APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpesona oleh Istri Seribu Wajahku

Terpesona oleh Istri Seribu Wajahku

Demi menikahi pria biasa, Marsha yang berprofesi sebagai dokter hebat, CEO, tentara bayaran, dan pakar teknologi rela menyembunyikan jati dirinya. Sialnya, sang tunangan yang ternyata pewaris kaya justru membatalkan pernikahan dan menghinanya. Begitu rahasia Marsha terbongkar, mantan kekasihnya itu menyesal dan memohon kembali. Namun, sesosok pria yang sangat berkuasa tiba-tiba hadir melindunginya serta menegaskan bahwa Marsha adalah istrinya yang haram disentuh.
Bab
Bagikan

Bab 3

Saat Marsha berbicara, semua perhatian beralih padanya.

Kiran yang semula tenggelam dalam kesedihan, sepertinya baru mengingat kehadiran wanita itu sekarang, menoleh tajam ke arahnya, matanya dipenuhi amarah yang membara.

Marsha secara naluriah mengambil selangkah mundur, merasa seolah-olah dia berada di ujung tanduk dan akan segera terjatuh.

"Bukankah itu pengantin yang melarikan diri dari Keluarga Nayaka?"

"Beraninya dia menunjukkan wajahnya di sini?"

Semua orang di sana memandangnya dengan jijik.

Marsha merasa seperti sasaran empuk yang dikelilingi sekawanan serigala. Dia bertanya pada Kiran dengan hati-hati, "Bolehkah aku memeriksa kondisi Nyonya Alita? Mungkin aku bisa menyelamatkannya."

Apa?! Semua orang terkejut saat mendengar kata-katanya.

Lova mengeluarkan tawa sinis mengejek dan berkata, "Nona Tifa, apakah kamu sudah gila? Semua orang tahu kamu tidak pernah tamat SMA. Sejak kapan kamu menjadi ahli medis?"

Marsha tidak menghiraukan ucapan sinis ini.

Fokusnya hanya pada upaya menyelamatkan nyawa, dan dia memohon pada Kiran, "Karena para dokter sudah menyerah, apa salahnya membiarkan aku mencoba menyelamatkan nenekmu? Kondisinya tidak mungkin lebih buruk dari ini."

Tim medis sangat geram.

Bagaimana mereka bisa membiarkan seorang gadis kaya yang terkenal karena dinyatakan gagal oleh keluarganya sendiri, membuat pernyataan kematian mereka sebagai omong kosong belaka?

Anggota Keluarga Dionius juga dipenuhi oleh amarah.

Wanita ini telah mempermalukan mereka dengan melarikan diri dari pernikahan, kini berani mencoba bermain-main dengan kematian Alita.

Semua orang mengira Kiran akan meminta wanita gila ini diusir.

Tanpa diduga, amarah yang membara di mata Kiran memudar.

Dia terus menatap wajah Marsha tanpa berbicara untuk waktu yang lama. Tidak ada yang tahu apa yang sedang dipikirkannya.

Norman, yang tidak mampu menahan amarahnya, memukul meja dan berkata, "Bagaimana kita bisa membiarkan gadis bodoh ini ikut campur? Usir dia keluar sekarang!"

Para pengawal yang sudah mengira akan menerima perintah ini mulai mendekati Marsha untuk menyeretnya pergi.

"Siapa yang berani menyentuh wanitaku?!" Tiba-tiba, suara Kiran terdengar, membuat semua orang berhenti di tempat.

Semua orang tercengang dengan perubahan situasi ini.

Kehadiran Kiran yang berwibawa memenuhi ruangan, tidak menyisakan ruang untuk perlawanan.

Bahkan dua orang yang senang membuat masalah seperti Norman dan Lova, terpaksa bungkam.

Hanya dengan menyuarakan satu perintah, Kiran telah mengendalikan situasi.

Lalu, Kiran menggandeng tangan Marsha dan membawanya ke samping tempat tidur neneknya, sambil berkata, "Tolong."

Tidak ada yang berani mempertanyakan keputusan dari kepala keluarga.

Marsha mulai memeriksa tubuh Alita.

Mengingat dia belum sepenuhnya mendapatkan kembali tenaganya dan telah dicekik tiga kali dengan kasar oleh Kiran, tangannya terasa gemetar, membuat pemeriksaannya terlihat canggung.

Kecanggungan ini disalahartikan sebagai hal buruk oleh para penonton.

Mereka berasumsi Marsha tidak tahu apa-apa tentang pengobatan, dia hanya mencari perhatian dan terlihat jelas dari kegugupannya.

Selalu ada banyak wanita yang berusaha menarik perhatian Kiran dengan melakukan sesuatu yang dramatis.

Namun, tindakan Marsha untuk memanfaatkan Alita sebagai bagian dari rencananya merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sebelumnya, dia telah meyakinkan Alita untuk menyetujui pernikahannya dan Kiran, menunjukkan bahwa dia memiliki kelicikan. Akan tetapi, sekarang, setelah Alita tiada, apakah dia benar-benar berpikir dia bisa menghidupkan kembali orang mati?

Pikiran ini benar-benar gila!

Semua orang menaruh fokus mereka pada Marsha.

Mereka sangat ingin melihatnya mempermalukan dirinya sendiri, berharap Kiran akan mengusirnya dan Keluarga Nayaka akan jatuh bersamanya.

Sayangnya, Marsha tidak memedulikan mereka. Setelah selesai memeriksa Alita, dia berhenti berpikir sejenak sebelum mengeluarkan peralatan akupunkturnya.

Saat melihat peralatan yang dia keluarkan, para dokter mendengus mengejek, dan para penonton semakin mengkritiknya.

Mereka telah mengira dia akan melakukan sesuatu metode kedokteran canggih, tetapi dia memilih melakukan akupunktur, yang banyak orang anggap hanya sekadar cerita rakyat.

Jantung Alita berhenti berfungsi, bahkan operasi pun tidak dapat menyelamatkannya, dan Marsha mengira beberapa jarum dapat menghidupkan kembali Alita?

Kiran pasti sudah gila untuk mengizinkannya menangani Alita.

Alita sangat dihormati oleh banyak orang. Bagaimana Marsha bisa dibiarkan bermain-main dengan tubuhnya? Ini hanya merusak martabatnya!

Namun, Kiran tidak ikut campur, jadi tidak ada yang berani mengkritik tindakan Marsha secara blak-blakan.

Marsha mensterilkan jarum perak yang dia bawa dan mulai menempatkannya pada titik-titik strategis di tubuh Alita.

Tubuhnya yang semakin lemah hanya menyebabkan tangannya semakin gemetar, dan butiran keringat terbentuk di dahinya.

Para penonton, yang memperhatikan tangannya yang bergetar, merasa cemas sekaligus ketakutan menyaksikan saat menyaksikan setiap jarum ditusukkan.

Saat jarum pertama dimasukkan, tidak ada perubahan apa pun.

Jarum kedua menyusul, dan tetap saja tidak ada tanggapan dari Alita.

Pada jarum kesembilan, masih belum ada tanda-tanda keajaiban terjadi.

Pada saat ini, para penonton tidak bisa lagi menahan diri.

"Berhenti!" teriak Norman geram.

"Kamu benar-benar begitu berani menipu kami! Kamu pikir kami bodoh?!"

"Menggunakan tubuh Nenek untuk rencana licikmu! Kamu pasti sudah bosan hidup!"

Semua orang memelototi Marsha, geram dan siap mencabik-cabik wanita yang mereka yakini tidak menghormati Alita ini.

Bahkan Gibran yang biasanya lembut pun tampak sangat muram. "Kiran, apakah kamu benar-benar akan membiarkan wanita ini melanjutkan tindakan konyolnya?"

Namun, Kiran tidak mencoba menghentikan Marsha. Sebaliknya, dia justru berteriak, "Kalian semua, diam!"

Marsha menghela napas lega. Hanya ada satu jarum tersisa di tangannya.

Jika Kiran tunduk pada pengaruh para penonton dan menghentikannya, semua usahanya akan sia-sia.

Kehadiran Kiran yang berwibawa sekali lagi membungkam suara-suara tidak setuju, tetapi ruangan itu terasa lebih mencengkam dengan semua amarah terpendam dari semua orang.

Dengan perhatian penuh ruangan tertuju padanya, Marsha memasang jarum terakhir yang kesepuluh.

Saat dia melakukannya, Alita tiba-tiba menarik napas.

Dia masih hidup!

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Aku, Dia, dan Masa Lalu
7.9
Saat Tia Lestari, teman masa kecil Andre Sonata, kembali dan mengambil tempat di kursi depan, aku memilih mengalah tanpa perlawanan. Aku duduk di baris belakang bersama Jimmy Tanusubrata, sahabat Andre. Guncangan mobil membuat lututku bersentuhan dengan paha Jimmy, tetapi kami berdua memilih diam. Ketika Andre menemani Tia ke toilet di area peristirahatan, pintu mobil tertutup dan Jimmy segera menciumku dengan intens. Momen intim ini membuatku menyadari kebenaran tak terbantahkan tentang pria.
Sampul Novel Derita Suami Mandul
8.2
Rumah tangga Jaka dan Fatimah berada di ambang kehancuran akibat belum hadirnya buah hati. Desakan dari keluarga Fatimah akhirnya membongkar fakta bahwa Jaka mandul. Di tengah ujian ini, Fatimah goyah lalu berselingkuh dengan mantannya sampai mengandung. Jaka yang terkhianati memilih untuk menggugat cerai. Setelah perpisahan resmi terjadi, kini keduanya harus menjalani kehidupan baru yang diwarnai kepedihan serta penyesalan mendalam.
Sampul Novel HASRAT, CINTA, DAN PENGORBANAN
9.1
Inara, seorang office girl di perusahaan migas Dhananjaya, terpaksa menjadi asisten pribadi Raka yang angkuh akibat kesalahannya. Di tengah hancurnya persahabatan Inara karena cinta segitiga antara Bara dan Alexa, Raka hadir mendekatinya. Namun, asmara mereka terhalang oleh kembalinya mantan istri Raka serta tekanan dari sang ibu tiri. Situasi kian rumit saat Daniel, kakak Raka yang difabel, mulai memanfaatkan Inara untuk agenda pribadinya.
Sampul Novel Rintihan Sekretaris Suamiku
7.9
Eva Renata adalah istri setia yang tulus mengurus suaminya, Ebin Permana. Namun, pernikahan mereka hancur saat Ebin tergoda oleh Dinda, sekretaris barunya. Stuart, sang asisten, melihat langsung perselingkuhan Ebin di hotel ketika Eva menanti di rumah. Kebohongan ini terbongkar saat Eva datang ke kantor dan mendengar suara mesra dari dalam ruangan suaminya. Dengan hati yang hancur, Eva kini mulai mengawasi gerak-gerik menyimpang Ebin bersama selingkuhannya.
Sampul Novel Sugar Daddy Dosenku
8.0
Kehidupan di kota besar membuat Nina, seorang mahasiswi penerima beasiswa, merasa terdesak secara finansial. Uang beasiswa yang ia terima ternyata tidak cukup untuk menutup biaya hidup sehari-hari sekaligus memuaskan keinginannya akan gaya hidup mewah. Didorong oleh tuntutan ekonomi dan hasrat memiliki barang-barang mahal, Nina akhirnya terjun ke dunia gelap penuh rahasia. Ia terperangkap dalam realitas kelam demi memenuhi ambisi pribadinya.
Sampul Novel Surgaku Yang Hilang
8.2
Tujuh tahun membina rumah tangga yang indah, kebahagiaan seorang ibu satu anak runtuh seketika akibat pengkhianatan suaminya sendiri. Dalam kepedihan mendalam, wanita berhijab ini menangis pilu meratapi nasibnya yang kini dilingkupi kegelapan. Fisiknya tak lagi kuat menahan beban duka yang teramat berat setelah semua keindahan hidupnya dirampas paksa. Di tengah hancurnya dunia yang ia miliki, mampukah ia bangkit dan menemukan kembali senyumnya yang hilang?