APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Cinta di Melbourne

Terjebak Cinta di Melbourne

Daniel, arsitek sukses asal Melbourne, terkejut saat Ayana mengaku pernah ditiduri olehnya. Bukti foto memaksa Daniel menampung Ayana di gudang apartemennya. Keadaan makin pelik setelah Ayana berbohong kepada ibu Daniel bahwa mereka berpacaran. Sang ibu pun mendesak Ayana menyusul Daniel ke Melbourne. Di tengah dinginnya kota itu, kebohongan tersebut perlahan berubah menjadi benih cinta yang tumbuh tulus di antara mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Bab 1

Daniel mengusap tengkuknya yang tidak gatal. Daniel lalu meraih cangkir, menyuprut kopi hitam tanpa gula yang sisa setengah. Daniel memang penggemar kopi tanpa gula, kafein itu seperti candu untuknya. Ia lebih baik tidak makan nasi, dari pada tidak minum kopi seharian.

Daniel memainkan jemarinya, hingga menimbulkan bunyi ketukan antara meja kayu dan jarinya. Daniel berpikir ia tidak mungkin berhubungan dengan wanita yang sangat jauh dari kriterianya. Sangat tidak mungkin, bahkan ia baru saja melihatnya disini. Daniel melirik jam ditangannya. Yang sudah menunjukkan pukul 9 pagi. Diliriknya lagi wanita itu, wanita itu jauh dari kata cantik.

"Siapa dia?".

"Ayana, namanya Ayana Dia teman saya, yang telah kamu perawani".

Daniel masih mengetuk jemari itu, menghilangi rasa penasarannya. "sejak kapan saya merawani dia? bahkan saya baru saja melihatnya, itu tidak mungkin Bela".

Bela mendengus kesal, Bela membuang permen karetnya ke tong sampah "Dia punya bukti, jika kamu tidak percaya, ayo saya akan pertemukan kamu dengannya" Bela melangkahkan kakinya menuju meja Ayana.

Daniel beranjak, melangkah mendekat, tangannya masuk kedalam saku celana jins itu. Daniel memperhatikan gerak gerik Ayana, wanita itu terlihat gugup, sambil menyuprut munumannya. Seketika iris mata itu bertemu. Mata itu saling menatap.

"Apa kamu mengenal saya?" Tanya Daniel, menunjuk dada kiri, agar memastikan pernyataan Bela salah.

Wanita itu terdiam, ia mengangguk, lalu ia membuka tas, merogoh ponsel didalam tas. Ayana membuka ponsel dengan kunci kombinasi. Ayana memperlihatkan layar ponsel itu tepat dihadapannya, sebuah video berdurasi 30 detik yang ia yakini di ambil dari sebuah ponsel. Terlihat jelas, adegan tidak senonoh, dirinya mencium Ayana di atas tempat tidur. Video itu memang dirinya, ia masih ingat pakaian yang ia kenakaan tepat dihari dimana ia menghadiri reuni sekolah. Tapi kenyataanya ia tidak mengenal wanita itu. Ayang bukan teman sekolahnya. Siapa Ayana sebenarnya?.

Daniel menatap Ayana sekali lagi, memastikan ingatannya, dari mana ia dapat video itu? Dikamar hotel mana yang berani menaruh CCTV seperti itu. Kamar hotel adalah tempat paling privacy, jika pun ada, ia pastikan akan menuntut hotel tersebut. Ayana lalu mengeluarkan surat dari dokter, surat keterangan tidak perawan. Ya Tuhan, bisa-bisanya wanita itu menunjukan secara lengkap, bukti-bukti bahwa ia telah diperawani olehnya. Daniel menyandarkan tubuhnya di kursi kayu.

"Bukti ini, diambil sehari setelah kamu merawani saya, kamu harus tanggung jawab".

Daniel memincingkan mata, ia masih tidak yakin. Daniel mengambil surat itu, dan mulai membaca isi surat dokter. Daniel menatap lekat-lekat wajah Ayana, mencoba mengingat, tetapi Daniel sama sekali tidak mengenal wanita dihadapannya ini. Daniel tidak mempunyai riwayat amnesia, tidak mungkin kecelakaan minggu kemarin menyebabkan otaknya bergeser. Jelas tidak mungkin, dokter menyatakan tidak apa-apa, hanya pergeseran sendi tulangnya saja, itu saja tidak cukup serius. Dokter juga tidak mendiagnosis gagar otak, dan syaraf otak putus. Demi dewa-dewa yang ada di dunia ini, ia sama sekali tidak mengenal Ayana. Daniel menggeram meremas surat keterangan itu, hingga tidak berbentuk.

