APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Pernikahan Yang Palsu

Terjebak Pernikahan Yang Palsu

Lima tahun menikah, aku percaya suamiku benar-benar mencintaiku. Namun, semua kebahagiaan itu hancur saat aku tahu bahwa kasih sayangnya hanyalah kepura-puraan demi merebut harta warisan ayahku. Pengkhianatan kejam ini merusak kedamaian hidup yang kuperjuangkan. Sekarang, aku dihadapkan pada pilihan yang sangat berat. Apakah aku harus tetap bertahan dalam pernikahan palsu ini, atau memilih bercerai demi meraih kembali kebebasanku?
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku menutup mulutku dan langsung pergi ke kamarku lagi.

Aku masih tidak percaya tentang apa yang mereka bicarakan. Suami yang selama 5 tahun bersamaku ternyata membohongiku, semua kasih sayang dan cinta yang ia berikan hanya kepalsuan, mengapa aku sebodoh ini, mengapa aku tak menyadarinya?"

"Aku terlanjur mencintaimu mas, begitu besar luka yang kau berikan, hatiku sakit dan hancur seperti debu yang terbawa angin entah ke mana."

"Tenang Arum ... tenang ... jangan bertindak gegabah, kamu harus rileks Arum," batinku menyemangati diri sendiri.

"Aku harus mencari bukti, karena tidak ada tanda-tandanya kalau Mas Ariel selingkuh, aku tak mau disebut pelakor karena aku tak tahu kalau dia sudah mempunyai istri. Ya Allah apa yang harus kulakukan, aku bingung mulai dari mana."

"Inikah hadiah kejutan darimu Mas Ariel, hadiah untuk ulang tahun pernikahan kita, mengapa aku harus mendengarkannya, apakah ini petunjuk- Mu ya Allah, Allahu Akbar ...

"Kamu harus kuat Arum ... harus kuat, kalian pikir orang kampung ini tidak bisa berbuat nekat, kamu tahu mas jika ternyata aku bukan istri satu-satunya dalam hidupmu, jangan panggil aku Arum kalau aku tidak bisa membalasnya, tunggu saja Mas, akan kucari buktinya sebelum kamu duluan menceraikanku," batinku mengatakan dengan senyuman sinis.

Aku berpikir keras, sepertinya mas Ariel masih didalam kamar ibu. Lebih baik aku tidur kembali sebelum dia memergoki aku yang seperti ini. Kutarik selimut menutupi seluruh badanku, dan berusaha untuk tidur agar aku bisa berpikir jernih apa yang akan aku lakukan besok.

Selang beberapa menit terdengar suara langkah kaki, pasti itu Mas Ariel. Dia membuka pintu lalu masuk dan langsung merebahkan tubuhnya disampingku.

Namun tidak ada tanda-tanda mas Ariel yang selalu membisikkan kata-kata cinta di telingaku, atau dia sudah melupakannya, mengapa mas?"

Air mataku hampir saja membasahi pipi ini, tapi berusaha tidak jatuh.

Tiba-tiba tangan kekarnya melingkari di pinggangku, ingin sekali kutepis tangan itu, tapi kuurungkan niat ini, karena jika kulakukan pasti membuat mas Ariel curiga.

Mata ini tidak mau terpejam, kulirik jam menunjukkan jam 3 dini hari. Pelan-pelan aku menggeser tangan mas Ariel, akhirnya aku terlepas darinya. Ku pergi ke kamar mandi berniat mengambil air wudu dan melaksanakan sholat Tahajud. Kebetulan di rumah ini dibuatkan ruangan khusus untuk sholat dan letaknya persis di samping kamarku.

Dengan khusyuk meminta, memohon, kepada Yang Maha Kuasa agar aku bisa menjalani ini semua, sampai aku membuka Al Quran sebagai pedoman hidupku. Ku lantunkan ayat-ayat suci Alquran sampai menitikkan air mata sendiri.

