APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terapi Khusus Untuk Kelainan Terlarang

Terapi Khusus Untuk Kelainan Terlarang

Sebagai wanita karier dengan posisi tinggi, kehidupan profesional wanita ini tampak sempurna sebelum sebuah gangguan fisik memalukan mulai mengacaukan harinya. Hasrat tubuh yang tak tertahankan memaksanya sering bersembunyi di toilet kantor. Khawatir dengan kondisi sang istri, suaminya merekomendasikan seorang dokter ternama dengan metode penyembuhan unik. Namun, sesi terapi khusus tersebut justru berujung pada kontak fisik intim yang tak terduga, menyentuh titik paling sensitif di tubuhnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kok bisa kebetulan sekali? Ternyata dia adalah dokter yang dicarikan suamiku! Dan juga teman sekolah suamiku?!

Dia… pasti sudah melihat semua kejadian di jalan tadi. Bagaimana kesannya padaku?

Seketika, rasa malu menyergapku seperti gelombang besar yang menenggelamkan segalanya.

Tanpa sadar, aku pun meraih tangan suamiku. Tapi, dia sudah terlihat agak kesal dan berjalan ke arah pintu.

“Aku ajak kamu ke sini supaya bisa diperiksa, jangan malah drama.”

“Aku menunggumu di luar.”

Usai bicara, suamiku melirik dokter dan tersenyum sebelum akhirnya pergi.

Hatiku semakin gelisah.

Suamiku, kamu sepercaya itu padanya?

Meninggalkan istri yang punya gangguan emosional, berduaan dengan laki-laki asing, kamu benar-benar yakin?

Begitu pintu tertutup, aku baru sadar betapa kedapnya suara ruangan ini.

Sama sekali tak terdengar suara dari luar, yang kudengar hanya suara detak jam dinding dan suara air mengalir entah dari mana. Entah kenapa suara itu terdengar begitu familiar, tapi aku tak ingat pernah mendengarnya di mana.

“Silakan duduk, Bu Selly.”

Daniel langsung mempersilakanku duduk di sofa, lalu ikut duduk di sebelahku.

Sofa dua dudukan ini tak begitu luas. Begitu dia duduk, lututnya langsung bersentuhan dengan lututku.

Baju yang kupakai di musim panas memang sangat tipis. Bagian yang bersentuhan dengan lututnya terasa seperti terbakar.

Rasa hangat itu perlahan menyebar dan akhirnya menjalar ke pahaku.

Secara reflek, aku mencoba bergeser menjauh, tapi ukuran sofa ini memang kecil. Ke mana lagi aku bisa bergeser?

Aku benar-benar gagal paham, padahal masih ada sofa tunggal di sebelah, kenapa dia malah duduk mepet denganku?

“Kata Nathan tadi, kebutuhanmu untuk urusan itu cukup tinggi sekarang? Katanya hampir setiap malam kamu harus melakukannya dan bahkan kadang merasa nggak cukup? Sampai kamu harus memuaskan diri sendiri? Benarkah begitu?”

Perkataan Daniel yang blak-blakan itu langsung membuat wajahku memerah.

Tanganku yang di pangkuan langsung mengepal erat. Wajahku panas seperti terbakar. Tanpa perlu bercermin pun, aku tahu pasti sudah merah merona.

“Jangan menolak pertanyaanku. Aku sedang bertanya sebagai seorang dokter dan ini penting untuk proses pemulihanmu.”

Mendengar kalimat itu, aku hanya bisa mengangguk.

“Dari penilaian awal, kemungkinan ada masalah secara psikologis. Tapi tak menutup kemungkinan kalau tubuhmu memang punya kebutuhan yang sangat tinggi.”

“Lepas bajumu, aku perlu memeriksa.”

Apa?

Aku reflek mendongak menatapnya.

“Bukannya kamu dokter psikolog?”

Kenapa aku harus melepas baju?

“Aku punya dua lisensi, sebagai psikolog dan juga dokter spesialis kandungan. Perlu kuperlihatkan izinnya?”

Nada bicara Daniel terdengar datar, tapi entah kenapa punya tekanan yang membuatku tanpa sadar merasa harus tunduk dan menurut.

“Kalau kamu keberatan, aku bisa bilang ke suamimu kalau kamu nggak kooperatif dalam pengobatan.”

Melihat dia hendak pergi, aku panik dan spontan menarik tangannya.

“Ku… kulepas!”

Suamiku memang sudah sangat kesal dengan masalah ini. Kalau sampai dibilang aku tidak kooperatif, dia pasti tambah marah.

Meski ragu, akhirnya aku tetap berdiri dan mulai bersiap untuk melepas rok pensilku.

“Kamu tengkurap saja di sofa, membelakangiku. Aku bakal periksa sendiri.”

Namun, belum sempat aku melepas semuanya, dia sudah menyuruhku untuk berbaring tengkurap di sandaran sofa.

Aku sempat ragu, tapi akhirnya tetap menuruti arahan itu. Saat bersandar membelakangi, ada rasa aneh yang perlahan muncul di hatiku.

Aku bisa jelas merasakan sepasang tangan mengangkat rok pensil yang kukenakan, memperlihatkan stoking hitam di dalamnya.

Gawat!

Tiba-tiba, aku teringat stoking yang kupakai sebelumnya sempat robek. Dengan gerakan Daniel barusan, dia pasti bisa melihatnya dengan jelas!

Dan benar, tangan Daniel langsung menembus lubang di stoking hitam itu, menyentuh tepat di bagian paling sensitif, membuat tubuhku gemetar tanpa sadar.

“Bu Selly, kebutuhanmu benar-benar kuat sekali.”

