APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpaksa Menikahi Duda Kaya

Terpaksa Menikahi Duda Kaya

Demi keluarga, Samantha Pradana rela mengorbankan impian cintanya demi menikahi Rayhan Wijaya. Di balik kesempurnaan dan kekayaannya, duda tersebut menyimpan luka masa lalu yang mendalam. Pernikahan ini pun menjadi ujian berat bagi Samantha yang mendambakan kasih sayang tulus. Meski perlahan Rayhan mulai membuka diri, kenangan akan mendiang istrinya terus mengusik. Kini, keduanya harus berjuang melewati dilema emosional dan rintangan perih demi meraih kebahagiaan baru.
Bab
Bagikan

Bab 3

Samantha terbangun di pagi hari dengan rasa letih yang tak bisa ia sembunyikan. Matahari pagi masuk melalui celah tirai, menciptakan pola cahaya yang menari-nari di dinding kamar tidur mereka. Ia memandang sekeliling, melihat segala sesuatu yang telah berubah dalam hidupnya. Ruangan ini begitu luas, tapi sering kali terasa begitu sepi. Seperti jantungnya yang kosong, dipenuhi kebingungan yang tak tahu harus diarahkan ke mana.

Rayhan sudah bangun lebih dulu. Dari suara langkah kakinya yang perlahan di lantai, Samantha tahu pria itu sedang berada di dapur, membuat secangkir kopi. Sejak pernikahan mereka, kebiasaan kecil Rayhan membuatkan kopi di pagi hari menjadi rutinitas yang menenangkan, meskipun ada saat-saat di mana Samantha merasa itu hanyalah cara Rayhan untuk mencari ketenangan di tengah keheningan mereka.

Samantha mengusap wajahnya, merasakan kelembutan kulitnya yang sudah mulai menua akibat tekanan perasaan dan kehilangan. Ia berjalan ke kamar mandi, mencuci muka, dan melihat pantulan wajahnya di cermin. Ada lingkaran hitam di bawah matanya, tanda bahwa tidur yang cukup hanyalah sebuah mimpi yang jauh. Namun, hari itu, ia tahu ia harus berusaha. Hari itu, ia harus mencoba untuk memulai lagi.

Ketika Samantha masuk ke ruang makan, Rayhan sudah menunggu dengan secangkir kopi di tangan, mata cokelatnya yang dalam memandangnya dengan penuh perhatian. "Selamat pagi, Reni," katanya, suaranya lembut, seperti menenangkan api yang hampir padam.

Samantha memaksakan senyum kecil, meskipun hatinya merasa sesak. "Selamat pagi, Rayhan." Ia duduk di kursi, menyentuh cangkir kopi yang hangat di tangannya. Aroma kopi itu seakan mengingatkannya pada kehidupan yang lebih sederhana, jauh sebelum semua drama ini terjadi.

"Apakah tidurmu nyenyak tadi malam?" Rayhan bertanya, matanya mencari jawaban di wajah Samantha.

Samantha menarik napas, lalu menggeleng. "Tidak, aku tidak bisa tidur dengan tenang. Aku terus berpikir tentang semua ini. Tentang kita." Suara itu meninggalkan perasaan hampa yang mendalam. "Kadang aku merasa seperti aku hanya di sini untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Yasmin."

Rayhan menatap Samantha dengan ekspresi yang sulit dibaca. Ia tahu betapa sulitnya bagi Samantha untuk menerima kenyataan bahwa kenangan tentang Yasmin selalu ada di dalam dirinya, menghiasi setiap sudut rumah ini. "Reni, aku tahu ini sulit. Aku tahu aku tidak bisa menghapus masa lalu, tapi aku juga ingin kamu tahu bahwa aku berusaha sekuat tenaga untuk membuatmu merasa diterima, untuk membuat kita merasa seperti kita memiliki sesuatu yang nyata."