Ku peluk Al Quran itu karena buku itu adalah saksi bisu sewaktu mengikrarkan janji suci tali pernikahan kami. Warna putih keemasan menjadi pilihanku sewaktu memilih sampul kitab suci Al Quran ku.

Tiba-tiba kepalaku mendadak pusing dan akhirnya tak sadarkan diri.

Saat terdengar suara azan, kuterbangun dan melihat jam sudah menunjukkan jam 5 subuh.

Sangat indah suaranya, mendayu-dayu hampir mirip suara azan di Saudi Arabia. Ya itu suara mas Ariel setiap subuh dia akan mengumandangkan azan. Aku terhanyut dalam suaranya yang begitu indah tapi air mata ini kembali jatuh.

"Duh cengeng amat kamu Rum kamu harus semangat ...batinku.

Segera kutunaikan sholat Subuh. Setelah selesai aku kembali ke kamarku untuk mencari bukti perselingkuhan mas Ariel.

Aku harus menemukannya sebelum dia datang dari masjid. Ku buka laci tadi malam yang menyita perhatianku.

"Ah, sial ternyata struk-struk pembelian itu sudah tidak ada disana, mengapa baru ingat sekarang," gerutuku.

Hilang sudah harapanku untuk mencari bukti, sebentar lagi mas Ariel datang, aku akan cari lagi, lebih baik aku ke dapur dulu untuk memasak takut jika tidak ada hidangan diatas meja makan mereka akan curiga, lebih baik bersikap seperti biasanya.

Ku bergegas ke dapur seperti biasa memasak dengan cepat, karena memang hobiku memasak jadi setiap hari menunya selalu berbeda, mereka kumanjakan lidahnya lewat masakanku yang mereka bilang sangat enak.

"Wah, wangi banget masakanmu, Rum ...masak apa sih wanginya sampai ke kamar, tuh lihat si Raina sampai bangun cari in kamu," ucap mbak Sukma yang sambil menggendong Riana.

"Eh, mbak Sukma, ini lagi coba menu baru lihat di geogle pengen nyoba, maaf ya mbak jadi ke bangun," jawabku.

"Nggak apa-apa, tapi mbak bisa minta tolong nggak jagain Raina sebentar, soalnya mba mau mandi dulu ada meeting di kantor," ucap mbak Sukma tanpa basa basi langsung menaruhnya di ruang tengah, agar aku bisa menjaganya.

"Tapi mbak, lagi nanggung nih masaknya," jawabku tanpa menoleh lagi kearahnya.

"Duh, sebentar aja, dimatiin aja dulu kompornya, lagian kalau kamu mau masak itu mbok ya pagi-pagi bangunnya, jangan kesiangan gini jadikan aku bisa tolong kekamu, ya udah aku tinggal bentar aja kok mandinya cuma 1 jam ndak lama kan?" terangnya lagi dan pergi ke kamarnya.

"What 1 jam dibilang sebentar, aku aja mandi paling cepat 5 menit kata orang mandi bebek, kebiasaan mbak Sukma kalau nyuruh, kenapa nggak sekalian mandi dari tadi sebelum dibawa Raina keluar, jangan-jangan Raina belum dimandiin juga," gerutuku.

"Ini, nggak bisa dibiarkan memang aku baby siternya apa, kasihan Raina sudah nggak ada bapaknya sekarang ibunya nggak peduli, semua kebutuhan Raina aku siapkan, tetapi jika keluarga besar mas Ariel berkunjung seolah-olah dia yang mengurus segala keperluan Raina.

Untung sudah selesai tinggal ditata di meja makan, lengkap dengan nasi panas yang masih mengepul, buah-buahan, tak lupa dengan air putih, dan dua teko sedang satu untuk susu dan yang satu berisikan jus jeruk, mereka tinggal menikmatinya, sungguh baikkan aku?"

Akhirnya aku ambil alih juga Raina, sudah hampir satu jam mbak Sukma belum muncul batang hidungnya masih ngendap di kamar.

