APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tersadar dari Mimpi, Aku Memutuskan untuk Meninggalkannya

Tersadar dari Mimpi, Aku Memutuskan untuk Meninggalkannya

Pernikahan Sienna hancur seketika saat Levin memilih meninggalkan altar demi membawa adik kesayangannya, Lestari, yang mendadak pingsan ke rumah sakit. Kejadian memilukan itu memicu serangan jantung fatal pada ibu Sienna hingga merenggut nyawanya tanpa ada tamu yang peduli. Di tengah duka kehilangan ibunya, Sienna justru menerima telepon dari Levin yang meminta donor sumsum tulang belakang untuk Lestari. Sadar akan kenyataan pahit ini, Sienna memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Levin! Kamu pasti akan nyesal suatu hari nanti!”

Saat mendengar tangisanku yang histeris, Levin tertegun sejenak. Namun, langkahnya hanya terhenti sejenak. Setelahnya, dia langsung melangkah pergi tanpa menoleh.

Aku menarik napas dalam-dalam. Sebelum sempat bereaksi, pengawal Levin sudah menarikku berdiri dari lantai.

“Pak Levin bilang kamu masih harus diperiksa sekali. Setelah operasi berakhir, kamu baru boleh pergi.”

Aku pun berseru, “Tindakan kalian ini melanggar hukum! Lepaskan aku!”

Namun, aku sendiri tidak mungkin dapat melawan mereka. Setelah diseret ke ruang operasi, seorang dokter berjalan menghampiriku sambil memegang jarum suntik. Aku sontak merasa gugup. Dia memperingatiku, “Pikirkanlah ibumu. Jangan lakukan perlawanan yang sia-sia lagi.”

Aku pun tersenyum getir. Begitu jarum itu disuntikkan ke tubuhku, hatiku juga terasa sangat sakit. Seiring dengan energiku yang seolah-olah terkuras habis, aku juga langsung pingsan.

Saat tersadar kembali, hanya ada aku sendiri yang sedang berbaring di atas ranjang pasien. Entah berapa lama waktu telah berlalu, seorang perawat baru datang memeriksaku. Dia berkata, “Sudah siuman? Istirahatlah yang baik setelah pulang.”

Aku menarik tangannya tanpa peduli pada rasa sakit tubuhku dan bertanya, “Di mana Levin? Di mana jasad ibuku?”

Perawat itu menjawab dengan serbasalah, “Aku juga kurang tahu. Kamu hanya bisa tanya langsung pada Pak Levin.”

Aku pun turun dari tempat tidur, tetapi malah langsung jatuh. Pada saat ini, ada seseorang yang berjalan masuk. Orang itu tidak lain adalah Levin. Dia buru-buru menggendongku dan meletakkan aku kembali ke tempat tidur.

Aku meraih kerah bajunya dan berseru, “Levin, di mana ibuku!”

“Jangan khawatir. Aku sudah antarkan dia ke rumah duka. Kamu boleh pergi ke sana kapan saja.”

Aku hendak langsung pergi, tetapi dia malah menghentikanku dan berkata, “Dokter bilang kamu harus istirahat karena baru lakukan transplantasi.”

“Nggak perlu!” Aku menepis tangan Levin, lalu lanjut lanjut berbicara dengan ekspresi dingin, “Ingat, ini terakhir kalinya aku jadi donor kalian! Mulai sekarang, kita nggak saling berutang!”

Seusai berbicara, aku langsung mendorongnya. Namun, dia menahan pergelangan tanganku dan berseru, “Bisa nggak kamu jangan buat onar lagi! Tanpa tulang sumsummu, dia bisa mati!”

Aku merasa sangat lucu.

“Benarkah? Tapi, waktu kamu tinggalkan aku di resepsi pernikahan kita, apa kamu kepikiran ibuku juga mungkin meninggalkanku gara-gara hal ini? Dia itu satu-satunya keluargaku yang tersisa!”

Melihat mataku yang merah, Levin mengerutkan keningnya dan menjawab, “Maaf. Aku akan adakan resepsi pernikahan lagi untukmu, juga berikan posisi menantu Keluarga Yuardi padamu.”

“Siapa yang sudi?” Menantu Keluarga Yuardi? Ini sungguh kehormatan besar!

“Levin, kamu kira dengan berbuat begini, aku akan maafkan kamu?” lanjutku. Aku berharap bisa menemukan sedikit perasaan bersalah dari dalam matanya. Sayangnya, tidak ada.

Levin menarik napas dalam-dalam, lalu berkata, “Aku akan tebus kesalahanku padamu.”

“Tebus kesalahanmu? Sekarang, kamu berutang nyawa padaku! Mau tebus kesalahan? Berikan saja nyawamu padaku.”

