APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpaksa Menikahi Duda Lumpuh

Terpaksa Menikahi Duda Lumpuh

Senja terpaksa menikah dengan Aksa Wijaya, duda beranak satu yang lumpuh akibat kecelakaan tragis. Setelah koma sebulan, Aksa ditinggalkan oleh istrinya, Riyanti, yang menolak merawatnya. Meski kondisi Aksa terpuruk, Senja tetap yakin suaminya bisa sembuh. Kini, ia bertekad merawat Aksa dengan sabar sekaligus berjuang melunakkan hatinya demi kesembuhan sang suami.
Bab
Bagikan

Bab 3

Terpaksa Menikahi Duda Lumpuh

Part 3

Tuan Wijaya Kusuma bolak-balik mencari dokter khusus yang bisa menyembuhkan putranya dan membangunkan Aksa lagi dari koma. Tapi tidak ada satupun dokter yang bisa melakukannya. Semua dokter mengatakan hal yang sama. Biarlah waktu yang akan membuat Aksa sadar.

Tuan Wijaya memasuki ruang perawatan anaknya dengan wajah sendu. Dia pria yang penuh energi dan semangat namun dia malah tidak memiliki apa-apa selain kesediahan yang dijadikan buah tangan untuk menjenguk sang putra.

“Aksa ….” Pak Wijaya memanggil putranya dengan lembut. Dia merasa kalau Aksa dengan tubuh yang besar di depannya adalah Aksa yang masih belajar membaca. Bagaimanapun, seorang anak akan selalu jadi anak kecil di mata ayahnya.

“Semenjak kamu seperti ini, rumah kita suram sekali. Mamamu hanya bisa menangis sepanjang waktu. Papa bisa apa, nak? Tidak ada lagi kebahagiaan di rumah.”

Tuan wijaya menghapus air matanya dengan saputangan linen yang dia bawa di kantong. Sepertinya pria itu tahu kalau dia akan menangis. Tidak bisa menahan air mata yang membasahi pipi melihat putranya masih belum sadar.

Aksa tidak menjawab sama sekali. Lelaki itu diam dengan seluruh alat yang penuh menghiasi badannya. Gambar di layar juga menunjukkan kalau detak jantung Aksa lemah. Sesuatu yang sangat menyeramkan karena bisa saja itu berarti kemungkinan untuk sadar sangat tipis.

Tuan Wijaya menghapus ingus yang keluar. Dia akhirnya jujur sebagai seorang pria yang katanya tidak bisa menangis. Tuan Wijaya menangis dengan sedu sedan yang dahsyat, dia tidak peduli jika tangisnya akan menarik perhatian. Tuan Wijaya ingin putranya bangun dan inilah satu-satunya harapan yang dia inginkan.

“Bangunlah, nak!” sebuah permintaan yang tidak masuk akal akhirnya terucap keluar juga dari mulut seorang pengusaha dengan nama besar itu.

Sementara di dalam tuan Wijaya sedang merayu putranya agar bangun, di luar ruangan, Mellisa menatap Riyanti dengan penuh rasa bersalah. Tidak seharusnya dia memperlakukan menantunya seperti itu. Apalagi Riyanti bukan penyebab kecelakaan.

“Mama minta maaf atas kejadian semalam,” ucap Mellisa pada Riyanti yang hanya menunduk. Riyanti merasa sedih melihat kondisi suaminya.

“Mama tahu kalau mama seharusnya tidak menyalahkan kamu. Semua memang sudah terjadi dan kita tidak bisa menghindar dari sesuatu yang bernama musibah. Iya, kan?”

‘Halah. Pas sudah tenang baru minta maaf,’ cibir Riyanti dalam hati. Sejak malam Ibu mertuanya menudingnya sebagai penyebab kecelakaan itu, Riyanti menyimpan dendam kesumat pada Ibu mertuanya. Dia tidak akan sudi lagi berbaik hati dengan wanita tua itu.

Mellisa merasa tidak nyaman dengan kebisuan yang sengaja dibuat oleh Riyanti. Riyanti sepertinya sedang memberinya sebuah pelajaran agar tidak seenaknya memperlakukannya seperti semalam. Riyanti sosok yang pendendam dan dia benar-benar sulit memaafkan kesalahan orang lain padanya.

“Aku kan penyebab kecelakaannya Aksa? Jadi Mama mau aku apa? Ikut celaka sama Aksa atau memang mengharapkan biar aku yang ada diposisi Aksa?” tanya Riyanti dengan tajam.