Samantha mengalihkan pandangan, menatap jendela yang menghadap ke kota yang sibuk. Suara kendaraan dan hiruk-pikuk di luar tidak mampu menghapus keheningan yang ada di dalam hatinya. "Aku tahu kau berusaha, Rayhan. Tapi kadang aku merasa... aku merasa seperti aku hanya melihat bayang-bayangmu di sini. Bayang-bayang yang kau tinggalkan di rumah ini sejak Yasmin pergi."

"Reni," Rayhan berkata, suaranya gemetar, "jangan berpikir seperti itu. Aku ingin kamu tahu bahwa setiap hari aku berjuang untuk memisahkan masa lalu dan masa kini. Aku tahu aku tidak bisa meminta maaf atas segala luka yang sudah terjadi, tapi aku berjanji akan melawan perasaan itu untuk kita berdua."

Samantha menatap Rayhan, melihat air di mata pria itu, dan tiba-tiba ia merasa sebuah kesedihan yang dalam mengisi dadanya. "Aku hanya ingin tahu, apakah kau benar-benar bisa melepaskan Yasmin? Apakah aku cukup untukmu?"

Rayhan menutup matanya, merasakan pertanyaan itu seperti tusukan pisau di jantungnya. Ia tahu jawabannya, namun tak mudah mengatakannya. "Reni, Yasmin adalah bagian dari siapa aku, tapi itu tidak berarti aku tidak bisa mencintaimu. Aku tahu aku harus melepaskan bayang-bayang itu agar aku bisa mencintaimu dengan sepenuh hati. Tapi itu membutuhkan waktu, dan aku tidak ingin kamu merasa terabaikan dalam proses ini."

Samantha menggigit bibirnya, mencoba menahan air mata yang ingin jatuh. "Aku hanya takut, Rayhan. Aku takut aku tidak akan pernah cukup baik untukmu, dan aku takut kau tidak akan pernah mencintaiku sepenuh hati seperti kau mencintainya."

Rayhan menggerakkan kursinya lebih dekat ke Samantha, menempatkan tangan hangatnya di atas tangan wanita itu. "Reni, tidak ada yang bisa menggantikan Yasmin, itu benar. Tapi aku tidak ingin mencintaimu karena aku harus melupakan dia. Aku ingin mencintaimu karena kamu adalah kamu. Karena senyummu, karena cara kamu membuatku merasa hidup lagi, karena kekuatanmu yang membuatku ingin menjadi pria yang lebih baik."

Samantha merasakan kehangatan itu, tetapi masih ada keraguan yang menghantui pikirannya. "Tapi bagaimana jika rasa sakit itu terlalu besar? Bagaimana jika aku tidak bisa menghadapi kenyataan ini?"

Rayhan menatap Samantha dengan mata penuh kepedihan. "Kita akan menghadapi semua ini bersama, Reni. Tidak ada jalan yang mudah untuk melupakan masa lalu, dan aku tidak ingin kamu memaksakan dirimu untuk mengabaikan rasa sakit itu. Tapi aku ingin kamu tahu, di sini dan sekarang, aku berjanji akan ada untukmu, hari ini, esok, dan selamanya."

Samantha menggenggam tangan Rayhan, merasakan getaran kecil yang mengalir dari telapak tangan pria itu ke jantungnya. Ada kehangatan, ada janji yang tulus di dalamnya. "Aku ingin mempercayaimu, Rayhan. Aku ingin mencoba. Tapi aku tidak tahu apakah aku cukup kuat."

Rayhan menarik napas dalam, mengusap rambut Samantha yang terjatuh di bahu. "Kita akan menemukan kekuatan itu, Reni. Kalau tidak sekarang, maka nanti. Yang penting adalah kita saling ada, saling mendukung, dan tidak pernah berhenti berjuang untuk satu sama lain."

