APKDock Logo
Sampul Novel TERPERANGKAP GAIRAH ALAM GAIB

TERPERANGKAP GAIRAH ALAM GAIB

9.5 / 10.0
Khusus pembaca dewasa, kisah ini menyoroti nasib malang seorang wanita yang terjerat dalam mitos kuno. Tak disangka, ia malah terhanyut dalam hubungan intim terlarang bersama sesosok makhluk halus. Bukannya ketakutan, ia justru makin tenggelam dalam gairah yang membuatnya ketagihan melanggar pantangan para leluhur. Bayangkan jika kengerian sekaligus kenikmatan dari dunia gaib ini terjadi langsung pada dirimu.

TERPERANGKAP GAIRAH ALAM GAIB Bab 1

"El... Elfira?"

Ia adalah seorang anak kuliahan yang memiliki watak pemalas dan lebih menyukai hal-hal ketenangan.

Lihat saja, hari Minggunya hanya di gunakan untuk bersantai dan lesehan menghabiskan waktu sendiri di dalam kamar.

"Kamu ini lagi ngapain ajah sih El? Ibu banyak pesanan ini, ayo bantuin ibu?"

Bu Mayang terus saja memanggil putrinya sambil terus menggedor pintu. Hampir saja suaranya habis karna terus-terusan memanggil Elfira yang sama sekali tidak menghiraukannya.

Sedangkan di dalam kamar Elfira tengah asyik menonton film hot luar negri yang begitu ia gemari. Hampir setiap seri tentang sex ia koleksi seluruhnya.

"Sssshhhh ahhhh ahhh ahhh, menggiurkan sekali. Aku sampai keluar banyak walaupun hanya menonton saja. Mmphh uhhh ahhhh..."

Pasti setiap alur yang di lewatinya tak luput dari desahan yang keluar dari mulutnya. Mana mungkin gadis senormal dia tidak terangsang dengan hal kenikmatan duniawi yang banyak di buru setiap kalangan.

Matanya terus saja terfokus pada adegan film yang menyajikan tubuh beda kelamin yang saling beradu. Bahkan berbagai gaya ia sudah kuasai semuanya.

Untung saja koleksi video porno yang di milikinya sama sekali tidak di ketahui Bu Mayang.

"Elfira.....denger ibu gak sih?"

Suara lantang ibunya benar-benar mengganggu konsentrasi menonton film hot yang tengah di puncak menegangkan.

Ia berdecak kemudian memakai kembali celana dalam yang sedikit melorot. Lalu mencuci tangan bekas di pakai masturbasi.

"Apa sih Bu? Ini hari libur kan'?"

"Mentang-mentang hari libur, kamu seenaknya saja diam diri di dalam kamar. Ayo bantuin ibu, banyak pesanan baju yang harus segera selesai hari ini El!"

Bu Mayang mengoceh setelah cukup lama menunggu di luar kamar.

"Males ah Bu, kan ini hari libur masasih aku harus ngerjain pekerjaan ibu di rumah!"

Wanita paruh baya itu hampir saja kehilangan kewarasannya setiap meminta bantuan pada putri sulungnya.

*****

Sore hari telah dilewati keduanya, Elfira di paksa oleh Bu Mayang untuk membantu pekerjaan nya dan akhirnya ia nurut walaupun dengan rasa terpaksa.

Walaupun orang baru di kampung ini, tapi para tetangga sangat mengandalkan kemampuan Bu Mayang dalam hal jahit menjahit. Mereka sangat puas dengan hasil desain baju yang Bu Mayang buatkan.

"Udah selesai kan Bu? Aku mau mandi dulu, badan aku udah kayak bawang mentah baunya!"

Elfira beranjak dari posisi duduk di lantai.

"Mandi? Gak boleh mandi menjelang Maghrib lho El, pamali!"

Ucapan Bu Mayang membuat langkah gontai Elfira terhenti.

"Ah ibu, percaya sama begituan. Jaman udah maju, ibu masih saja percaya sama yang namanya mitos!"

"Kamu ini El, udah berapa kali ibu kasih tau. Seorang perawan, Jangan mandi menjelang Maghrib. Kamu terus ajah membantah."

Sambil terus sibuk mengepak tumpukan baju, wanita paruh baya itu bisa menjalankan kebiasaan menasehati tanpa batas waktu. Sama seperti emak-emak pada umumnya.

