APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terperangkap Kontrak Hasrat Sang Casanova

Terperangkap Kontrak Hasrat Sang Casanova

Alana nekat menjebak pewaris tunggal Kingston Airlines, Alesio Theodore Kingston, demi menghentikan niat buruk sang ibu tiri. Bukannya murka, miliarder Casanova tersebut malah menyodorkan kesepakatan pernikahan kontrak satu tahun. Namun, Alana lambat laun menyadari adanya misteri dan sisi gelap di balik daya pikat Alesio. Hasrat membara serta obsesi berbahaya pria itu mulai meruntuhkan benteng pertahanan Alana dalam pusaran asmara yang penuh ancaman.
Bab
Bagikan

Bab 1

Suara tapakan high heels putih bertumit rendah yang melangkah dengan mantap menarik perhatian para pegawai Lusamo Corp. Dress putih polos dan rambut yang dikuncir miring membuat kesan polos keluar dari gadis yang masih berusia 21 tahun itu.

Semua orang diperusahaan tersebut sudah mengenal sosok gadis yang menarik perhatian mereka, Alana Claira Dirgantara. Putri keluarga Dirgantara yang terkenal sebagai gadis lugu dan introvert.

“Alana Claira ada di sini!” bisik seorang pegawai kepada temannya yang duduk di meja sebelahnya.

“Beneran? Kenapa dia datang ke sini?” sahut temannya dengan rasa penasaran yang sama.

“Loh kalian gak tau? Dia itu tunangan Tuan Morgan”

“Hah? Sejak kapan?”

“Kalau gak salah sih udah lama mereka dijodohin”

Suaranya menyelinap di antara bisikan-bisikan di lobi perusahaan yang penuh spekulasi. Kabar tentang Alana Claira Dirgantara sebagai tunangan Tuan Morgan segera menyebar ke seluruh perusahaan.

Sosok Alana menghilang setelah pintu lift tertutup meninggalkan tanya dibenak mereka. Alana menghela nafas lelah. Nama Dirgantara yang ada di belakang namanya seolah membawa beban tersendiri namun disisi lain mengingat apa tujuannya kemari membuat senyum Alana melebar.

Dengan semangat yang membara, Alana memandang dirinya sendiri melalui refleksi di dinding lift.

"Semangat Alana, tinggal sedikit lagi. Sedikit lagi sampai kamu bisa memutuskan pertunangan sialan ini." Tatapannya penuh dengan tekad untuk mengakhiri pertunangan yang telah memberatkan hatinya. Suara perempuan tangguh itu terdengar memotivasi dirinya sendiri

Ding!

Pintu lift terbuka dengan lembut, membuka jalan untuk Alana keluar dari ruang keheningan yang seolah menjadi saksi bisu sisi tersembunyi yang Alana miliki

“Nona Dirgantara. Ada yang bisa saya bantu?” Alana menatap pria yang menyapanya atau mungkin menghalangi dirinya agar tidak masuk ke dalam ruangan dengan tulisan wakil direktur dibagian depannya itu.

“Aku mau bertemu Morgan” Ucap Alana dengan suara lembutnya

Morgan Lusamo adalah tunangannya. Lebih tepatnya pria yang dijodohkan dengannya atas paksaan sang ibu tiri. Morgan adalah putra kedua dari pasangan Adam Jonson Lusamo dan Mirabele, keluarga mereka memiliki perusahaan yang mengelola minyak dan batu bara. Namun hak waris diserahkan pada putra pertama mereka sedangkan Morgan membangun perusahaan entertain-nya sendiri

“Sekarang Tuan sedang sibuk nona” Tolak Riki, asisten Morgan

“Oh benarkah? jika dia sibuk aku bisa menunggunya kok.” Ucap Alana hendak membuka pintu sebelum tangan Riki menahannya.

“Maaf nona, tapi Tuan berpesan jika beliau tidak bisa diganggu karena sedang mengadakan meeting secara online dengan perwakilan Canada” Lagi, alasan klasik yang biasa Alana dapatkan dari asisten Morgan itu.

“Aku tidak mengganggu kok, sungguh. Aku cuma merindukan tunanganku”

“Tapi nona-“

Bugh

Alana tersenyum tipis lalu menendang tulang kering Riki, membuat pria itu meringis hingga pegangannya ditangan Alana terlepaskan

“Maaf yaa” Ucap Alana lalu dengan cepat Alana membuka pintu dan memasang ekpresi terkejut.