"Assalamualaikum."

"Walaikumsalam, mas udah pulang kok lama, padahal masjid kan dekat rumah mas?" selidikku.

"I ...iya, tadi di ajak ngobrol-ngobrol dulu sama Pak Ustaz, nggak enak 'kan langsung pulang.

"Selamat hari pernikahan sayang, I love you," kata mas Ariel dengan mengecup keningku.

"Tumben baru sekarang, biasanya jam 12 malam," sahutku dengan kesal.

"Maaf ya sayang, tadi malam mas lihat kamu tidur nyenyak, mungkin kecapean berbenah rumah, jadi nggak enak ngebangunin," kilah suamiku.

Eh, Dek tau nggak apa yang diomongin Pak Ustaz tadi, sejuk banget kalau beliau bicara, tapi bentar ya mas mau ganti baju dulu," terangnya dan langsung menuju ke kamar.

Selang beberapa menit, mas Ariel sudah berpakaian rapi dengan kemeja lengan pendek berwarna biru pastel di padupadankan dengan celana levis berwarna biru tua, terlihat sangat cocok dipakai mas Ariel dan kelihatan lebih tampan.

"Loh mas, bukannya kata mas kemarin libur, kok ini dandanannya rapi mau ke kantor? ucapku dengan heran.

"Tadi bilang mbak Sukma ada meeting dadakan, soalnya klien dari Singapura mau datang, tidak jadi hari Senin, terpaksa harus ke kantor," jawabnya.

"Tadi mas lupakan, sampai dimana tadi, oh ya Pak Ustaz bilang kalau suami boleh menikah lebih dari satu orang istri, yang penting bisa bersikap adil terhadap kedua istrinya, menurut Adek gimana?" tanya suamiku berlagak polos.

"Mas-mas, kamu sok lugu, polos padahal kamu sudah melalukannya, tinggal cari bukti apakah aku ini istri pertama atau istri keduamu, tamat riwayatmu mas?" gerutuku dalam hati.

"Maksudnya gimana apanya mas?" balik aku bertanya dengan polos juga.

"Kok balik tanya sih, maksud mas Adek setuju nggak seandainya mas nikah lagi," jawabnya enteng.

Aku yang mendengarkan itu, hampir limbung tapi aku tetap mempertahankan tubuhku agar tidak melayang.

"Memang Pak ustaz nggak ngomong kalau yang mau dinikahi itu para janda tua renta, bukan janda cantik bahenol atau gadis muda yang seksi, nah kalau yang begituan berarti itu namanya nafsu sesaat atau memang doyan kawin, dan kalau itu terjadi sama kamu terserah kamu mas pilih dia atau aku," jawabku sekenanya.

"Uhuhhuuk ... uhuuk...

"Kenapa mas, batuk-batuk minum air dulu mas," sahutku.

"Kamu dek, nggak kira-kira ngomongnya 'kan seandainya, mas ini cinta mati sama kamu nggak pindah kelain hati," ucapnya serasa ingin muntah.

"Akhirnya keluar juga lama banget mandinya mbak, katanya sebentar," gerutuku.

"Iya, sorry biasalah namanya juga wanita, banyak perawatannya bukan kaya kamu di kampung yang mandi di kali ... hahaha.....

Aku sudah biasa diperlakukan seperti itu pertama disanjung lalu dihempaskan.

"Ini kamu semua yang masak Rum, wah menu baru langsung pas bumbunya, enak Rum, bisa gagal aku diet nih," ucapnya yang nyeleneh.

"Mbak, Arum mau ke kamar dulu, mau ngambil cucian kotornya mas Ariel."

"Iya sana, sekalian ya Rum punyaku dan Raina, kamu 'kan tau aku sibuk banget ngurus perusahaan papah, jadi nggak ada waktu dan kuku juga baru dicat nanti rusak, maaf ya Rum," titahnya dengan enteng.

Aku berlalu meninggalkan mereka di meja makan dan pergi ke kamarku.