Elfira menutup pintu kamar dengan keras, ia begitu kesal pada ibunya yang selalu memberi nasehat berlebihan.

"Bisanya cuman ngoceh doang! Buktinya, aku selalu mandi tiap menjelang Maghrib tapi gak ada kejanggalan apapun."

Elfira melanjutkan kembali tontonannya yang sempat tertunda. Membuka kembali celana dalamnya kemudian melakukan masturbasi sampai mencapai orgasme.

"Ahhh sshh ahhh ahhhhh....kapan aku bisa merasakan rudal sebesar itu masuk kedalam lubang jomblo ku ini? Rasanya benar-benar sudah tak tahan lagi. Mmhhh shhh Ahhh ahh...!"

Lenguh Elfira menatap fokus rudal besar yang keluar masuk ke dalam vagina di adegan film.

Bersamaan dengan itu, Ia memompa gerakan tangan lebih cepat, menyodok lebih dalam lagi sampai keluar cairan panas dari Dalam lubang intimnya.

"Uuhhhh nikmatttt sekali... Mungkin jika menggunakan rudal sebesar itu akan semakin terasa lebih nikmat dari sekaranggghhhh... Ahhh."

Elfira mengejang merasakan titik terpuncak kenikmatan.

Tanpa ia sadari, waktu sudah menunjukan pukul 18.20. bahkan itu sudah lewat dari waktu larangan ibunya.

"Yaampun, magrib sudah lewat. Ucapan ibu benar atau tidak ya?"

Ia sedikit gelisah, tapi dengan cepat ia menepis fikiran buruk itu.

Mengambil handuk yang tergantung di lemari dan segera masuk ke dalam kamar mandi.

"Astaga!"

Lampu yang menyala Tiba-tiba mati, membuat jantung Elfira terpompa dengan kencang.

"Yaampun, pake mati lampu segala! Ada apa sih ini? Apa ibu lupa beli token listrik ya? Eh, tapi kan yang kemarin masukin voucher token itu aku."

Tanpa cahaya yang menerangi ia memaksakan terus berjalan ke dalam kamar mandi. Sudah berapa kali barang berjatuhan tertabrak oleh nya.

"Susah banget sih! Kayaknya aku harus pinjam dulu seratus agar cahaya lampu tidak terputus!"

Bathub kosong sudah penuh dengan air dingin di dalamnya. Elfira melepas handuk yang melilit tubuhnya.

Karna tubuhnya sudah lengket dan beraroma khas air kenikmatan, mandi di kegelapan pun harus terus berlangsung.

Seluruh tubuh Elfira masuk kedalam bathub mandi tanpa merasa bersalah karna tidak menuruti larangan ibunya. Perlahan ia menggosok kaki, lengan dan area ber daki lainnya.

"Hah, cahaya apa itu tadi?"

Kelibat cahaya lewat di hadapannya. Tapi ia tidak menghiraukan, mungkin saja itu hanya sebuah kilat yang menembus jendela kaca.

Tanpa ia sadari ada sesuatu yang menjalar ke tubuhnya, meremas-remas payudara besar yang teronggok di dada. Rasa nikmat dari sentuhan sensual yang entah dari mana asalnya menggelora di dalam dirinya.

Elfira belum sadar dengan apa yang di alaminya sekarang. Ia malah semakin menggelinjang kenikmatan.

"Ahhhh. Ternyata tanganku ini masih belum puas menjelajah."

Ia menganggap gerakan itu terjadi oleh ulahnya sendiri, sedangkan tangannya masih menggenggam busa sabun yang menempel di kakinya.

*****

"Yaampun Elfira, bangun El? Kamu kenapa malah tidur di kamar mandi sih?"

Bu mayang sangat terkejut mendapati putrinya memejamkan mata di dalam bathub kosong.

"Kamu ini keras kepala banget sih El! ibu sudah melarang kamu untuk mandi menjelang Maghrib, tapi kamu malah mandi selarut ini? Lihat El, ini sudah pukul sepuluh malam!"

Elfira yang masih di ambang kesadaran hanya diam dan celengukan ke sana kemari seperti orang kebingungan.

Tubuhnya terasa linu seperti sudah di pukuli banyak orang.

