APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Jodoh Orang Lain

Terjebak Jodoh Orang Lain

Jiwa Elena dan Sarah tertukar akibat sebuah insiden, memaksa mereka berjanji untuk menjaga pasangan masing-masing, Danang dan Riko. Namun, setelah Elena berhasil kembali ke raga aslinya, ia justru merasa hampa. Selama hidup sebagai Sarah, hatinya telah terpikat oleh sosok Danang. Kini Elena terjebak dalam dilema besar: haruskah ia mengejar cinta sejatinya pada Danang, atau menyerah demi menjaga komitmen pernikahan dengan tunangan mereka masing-masing?
Bab
Bagikan

Bab 3

Elena berjalan menuju tempat resepsionis. Sesekali dia memandang ke belakang karena khawatir apabila Sayyida mendapatinya beralwanan arah dengan Musolla. 

"Bu, ada pasien yang bernama Elena tidak? di rumah sakit ini? dia korban tersambar petir!"

"Tunggu sebentar!"jawab lawan bicara Elena sambil mengecek satu persatu daftar pasien di komputernya.

"Tadi ada. Tapi sekarang sudah di rujuk di rumah sakit lain atas permintaan keluarga!"

Mata Elena membulat sempurna, separah itu kah tubuhnya hingga dia harus di rujuk ke rumah sakit lain.

"Parahkah Bu?"

"Kurang tau pasti, tapi sedari tadi dia teriak-teriak nggak jelas, Maaf kata pasien , dia minta tubuhnya! mungkin efek kesamber petir, otaknya sedikit tak fokus!" ucap petugas resepsionis tak bisa mengerem pembicaraan.

Degup jantung Elena serasa terhenti. Dia yakin sekali, kalau yang di tubuhnya adalah pemilik tubuh yang Elena diami detik ini.

"Jiwaku tertukar,"

********

Semerbak bau-bauan tak sedap menusuk-nusuk hidung Elena. Terbiasa dengan bau-bau parfum yang menggetarkan jiwa, alih-alih sekarang dia harus terbiasa dengan bau yang tak ia suka, apalagi kalau bukan makhluk mati bernama jengkol.

"Ibu ... masak apa? kenapa bau sekali!" seloroh Elena lembut sambil satu tangannya mengibas-ibas ke udara, sedangkan satunya guna menutup hidung.

"Kamu ini Rah! semenjak kesamber gledek, kamu jadi agak berubah. Biasanya jengkol ini kesukaan kamu. Katamu bau jengkol itu parfum," ujar Sayyida dengan tangan tetap bekerja cepat mengaduk-aduk masakan sesekali dia mendekatkan uap masakan ke hidung guna membauinya, seolah dia chef bertaraf internasional.

Elena bergidik ngeri membayangkan rasa jengkol itu. Mencium baunya saja serasa ingin muntah. Apalagi makan? 

Sudah dua hari ini Elena berada di rumah Sarah, dia ingin sekali kabur, namun Sayyida berukang kali melarang kardna masih belum takin kesehatan putrinya telah pulij seratus persen.

"Nanti Sarah ikut jualan ya?" tawar Elena berakting menamai dirinya sebagai Sarah.

"Nggak perlu. Kamu tunggu di rumah aja. Barangkali nanti si Danang kesini, kemarin dia telpon ibu, denger keaadan kamu habis kesamber petir. Katanya hari ini mau jenguk? kasihan jauh-jauh dari kost nya malah kamu cuekin,"

Danang adalah lelaki baik hati, tampan, dan rupawan. Poin pentingnya dia adalah tunangan Sarah, dan Danang pun sangat mencintai Sarah. Elena belum mengetahui ini

"Danang? siapa lagi tuh?" tanya hati Elena bingung. Namun dia tak berani bertanya kembali.

Sayyida sudah bersiap, kali ini dia hanya memasak semur jengkol di rumah buat Danang dan putrinya.

Sehari-hari dia menjual nasi bungkus di area dekat pasar, memasak dan membungkus di sana juga, sudah menjadi kebiasaan Sayyida sedari dulu.

Menurutnya, kalau memasak di sana. Kadang orang-orang akan merasa tergoda apabila mencium bau masakan Sayyida.

"Ibu pergi dulu. Jaga rumah, dan oh ya, nanti kalau ada si Danang, suruh makan aja sama semur jengkol itu. Kamu sama Danang memang pasangan serasi. Sama-sama suka jengkol, pacar kompak" Saayyida mengakhiri ucapannya dengan terkekeh geli. 