Levin menjawab dengan agak tidak sabar, “Sienna, cukup! Kadang-kadang, kematian juga mungkin bisa mengakhiri penderitaan.”

Aku langsung menamparnya!

Wajah Levin masih menoleh ke samping. Pada saat ini, tiba-tiba terdengar seruan dari luar, “Vin! Vin, ada apa ini?”

Lestari yang mengenakan gaun rumah sakit dan terlihat pucat buru-buru berlari masuk sambil berseru, “Kenapa kamu tampar orang!”

Aku pun mencibir, “Sudah mending aku cuma menamparnya! Kenapa? Nggak terima aku tampar dia? Mau tampar balik? Silakan!”

Kemudian, aku menatap Levin. Levin menghela napas, lalu hendak mengatakan sesuatu. Namun, aku langsung berbalik dan pergi.

“Kamu mau ke mana?”

“Kamu nggak usah peduli! Sudah kubilang, kita nggak saling berutang!”

Aku menepis tangan Levin. Pada saat dia hendak mengejarku, Lestari tiba-tiba merasa lemas dan jatuh ke pelukannya. Langkahnya pun terhenti.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Diperas Mafia Tengil
8.6
Nasib malang menimpa Rania. Usai gagal menikah, ia diceraikan karena tidak bisa memberi anak lelaki. Rencana mengundurkan diri sebagai asisten pribadi pun kacau saat bosnya yang seorang mafia, Radin, malah memerasnya. Anehnya, Radin justru melindungi Rania dan putrinya dari usikan sang mantan suami. Sikap kontradiktif ini membuat Rania bingung. Rupanya, Radin menyimpan rahasia besar masa lalu yang menjadi alasan di balik kebaikan tersebut.
Sampul Novel Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram
8.5
Saat mengalami pendarahan hebat akibat keguguran, sang istri justru mendapati suaminya, Fandi, memamerkan kelahiran anak dari selingkuhannya, Yessy. Fandi menolak datang ke rumah sakit dan meminta istrinya tidak bersaing dengan bayi yang baru lahir. Di tengah kepedihan mendalam, ia memutuskan untuk bangkit. Ia segera menghubungi Lukas, musuh bebuyutan suaminya, menawarkan pernikahan bermahar seluruh Grup Largi demi satu misi: menghancurkan Fandi sepenuhnya.
Sampul Novel Istri Cacat CEO
9.6
Christian Oliver, CEO sukses berusia 29 tahun, hidup dalam kekangan aturan ayahnya. Ia dilarang menjalin hubungan asmara karena telah terikat pernikahan sejak masa remaja dengan Olivia, anak dari sahabat sang ayah. Meski Christian telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mencari keberadaan sang istri, usahanya selalu nihil. Ironisnya, tanpa pernah ia sadari, sosok Olivia yang dicarinya selama ini sebenarnya selalu berada sangat dekat di dekatnya.
Sampul Novel Kenapa Kalian Membuang Ibu?
8.2
Kehidupan damai Minah bersama Eliza dan Agung seketika sirna setelah putri bungsunya itu pergi merantau. Terpaksa menumpang di kediaman putra sulungnya, Edo, Minah justru harus menghadapi siksaan batin akibat kekejaman sang menantu. Hari tua yang malang membawa Minah ke sebuah panti jompo, tempat ia menghabiskan sisa hidupnya. Hingga ajal menjemput, ia meninggal dalam kesepian yang mendalam, tanpa didampingi oleh anak-anak kandungnya.
Sampul Novel Lima Tahun yang Tiada Artinya
7.9
Pernikahan lima tahun yang dibina sang protagonis dalam novel modern ini berakhir sia-sia. Setelah pergi dinas selama setengah tahun, Derrick, suaminya, pulang membawa cinta pertamanya yang bernama Syifa. Perempuan itu tengah mengandung lebih dari tiga bulan. Derrick menuntut agar Syifa tinggal di vila milik istrinya, bahkan menghina saat permintaannya ditolak. Sadar bahwa suami dan keluarganya hanya menumpang hidup dengan uangnya, sang istri memutuskan menghentikan semua bantuan dana dan segera mengurus perceraian mereka.
Sampul Novel Terpaksa Menikah
8.9
Demi menutupi sebuah aib besar, pernikahan dengan karyawan ayahku terpaksa dilakukan. Awalnya perbedaan kasta membuatku enggan, tetapi sikap dingin pria itu malah memicu rasa penasaranku. Walau dia dikenal sangat setia pada wanita dari masa lalunya, aku tidak akan menyerah begitu saja. Aku bertekad melakukan segala cara untuk memenangkan hatinya karena kini aku telah benar-benar jatuh cinta. Perjuanganku untuk mendapatkan cintanya baru saja dimulai.