"Saya, sama sekali tidak mengenal kamu, jadi untuk apa saya harus tanggung jawab" Daniel meletakkan surat itu begitu saja di depan Ayana.

"Saya punya bukti cukup kuat, cctv ini buktinya, apa kamu mau lari tanggung jawab".

Daniel menarik nafas, "saya tahu, kamu mau menjebak saya bukan?".

"Untuk apa saya menjebak kamu, nyatanya saya wanita yang di rugikan itu" Ayana mulai terbakar emosi.

"Ingat, saya sudah sering tidur dengan wanita, tetapi saya melakukannya dalam keadaan benar-benar sadar, wanita yang saya tiduri bukan wanita sembarangan seperti kamu".

Ayana menyingkirkan gelas dihadapannya, Ayana mendengus kesal, "apa saya harus melaporkan hal ini ke pihak yang berwajib?".

Daniel terperangah mendengar ancaman Ayana. Daniel menarik nafas dalam-dalam, lalu dikeluarkan lagi melalui hidungnya. Daniel mendorong kursi kayu itu hingga bergeser kebelakang. Daniel yakin ia dijebak, ia akan mencari tahu siapa dalang dari wanita bernama Ayana ini.

"Apa mau kamu sebenarnya? Apa saya harus menikahi kamu? Apa kamu sedang mengandung anak saya" Tanya Daniel bertubi-tubi.

Suasana menjadi hening, Daniel mengerutkan dahi, tersadar ia mengedarkan pandangan disegala penjuru ruangan cafe vintage. Bibir Daniel nyaris terbuka lebar, seluruh pengunjung menatap kearahnya, menyaksikan percakapan antara ia dan Ayana. Ya Tuhan, mau taruh dimana wajahnya. Daniel mendengar jelas bisikan para pengunjung menggunjingnya.

"Dasar laki-laki tidak tanggung jawab".

"Gitulah laki-laki hanya mau enak-enaknya saja, disuruh tanggung jawab, malah pura-pura lupa".

"Dasar brengsek tu cowok".

"Ganteng sih, tapi brengsek".

"Semoga cepat mati tu cowok".

"Cakep sih, tapi.... namanya brengsek tetap aja berengsek".

"Kalau saya jadi ceweknya, saya cepet lapor polisi, masuk penjara sekalian".

"Anak jaman sekarang, pergaulannya semakin liar".

"Kiamat sudah dekat ma".

Daniel dapat mendengar jelas sayup-sayup suara pengunjung cafe menatapnya penuh kebencian. Daniel dengan cepat menarik tangan Ayana keluar dari cafe. Ayana menyeimbangi langkah Daniel hingga ia terseok-seok. Daniel menyuruh Ayana masuk ke mobil fortunernya.

"Apa mau kamu sebenarnya?".

"Saya mau kamu tanggung jawab".

"Tanggung jawab? Saya sungguh tidak kenal kamu Ayana".

"Saya juga tidak kenal kamu, tapi kamu telah merebut harta saya yang paling berharga".

"Saya tidak percaya, sejauh ini saya tidak pernah mabuk, saya sudah berhenti minum beberapa tahun lalu. Saya tahu saya dijebak, siapa kamu sebenarnya?".

"Saya punya bukti yang kuat, oke kalau kamu tidak mau tanggung jawab, saya akan menyelesaikan dengan hukum".

Daniel ingin membenturkan kepala, lalu ditatapnya Ayana penuh kebencian "oke, oke jika itu mau kamu, apa yang kamu inginkan?".

"Saya ingin tempat tinggal, dan uang, anggap saja, saya menjual keperawanan saya kepada kamu".

"Kamu mau mencoba memeras saya?" Tanya Daniel.

"Ayolah tolong saya, saya perlu banyak uang untuk menyelesaikan kuliah kedokteran saya yang tertinggal".

"Kuliah? Kamu masih kuliah".

