APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpikat Pesona Guru Muda

Terpikat Pesona Guru Muda

Maya Ailenn, siswi populer yang tidak tertarik pada lelaki sebayanya, justru menaruh hati pada pria dewasa. Ketertarikan ini menyeretnya ke dalam cinta segitiga rumit dengan gurunya sendiri, Dewangga, dan tunangannya yang bernama Sarah. Walau menyadari Dewangga akan segera melangsungkan pernikahan, Maya tidak mau mundur. Ia bahkan rela menyerahkan hal paling bernilai dalam hidupnya demi merebut sang guru. Akankah obsesi Maya berhasil, atau ia harus menelan kekalahan pahit dari Sarah?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Sedang apa kamu di sini?" tanya Dewa sambil menatap tajam ke arah muridnya yang ternyata adalah Maya.

"Saya— saya sedang mencari teman saya di ruang kelas ini, Pak. Tapi sepertinya dia sedang berada di kantin," kilah Maya sembari membersihkan roknya yang terkena debu di lantai.

"Buku tugas teman-temanmu mana? Apa sudah kamu letakan ke meja saya?" tanya Dewa lagi.

"Sudah kok, Pak," jawab Maya.

Dengan sikapnya yang dingin, Dewa lantas berbalik arah lalu pergi meninggalkan Maya tanpa mengatakan apapun lagi.

"Jadi, Bapak sama Bu Sarah pacaran ya?" tanya Maya tiba-tiba.

Terkejut dengan apa yang dikatakan Maya, Dewa pun kembali membalikkan tubuhnya lalu berjalan cepat menghampiri Maya yang masih berdiri tegak di ambang pintu kelas.

"Ikut saya," ujar Dewa tiba-tiba sambil menarik tangan Maya.

"Bapak mau ngajak saya ke mana?" tanya Maya penasaran.

Bukannya menjawab, Dewa malah semakin mempercepat langkah kakinya dan mengajak Maya untuk meniti tangga sekolah. Tanpa perasaan takut sedikitpun di hatinya, Maya dengan santainya mengikuti langkah Dewa menuju ke lantai atas.

Di depan keduanya kini terdapat sebuah pintu besi yang hanya tertutup saja tanpa dikunci seperti biasanya. Bergegas Dewa membuka pintu di depannya itu yang kemudian memperlihatkan sebuah ruangan yang cukup luas dengan atap tembus pandang di atasnya. Ruangan itu biasanya hanya digunakan untuk menyimpan drum air dan terkadang digunakan juga oleh para siswa bandel sebagai tempat persembunyian bolos mereka.

Dewa kembali menutup pintu setelah Maya masuk ke ruangan itu bersamanya.

"Kita mau apa di sini, Pak?" tanya Maya tanpa menaruh curiga ke Dewa.

"Ada hal penting yang mau saya bicarakan ke kamu dan hal ini tidak bisa saya bicarakan di tempat lain selain di sini," ujar Dewa.

Maya mengernyitkan dahi lalu berkata, "Jangan bilang Bapak ngajak saya ke sini cuma mau membicarakan masalah hubungan Bapak sama Bu Sarah ya?" Tebaknya.

Dewa lantas mengangguk pelan, "Iya. Sekalian saya juga mau minta tolong ke kamu untuk tidak membocorkan masalah hubungan saya sama Sarah ke siapapun itu," pintanya.

"Memangnya kenapa kalau sampai orang-orang tahu? Bukannya hal itu yang malah diinginkan sama Bu Sarah ya, Pak?" tanya Maya yang sungguh-sungguh tidak mengerti dengan posisi Dewa di sekolahnya.

"Kalau sampai semua orang di sini tahu, maka profesi saya sebagai guru akan diberhentikan secara paksa oleh bapak Kepala Sekolah dan tidak lagi boleh mengajar di sekolahan ini," jelas Dewa. "Karena peraturan di sekolah ini tidak memperbolehkan para guru berpacaran dengan sesama guru apalagi dengan muridnya sendiri," lanjutnya.

"Jadi, nama baik Bapak dan Bu Sarah ada di tangan saya dong ya?" tanya Maya sembari tersenyum.

"Iya. Itu sebabnya saya mohon sekali sama kamu, Maya, untuk tidak membocorkan hubungan saya dengan Sarah kepada siapapun," ujar Dewa sambil memasang muka melas.

