APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ternyata Kau Injak Dua Perahu

Ternyata Kau Injak Dua Perahu

Memasuki tahun kelima pernikahan, Julia Trevon curiga pada rasa pahit vitamin C pemberian suaminya, Victor Camden. Saat botol itu diperiksa di rumah sakit tempat Victor bekerja, hasilnya mengejutkan: isinya adalah mifepristone yang memicu kemandulan. Julia mencoba menjelaskan bahwa Victor adalah suaminya, tetapi dokter di sana malah menyuruhnya menemui psikiater. Bagi mereka, istri sah Victor baru saja melahirkan bayi dua bulan lalu, membuat keberadaan Julia dianggap sebagai khayalan belaka.
Bab
Bagikan

Bab 7

Melihat senyumnya, kesuraman di wajah Victor langsung sirna.

"Julia, kamu tenang saja. Di hatiku cuma ada kamu."

"Waktu itu ucapanku keterlaluan. Apa pun permintaanmu, bilang saja, aku akan melakukannya. Asal jangan marah lagi padaku."

Victor mendekat, suaranya terdengar sedih seperti hampir menangis.

Dulu, Julia paling mudah luluh oleh sikapnya seperti ini, selalu bisa dibujuk hingga hatinya melunak. Namun, sekarang dia justru merasa orang di depannya sangat asing. Hatinya dingin seakan dilapisi es.

Julia menatap mata Victor yang penuh permohonan, lalu tiba-tiba melengkungkan bibirnya.

"Baiklah, kalau begitu, suruh saja Mandy menikah dengan orang lain."

Senyum Victor langsung membeku, sudut bibirnya bergetar lama sebelum akhirnya terpaksa membentuk lengkungan tipis.

"Julia, jangan begitu dong."

Victor mengulurkan tangan untuk menyentuh wajahnya, tetapi Julia memalingkan muka. "Dia 'kan adikmu, bahkan soal ini pun kamu masih cemburu? Minta yang lain saja, apa pun pasti aku turuti."

Julia makin tertawa.

Dia tahu, selama menyangkut Mandy, semua janji manis Victor hanyalah selembar kertas, mudah robek.

"Aku cuma bercanda." Senyum Julia meredup. Suaranya terdengar dingin saat dia berujar, "Apa pun yang ingin kalian lakukan, lakukan saja. Nggak perlu repot-repot memberitahuku."

Melihat Julia tidak lagi mempermasalahkan Mandy, Victor menarik napas lega. Victor kembali tersenyum dan mengelus kepala Julia.

"Aku tahu Julia memang paling pengertian. Aku akan kembali bekerja sekarang. Kamu istirahatlah."

Begitu langkah kaki pria itu menghilang di ujung koridor, ekspresi terakhir di wajah Julia langsung runtuh.

Ternyata inilah alasan di balik kesetiaan dan perhatiannya yang tak putus-putus selama beberapa hari terakhir.

Bukan karena rasa bersalah, bukan karena perhatian tulus, tetapi hanya takut Julia akan membuat keributan yang mengganggu rencananya untuk membuka jalan bagi Mandy.

Julia menyunggingkan senyum sinis, meraih ponsel dari bawah bantal, dan menelepon Lina.

"Lina, apa draft perjanjian ceraiku sudah siap?"

Di seberang telepon, terdengar hening selama beberapa detik, begitu lama sampai Julia mengira sinyalnya terputus, sebelum akhirnya suara Lina yang serak terdengar.

"Julia, kamu dan Victor nggak punya hubungan pernikahan. Akta nikah yang kamu kirimkan kepadaku sebelumnya itu … palsu."

Tubuh Julia langsung kaku, telinganya berdengung.

Dia mencengkeram ponselnya tak percaya, suaranya bergetar saat bertanya, "Kamu … bilang apa?"

"Itu benar," jawab Lina yang terdengar hati-hati. "Aku minta seseorang buat memeriksanya. Statusmu masih lajang, sedangkan Victor sudah bercerai."