Namun tidak untuk Elena. Wajahnya yang cantik, mendadak pucat pasi usai perkataan Sayyida yang sudah beejalan ke luar rumah.

"Pasangan? Danang pacar aku?"

Tanya hati Elena frustasi. Dia mengacak-acak rambutnya asal, berharap pikirannya sedikit mencair.

********

Elena sudah bersiap, hari ini dia akan ke rumahnya. Elena yakin tubuhnya ada dirumah itu bersama jiwa Sarah.

Elena membuka pintu, betapa terkejutnya dia mendapati tubuhnya sudah berada di ambang pintu.

"Sarah!" ucap Elena.

"Elena!" sahut Sarah jua. Mereka menatap secara bersamaan tanpa berkedip. Terlalu syok dengan kejadian-kejadian yang baru kemarin terjadi.

"Kembalikan tubuhku!" seru Elena meninggi.

"Harusnya aku yang bilang. Kembalikan tubuhku! dasar pencuri!" tajam Sarah tak kalah meninggi dengan Elena.

Tanpa mereka sadari dua pemuda dari arah berlawanan, menatap mereka heran. Apa yang mereka maksudkan. Dua lelaki itu mendekat. Kini posisi mereka sejajar menatap pasangan masing-masing.

"Elena!" panggil Riko

" Sarah!" panggil Danang.

Secara bersamaan Elena dan Sarah menatap kedua lelaki itu kemudian Elena dan Sarah saling memandang bingung dengan apa yang harus ia lakukan. Mereka sangat sadar posisi jiwa mereka yang tertukar.

Elena tak yakin lelaki di samping Riko adalah Danang, begitupun Sarah. Walau dia kemarin sesaat melihat Riko di rumah sakit, tapi Sarah tak hapal betul dengan wajah Riko. Sarah tak fokus kemarin, saking syoknya dia.

Elena bertubuhkan Sarah segera sadar lalu secara cepat menyenggol lengan Sarah yang berada di tubuhnya agar segera tersadar.

Elena berbisik pada Sarah.

"Itu Riko, calon tunanganku!" bisik Elena tepat di kuping Sarah.

"Dia Danang, juga calon tunanganku!" Sarah menimpali sangat lirih, hampir tak menimbulkan suara. Beruntung Elena masih mendengarnya.

"Cepet sana samperin Riko!" titah Elena memelotot tak santai.

Dengan berat hati Sarah menghampiri Riko, mengabaikan lelaki yang sebenarnya sangat ia cinta. Siapa lagi kalau bukan Danang seorang.

Elena sadar akan posisinya juga segera mendekat ke Danang. Rasa serba salah hinggap di hatinya, namun segera ia mantapkan hati mendekat ke Danang.

"Sarah! gimana keadaanmu? aku sangat khawatir!" seloroh Danang sambil memegang tangan Sarah Berjiwa Elena.

Elena yang tak siap, hanya bisa tersenyum kikuk serba salah. Apalagi melihat tatapan tak suka dari Sarah. Namun Elena bisa apa sekarang?

"Kamu sedang apa kesini Len? untung tadi aku mengikutimu dari belakang! dan ..." ucapan Riko terhenti dan menatapn Elena bertubuh Sarah dan Danang dengan tatapan merendahkan.

"Ngapain kamu disini? Kaum kumuh dan permukiman kumuh! kamu bisa semakin sakit. Ayo cepetan pulang!" Imbuh Riko sambil menggandeng tangan Sarah bertubuh Elena dengan lembut.

Jiwa Sarah yang tak suka dengan ucapan Riko segera menepis kasar genggaman itu.

Elena melotot tak santai melihat respon Sarah terhadap Riko. Dia tak suka jika orang yang ia cintai mendapat perlakuan kasar dari wanita lain. Termasuk tubuhnya sendiri.

"Apa-apaan sih cewek itu?" geram Elena dalam hati.

Betapapun sombongnya Riko, pada kenyataannya Elena sangat mencintai lelaki itu. Bagi Elena wajar saja Riko bersikap sedikit sombong, karena sedari kecil dia sudah berada di lingkungan sehat dan mewah.

Tatapan Sarah bertemu dengan tatapan tajam Elena. Sarah segera sadar akan kesalahannya, segera memutuskan untuk pergi. Dari belakang Riko membuntuti Jiwa Sarah yang berada di tubun Elena.

Sebetulnya mengikuti tubuh Elena sampai kesini merupakan kegiatan yang membosankan bagi Riko. Kalau bukan karena omelan sang Mama yang menyuruh Riko selalu di samping Elena, mungkin lebih baik hari ini Riko memilih menghabiskan waktunya dengan mengencani gadis-gadis cantik, atau kalau tidak mencari mangsa baru.