Di luar jendela, matahari mulai meninggalkan langit dan memberikan warna keemasan pada kota yang sedang sibuk. Di dalam rumah itu, di antara dua jiwa yang terikat oleh masa lalu dan harapan, mereka berdua tahu bahwa jalan mereka tidak akan mudah. Namun, dalam keheningan itu, ada harapan kecil yang mulai tumbuh-sebuah keinginan untuk memperbaiki apa yang telah rusak dan menciptakan sesuatu yang baru.

Mungkin, hanya mungkin, di balik segala keraguan dan luka, cinta mereka bisa bertahan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bertukar Peran Dipelaminan
8.1
Wajah yang serupa dengan sang kakak, Mariana, justru membawa petaka bagi Eveline. Demi menutupi aib keluarga akibat kehamilan rahasia Mariana, Eveline dipaksa berpura-pura menjadi pengantin di hari pernikahan. Rencananya sederhana: ia hanya perlu menyamar semalam dan membius Viktor, sang suami, dengan obat tidur. Namun, saat fajar tiba, janji Mariana untuk kembali bertukar peran tidak pernah terwujud. Keputusan ini justru menyeret Eveline ke dalam pusaran rahasia kelam keluarga yang mulai terkuak.
Sampul Novel Duda Pilihan Papa
9.6
Anwar Mahendra terhimpit utang besar hingga nyaris kehilangan putri tunggalnya, Ashiqa, yang diincar rentenir. Demi menyelamatkan sang anak, Anwar meminta Rama, seorang duda kaya yang berutang budi padanya, untuk menikahi Ashiqa. Ashiqa terpaksa menerima pernikahan mendadak ini. Di sisi lain, Rama kini terjebak dalam dilema besar: mencoba mencintai istri mudanya atau justru merelakan Ashiqa pergi demi mengejar kebahagiaan sejati wanita itu sendiri.
Sampul Novel Let's Watch the Stars Forever
7.9
Ataya, seorang gadis yang selalu didera rasa benci pada diri sendiri, menemukan titik balik hidupnya setelah bertemu dengan seorang pemuda yang memiliki kecintaan mendalam pada astronomi. Lewat pesona langit malam yang mereka amati bersama, ia perlahan mulai berdamai dan menghargai jati dirinya. Di tengah proses memulihkan luka batin tersebut, Ataya menyadari bahwa benih cinta yang tulus telah tumbuh untuk sosok lelaki yang setia mendampingi setiap langkahnya.
Sampul Novel SEKEPING PERNIKAHAN
8.6
Rumah tangga Tiara terasa dingin tanpa kehangatan dari sang suami. Ketika ia memutuskan menyerah dan melangkah pergi, sang mantan suami justru didera penyesalan mendalam. Namun, perpisahan ini mengungkap tabir misteri yang menyelimuti orang-orang terdekat mereka. Tiara pun mulai mencurigai ketamakan ibu mertuanya dan meragukan identitas asli pria yang pernah dinikahinya dalam pusaran rahasia yang rumit.
Sampul Novel Suamiku Suku Anak Dalam
9.8
Rajo, anggota TNI AL tangguh asal Suku Anak Dalam, menghadapi dilema rumit. Ia dijodohkan dengan anak Tumenggung, ayah angkatnya, meski hatinya milik Kinanti, seorang sosiolog. Konflik asmaranya kian pelik setelah terjebak cinta semalam dengan putri komandannya di Natuna, terpikat perempuan di Lebanon, dan terlibat cinta lokasi saat di Bali. Di antara deretan wanita ini, siapakah yang akan dipilih Rajo?
Sampul Novel TAMPAN TAPI REPTIL
8.2
Bone, manusia ular yang dibesarkan oleh dukun sakti berkuasa, memendam cinta mendalam pada gadis manusia biasa bernama Abigail. Namun, perbedaan wujud dan asal-usul mereka menjadi rintangan terbesar bagi perasaan tulus yang ia miliki. Di tengah perbedaan kodrat yang nyata, mampukah takdir menyatukan asmara mereka, ataukah identitas reptil Bone justru akan memupus harapan cinta itu untuk selamanya?