskan dendamnya?
Sampul Novel Terjerat Belenggu Perselingkuhan
9.5
Mariana Zoya dikenal sebagai gadis desa berparas cantik dan berambut gelombang yang tampak sangat lugu. Namun, di balik kepolosan itu, ia menyimpan rahasia kelam. Keinginan Mariana yang tak pernah cukup pada satu pria membawanya masuk ke dalam konflik yang sangat rumit. Sekarang, ia terjerat dalam lingkaran asmara membingungkan bersama sejumlah pria yang terobsesi untuk menguasai dirinya secara utuh.