"Cepetan pakai pakaian kamu! Ibu sudah buatkan makan malam di dapur!"

Bu Mayang melengos meninggalkan Elfira yang masih terduduk di dalam bathub.

Ia meremas setiap persendian dan sesekali terlihat mengernyit kesakitan.

"Awww, kenapa rasanya sakit sekali?"

Membaringkan tubuh di atas kasur dengan keadaan masih telanjang bulat. Mengingat ingat kejadian yang di alaminya tadi sore.

"Aduh perih!"

Semakin banyak keluhan yang di rasakan olehnya, bahkan area intimnya sedikit membengkak seperti sudah di jamah oleh beberapa rudal besar.

****

"El, ibu mau anterin baju ke pemiliknya dulu ya? Kamu jaga rumah sebentar!"

Wanita paruh baya itu begitu cekatan dalam menjaga kepercayaan para pelanggannya.

Tentu saja ini semua demi putri sulungnya yang masih membutuhkan banyak biaya, sekaligus menyambung hidup.

Ia harus menjalani tugas sebagai ibu sekaligus ayah karna suaminya telah meninggal karna kecelakaan kapal laut.

Ya, suami Bu Mayang merupakan mantan nahkoda kapal laut. Dan naasnya kapal yang di naiknya karam karna di terjang ombak dahsyat.

Saat itu, usia Elfira masih balita. Ia harus memutar otak untuk bisa bertahan hidup dan sekaligus menjaga putrinya.

"Jangan lama-lama ya Bu! Aku harus berangkat kuliah bentar lagi!"

"Iya, lagian ibu cuman nganterin beberapa pesanan ajah kok, Gak semuanya!"

Elfira masuk kembali ke dalam kamar. Ia masih memikirkan kejadian semalam. Apa yang telah membuatnya sampai tertidur pulas di kamar mandi? Bahkan tubuhnya mendadak sakit semua.

Lanjut Membaca

Daftar Isi TERPERANGKAP GAIRAH ALAM GAIB

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam bagi sang wanita. Apakah pernikahan ini berjalan atas dasar cinta lama yang tersisa, ataukah sang suami tengah menyusun rencana balas dendam demi membalas luka masa lalunya? Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, pasangan suami istri ini harus berkomitmen di tengah bayang-bayang masa lalu. Kini, rahasia serta konflik mulai menguji kesetiaan dan keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali berturut-turut di arena justru berujung pengkhianatan dari Roderick. Sang tunangan tega bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick sirna seketika demi menyatakan cinta pada wanita lain di depanku. Kecewa, aku langsung menghubungi ayahku, sang bos mafia besar. Kupastikan pernikahan kami batal karena aku akan mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai setelah tiga tahun menikah. Ia memohon kepada istrinya agar diizinkan memiliki anak lagi dengan sang mantan pacar demi mendapatkan sel pengobatan, berjanji akan kembali setelah semuanya usai. Namun, di balik tangis pilu suaminya, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang menuntut Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
8.0
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kejadian itu membuat nenek Cherish murka hingga muntah darah dan akhirnya meninggal di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Dengan tegas, Cherish mengakhiri hubungan mereka dan pergi. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dan rela memberikan segalanya demi Cherish kembali.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan cinta Raka dan Cherry kini terancam retak akibat kehadiran Nadia. Raka merasa terus dikesampingkan oleh sang kekasih, yang selalu mendahulukan sahabat berkacamata tebalnya tersebut. Emosi Raka akhirnya memuncak begitu menyadari dirinya cuma menjadi prioritas kedua bagi Cherry. Namun, rasa cemburu yang membakar ini malah mengantarkan Raka pada sebuah titik balik tak terduga dalam hidupnya. Sanggupkah jalinan asmara mereka bertahan di tengah renggangnya prioritas Cherry?
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu per satu orang terdekatku, mulai dari sahabat, kerabat, hingga musuh masa lalu, tewas mengenaskan. Pelaku pembunuhan berantai ini sangat rapi menyembunyikan bukti, membuat sosoknya tak terdeteksi. Di tengah pusaran misteri yang mencekam ini, daftar korban terus bertambah panjang. Kini, bahaya besar mulai mengancam nyawaku sendiri. Aku yang terjebak di pusaran teror ini harus menghadapi kenyataan bahwa maut sedang mengincar dari kegelapan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan