APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat

Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat

Setelah terlahir kembali, aku memutuskan untuk tidak lagi mengejar cinta Finn Gunawan, seorang bos mafia berkuasa sekaligus pria terkaya yang mengabaikanku di kehidupan lalu. Alih-alih bertahan sebagai istri yang tak dianggap, kini aku memilih mundur. Aku menemui Madeline Bahar, cinta pertama Finn, dan memintanya membujuk Finn agar bersedia menandatangani surat perceraian kami. Langkah ini menjadi satu-satunya cara agar Finn percaya bahwa aku benar-benar ingin melepaskannya demi meraih kebebasan sejati.
Bab
Bagikan

Bab 4

Sore itu aku berada di ruang cuci, sedang menyetrika salah satu kemeja Henry. Kemeja biru muda dengan kancing di depan, jenis yang biasa dia pakai saat Madeline membawanya ke acara makan malam "penting" keluarga, berpura-pura seolah-olah aku tidak ada.

Setrika berdesis di atas kain katun, lembut dan berirama. Suara itu sudah menjadi hal paling dekat dengan kedamaian yang bisa kudapat di rumah ini.

Sampai tiba-tiba pintu terbuka keras. "Hei! Lagi ngapain?" Suara Henry terdengar tajam dan keras, langkah sepatunya membuyarkan ketenanganku.

Aku tidak menoleh. "Menyetrika kemejamu."

"Yang itu?" tanyanya sambil mendekat. "Itu favoritku! Madeline yang kasih!"

Aku mengangguk, menekan sudut terakhir kain itu. "Aku tahu. Kamu meninggalkannya kusut di lantai."

Dia mendengus. "Ya sudah, jangan sampai rusak."

Aku hendak menjawab saat dia tiba-tiba menarik papan setrika, mencoba merebut kemeja itu ketika aku masih menyetrikanya.

Setrikaan tergelincir. Tanganku refleks bergerak. Sebelum sempat kutahan, ujung setrika menyentuh kain, dan dalam sekejap, noda gosong gelap muncul di bagian dada kemeja. Katun halus itu berubah hitam.

Aku terpaku.

Henry menjerit, "Apa-apaan sih? Jadi sekarang kamu melampiaskan ke aku? Kamu cemburu, 'kan? Kamu marah karena Ayah dan aku cuma peduli sama Madeline!"

Aku membalikkan badan, berusaha bernapas meski dadaku terasa sesak.

Namun, Henry belum berhenti. "Ya sudah, terima saja! Kalau kamu lebih baik sama aku, mungkin Ayah masih bakal izinkan kamu tinggal di rumah ini. Tapi sekarang ...." Dia menyeringai. "Sepertinya nggak lagi."

Aku terkekeh pelan, hambar. "Kamu benar-benar pandai bicara seperti ayahmu."

Aku menarik napas, meletakkan setrika, lalu dengan tenang mengangkat kemeja yang sudah rusak itu dari papan. "Sudah rusak," kataku datar.

Aku berjalan melewatinya, menuju tempat sampah, dan menjatuhkan kemeja itu ke dalamnya.

Henry berteriak, "Kamu gila ya? Itu dari Madeline! Itu hadiah paling berharga yang pernah aku dapat!"

Aku menatapnya, menjaga nada suaraku tetap tenang. "Itu cuma kemeja, Henry."

Dia kehilangan kendali. Wajahnya memerah, tinjunya mengepal di sisi tubuhnya. "Kamu sengaja! Kamu cemburu sama Madeline! Kamu selalu menghancurkan segalanya!"

Sebelum aku sempat bereaksi, dia mendorongku. Tubuhku terpental keras ke belakang, punggungku membentur dinding ruangan dengan suara keras. Rasa sakit menyambar bahuku.

Saat kehilangan keseimbangan, aku merasakan lantai di bawahku seolah-olah menghilang. Kemudian, aku terjatuh setengah jalan, sebelum sepasang tangan menangkapku. Kuat dan kokoh.

Finn. Dia baru saja masuk lewat pintu depan, tepat saat aku jatuh. Dia menarikku sebelum aku menabrak anak tangga terakhir, memelukku erat ke dadanya.

Tubuhku gemetar, bukan karena jatuh, tetapi karena panas emosi yang menyesakkan.

Namun, sebelum aku sempat mengatakan apa pun, wajah Finn langsung menegang marah. Bukan pada Henry, tetapi padaku.

Dia membentak, "Apa yang ada di pikiranmu, Jilly?"

"Kamu hampir membuat Henry ketakutan setengah mati!"

Henry berlari menuruni tangga di belakang kami, air mata buatan sudah siap di wajahnya. "Ayah, dia sudah gila! Dia sengaja merusak kemejaku, itu dari Madeline! Lalu dia menjerit ke aku dan lari ke tangga! Aku cuma mau menghentikannya!"

Aku menatap Finn, suaraku bergetar tetapi dingin. "Dia mendorongku."

Finn bahkan tidak bereaksi. "Kamu pasti bilang sesuatu yang memancingnya."

Aku tertawa datar. "Tentu. Karena semua ini selalu salahku, 'kan?"

Aku tersenyum di antara air mata yang terus jatuh. Suaraku lembut. "Tahu nggak? Aku sudah muak."

Aku berhenti sejenak, menarik napas berat. "Kalian bertiga mau jadi keluarga kecil yang bahagia? Silakan. Aku nggak akan menghalangi lagi."

