APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpaksa Jadi Playboy

Terpaksa Jadi Playboy

Kenzo, pewaris takhta bisnis triliunan yang berjiwa bebas, menolak keras rencana perjodohan dengan gadis yatim piatu sederhana bernama Husna. Akibatnya, sang orang tua memberi ancaman mutlak: ia harus mencari calon istri sendiri dalam waktu sebulan atau hak warisnya dicabut. Kenzo pun mendekati tiga wanita sekaligus demi lolos dari paksaan itu. Namun, takdir justru terus mendekatkannya dengan Husna. Akankah ia menyerah pada rasa, atau malah Husna yang menolaknya?
Bab
Bagikan

Bab 1

KENZO

"Partyyyy!!! Yeay!!!"

Aku pantas merayakannya. Proyek empat milyar pengadaan bantuan mesin tempel bagi nelayan memang bukanlah apa-apa di mata kerajaan bisnis keluargaku. Bahkan kurasa mungkin sebagian anggota keluarga besarku diam-diam menertawakan aku karena menerima proyek 'receh' dari pemerintah setempat.

Namun bagiku yang baru berusia dua puluh tahun dan akan lulus dua tahun lagi, ini adalah pencapaian besar. Sejak mendirikan perusahaan-dengan bantuan orang tuaku, tentu saja-enam bulan silam, aku lebih banyak berkutat dengan proyek pengadaan bernilai kecil, paling tinggi seratusan juta nilainya. Jadi, tentu saja aku merasa senang dan bangga atas pencapaianku. Baru pertama kali ikut lelang, langsung menang dan mendapatkan proyek milyaran. Masih muda, pula.

Siang ini pembayaran dari pemerintah sudah masuk ke rekening perusahaanku. Aku sangat puas karena kerja keras yang dimulai dari mengikuti lelang pengadaan dan menyediakan barang, hingga menyerahkan barang ke pemerintah untuk disalurkan dan menyelesaikan administrasi pencairan yang memakan waktu hingga tiga bulan, terbayar sudah. Aku bahkan tak percaya, aku ternyata mampu melakukan ini semua!

Sekarang, saatnya berpesta. Aku dan tiga orang stafku mengunjungi sebuah night club dan bermaksud merayakan keberhasilan kami hingga pagi menjellang. Pencapaian besar layak mendapatkan penghargaan tinggi pula, bukan?

Kami berpesta dengan liar dengan ditemani wanita-wanita seksi yang hanya ingin ditraktir. Sebab, kami tidak tertarik dengan para hostess yang sudah kami hafal wajah dan penampilannya. Kami ingin wanita yang berbeda, agar pikiran dan tubuh kami kembali segar usai berjibaku selama berbulan-bulan untuk mengadakan proyek sebesar ini.

Aku sendiri tentu saja mendapatkan wanita yang paling cantik dan menarik, sesuai dengan statusku sebagai orang yang membayar kemeriahan pesta di ruang privat malam ini.

Nama wanita itu tidak aku ingat. Mungkin Marcy, Daisy, atau Sherry? Ah, masa bodoh. Yang penting ia bisa membuatku senang.

Tengah malam, satu per satu anak buahku meninggalkan club. Satu orang membawa pulang teman kencannya, dengan dalih mengantarnya pulang. Heh, aku tahu dia mungkin membawa gadis itu ke hotel. Benar-benar buaya.

Dua orang lagi berpisah dengan gadis pesta mereka masing-masing. Kupikir mereka terlalu mabuk untuk meneruskan pesta di tempat lain, jadi aku percaya bahwa mereka pasti benar-benar pulang ke rumah masing-masing.

Tinggallah aku berdua dengan Marcy, Daisy atau Sherry. Tapi rupanya gadis itu tertular para stafku yang sudah meninggalkan club lebih dahulu.

"Kenzo," kata gadis berambut hitam, panjang dan berkilau itu, "kita pindah, yuk? Aku bosan di sini."

Boleh juga. Dia ingat namaku tapi aku tidak mau membuang waktu untuk mengingat secuil pun tentang dirinya.

Tapi aku setuju dengannya. Tempat ini jadi membosankan setelah para anak buahku pergi. Maka, aku pun mengajaknya pergi. Mungkin mengajaknya ke hotel dengan mengendarai mobil sport McL*r*n 540* milikku boleh juga....

***

HUSNA

Aku membuka mata. Sudah pukul 02.00. Saatnya mengerjakan pesanan yang aku terima agar dapat diantarkan pagi-pagi sekali sebelum berangkat kerja.

Maka, dengan hati-hati aku beringsut turun dari tempat tidur agar tidak membangunkan adikku, Asma. Gadis empat belas tahun itu menggeliat saat aku sudah menjejakkan kaki di lantai. Kupikir ia akan terbangun. Namun ternyata ia tetap nyenyak.

Aku tersenyum melihat gaya tidurnya yang 'ajaib'. Lengan kiri terentang sementara lengan kanan ditekuk dengan telapak tangan diletakkan di dada. Posisi kedua kakinya juga sama. Asma jadi terlihat seperti pendekar yang sedang melancarkan serangan udara ke musuhnya.

Setelah puas memandangi adikku yang lucu, aku lalu melangkah pelan meninggalkan kamar kami yang sempit. Pagi ini aku tidak boleh berleha-leha. Ada cuan tambahan yang menanti.

