APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpaut Cinta Dua Pria

Terpaut Cinta Dua Pria

Setahun berpacaran, Mario berkeras menikahi Rhea. Namun, rencana ini ditentang keras keluarga konglomeratnya yang tak sudi menerima status Rhea sebagai ibu tunggal. Ayah Mario bahkan menyembunyikan identitas sang putra demi menggagalkan pernikahan. Konflik kian rumit saat masa lalu Rhea hadir kembali. Brandon menuntut penjelasan tentang Kaisan, anak yang selama ini dirahasiakan. Begitu Rhea jujur, Brandon pun syok mengetahui dirinya memiliki darah daging.
Bab
Bagikan

Bab 3

‘Haah? Gue salah ngomong kah? Brandon nanya apa sebelumnya?’ ucapnya dalam hati sembari melirik Rhea yang terdiam membeku bagai tengah berada di tengah-tengah kutub es.

Mario lalu menghela napasnya dengan panjang. “Bro! Lagi ngapain di sini?” tanyanya mengalihkan pembicaraan.

“Daddy. Tadi aku cakar pipinya Gaftan karena dia ganggu aku terus,” kata Kaisan mengajak bicara papanya.

“Gaftan?”

“Anaknya Brandon,” ucap Rhea. “Dia, berantem sama anaknya Brandon. Sepertinya sudah tidak ada lagi yang mesti dibahas. Kamu nggak bawa mobil?” tanyanya kepada Mario.

“Nggak. Sengaja mau jemput kamu ke sini. Aku pikir, masalahnya cukup besar karena nggak pulang-pulang. Makanya jemput ke sini,” jawabnya lalu mengulas senyumnya.

“Bro! Balik duluan, yaa.” Mario menepuk sebanyak dua kali bahu lelaki itu kemudian masuk ke dalam mobilnya bersama dengan Rhea dan juga Kaisan.

“Tadi, Brandon nanya apa?” tanya Mario sembari melajukan mobilnya.

Rhea lalu menoleh dengan pelan kepada Mario. “Tentunya nanya Kaisan anaknya siapa,” ucapnya lemas.

“Dan kamu tidak mau memberi tahu yang sebenarnya? Bukan maksud aku tidak menganggap Kaisan anak aku, jangan salah paham dulu, oke.”

Rhea terkekeh melihat kepanikan Mario yang mengkhawatirkan dirinya salah paham. “Nggak. Aku nggak mau ngasih tahu Brandon. Untuk apa? Aku masih mampu merawatnya dengan baik. Dia juga nggak minta pengakuan, hanya ingin tahu yang sebenarnya aja.”

Mario manggut-manggut dengan pelan. “Ya udah, jangan dipikirin. Brandon nggak akan minta kamu balik lagi sama dia juga.”

“Kalaupun iya, memangnya kamu mau?”

“Oh, tentu tidak!” Mario menjawab dengan sangat cepat.

Rhea lantas tertawa pelan mendengar ucapan Mario tadi.

“Mami kenapa?” tanya Kaisan yang tengah meminum sebotol susu kedelai miliknya.

Rhea lalu menoleh kepada sang anak. “Dan ternyata, anaknya Brandon juga alergi susu sapi. Gen ayah, memang benar-benar kuat, yaa?”

“Oh, yaa? Aku pikir, Kaisan doang yang alergi susu sapi. Ternyata anaknya Tari juga. Ya. Gen ayah memang sangat kuat. Mungkin karena itu juga, Brandon bisa merasakan kalau Kaisan adalah anaknya.”

Rhea menelan saliva dengan pelan. “Tapi, aku nggak mau mengakui itu. Selama ini, aku yang merawatnya. Bukan dia.”

Mario mengusapi rambut kekasihnya itu dengan lembut. “Nggak usah dianggap, Sayang. Kalau nggak mau, yaa nggak usah. Lagi pula, kalian hanya baru ketemu tadi.”

Rhea lalu menatap Mario dengan tatapan lekatnya. “Kamu … cemburu?”

Mario menggelengkan kepalanya cepat. “Nggak lah. Ngapain cemburu sama suami orang. Kalau kamu ngobrolnya sama berondong, baru … cemburu.”

Rhea mengatup bibirnya menahan tawa atas ucapan kekasihnya itu. “Brondong tampan yang mau sama aku itu cuma kamu doang, Mario.”