"Mantan istrinya adalah Mandy. Perceraian mereka baru selesai dua bulan lalu. Stempel di akta nikah kalian itu palsu, dokumennya … adalah barang tiruan yang dibeli dari toko kelontong. Kalian bukan pasangan sah."

Saat Lina berbicara, suaranya sampai tercekat.

Siapa sangka, pernikahan Julia yang dulu heboh dan membuat banyak orang iri, ternyata sejak awal hanyalah kebohongan?

Dengan tangan gemetar, Julia membuka tangkapan layar yang dikirim Lina.

Cahaya layar yang pucat menyinari wajahnya yang sama pucatnya.

Baris demi baris kata-kata dingin itu, seperti jarum beracun, bertubi-tubi menghujam hingga membuat matanya perih.

Hati yang sudah hancur berulang kali, yang baru saja dia kumpulkan dengan sekuat tenaga, kini dihancurkan lagi dengan pukulan brutal, remuk tak bersisa.

Ternyata, Julia telah menjadi orang ketiga dalam pernikahan orang lain selama sepuluh tahun penuh.

Sepuluh tahun!

Dari usia tujuh belas sampai dua puluh tujuh, masa terbaik hidupnya dia habiskan untuk pria itu, tetapi akhirnya bahkan status istri pun tak pernah dia miliki.

Sungguh ironis.

Rasa sakit di kaki dan sesak di dada menyerang bersamaan, Julia tak lagi bisa mempertahankan ketenangannya.

Di ruang perawatan, tiba-tiba tangisan putus asanya meledak. Tangisannya terdengar menyayat hati, sampai pasien di ranjang sebelah ikut berkaca-kaca.

Akhirnya, dengan susah payah, dia turun dari ranjang. Dengan penuh kebencian, dia meraih tongkat di samping ranjang, lalu tertatih-tatih menuju kantor Victor.

Saat Victor melihatnya muncul di pintu, ekspresinya terkejut senang. Namun, begitu melihat kaki Julia yang gemetar dan wajahnya yang pucat, kening Victor langsung mengernyit. Sorot mata Victor dipenuhi rasa iba saat melangkah menghampiri Julia.

"Julia, kenapa kamu ke sini? Kakimu sudah nggak sakit lagi?"

Victor mengulurkan tangan untuk membantunya, tetapi Julia tiba-tiba menepisnya.

Julia mengangkat ponselnya di depan Victor, tatapannya penuh kesedihan. "Victor, aku sungguh menyesal pernah bertemu denganmu."

Kalimat itu membuat alis Victor berkerut. Namun, ketika Victor melihat isinya, wajahnya memucat seketika.

Dia buru-buru merebut ponsel itu, menggulir layar makin cepat, sementara ekspresinya kian muram. Hingga akhirnya berhenti pada percakapan Julia dengan Lina yang bertuliskan: [Ingin bercerai].

"Kamu ingin cerai?"

Dia mendongak tiba-tiba, rasa panik di matanya berubah menjadi tatapan gelap dan menakutkan. "Kamu ingin meninggalkanku?"

Julia terisak pelan. Air matanya yang bercampur kebencian menetes dari sudut matanya, menatap Victor dengan tajam.

"Ya! Kamu sangat mengerikan. Aku harus menjauh darimu!"

Setelah berkata itu, Julia meraih kembali ponselnya, jarinya gemetar saat menekan nomor Devon.

Namun, sebelum panggilan itu tersambung, ponselnya direbut dengan kasar oleh Victor dan dilempar ke lantai dengan keras.

"Brak!" Layar ponsel seketika retak.

Julia terperanjat. Dia mendongak dan menatap mata Victor yang merah penuh amarah.

Raut wajah Victor tak lagi menyisakan kelembutan, hanya obsesi gila yang menakutkan.

"Aku nggak akan membiarkanmu meninggalkanku."

