APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tersegel Dalam Dunia Palsu

Tersegel Dalam Dunia Palsu

Akibat kelicikan ibu tiri dan saudarinya, Vivienne terjebak dalam pernikahan paksa dengan pria yang tampak tak berdaya. Namun, di balik kelemahannya, sang suami ternyata seorang presiden direktur yang sangat berkuasa. Begitu kedok tersebut terbongkar, Vivienne menyadari adanya kebohongan besar. Kini, ia harus menghadapi berbagai rahasia gelap sang suami serta intrik berbahaya yang mulai mengancam kehidupan pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Vivienne menatap cermin besar di hadapannya, matanya yang lelah mencerminkan ketegangan yang ada dalam hatinya. Gaun pengantin putih itu terasa seperti beban, bukan simbol kebahagiaan yang seharusnya. Ia merasakan pandangan dingin ibunya yang tiri menembus punggungnya, seperti selalu, menilai setiap gerakannya, setiap keputusan yang ia buat.

"Ibu, aku..." Vivienne membuka mulut, namun suara itu tenggelam dalam keheningan yang menindih.

Ibu tirinya, Marcella, berdiri di belakangnya, tangannya yang dingin menyentuh bahu Vivienne. "Tidak ada kata 'tapi'. Kamu sudah tahu kenapa pernikahan ini harus terjadi. Jangan sia-siakan kesempatanmu." Suaranya keras dan penuh tekanan, seakan setiap kata yang diucapkan adalah hukum yang tak bisa diganggu gugat.

Saudarinya yang palsu, Selina, berdiri di sampingnya, dengan senyum tipis yang tak pernah bisa Vivienne pahami. Selina adalah segalanya yang diinginkan oleh ibu tiri Vivienne: cantik, cerdas, dan tanpa cacat. Semua perhatian ibu Marcella tertuju pada Selina, sementara Vivienne, meski tidak pernah mengeluh, selalu menjadi bayang-bayang di belakangnya.

"Sudahlah, Vivienne," ujar Selina dengan nada lembut yang terasa menyakitkan. "Ini adalah jalan yang sudah dipilih untukmu. Jangan membuat ibu marah."

Vivienne mengangguk, meski hatinya menjerit. Ia tidak punya pilihan. Selina, dengan semua pesonanya, selalu menjadi yang pertama di segala hal, dan Vivienne hanya dipandang sebagai alat untuk mencapai tujuan mereka. Semua rencana besar ibunya untuk masa depan mereka tak bisa diganggu gugat, dan Vivienne hanya bisa tunduk pada kehendak itu.

Pernikahan ini bukanlah tentang cinta-itu sudah jelas. Ia tidak pernah diberi kesempatan untuk memilih siapa yang ingin ia nikahi. Tidak, pernikahan ini hanyalah langkah strategis untuk menjaga kekuasaan keluarga mereka. Di sinilah Vivienne berdiri, mengenakan gaun pengantin yang berat, di hadapan seorang pria yang hampir tidak ia kenal.

Arthur, pria yang ditentukan untuk menjadi suaminya, tidak lebih dari seorang gelandangan dengan status yang samar. Vivienne masih ingat pertemuan pertama mereka-dia tampak seperti orang biasa, bahkan kurang dari itu. Rambutnya kusut, pakaiannya lusuh, dan tatapannya kosong. Namun, ibu tiri dan Selina menyuruhnya untuk menikah dengannya, menyebutnya sebagai "langkah yang diperlukan" untuk memperkuat status mereka. Tidak ada ruang untuk penolakan. Vivienne hanyalah pion dalam permainan mereka.

Tapi hari ini, di hari pernikahannya, Vivienne merasa ada sesuatu yang berbeda. Arthur, yang sebelumnya tampak seperti pria tak berdaya, sekarang berdiri di hadapan altar dengan aura yang mengesankan. Ia mengenakan setelan hitam yang sempurna, matanya penuh tekad, dan posturnya tegap. Tak ada lagi tanda-tanda kerapuhan yang dulu ia tunjukkan. Vivienne merasa bingung, bahkan takut.

Setelah upacara yang berlangsung cepat dan tanpa emosi, mereka berdiri di depan keluarga dan tamu yang hadir. Semua mata tertuju pada mereka. Arthur, yang dulu dianggap sebagai sosok yang tak berarti, kini menatap Vivienne dengan cara yang berbeda-seperti ada sesuatu yang disembunyikan di balik tatapannya. Ada sesuatu yang tak ia pahami, tapi juga tak bisa ia hindari.

"Selamat, Vivienne," Arthur berkata, suaranya datar, namun ada sebuah ketegangan yang tidak dapat ia sembunyikan. Vivienne hanya mengangguk, meski di dalam hatinya muncul pertanyaan yang tak terjawab: Siapa dia sebenarnya?

Malam itu, ketika mereka berdua tiba di rumah mereka yang besar dan megah, Vivienne merasa cemas. Semua terasa asing. Rumah yang tampak mewah itu seperti penjara yang menunggu untuk menelan hidupnya. Mereka berada dalam ruangan yang luas, namun Vivienne merasa lebih kesepian dari sebelumnya. Arthur duduk di kursi besar di depan perapian, tangannya menggenggam segelas wiski.

"Ada yang ingin aku bicarakan denganmu," kata Arthur, suaranya tenang namun sarat dengan sesuatu yang lebih gelap. Vivienne hanya menatapnya, mencoba memahami setiap kata yang ia ucapkan.