Pria itu terkekeh pelan. “Karena aku, mencintai kamu apa adanya. Dari dulu, sampai sekarang. Rela kabur dari Eropa juga demi kamu. Dan kamu juga mau menunggu aku sampai sukses lagi dengan usaha aku yang dimulai dari nol ini.”

Perempuan itu lantas mengulas senyumnya. “Ke rumah Indi dulu, yuk!”

Mario menganggukkan kepalanya. “Oke! Ke mana pun kamu ingin pergi, aku siap mengantar.”

Rhea kembali menerbitkan senyumnya. Selama dua tahun ini, Mario selalu berusaha membuat Rhea tertawa, bahagia dan menuruti semua keinginan perempuan itu. Hal yang bisa Mario lakukan untuk Rhea, akan selalu ia lakukan.

Meski kadang sering tidak enak hati karena menganggap dirinya menumpang hidup di rumah Rhea. Sebab setelah kaburnya dia dari Eropa, ia tinggal di rumah perempuan itu dan tidur dalam satu ranjang yang sama.

Hanya belum terikat dalam pernikahan, keduanya sudah tinggal bersama dalam satu atap yang sama. Meski Rhea tidak mempermasalahkan itu, tetap saja Mario merasa dirinya seperti bajingan yang menumpang hidup di rumah Rhea.

Sampai akhirnya mereka pun tiba di rumah Indi.

“Rheaaa!!”

Setelah Mario datang ke Indonesia, pikiran aneh Indi sudah hilang dan mau memeluk para sahabatnya lagi.

“Rhea. Tahu nggak, gue hamil lagi dong?” ucap Indi memberi tahu sembari mengusapi perutnya yang sedikit membuncit itu.

“Lho, kok udah gede? Baru ketahuan apa gimana?” tanya Rhea yang tak kalah hebohnya dengan Indi.

“Udah tiga bulan, Rhe. Biasalah. Laki gue nggak berhenti naikin gue tiap hari. Ketahuannya karena Damian mabuk lagi. Katanya sih, kembar. Makanya udah keliatan buncit.”

“Woaah! Bakalan punya anak kembar dong. Jadi pengen.”

Indi memutar bola matanya pelan. “Ngasih kode nggak kira-kira. Ya udah sih, Mario. Kalau nunggu elo sukses dulu, bakalan bulukan entar. Yang ada nanti kecolongan lagi, brojol duluan sebelum dinikahi.” Indi menganggukkan kepalanya menasihati Mario.

Pria itu kemudian menghela napas kasar. “Nggak enak sama orang tuanya Rhea lah, Ndi.”

“Heh! Sebenarnya elo serius nggak sih, sama Rhea? Jangan cuma mau nemplok doang, lo. Nikahin juga! Udah dua tahun lho, Mario.”

Rhea lalu mengusapi tangan Indi. “Gue belum kasih tahu elo, yaa? Kartu identitas Mario dan semuanya masih disita orang tuanya. Dia nggak punya apa pun sementara syarat nikah harus ada identitas resmi. Elo mau Mario dipenjara, kalau bikin identitas palsu?”

Indi lantas menganga lalu mengatup bibirnya lagi. “Pantesan. Gue pikir, udah selesai karena udah pulang ke sini. Katanya udah dipecat jadi anggota keluarga bangsawan elo itu. Kenapa masih disita sih, Mario? Heran deh, gue!”

“Karena mereka belum memutuskan, Indira Pramestiiii! Baru gue doang yang kabur. Itu pun karena bantuan dari laki elo. Dijemput Diego dan Manda di bandara.”

Indi manggut-manggut pelan. “Begitu rupanya. Ribet banget, yaa. Kalau berurusan sama yang begituan. Anak gue nggak usah kenal sama orang-orang bangsawan kayak gitu deh.”

“Bapaknya miliarder. Nggak jadi masalah,” ucap Rhea kemudian.

“Nggak, bodo amat. Gue mau yang lokal aja.”

Rhea geleng-geleng kepala sembari mengulas senyumnya. “Oh ya, Ndi. Ternyata, Kaisan satu sekolah sama Gaftan, anaknya Brandon.”

“What?!” Indi lalu menghela napas kasar. “Usia kandungan elo waktu itu enam bulan, si Tari empat bulan. Beda dua bulan doang. Ya jelas bakalan satu sekolah. Rumahnya dekat dong, yaa? Tapi, baru ini kalian ketemu?”

Rhea menganggukkan kepalanya. “Anak gue baru masuk sebulan yang lalu, Ndi. Mau gue pindahin aja ke sekolah lain.”