“Astaga! Apa yang kalian lakukan?!” Teriak Alana dengan tangan yang menutup mulutnya

Morgan yang sedang berciuman panas dengan seorang wanita dibuat terkejut oleh kedatangan Alana

“Ana… ini tidak seperti yang kau lihat sayang” ucap Morgan, pria itu membenarkan pakaiannya yang berantakan lalu menghampiri Alana

Alana bergerak mundur, air matanya menetes, dia menatap Morgan dengan tatapan kecewa “Asistenmu bilang kamu sedang meeting tapi kamu justru sedang bercumbu dengan seorang wanita. Dia..? Dia sekertaris barumu? Jadi ini alasan kamu butuh sekertaris wanita Morgan?” Ucap Alana dengan lirih, dia menepis tangan Morgan yang hendak menyentuhnya

“Alana ini.. ini salah paham” Ucap Morgan nampak terbata

“Morgan” Suara mendayu memanggil nama Morgan membuat Alana menoleh. Dibelakang mereka sang sekertaris berjalan mendekat dan mendekap Morgan dengan kuat.

“Jadi dia tunanganmu, pantas saja kau tidak puas dengannya” Ucap Melinda, sekertaris baru Morgan yang menatap Alana dengan tatapan menilai

"Aku sudah melihatnya sendiri Morgan, kamu selingkuh dariku! Aku akan bilang dengan papa agar pertunangan kita batal!”

Rahang Morgan mengetat “Kau pikir papamu akan setuju Alana?” Tanya Morgan dengan menantang

“Tentu saja dia setuju!” Jawab Alana dengan tegas

Morgan terkekeh “Kau terlalu polos Alana. Pertunangan kita tidak akan pernah batal karena jika itu terjadi maka kerja sama kedua perusahaan akan hancur Alana”

“Dasar jahat! Lihat saja apa yang akan terjadi!" ucap Alana di antara isak tangisnya. Dia berbalik dan berjalan menuju lift dengan langkah tergesa-gesa, mencoba mememerankan kekasih yang tersakiti.

“ALANA!” panggilan Morgan meluncur dari bibirnya, tetapi Alana tak menoleh, tak merespon. Gadis itu menatap Morgan dengan tatapan terluka dari dalam lift yang mulai tertutup, memisahkan mereka seperti tembok yang tak terlihat.

Di dalam lift, ekspresi Alana berubah datar. Dia menghela napas dalam, mencoba menenangkan diri. "Ckk.. merepotkan sekali" gumamnya sambil mengusap air matanya dengan kasar. Tangannya merogoh tas mencari sesuatu disana.

Ketika tangan Alana meraih handphonenya, dia menekan nomor kontak yang sudah lama disimpan dengan erat di dalam benaknya, sebuah kontak dengan nama ‘Mic’ disana

“Hallo Ana?” Suara seorang pria terdengar menyapa Alana

“Hallo Mic. Berikan aku rekaman CCTV perbuatan bejat Morgan dan Melinda. Oiya jangan lupa buatkan juga berita panas dengan headline putri lugu keluarga Dirgantara yang dikhianati tunangannya” Ucap Alana

Mic, yang merupakan seorang wartawan dan jurnalis handal, terkekeh mendengar permintaan Alana. "Kau berhasil juga dengan rencananya" katanya.

"Hmm.. tapi uangku keluar banyak untuk membayar Melinda" ucap Alana sambil mendengus.

Setelah beberapa detik tertawa, Mic berkata "Setidaknya itu setimpal dengan keinginanmu."

"Ya, semoga papa mau menerima alasan ini. Aku lelah dijodohkan untuk bisnisnya terus. Apalagi jika itu saran dari medusa" ucap Alana dengan nada kesal.

Mic mengangguk setuju "Aku paham, Ana. Semoga dengan langkah ini, kau bisa mendapatkan kebebasanmu. Untuk berita aku akan publis sebelum jam 5” Ucap Mic

“Oke, terimakasih kak” Ucap Alana

“Sama-sama adik pungut” Ucap Mic yang membuat Alana mendengus lalu mematikan panggilan telponnya.