Mendengarnya, Maya lalu tersenyum sambil melipat kedua tangannya di dada, "Oke. Saya akan tutup mulut dan tidak membocorkan informasi apapun mengenai hubungan Bapak dan Bu Sarah tapi— ada syaratnya," ucapnya seolah sengaja digantung supaya Dewa merasa penasaran.

"Syarat? Syarat apa yang kamu maksud?" tanya Dewa sedikit geram.

"Syarat untuk tutup mulut sayalah," jawab Maya.

Dewa berdecak sambil berkacak pinggang, "Apa syaratnya?" tanyanya pasrah.

"Ada dua syarat yang harus Bapak penuhi, syarat pertama Bapak tidak boleh marah-marah dan jutek ke saya lagi. Sedangkan, untuk syarat kedua akan saya katakan ke Bapak kalau sudah tiba waktunya nanti," tukas Maya. "Gimana? Setuju, Pak?" tanyanya memastikan.

"Hanya itu? Baiklah saya penuhi permintaanmu," ucap Dewa.

Maya lalu mengulurkan tangannya ke Dewa yang kemudian dijabat oleh guru tampan itu. Bagi Dewa, persyaratan yang diajukan Maya sangatlah mudah dan tidak begitu memberatkannya. Toh, dia hanya perlu bersikap baik saja dan masalahnya akan teratasi.

Dirasa cukup, Dewa lantas mengajak Maya untuk keluar dari ruangan tersebut. Namun, sebelumnya Dewa menyuruh Maya untuk berjalan menuruni tangga terlebih dahulu baru kemudian dia menyusul di belakang. Tanpa membantah, Maya pun segera turun ke lantai bawah seperti yang diperintahkan Dewa dan kemudian ia bergegas kembali menuju kelasnya.

"Maya, lo ke mana aja sih? Gue nungguin lo di kantin sendirian, tahu!" omel Nadine sambil berkacak pinggang di tempatnya duduk.

Maya berjalan santai menghampiri Nadine sembari tersenyum senang, "Gue habis dari tempat yang belum pernah lo datangi," bisiknya.

"Tempat yang belum pernah gue datangi? Di mana emangnya?" tanya Nadine penasaran.

"Ada deh ..." Maya berjalan melewati Nadine kemudian duduk manis di bangkunya sendiri.

Di tempat lain, tepatnya di kantor guru terlihat Dewa yang sedang duduk di bangkunya sambil menunduk lesu. Dalam hatinya, ia benar-benar khawatir jika Maya sampai membongkar hubungannya dengan Sarah kepada teman-teman sepermainannya ataupun kepada pihak sekolahan padahal selama ini Dewa sudah berusaha untuk menutupi hubungannya itu supaya tak terendus oleh pihak lain. Tetapi, semuanya akan sia-sia jika Maya sampai membuka mulut dan menyebarluaskan perihal hubungan tersembunyinya itu.

"Sial ... sial ... hal yang sudah aku tutupi rapat-rapat selama ini malah ketahuan oleh muridku sendiri dan sialnya lagi, hal ini terjadi gara-gara kecemburuan Sarah yang tidak berdasar." gumamnya dalam hati.

Ting.

Satu pesan dari Sarah.

Dewa menatap layar ponselnya yang berada tepat di atas mejanya, pada layar yang menyala itu menampilkan sebuah pesan masuk dengan Sarah sebagai pengirimnya. Andai saja mereka tak sedang berada di satu ruangan, kemungkinan Dewa akan membiarkan pesan itu tanpa membacanya.

Sarah: [Mas, maaf kalau tadi aku udah berlaku egois ke kamu.]

Tulis Sarah dalam pesannya yang terpaksa dibuka oleh Dewa. Segera, Dewa pun membalas pesan kekasihnya itu.

Dewa: [Nggak apa-apa.]

Ting.

Sarah: [Kamu marah ya sama aku?]

Dewa: [Nggak]

Balasnya singkat.

Ting.

Sarah: [Beneran?]

Kembali Sarah mengirimkan balasan pesannya kepada Dewa.

Dewa: [Iya.]

Dewa: [Udah dulu, ya. Kita bicara lagi nanti, aku mau mengoreksi pekerjaan murid-muridku dulu.]

Dua pesan balasan dari Dewa, ia kirimkan ke kontak Sarah. Setelah itu, ia tak lagi memedulikan pesan Sarah yang lain. Dewa lebih memilih untuk fokus saja mengoreksi tugas yang dikerjakan murid-muridnya dibanding dengan harus menanggapi pesan Sarah. Dibaliknya satu persatu buku tugas milik kelas 11 IPS 2 di depanya itu sambil ia bubuhkan nilai di dalamnya. Awalnya, semua buku tugas tak ada yang aneh bagi Dewa hingga tiba-tiba ia menemukan sebuah buku tanpa sampul yang saat ia membukanya terdapat sebuah amplop berwarna merah muda dengan isi sebuah surat di dalamnya.