Mellisa menahan nafas mendengar ucapan menantunya yang penuh energi kebencian. Sepertinya Riyanti tidak akan pernah bisa memaafkan mertuanya lagi. Dia akan mengingat kejadian malam itu, dimana dia dituding sebagai penyebab kecelakaan suaminya sendiri akibat kehedonisan hidupnya.

Tuan Wijaya keluar dari ruang perawatan Aksa. Pria itu mengusap sisa air mata dan berusaha terlihat tegar di depan istri dan menantu.

“Aksa bagaimana, Pa?” tanya Mellisa pada suaminya.

“Masih sama,” jawab tuan Wijaya dengan suara agak berat. Mellisa hanya bisa menahan nafasnya. Remuk hati Mellisa berkeping-keping menghadapi kenyataan yang ada ini sebenarnya.

Riyanti tiba-tiba nyelonong masuk tanpa menyapa mertuanya sama sekali. Tuan Wijaya merasa kalau terjadi sesuatu antara istri dan menantunya.

“Riyanti kenapa, Ma?”

Mellisa hanya menggeleng. Wanita itu enggan menjawab pertanyaan sang suami terkait menantunya karena Mellisa sebenarnya sangat malu mengakui apa yang sebenarnya terjadi malam itu. Dia sangat tidak elegan dan kehilangan kelasnya.

**

“Sayang, kapan kamu sadar lagi?” Riyanti memegang wajah Aksa dengan lembut. “Aku minta maaf soal malam itu. Aku bilang yang menghubungi aku itu Bunga, kan? Padahal dia Bagas, mantan manajer aku. Bagas menawarkan agar aku mau balik lagi ke dunia entertain. Tapi aku tahu, kamu pasti akan marah besar.”

Riyanti menatap lekat suaminya. Apapun yang dia katakan, Aksa juga tidak akan pernah tahu.

Riyanti mendesah. Sesungguhnya wanita itu sangat khawatir dengan kondisi sang suami yang masih belum ada kemajuan apa-apa. Tapi dia bisa apa? Kemudian batin Riyanti mulai menyalahkan Aksa sendiri yang lalai mengemudi sehingga menyebabkan semua orang harus repot menjenguk dan menungguinya di rumah sakit.

“Mas aku lelah!” Riyanti tidak tahan lagi. Riyanti juga butuh sesuatu yang menyenangkan dan dia enggan berlarut-larut dalam kesedihan.

“Kapan kamu bangun? Kalau kamu sudah tidak ada, siapa yang bisa menjamin kebutuhan aku? Lihatkan sekarang, Mas. Kamu terbaring tidak berdaya di sini dan aku jadi apa? Aku cuma menonton kamu dan memelas biaya hidup dari orang tua kamu. Aku malu, Mas. Aku malu!”

Riyanti keluar meninggalkan suaminya setelah dia mengungkapkan kekesalannya. Riyanti tidak betah berjaga dalam ruangan yang menurutnya sangat membosankan itu. Sudah dua hari Riyanti disini dan dia lebih banyak menghilang kesana kemari.

“Riyanti!” panggil tuan Wijaya pada sang menantu.

“Ya, Pa?”

“Kamu mau menunggui suamimu di sini?” Riyanti menyeritkan kening mendengar pertanyaan dari ayah mertuanya.

“Kenapa tidak papa atau mama saja? Kenapa harus aku?” tanya Riyanti kritis. Riyanti merasa orang tua suaminya tidak adil. Dia merasa kalau mereka menimpakan masalah padanya. Padahal selama ini yang sering menginap di rumah sakit adalah Mellisa. Bahkan bisa dihitung menggunakan jari Riyanti menjenguk Aksa.

Tuan Wijaya yang merasa kalau menantunya enggan menungui Aksa juga tidak bisa memaksa. Pria tua itu akhirnya bersikap sebagaimana seharusnya. Bijaksana.

“Papa akan minta rumah sakit ini untuk mencarikan orang yang bisa menjaga Aksa. Jadi kita semua tidak perlu menunggui Aksa selama dua puluh empat jam. Tapi kita bisa menjenguk dia kapanpun disini.”

Tuan Wijaya akhirnya mengambil keputusan. Riyanti diam saja mendengar keputusan dari ayah mertua. Wanita itu memutuskan melenggang pergi meninggalkan rumah sakit. Riyanti merasa sangat kesal dengan kedua orang tua suaminya.

Tuan Wijaya menatap istrinya dengan lembut. “Mungkin Riyanti butuh waktu untuk menerima kenyataan tentang kondisi suaminya, Ma.”

Tuan Wijaya mencoba berbaik sangka dengan sang menantu. Tapi istrinya, Mellisa malah mencibir.

“Dia itu hanya memikirkan dirinya sendiri. Jangan-jangan selama ini dia menikah dengan anak kita karena uang?” Melisa kembali membuat asumsi karena melihat reaksi Riyanti seperti ini.

Tuan Wijaya menggeleng. Istrinya yang curigaan ini harus diberi pengertian agar pikirannya tidak kemana-mana.

“Kalau Riyanti menikah dengan anak kita hanya demi uang, pasti dia tidak mau punya anak dari aksa.”

Mellisa mengangguk. Apa yang dikatakan suaminya benar adanya. Namun Mellisa masih tidak bisa mempercayai sang menantu, apalagi setelah kejadian ini, Riyanti seperti tidak punya tanggung jawab mengurus suami. Dia malah melarikan diri.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dosenku Mantan Suamiku
9.0
Lima tahun lalu, Ardan menceraikan Luna akibat tuduhan selingkuh dan keraguan atas status anak mereka. Kini, takdir mempertemukan mereka kembali di kampus tempat Luna kuliah, di mana Ardan yang dulunya pengusaha sukses telah beralih profesi menjadi dosen. Meski Ardan masih menyimpan dendam serta kerap melontarkan sindiran pedas tentang masa lalu, Luna tidak gentar. Ia justru menghadapi sikap dingin mantan suaminya itu dengan keberanian dan kecurigaan yang jenaka.
Sampul Novel Istri Muda Pak Dosen
7.9
Demi membalas budi Hans Anderson yang membiayai kuliahnya, Helga, mahasiswi kutu buku, terpaksa menikahi Hadyan. Dosen playboy itu membutuhkan ibu untuk putranya. Namun, pernikahan ini harus dirahasiakan demi karier mantan istri Hadyan yang terobsesi kembali. Helga kini terjebak dalam ancaman sang mantan dan sikap dingin suaminya yang belum move on. Mampukah Helga bertahan saat Hadyan justru terus membela wanita masa lalunya yang telah berkhianat?
Sampul Novel Kematianku Membuat Hatinya Hancur
8.8
Selama lima tahun, Jane Rivers merasa sangat dicintai oleh Nathan Cross, bos mafia penguasa kegelapan yang telah mendambakannya selama satu dekade. Namun, kebahagiaan itu hancur saat Jane hamil. Nathan justru memaksanya menggugurkan kandungan demi wanita lain. Jane pun mendapati fakta keji bahwa suaminyalah yang menghancurkan keluarganya. Merasa hancur, ia memalsukan kematiannya dibantu musuh Nathan untuk melarikan diri. Nathan kini meratap menyesal, tetapi luka Jane sudah telanjur mendalam.
Sampul Novel Pamer Menantu
9.2
Demi meraih kemewahan dan kebahagiaan, seorang ibu sangat berambisi mendapatkan menantu dari kota besar. Baginya, status sosial sang menantu adalah jaminan mutlak bagi kekayaan keluarganya di masa depan. Namun, apakah impian indah itu akan terwujud nyata, atau justru menjadi awal dari petaka yang tak terduga? Temukan realita pahit di balik gengsi dalam drama romansa modern yang penuh dengan konflik ekspektasi ini.
Sampul Novel PENYESALAN DI UJUNG CINTA YANG HILANG
8.3
Tiga tahun pernikahan Silvia dan Erik ternyata cuma kedok untuk aksi balas dendam. Usai memilih bercerai dan menghilang, Silvia kembali empat tahun kemudian dengan membawa anak perempuan mereka. Di sisi lain, Erik yang tengah bersiap menikahi perempuan lain justru didera rasa bersalah yang luar biasa. Begitu sadar bocah itu adalah putri kandungnya, Erik berjuang keras menebus dosa masa lalu demi meraih kembali hati Silvia dan menyatukan keluarga mereka.
Sampul Novel Terjerat Cinta Mafia Kakak Beradik
9.5
Savana terpaksa diserahkan sang ibu kepada Luca Zeno demi melunasi utang. Bukannya takut, ia justru terpikat kebaikan Luca yang mengajaknya menikah kontrak dua tahun untuk donor sel telur. Namun, keadaan berantakan saat Savana mengandung. Terungkap bahwa ayah biologis bayi itu adalah adik kandung Luca, Ziv Zeno. Kini, dua bersaudara dari klan mafia tersebut saling bersaing ketat dan ekstrem demi merebut hati serta menguasai Savana sepenuhnya.