Julia menggigil, tetapi masih menguatkan diri dengan menggertakkan gigi, lalu berbalik pergi.

Namun, baru berjalan beberapa langkah, tengkuknya tiba-tiba terasa sakit yang menusuk. Pandangannya menjadi gelap dan dia pun kehilangan kesadaran.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ditinggal Pacar karena Dikira Miskin
8.2
Karena mengaku keluarganya memelihara sapi, Lucy dicampakkan sang kekasih yang memilih mengejar direktur perusahaan mereka, Jillian. Masalah meruncing saat Jillian kehilangan gelang berharga dan langsung menuduh Lucy. Mantan kekasihnya bahkan ikut menghina Lucy sebagai gadis kampungan yang kotor. Mereka sama sekali tidak menyadari bahwa sapi yang dimaksud Lucy berjumlah puluhan ribu ekor, dan keluarganya adalah konglomerat pemilik aset bernilai ratusan miliar rupiah.
Sampul Novel Don't Leave Me
9.5
Amel, seorang mahasiswi polos, tak menyangka akan dilamar oleh Barry, yang merupakan kakak ipar dari dosen pembimbingnya. Rupanya, Barry telah lama memendam rasa dan mengincar Amel secara senyap. Harapan Amel untuk membangun biduk rumah tangga yang indah seketika sirna begitu perselingkuhan suaminya terbongkar. Barry bermain api dengan sekretaris pribadinya, yang juga teman lama keluarganya. Amel kini dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan atau mengakhiri pernikahan yang menyakitkan ini.
Sampul Novel Ibu Sambung Anak Mafia
9.2
Hidup Natalia Smith berubah drastis setelah insiden tabrakan di mall dengan Jenifer Audey. Gadis remaja berusia 17 tahun itu justru meminta Natalia menjadi ibu tirinya sebagai ganti rugi. Kini, Natalia yang baru berumur 23 tahun harus menghadapi rencana perjodohan yang dirancang Jenifer. Targetnya adalah sang ayah, Aaron Audey, seorang bos mafia kejam asal Inggris berusia 30 tahun. Mampukah taktik Jenifer menyatukan Natalia dengan sang ayah yang sangat ditakuti?
Sampul Novel Istri sang Tuan Muda Lumpuh
8.4
Fyorin menghadapi situasi penuh ketegangan saat terjebak dalam momen intim bersama Tuan Muda Sooya. Meski sempat ragu, ia memantapkan hati untuk menyerahkan segalanya. Namun, kepolosan Fyorin tak terbendung saat ia merasa terintimidasi oleh realitas fisik sang tuan muda. Di tengah rasa takut yang mulai melingkupi pikirannya, Sooya dengan lembut memintanya memejamkan mata untuk meredakan kecemasan. Inilah kisah romansa dewasa sarat intrik keluarga yang menguji keberanian Fyorin.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki sangat geram setelah lamaran perjodohannya ditolak mentah-mentah. Alasan pria itu sungguh klasik, yaitu karena mereka belum saling mengenal. Sambil menggerutu dan mencap calon suaminya sebagai lelaki tua yang menjengkelkan, sebuah ide licik tiba-tiba muncul di benak Yuki. Senyum penuh arti pun tersungging di bibirnya. Ia kini menyusun sebuah rencana cerdik untuk memberi pelajaran berharga bagi pria sombong tersebut.
Sampul Novel Rahasia Dibalik Kepergian Istriku
9.7
Kemarahan mendalam melanda seorang suami setelah rahasia besar terbongkar pasca empat tahun lamanya. Ia merasa dikhianati karena dijauhkan dari putra kandungnya sendiri tanpa kejelasan. Meski sang istri berdalih bahwa suaminya sejak awal tidak menginginkan kehadiran anak tersebut, tuduhan itu justru menyulut perseteruan hukum yang sengit. Sang suami kini bertekad membawa kasus ini ke meja hijau demi merebut hak asuh dan memperjuangkan keadilan baginya.