Aku mulai membuat brownies sebanyak dua loyang yang rencananya akan Tiga puluh menit kemudian, aku sudah memasukkan adonan ke dalam oven. Aku lalu melaksanakan salat tahajud.

Pukul 03.30, aku sudah mendinginkan brownies dua loyang yang aku buat dan menyiapkan berbagai bahan untuk digunakan sebagai hiasannya. Kedua brownies itu sengaja aku letakkan di depan sebuah kipas angin agar lebih cepat dingin.

Azan subuh masih lama berkumandang. Kupikir aku juga bisa tidur sebentar sebelum mulai menghias brownies. Maka, setelah memasang alarm di ponselku, aku merebahkan diri di lantai dan mulai menutup mata. Berharap istirahat sejenak bisa memulihkan tenagaku.

Tapi, sepertinya aku tidak bisa tidur nyenyak. Sebab, bunyi di luar kos-kosan membuatku terkejut bukan main.

CKIIIT!!! BRAAKKK!!!

Aku membuka mata dengan jantung yang berdebar kencang. Sejenak bingung, suara keras apa yang kudengar barusan.

Apakah ada kecelakaan? Kalau iya, ini pasti bukan kecelakaan motor. Pasti melibatkan kendaraan yang lebih besar. Mobil.

Masih mengenakan mukena, aku berlari keluar untuk melihat keadaan. Sepertinya aku yang pertama kali keluar karena penghuni kos-kosan lain belum ada yang membuka pintu.

Aku berlari menuju ke jalan besar. Pemandangan yang kulihat membuatku memekik tertahan sambil menutup mulutku dengan tangan.

"Subhanallah!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arus yang Membuatku Liar
9.6
Novel romantis modern Arus yang Membuatku Liar mengisahkan tindakan kejam seorang suami yang tega mengaktifkan alat pengontrol pada tubuh istrinya ke tingkat tertinggi saat berada di tempat umum. Di tengah keramaian, sang istri seketika kehilangan kekuatan hingga terjatuh lemas di lantai. Alih-alih mendapatkan pertolongan tulus, ia justru menjadi pusat perhatian dan dikelilingi oleh pria-pria asing dengan niat buruk yang mulai mendekatinya dalam situasi tak berdaya tersebut.
Sampul Novel GAIRAH CINTA PARTNER KERJA
9.4
Ketampanan dan kecerdasan tidak lantas membuat masa lalu Ozzie berjalan mulus tanpa luka. Kini, setelah sukses membangun karier, hatinya terpikat oleh rekan kerjanya sendiri. Benih asmara di antara mereka tumbuh subur lewat serangkaian pertemuan intim yang membara di setiap perjalanan dinas. Namun, tembok besar menghadang karena sang wanita telah dijodohkan. Enggan menyerah, Ozzie bertekad menghentikan petualangan cintanya demi merebut dan memperjuangkan sang pujaan hati.
Sampul Novel Hubungan Sebatas Ranjang
8.1
Jonathan Prawira Maulana, CEO genius Maulana Grup, sangat andal berbisnis tetapi tidak paham urusan cinta. Khawatir dengan kesibukan putranya, orang tua Jo berniat menjodohkannya dengan anak rekan bisnis mereka. Jo menolak keras rencana itu. Namun, ia kini terjebak syarat sulit: harus membawa calon istri pilihannya sendiri dalam waktu satu bulan. Jika gagal, ia wajib menerima perjodohan tersebut. Mampukah Jo menemukan belahan jiwanya dalam waktu sesingkat itu?
Sampul Novel Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
8.3
Haura Ghania Eftikhar, eks tentara bayaran, luluh oleh kesabaran CEO karismatik Sean Wijaya dan bersedia menjadi CEO demi menutupi masa lalunya. Namun, pernikahan mereka hancur seketika saat Haura memergoki perselingkuhan Sean. Di tengah penyesalan Sean yang memohon kesempatan kedua, hadir seorang remaja tampan yang menawarkan cinta tulus namun obsesif, kian memperumit luka batin Haura yang mendalam.
Sampul Novel Laksana Senja
7.9
Kehidupan tenang Senja Mahesa sebagai pencinta drama Korea terusik sejak kepindahannya dari Bandung ke Tangerang. Di sekolah barunya, ia dikelilingi para pemuda tampan yang menyeretnya ke dalam berbagai konflik tak terduga. Situasi ini bahkan membuat sang ibu, Utari, merasa sangat cemas. Mampukah Senja bertahan menghadapi lika-liku kehidupan masa SMA yang penuh gejolak ini hingga hari kelulusannya tiba?
Sampul Novel Tangisan Terakhir Seorang Istri
8.8
Marcell Wijaya, detektif ternama, tega mengusir istrinya yang sedang hamil di jalan gelap karena menolak mendonorkan ginjal untuk Emilia Nessi, cinta pertamanya. Sang istri kemudian diculik oleh penjahat dendam yang memotong lidah korban. Saat penculik menelepon, Marcell mengabaikannya demi menemani pemeriksaan Emilia. Tragisnya, saat menemukan jasad wanita hamil yang dimutilasi di TKP, detektif itu tidak menyadari bahwa korban sadis tersebut adalah istrinya sendiri.