Ayana mengangguk, Daniel mengerutkan dahi, "kenapa harus saya yang membiayai kuliah kamu? Sementara saya tidak merasakan apa-apa, ketika meniduri kamu. Dimana keluarga kamu?".

"Saya tidak punya keluarga, sekarang beasiswa saya dicabut. Saya tidak ingin putus ditengah jalan. Oke jika kamu tidak mau tanggung jawab, saya akan melaporkanmu ke jalur hukum".

"Oke, oke, jika itu mau kamu. Tapi ingat setelah saya tahu kebenaran kamu saya akan menendang kamu dari hidup saya".

****

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BAYANGAN CINTA DI MASA SILAM
9.5
Mobil Alia melaju pelan menyusuri jalan berliku di tengah kebun teh yang membentang luas. Aroma tanah basah dan pucuk daun berpadu embun pagi yang dingin langsung memicu ingatan masa lalunya. Setelah bertahun-tahun hidup di perantauan, barulah kali ini ia kembali ke kampung halaman. Perjalanan pulang tersebut bukan sekadar kepulangan biasa, melainkan sebuah momen untuk kembali berhadapan dengan kenangan lama yang sempat ia tinggalkan dahulu.
Sampul Novel Bukan Istri Idaman
9.3
Karmila tak ingin lagi meratapi nasib akibat terus-menerus direndahkan oleh keluarga suaminya. Demi masa depan buah hatinya, ia bangkit dan menolak untuk terus pasrah. Dengan memanfaatkan kreativitasnya, ia mengubah barang bekas menjadi kerajinan bernilai tinggi. Langkah ini ia ambil secara mandiri demi meraih kesuksesan di tengah tekanan batin. Mampukah kerja keras Karmila membuktikan kekuatannya sekaligus membungkam segala hinaan yang selama ini ia terima?
Sampul Novel Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya
7.9
Selama enam tahun pernikahan, sang suami bersikap dingin dan mengabaikan putrinya sendiri dengan alasan gangguan emosi. Namun, kepulangan mantan kekasihnya mengungkap kebenaran yang menyakitkan. Sebuah foto di ponsel menunjukkan sang suami tersenyum bahagia bersama wanita masa lalunya dan seorang anak lain. Menyadari posisi mereka yang terabaikan, sang istri dan putrinya sepakat memberikan tiga kesempatan terakhir bagi sang suami untuk berubah sebelum mereka benar-benar melangkah pergi.
Sampul Novel Gigolo
8.2
Demi menghidupi kedua adiknya setelah kematian orang tua, Frans, seorang mahasiswa kedokteran yang pintar, terpaksa putus kuliah. Ia sempat menjadi penyanyi sebelum akhirnya Mamih Mega merekrutnya sebagai pria penghibur. Kehidupan barunya yang penuh petualangan bersama banyak wanita mempertemukannya dengan Fira, gadis yang menyewa jasanya demi melepas kesucian. Hubungan mereka menumbuhkan cinta, namun takdir menjadi rumit saat Frans justru menikahi wanita lain bernama Anjani.
Sampul Novel Jangan Mencintaiku, Paman!
9.7
Ayu terpaksa mengungsi ke kediaman pamannya, Hideki, demi menghindari mertua yang kejam. Namun, satu malam di ranjang yang sama menghancurkan rumah tangganya hingga ia diusir tanpa sempat menjelaskan apa pun pada suaminya. Kini, Ayu yang merasa terhina terpaksa menumpang pada Hideki. Sayangnya, sikap sang paman berubah dingin, tak lagi sehangat dulu saat merawatnya sejak kecil. Rahasia besar apa yang disembunyikan Hideki? Akankah Ayu kembali pada suaminya atau terjerat cinta terlarang?
Sampul Novel Sang Mantan Kembali
7.8
Aruna diusir mertua dan diceraikan Revan atas tuduhan mandul. Takdir membawanya pada malam satu malam bersama pria asing. Tiga tahun berlalu, ia pulang ke Canberra membawa putranya. Tiba-tiba, Presdir Dion Alverado muncul dan mengklaim anak itu. Sementara itu, Revan datang menyesali masa lalu dan meminta rujuk. Kini Aruna terjebak dalam dilema antara sang mantan suami yang ingin menebus kesalahan atau Dion, ayah kandung dari putranya.