"Kenapa kamu berubah?" Vivienne akhirnya bertanya, suaranya sedikit gemetar. "Apa yang sebenarnya kamu sembunyikan, Arthur? Mengapa kamu... seperti ini?"

Arthur hanya tersenyum, tapi itu bukan senyuman yang ia kenal. Ada sesuatu yang tajam di balik tatapan itu. "Kamu baru akan tahu," jawabnya pelan, seolah-olah kalimat itu membawa beban yang jauh lebih berat dari yang bisa dijelaskan.

Vivienne merasa gemetar. Semua pertanyaan yang menggantung di benaknya tiba-tiba menjadi semakin kuat. Siapa sebenarnya suaminya? Apa yang ia sembunyikan darinya? Dan yang lebih penting lagi-berapa banyak dari semua ini yang sudah direncanakan?

Sekarang, Vivienne menyadari bahwa pernikahan ini bukan hanya awal dari sebuah hubungan, tetapi juga pintu gerbang menuju sebuah permainan yang lebih besar dan lebih gelap dari yang pernah ia bayangkan.

Di luar sana, malam semakin larut. Tapi di dalam hatinya, Vivienne merasa ada sesuatu yang akan segera berubah-dan dia tidak tahu apakah itu akan mengarah pada kebahagiaan atau kehancuran.

"Vivienne..." Arthur berkata lagi, kali ini suaranya lebih dalam dan penuh dengan misteri. "Aku akan menunjukkan siapa aku sebenarnya. Tapi kau harus siap dengan kenyataannya."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian
9.1
Tiga tahun Wenny Cladia merawat suaminya, Hendro Jamil, miliarder Kota Livia yang terbaring koma. Namun setelah siuman, Hendro justru berpaling pada cinta pertamanya yang baru kembali, membuat Wenny sadar bahwa ia hanya dimanfaatkan. Enggan terus dihina, Wenny melayangkan gugatan cerai dengan alasan sang suami impoten. Saat Hendro yang murka datang melabrak, ia terkejut mendapati Wenny yang dulu dianggapnya jelek kini menjelma menjadi dokter ahli medis yang menawan dan siap menantangnya.
Sampul Novel Kubeli Kesombongan, Gundik Suamiku
8.7
Kehidupan Keysa, istri seorang abdi negara yang juga dosen dan influencer, mendadak terusik. Ia harus menghadapi Risa, perempuan kaya raya yang diduga menjadi selingkuhan suaminya. Di hadapan Risa yang kerap memamerkan hartanya dengan sombong, Keysa tidak tinggal diam. Ia justru bangkit menjadi sosok yang jauh lebih tangguh. Mampukah Keysa membungkam kesombongan Risa dan memenangkan persaingan sengit ini? Ikuti kisah perjuangan emosional Keysa.
Sampul Novel Pembalasan Carly Hamilton
8.5
Carly Hamilton menjalani hidup miskin sebagai mantan penjaga bar sebelum terjebak pernikahan paksa dengan wanita dari keluarga kaya raya. Setiap hari, ia terus menerima hinaan serta caci maki yang menyakitkan dari orang-orang sekelilingnya. Berbagai cobaan berat tiada henti menghantam hidup Carly. Namun, titik balik besar akhirnya datang saat keberuntungan berpihak padanya. Carly pun bangkit untuk membalas dendam dan memaksa mereka yang dulu meremehkannya berlutut memohon ampun.
Sampul Novel Pengkhianatan Dibalik Cinta Duda
9.2
Alina Mahendra memilih menutup diri setelah dikhianati tunangannya. Namun, takdir mempertemukannya dengan Adriel Wicaksana, seorang pengusaha properti kaya raya. Alina yang selalu menghindar malah berakhir menjadi guru privat bagi anak Adriel, Naya, yang mengira Alina adalah ibu kandungnya. Di bawah pengaruh Adriel yang kuat dan bayang-bayang luka lama, relasi kerja mereka berkembang menjadi konflik batin yang rumit. Akankah hadirnya Adriel menyembuhkan trauma Alina atau kembali menorehkan luka?
Sampul Novel Penyesalan Abang dan Calon Suami
8.8
Setelah dikhianati hingga bangkrut oleh abang dan tunangannya demi sang sahabat, Rose mendapatkan kesempatan kedua dengan kembali ke masa tiga tahun lalu. Menyadari ketidakadilan mereka yang diam-diam memberikan proyeknya kepada orang lain, Rose memilih menyerah dan pergi ke luar negeri, yang justru dirayakan oleh keduanya. Namun, penyesalan terdalam menghampiri mereka saat Rose kembali tiga tahun kemudian sebagai istri dari presdir Grup Arkava di sebuah acara tender besar.
Sampul Novel PERNIKAHAN PAKSA : Menikah Tanpa Cinta
9.6
Baskara, sang pewaris takhta Adiputra Group, terpaksa menuruti perjodohan dari orang tuanya di saat hatinya masih milik Viona. Ia pun menikahi Hanna, sosok gadis periang yang patuh pada kehendak sang ayah. Di balik pernikahan tanpa rasa cinta ini, Hanna harus berlapang dada menerima kenyataan pahit bahwa hati suaminya terkunci untuk wanita lain. Akankah pengorbanan tulus ini menuntun mereka pada akhir yang bahagia, atau justru menorehkan luka yang kian perih?