Saat ingin mengambil pakaian kotor suamiku, tiba-tiba HP- ku berbunyi dan kulihat nama dilayar ponsel itu Pak Alex.

"Ada apa Pak Alex menghubungi pagi-pagi? "

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bucinnya Cowok Temprament
9.2
Lima tahun berpisah akibat amnesia pasca-kecelakaan, takdir mempertemukan kembali Bastian Theo Raymond dan Liliana Mahendra. Theo, yang kini jatuh cinta pada Lili sang dokter, rela membayar sepuluh miliar kepada ayah Lili demi menikahinya. Meski terkenal temperamental, Theo berubah menjadi sangat bucin. Di sisi lain, Lili berusaha mempertahankan pernikahan rumit ini dengan merangkai kembali ingatan masa lalunya yang hilang melalui setiap sentuhan Theo.
Sampul Novel ISTRI KONTRAK SANG CEO
8.0
Masa pernikahan kontrak Rehan dan Merry segera berakhir, tetapi sang CEO mulai jatuh cinta pada istrinya. Walau Rehan menutupi perasaannya, Merry tetap bertekad menyudahi perjodohan keluarga mereka. Saat kabar perceraian berembus, kehadiran model menawan yang merayu Rehan kian memperkeruh situasi. Merry mencoba merelakan perpisahan ini, sedangkan Rehan kini bimbang antara menyatakan cinta atau kehilangan Merry selamanya.
Sampul Novel Kembalinya Sang Mantan Istri yang Agung
9.5
Demi Hesti, Bram tega mengkhianati ketulusan istrinya. Di tengah duka wafatnya orang tua dan vonis kanker, sang istri didepak lewat fitnah keji hingga dipaksa bercerai. Demi bebas dari siksaan itu, ia memalsukan kematiannya lalu membuang identitas lamanya yang rapuh. Tiga tahun berselang, ia terlahir kembali sebagai Aurora Morgan, sosok wanita yang sangat berkuasa. Kini, ia datang kembali untuk membalas semua penderitaan dan penghinaan yang dahulu Bram lakukan padanya.
Sampul Novel Ranjang Panas Tuan Lucas
8.9
Flora terkejut saat Lucas, pemilik Blackwood yang dingin, menagih utang besar mendiang orang tuanya secara mendadak. Meski baru bertemu di sebuah pesta, pria yang terpaut lima belas tahun lebih tua itu tak memberi celah untuk bernegosiasi. Flora yang hanya staf magang kini terjepit dalam kontrak gelap yang mengikatnya. Tanpa uang untuk melunasi kewajiban tersebut, Lucas memaksa Flora menyerahkan kehormatannya malam ini juga sebagai bentuk pembayaran mutlak.
Sampul Novel SANG ALPHA : Tak Tersentuh
9.8
Akibat fitnah kejam, Jordan Smith Watanabe yang religius harus mendekam di penjara terasing selama enam tahun. Begitu bebas, ancaman maut langsung mengintainya. Demi bertahan hidup, ia terpaksa mengikuti petunjuk sang penyelamat untuk masuk ke dunia mafia yang penuh kekerasan. Kini, prinsip suci Jordan diuji sepenuhnya. Sanggupkah pria yang taat beragama ini bertahan di tengah kebrutalan organisasi kriminal yang sangat bertolak belakang dengan keyakinan hidupnya?
Sampul Novel Terlahir Kembali Sebagai Istri Duda Kaya Bucin
8.8
Setelah tewas, Yesha terbangun dalam tubuh istri seorang duda dingin beranak tiga yang sangat membencinya. Kini, ia harus merebut hati keluarga barunya sekaligus membalas dendam pada mantan pacar dan adik tirinya yang berkhianat. Di tengah perjuangan itu, rahasia besar terungkap bahwa ia bukan anak kandung di keluarganya dulu. Mampukah Yesha membongkar misteri kematian orang tua kandungnya dan meraih cinta tulus dari suami serta anak-anak tirinya?