Indi menghela napas panjang. “Rhea. Kalau elo pindahin Kaisan ke tempat lain, malah bikin Brandon makin curiga. Ketahuan banget kalau elo pengen jauhin anaknya dari dia.”

“Dia bukan anak Brandon, Indi. Kaisan anak gue.”

“Heem. Kumat!” Indi lalu mengusapi lengan sahabatnya itu. “Jangan sembunyi terus, Rhe. Move on. Elo nggak akan bisa bahagia, kalau masih galau karena orang gila satu itu. Kasihan Mario. Udah rela kabur dari Eropa, tapi elo masih cinta sama bocah laknat itu.”

“Gue udah nggak cinta, Indi!” tegas Rhea kemudian.

“Kalau udah nggak cinta, apa namanya kalau masih nangis saat lihat Kaisan tidur?”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Assalamu'alaikum, Mas CEO!
8.3
Hanif, bos INANTA Group, dikenal sebagai sosok religius yang taat beribadah di tengah kesuksesan bisnisnya. Kehidupannya berubah drastis setelah putrinya, Aisyah, bertemu Aida, seorang office girl yang berwajah sangat mirip dengan mendiang sang ibu. Kedekatan erat di antara mereka berdua mulai mengancam rencana pertunangan Hanif dengan Soraya. Terjebak antara kewajiban dan kebahagiaan sang anak, ke manakah takdir akan membawa pelabuhan hati Hanif berikutnya?
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika, ibunya yang butuh biaya medis besar dan donor organ langka, Alya terpaksa mengambil keputusan nekat. Ia menerima tawaran Niko, seorang miliarder yang sangat mendambakan anak, untuk menjadi ibu pengganti. Meski awalnya didasari keputusasaan, kedekatan mereka justru menumbuhkan perasaan cinta yang tak terduga. Hubungan ini pun diuji saat sebuah rahasia besar terkuak, memaksa keduanya memaknai ulang arti cinta serta keluarga.
Sampul Novel Lovers
8.9
Pertemuan tak sengaja di kelab malam saat malam tahun baru memicu ketertarikan Ryan Bagaskara pada Kanaya Putri Soemardi, meski pakaiannya sempat terkotori oleh gadis itu. Namun, jalan cinta mereka sangat terjal. Ayah Kanaya telah merencanakan perjodohan putrinya dengan Gilang Witjaksono, seorang putra pejabat yang ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan Ryan. Kini, Ryan harus menghadapi dilema rumit dan berjuang keras demi mendapatkan restu serta memenangkan hati Kanaya.
Sampul Novel Pernikahan Kedua (Cinta Sejati)
7.9
Hanya sembilan hari setelah menikah, Gadis diceraikan oleh Devano demi sepupunya sendiri. Demi menyembuhkan luka akibat pengkhianatan kejam itu, ia memutuskan kuliah di Jepang demi menata masa depan. Tak disangka, di sana Gadis menemukan cinta baru dan menikah dengan dosennya yang bernama Yamazaki Kento. Namun, saat mereka mulai membangun kebahagiaan, sesosok wanita dari masa lalu Kento hadir menguji komitmen mereka. Mampukah pernikahan kedua ini bertahan menjadi pelabuhan terakhir bagi Gadis?
Sampul Novel Selingkuhannya Pengasuh Anakku
9.4
Kehidupan rumah tangga Sekar hancur setelah perselingkuhan suaminya terungkap. Pengkhianatan ini terasa sangat menyakitkan karena wanita lain tersebut adalah pengasuh anaknya sendiri, orang yang sangat ia percayai. Walau suaminya meminta maaf dan mengaku khilaf, Sekar didera dilema berat. Terlebih saat tahu sang pengasuh ternyata masih bersuami dan dinafkahi oleh suaminya. Mampukah Sekar bertahan menghadapi kenyataan pahit yang merusak pernikahannya ini?
Sampul Novel STORY LIFE OF KERENHAPUKH
9.0
Kerenhapukh, gadis 25 tahun, terpaksa menuruti kehendak sang ayah untuk menikah dengan lelaki pilihan keluarganya. Hubungan cinta Keren kandas begitu saja karena status sosial sang kekasih dinilai tidak sepadan. Kemalangannya kian memuncak saat ia justru berakhir menikahi pria yang salah. Di tengah rentetan cobaan hidup yang seolah tiada habisnya, mampukah Keren bertahan melewati badai ini dan merebut kembali kebahagiaan yang telah dirampas darinya?