Alana menatap layar ponselnya, memikirkan langkah-langkah berikutnya. Dia tahu bahwa keputusannya untuk mengungkapkan skandal ini akan membawa konsekuensi, tetapi juga memberinya kebebasan yang begitu dia dambakan.

“Harusnya tadi aku menamparnya saja” Ucap Alana sambil menatap telapak tangannya sendiri.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Camelia Sinesis
8.3
Pertemuan Jean dan Camila pada tahun 1941 membawa kehangatan baru bagi Jean, seorang mantan narapidana kasus pembunuhan. Camila, janda dari pria Belanda, menerima kehadiran Jean dengan tulus hingga pria itu merasa dihargai lagi. Namun, sebuah rahasia gelap tersimpan rapat: korban pembunuhan Jean sebenarnya adalah mantan suami Camila. Ketika kebenaran akhirnya terkuak, segalanya telah berubah rumit. Jean terlanjur mencintai Camila, sementara Camila telanjur menganggap Jean sebagai figur ayah terbaik bagi anak-anaknya.
Sampul Novel Kesengajaan Berakhir Sengsara
9.2
Pertemuan pertama di sebuah toko buah langsung memikat hati protagonis modern ini. Sang pemilik toko yang bertubuh tinggi, tegap, dan maskulin memicu fantasi romantis tentang pelukan hangat dari lengannya yang kekar. Demi melihatnya, kunjungan harian pun dilakukan secara sengaja. Hingga suatu hari, pria itu memanggilnya dan menawarkan sebuah rahasia unik untuk membuat rasa buah anggur menjadi jauh lebih lezat. Setelah mencobanya sendiri, terbukti bahwa tawaran sang pemilik toko bukanlah kebohongan belaka.
Sampul Novel My BadBoy
8.6
Adzando Dalwes, murid berandalan rupawan yang mahir bertarung, selalu menutup diri dari cinta akibat trauma masa lalu. Baginya, semua perempuan tidak ada bedanya. Namun, keyakinan itu mulai goyah sejak kedatangan Vania Deltasya, murid baru berdarah campuran Amerika-Indonesia. Kehadiran Vania membawa warna baru yang mengubah dunia Adzando. Akankah si pembuat onar ini benar-benar terpikat, dan sanggupkah Vania menyambut rasa dari cowok yang terkenal tak tersentuh ini?
Sampul Novel Pernikahan Penuh Dusta
9.7
Setelah kecelakaan tragis membatalkan pernikahannya dan merenggut nyawa ibunya, Lina diselamatkan oleh Johan, teman masa kecilnya. Johan membiayai operasinya hingga ia bertahan hidup meski cacat, lalu menikahinya. Lima tahun hidup dalam rasa syukur, Lina tidak sengaja mendengar kebenaran yang mengerikan. Johan adalah dalang di balik kecelakaan yang membuatnya cacat, semua demi memuluskan jalan wanita lain bernama Shenina. Menyadari pernikahannya hanyalah sebuah kebohongan dan tebusan dosa, Lina memilih untuk pergi.
Sampul Novel RAHASIA ISTRIKU
9.4
Hidup bergelimang harta tak lantas membuat Oliver bahagia. Takdirnya berubah saat ia bertemu Melissa, dosen misterius di kampusnya. Usai pernikahan mereka, rahasia kelam tentang identitas asli Melissa perlahan terungkap dan membawa ancaman maut. Oliver pun harus berjuang keras demi melindungi sang istri dari bahaya besar yang mengintai. Misteri apakah yang sebenarnya disembunyikan oleh wanita itu di balik paras cantiknya?
Sampul Novel Wanita Pilihan Suamiku
9.4
Kehidupan Aliyah runtuh setelah kecelakaan tragis merenggut calon bayinya hingga keguguran. Saat berjuang memulihkan luka fisik dan batinnya, ia justru dihadapkan pada kenyataan pahit dari masa lalu Arif. Kehadiran seorang wanita yang mengklaim suaminya sebagai ayah dari anaknya mengguncang pernikahan mereka. Kini, Aliyah didera kebimbangan besar. Haruskah ia bertahan demi mahligai rumah tangganya, atau memilih pergi melangkah pergi meninggalkan semuanya?