Aku melepaskan diri dari pelukannya dan melangkah mundur, menciptakan jarak di antara kami.

Finn mengernyit, melangkah mendekat, tetapi aku terus mundur.

"Aku ini cuma orang luar, 'kan? Sejak awal memang begitu. Jadi biar aku permudah semuanya. Aku akan pindah. Aku pergi."

Matanya membulat. "Kamu mau apa?"

"Kamu sudah dengar aku." Suaraku tidak meninggi, hanya bergetar. "Aku menyerah. Aku lelah. Aku keluar dari ... apa pun ini. Aku nggak bakal kembali. Selamanya. Itu yang kamu mau, 'kan?"

Finn tertawa kecil, nada suaranya sinis, seolah-olah tidak percaya kata-kataku.

"Ayolah," katanya. "Jangan konyol. Semua orang tahu, Jilly, sang istri bos mafia, terlalu mencintaiku. Kamu pernah dengar kisah tuan putri yang meninggalkan pangerannya? Belum, 'kan? Nah, itu kamu."

"Aku bukan tuan putrimu, Finn." Suaraku sempat pecah, tetapi aku menatapnya tanpa goyah. "Dan kamu akan melihat sendiri, seberapa jauh aku bisa berjalan menjauh darimu."

Kemudian, aku berbalik dan pergi.

Untuk sesaat, Finn tidak bergerak. Tinju di tangannya mengepal, seolah-olah berusaha menggenggam sesuatu yang sudah terlepas dari genggamannya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B70281" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B70281
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Ellina
9.7
Mimpi Ellina sangat sederhana: ia ingin menikah di hari Valentine dan hidup bahagia selamanya. Namun, keceriaan perempuan ramah ini seketika sirna saat suaminya hanya memberi kebahagiaan palsu. Bayang-bayang cinta pertama sang suami terus mengusik pernikahan mereka, membuat Ellina berada di titik terrapuhnya. Kini, ia dihadapkan pada ketidakpastian. Akankah sang suami kembali ke masa lalu, ataukah impian indah Ellina akan terwujud?
Sampul Novel Dihapus oleh Kebohongan dan Cintanya
9.8
Sepuluh tahun Aria berkorban demi kesuksesan Baskara, namun ia justru dicampakkan setelah sang suami berhasil. Demi memikat investor barunya, Aurora, Baskara tega melenyapkan identitas Aria dan menyekapnya di gudang gelap yang memicu fobianya. Puncaknya, ia membiarkan Aria disiksa penculik demi melindungi Aurora. Di tengah keputusasaan, Aria menghubungi Tante Evelyn, pengacara hebat yang siap menjemputnya dengan jet pribadi untuk menuntut balas atas semua pengkhianatan ini.
Sampul Novel Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku
8.3
Muak dikhianati Agung serta ditindas oleh keluarga mertuanya, Serani Gunawan mantap mengambil keputusan untuk bercerai. Penyesalan mendalam segera menghampiri sang mantan suami ketika menyadari bahwa CEO baru di kantornya adalah Serani, yang selama ini menyembunyikan status miliardernya. Demi menguasai kekayaan Serani, Agung dan selingkuhannya menyusun berbagai rencana jahat. Beruntung, Serani tidak sendirian; dua pria kaya dan tampan siap mendampinginya menghadapi setiap ancaman demi menemukan cinta sejati.
Sampul Novel Kematian Anakku, Perceraianku!
9.2
Kematian tragis Louis di bilik kamar mandi dengan luka kepala parah menjadi awal kehancuran rumah tangga ibunya. Thomas, sang suami sekaligus kepala sekolah, justru mengabaikan putranya yang sekarat demi menyelamatkan anak dari cinta pertamanya. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Louis hanya meminta ibunya untuk memercayainya. Di hari pemakaman, Thomas yang tidak tahu putranya telah tiada justru menelepon dan mengancam akan menghabisi Louis. Keputusan bulat pun diambil untuk mengakhiri pernikahan mereka.
Sampul Novel Kembalinya Sang Mantan Istri yang Agung
9.5
Demi Hesti, Bram tega mengkhianati ketulusan istrinya. Di tengah duka wafatnya orang tua dan vonis kanker, sang istri didepak lewat fitnah keji hingga dipaksa bercerai. Demi bebas dari siksaan itu, ia memalsukan kematiannya lalu membuang identitas lamanya yang rapuh. Tiga tahun berselang, ia terlahir kembali sebagai Aurora Morgan, sosok wanita yang sangat berkuasa. Kini, ia datang kembali untuk membalas semua penderitaan dan penghinaan yang dahulu Bram lakukan padanya.
Sampul Novel Terjebak Pernikahan Salah
8.4
Hera Altezza harus menjalani pernikahan paksa tanpa rasa cinta dengan Jayden Xavier. Sikap manis Jayden rupanya cuma kedok demi membalas dendam, sebab ia menuduh Hera merusak hubungannya dengan Elena Darwin. Di tengah siksaan batin akibat dikhianati sang suami, sosok Haidar Pratama datang menawarkan pertolongan. Akan tetapi, bantuan Haidar meminta tebusan besar yang berkaitan erat dengan masa lalu Hera. Kini, ia terjebak di antara kepedihan dan keputusan pelik demi meraih kebebasan.