Hangatnya sentuhan ujung jarinya membuat tubuhku hampir lemas. Kalau saja aku tidak sedang bertumpu di sandaran kursi, mungkin sekarang aku sudah terkulai di sofa.

“Apa… yang terjadi padaku sebenarnya?”

Suaraku terdengar gemetar, aku bisa jelas merasakan ujung jarinya sedang memeriksa dengan seksama di bagian paling tersembunyiku.

Dia bahkan sempat membuka bagian luarnya yang lembut!

Di tempat yang asing, oleh seorang pria asing, aku….

Pikiran itu melintas di benakku.

Dalam sejekap, aku seperti disambar petir. Kepalaku langsung kosong tak bisa berpikir!

Akal sehatku bilang aku harus segera pergi, tapi tubuhku justru tanpa sadar menengadah ke belakang, seolah menginginkan lebih!

Gluk gluk….

Suara keluar masuk jari-jari itu terdengar begitu jelas dan memalukan, membuat wajahku semakin memanas. Tapi, tak ada lagi pikiran lain di kepalaku, aku hanya menginginkannya lebih dan lebih!

Pinggangku bahkan mulai bergerak sendiri, menganggap jari-jari ramping yang kuat itu seperti tongkat periku.

Rasa malu bercampur dengan gairah, memberiku kenikmatan yang belum pernah kurasakan sebelumnya.

“Bu Selly, kamu bersemangat sekali.”

Tepat saat aku hampir mencapai puncaknya, tiba-tiba kedua tangan itu menjauh.

“Gejalamu memang cukup parah. Pengobatan biasa nggak bisa menyembuhkan kondisimu.”

Rasa kosong yang tiba-tiba muncul justru membuat api di dalam diriku semakin membara.

Srek!

Detik berikutnya, terdengar suara kain yang tersobek.

Stoking hitamku terkoyak dan sobekannya begitu besar.

Aku reflek menoleh ke belakang dan mataku langsung membelalak.

Daniel menekan senjatanya tepat ke titik paling sensitifku!

Kok… kok bisa sebesar dan sepanas ini?!

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bekas Luka Ikatan yang Hancur
8.6
Tiga tahun pernikahan Sinta terasa hampa karena sikap dingin Trisna. Situasi memburuk ketika cinta pertama suaminya kembali, memicu munculnya berkas perceraian. Walau Sinta menyatakan dirinya tengah mengandung, Trisna tetap teguh pada keputusannya untuk berpisah. Di atas ranjang rumah sakit, Sinta akhirnya menyerah dan membubuhkan tanda tangan. Namun secara tak terduga, Trisna justru berbalik memohon ampunan serta berjanji memperbaiki diri, membuat Sinta didera keraguan besar.
Sampul Novel Belenggu Cinta Sang Billionaire
7.9
Krystal dihadapkan pada pilihan sulit demi menyelamatkan adiknya yang sedang sakit. Ia terpaksa berutang budi pada miliarder bernama Kaivan Bastian Mahendra demi biaya pengobatan. Namun, bantuan finansial itu menuntut imbalan yang sangat berat. Krystal harus rela dinikahi sebagai istri kedua Kaivan. Kini, ia terperangkap dalam mahligai pernikahan rumit yang penuh tekanan. Sanggupkah Krystal bertahan di tengah belenggu takdir dan cinta yang sarat pengorbanan ini?
Sampul Novel Dive In You
9.2
Maryam dan Alaska menghadapi ujian berat saat cinta tulus mereka terbentur perbedaan keyakinan. Jurang iman yang membentang luas ini menjadi rintangan menyakitkan di antara keduanya. Situasi kian rumit ketika mereka terpaksa menerima rencana perjodohan dari keluarga masing-masing. Walau mencoba pasrah pada garis takdir dan simbol agama masing-masing, perasaan mereka tidak begitu saja padam. Akankah ada celah bagi cinta mereka untuk bersatu kembali di tengah tuntutan bakti dan konflik batin?
Sampul Novel Guru Untuk Nona Muda Nakal
8.2
Demi meloloskan diri dari kejaran sosok misterius, Dihan terpaksa bersembunyi. Di waktu yang sama, keluarga Rahadian tengah pusing mencari guru privat untuk mendidik dua putri mereka yang terkenal sangat nakal dan enggan belajar. Dihan akhirnya mengambil kesempatan itu walau harus menghadapi tantangan berat. Sanggupkah ia mengatasi kebandelan dua nona muda tersebut? Sementara itu, di balik kekacauan ini, misteri masa lalu Dihan perlahan mulai membayangi langkahnya kembali.
Sampul Novel Not a Stuntman!
8.1
Alin Arshavina terpaksa menggantikan Friska, kakak tirinya yang kecelakaan di hari pernikahan, untuk menikahi pria kasar bernama Evano Xander. Sebagai asisten pribadi CEO yang sinis, Evano curiga bahwa semua wanita hanya mengincar hartanya. Konflik memuncak saat Friska pulih dan menuntut posisinya kembali sebagai istri. Di tengah sikap buruk Evano dan gangguan Friska, Alin dilema antara mempertahankan komitmen suci seumur hidup atau menyerah.
Sampul Novel Pelabuhan Akhir Sang Pewaris
7.8
Sebagai pewaris tunggal Grup William, Sean Axel dikenal sangat tegas dalam bisnis. Meski banyak selebriti wanita mendekatinya demi harta, ia merasa muak dengan kepalsuan mereka. Hidup sang miliarder berubah total setelah bertemu seorang wanita unik yang berhasil memikat hatinya. Kini, Sean justru berjuang keras mengejar cinta perempuan tersebut, berharap dapat menjadikannya sebagai pelabuhan terakhir dalam perjalanan hidupnya.