Dewa mengernyitkan dahi sambil membolak-balikan amplop yang sedang ia pegang itu.

"Apa ini?" gumamnya.

Penasaran Dewa pun mengeluarkan secarik kertas dari dalam amplopnya lalu membuka lipatan kertas itu dan membaca isinya. Sedetik kemudian, wajah Dewa berubah memerah usai mengetahui isi surat yang ternyata memang sengaja ditujukan kepada dirinya.

"Apa lagi sih ini?" decaknya kesal.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Pernikahan Impian
8.2
Sebuah tragedi memaksa Zaura Mazna Maziya, seorang gadis yang ceria, untuk menikah tanpa rasa cinta dengan Ezar Shafar Dhiaurrahman. Ezar sendiri merupakan pria gila kerja yang berwatak tegas sekaligus keras kepala. Perbedaan kepribadian yang mencolok ini membuat keduanya terjebak dalam hubungan pernikahan yang dingin dan kaku. Akankah kebersamaan menumbuhkan rasa cinta di antara mereka, atau justru perceraian yang menjadi akhir dari kisah pernikahan ini?
Sampul Novel Diary Istri CEO
9.5
Aisyah, lulusan Manajemen Pendidikan Islam, merantau ke Jakarta untuk berdakwah. Namun, ia justru dihina saat melamar di perusahaan milik Rahman. Rahman, sang CEO sukses, berubah menjadi nakal sejak batal menikah dengan Cindy akibat masalah kesuburan. Suatu hari, takdir membuat Aisyah mengetahui rahasia Rahman. Demi menjaga kehormatan, ia bersedia dinikahi. Walau sempat ragu dengan kondisinya, Rahman akhirnya menerima syarat Aisyah untuk berikhtiar bersama demi masa depan.
Sampul Novel Harga yang Harus Dibayar : Sugar Baby
8.0
Arina adalah gadis pintar nan ambisius yang hidupnya berubah drastis setelah berurusan dengan Alvaro. Pria awal 40-an tersebut merupakan bos mafia yang memimpin jaringan bisnis ilegal raksasa di kota. Terobsesi untuk memiliki Arina sepenuhnya, Alvaro tanpa ragu mengerahkan segala kekayaan dan pengaruh kekuasaannya. Kini, Arina terjebak dalam dunia gelap, diperlakukan layaknya permata berharga oleh sang penguasa yang dominan tersebut.
Sampul Novel I Will Always Love You
9.7
Penyesalan mendalam menghantui Aarav Ravindra karena telah mengabaikan sang istri akibat konflik masa lalu. Begitu ia mulai mencintainya, sang istri justru berpulang untuk selamanya. Di tengah rasa bersalah yang menghancurkan hidupnya, Aarav sangat mendambakan kesempatan kedua. Sebuah keajaiban datang lewat sosok wanita misterius yang menawarkan kemampuan melintasi waktu. Kini, Aarav harus berjuang memperbaiki masa lalu dan menghapus luka yang membekas.
Sampul Novel menikah lagi
9.1
Kini aku tinggal di sebuah rumah besar milikku sendiri bersama lima orang penyewa. Walau bangunan ini sudah lama kubeli dan kuperbaiki untuk dijadikan kos, aku selalu menjauhinya selama bertahun-tahun. Masa lalu kelam di sana menyisakan luka mendalam yang memicu amarah dan kesedihan setiap kali teringat. Namun sekarang, aku terpaksa menempati kamar utama di lantai bawah dan harus kembali menghadapi kenangan buruk yang tersimpan rapat di rumah ini.
Sampul Novel Rahasia Kafe Suamiku
9.5
Demi kebebasan, Dara Jelita terpaksa menikahi Raka Barawijaya atas tuntutan ayahnya. Remaja 18 tahun ini pun bertekad menyelidiki rahasia kelam di balik Kafe Nirwana, bisnis milik sang suami. Namun, penyelidikan tersebut justru menjebak Dara dalam misteri mendalam bersama sosok Raka yang buas. Kini, ia dihadapkan pada dilema besar: menghancurkan bisnis suaminya atau justru menyelamatkan pria itu dari ancaman berbahaya yang sedang mengintai.