"Dia siapa Rah?" tanya Danang yang sama sekali tak mendapat respon jiwa Elena. Elena lebih terfokus memandang punggung Riko dari belakang. Ada perasaan yang teramat sedih karena hanya bisa menatap Riko dari Belakang.

Sekuat tenaga jiwa Elena menahan diri untuk berlari memeluk punggung Riko lalu menumpahkan seluruh air matanya. Namun, dia segera sadar jika itu hanya akan sia-sia belakan. Mana ada orang yang akan percaya dengan keadaam jiwanya yang tertukar.

"Ini semua salahku ... andai ..."gumam Elena sambil tangannya menyeka air mata yang luruh berguguran melewati pipi mulus jiwa Elena.

"Rah, kamu kenapa?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bertahan Hidup di Dunia Komik
7.8
Delisha terbangun di zaman abad pertengahan sebagai putri bangsawan pasca kecelakaan tragis. Nahas, ia menjadi tokoh figuran yang baru menikah dan ditakdirkan mati di tangan suaminya sendiri. Sang suami rupanya merupakan sosok antagonis utama yang sangat licik dalam sebuah komik kerajaan. Demi menghindari ajal yang mengancam, Delisha harus berjuang bertahan hidup di dunia baru ini sembari menyusun rencana matang untuk menceraikan sang villain.
Sampul Novel Dokter Ajaib Primadona Desa
9.4
Kehidupan Tirta Hadiraja berubah drastis setelah ia tidak sengaja memakan seekor ular putih. Masalah impotensi yang dideritanya lenyap, digantikan dengan keperkasaan luar biasa, kemampuan mata tembus pandang, serta daya ingat super. Sebagai pemilik klinik, Tirta memanfaatkan keahlian baru ini untuk mengembangkan kemampuannya ke tingkat yang luar biasa. Di saat kejayaannya mulai menanjak, ia justru dihadapkan pada perebutan hati dari seorang janda, primadona desa, hingga putri konglomerat yang bersaing ketat untuk menjadi istrinya.
Sampul Novel Iblis Itu Suamiku
9.3
Demi membalas dendam kepada mereka yang telah menghancurkan hidupku, aku bersekutu dengan sosok kegelapan. Ia adalah pria fana yang terikat perjanjian pernikahan bayangan bersamaku. Di luar dugaan, pesonanya justru membuatku jatuh cinta. Hubungan ini adalah dosa yang menyiksa fisikku, tetapi aku memilih bertahan demi dirinya. Ia bagai kutub utara di hatiku. Hingga kematian menjemput, ia tetap menjadi suami tercinta yang akan mendekap jiwaku dalam pelukan abadi yang gelap.
Sampul Novel Keabadian yang Tertunda Dendam
8.2
Setelah 300 tahun berlatih di bawah Master Sun, si kembar Wulan dan Mulan turun gunung demi mengejar keabadian dan mencari ayah kandung mereka yang ternyata masih hidup. Namun, saat sang ayah ditemukan, rahasia kelam masa lalu justru terkuak. Kini, mereka dihadapkan pada pilihan sulit: membalaskan dendam sang ibu agar bisa meraih keabadian, atau melepaskan ambisi besar tersebut demi menjalani hidup sebagai manusia biasa di dunia fana.
Sampul Novel Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat
9.4
Marcel kerap disiksa keluarga istrinya, bahkan dipaksa menyantap sisa makanan di lantai. Tak tahan dihina terus-menerus oleh Shirley dan kerabatnya, ia nekat meminum formula rahasia warisan orang tuanya untuk mengakhiri hidup. Namun, ramuan itu justru membangkitkan kekuatan dahsyat yang terpendam. Kini, sang ahli obat yang dahulu direndahkan telah bangkit kembali. Bersiaplah menyaksikan aksi balas dendamnya demi membuat mereka semua bersujud memohon ampun.
Sampul Novel Occidens
9.7
Akibat ketamakan orang tuanya, Edgar yang berdarah campuran hidup dalam kebencian dan kutukan. Perlahan, hatinya yang dingin mencair berkat Selena, gadis pencari kayu yang selalu ceria. Namun, takdir kejam menguji cinta mereka saat Edgar dinobatkan sebagai pemimpin kaum immortal sekaligus penguasa klan demon. Aturan mutlak melarang sang raja memiliki ratu. Bisakah hubungan mereka bertahan menghadapi hukum dunia immortal yang sangat mengikat?