APKDock Logo
Sampul Novel Tambatan Hati

Tambatan Hati

9.6 / 10.0
Pasca-pengkhianatan mantan istri yang mencampakkannya saat terpuruk demi lelaki lain, Reynand Arya Wijaya memilih menutup diri. Duda kaya ini kini sepenuhnya mendedikasikan hidup demi sang putra tercinta. Namun, pendiriannya goyah sejak mengenal Amanda Mey Diana. Ketulusan sang guru TK dalam menyayangi anaknya perlahan mengikis trauma masa lalu Reynand. Di tengah luka lama yang belum sepenuhnya pulih, ia mulai mencoba membuka hati demi sebuah harapan baru.

Tambatan Hati Bab 1

"Leen, sorry ya ... Aku tadi kena macet, karena ada kecelakaan di jalan," ucap Mey pada Aleena, teman baiknya. Saat ini mereka sedang janjian bertemu di sebuah Mall yang ada di pusat kota.

"Gapapa kali, Mey. Gue juga baru nyampai kok," balas Aleena, kemudian mereka berjalan sambil mengobrol. "By the way, lo jadi ngelamar kerja di kantor gue?" sambungnya.

Mey menggeleng. "Aku udah diterima di TK Nusa Bangsa, TK terbaik di kota ini."

"Astaga, Mey! Kenapa ga jadi ngelamar di kantor gue sih?" sungut Aleena.

"Sorry, Leen. Kamu 'kan tau sendiri, aku pengen banget jadi guru TK." Mey memperlihatkan wajah memelasnya, agar teman baiknya ini tidak marah lantaran kecewa.

Aleena menghentikan langkahnya, otomatis Mey ikut berhenti. Aleena menghela napas dan menatap Mey. "Ya udah deh. Mau gimana lagi? Lo juga udah keterima jadi guru," ucapnya sambil mengedikkan bahu. "Selama lo nyaman dan bahagia di tempat lo sekarang," lanjutnya sambil tersenyum. "Tapi, kalau lo udah ga nyaman di tempat kerja lo, lo harus langsung hubungin gue, ya! Ntar biar gue minta ke bos gue buat merekomendasikan lo, ok!" Alesna merangkul Mey dan Mey mengangguk, menyetujuinya.

Mereka melanjutkan langkahnya untuk jalan-jalan dan berbelanja sejenak.

Tentang Mey yang memiliki nama lengkap Amanda Mey Diana, dia seorang gadis yang berasal dari desa. Namun, meski lahir dan besar di desa, Mey memiliki otak yang cukup pintar hingga dia mendapat kesempatan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi di kota metropolitan ini.

Mey sudah menjadi yatim piatu sejak usianya dua belas tahun. Ibunya lebih dulu meninggal di usia Mey masih dua tahun. Sang ibu meninggal dunia akibat penyakit paru-paru yang dideritanya, sedangkan ayahnya meninggal saat usia Mey dua belas tahun akibat terkena serangan jantung.

Sejak itu, Mey hanya tinggal bersama sang nenek. Neneknya harus bekerja keras untuk menghidupi Mey dan membiayai sekolah gadis itu. Mey tidak pernah sedikit pun kehilangan kasih sayang dan perhatian dari neneknya.

Sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama, Mey sudah pintar mencari uang untuk membantu sang nenek. Gadis cantik itu bekerja serabutan, apa pun akan dia kerjakan selama pekerjaan itu halal. Setiap mendapat upah, Mey selalu berikan kepada neneknya. Dia juga bisa membiayai sekolahnya sendiri hingga akhirnya dia bisa lulus SMA.

Pihak sekolah memberikan bantuan beasiswa bagi murid-murid yang berprestasi dan Mey salah satunya. Awalnya, Gadis cantik itu merasa ragu. Jika dia menerima beasiswa itu, dia harus pergi ke kota dan meninggalkan neneknya sendirian di rumah untuk melanjutkan pendidikannya di sana.

Akan tetapi, sang nenek terus meyakinkan dan memberi semangat agar Mey pergi untuk menyelesaikan pendidikannya, karena itu juga demi kebaikan hidupnya nanti. Nenek selalu mendoakan Mey agar kelak kehidupan gadis cantik kesayangannya itu bisa berubah menjadi jauh lebih baik.

Akhirnya, Mey pun pergi ke kota metropolitan dan tinggal di indekos yang letaknya tidak jauh dari kampusnya. Selama empat tahun lamanya, Mey tinggal di kota metropolitan dan mampu menyelesaikan pendidikannya hingga mendapat gelar sarjana S1. Mey begitu bahagia, karena dia masuk dalam deretan mahasiswa dengan nilai terbaik, bahkan Mey sudah langsung mendapat tawaran kerja di sebuah perusahaan ternama di kota tersebut.

Mey pulang ke desa untuk memberi kabar bahagia ini kepada sang nenek, bahkan gadis itu berencana akan mengajak neneknya tinggal di kota bersamanya nanti. Namun, kesempatan itu menguap begitu saja, karena saat Mey kembali ke desa, ternyata neneknya sedang sakit parah hingga akhirnya meninggal dunia.

Mey begitu terpukul dan sangat kehilangan sosok orang tua satu-satunya yang selama ini menyayanginya setulus hati. Tidak ingin larut dalam kesedihan, Mey pun memutuskan kembali merantau ke kota metropolitan untuk mencari pekerjaan di sana, dan di sinilah sekarang ini dia berada.

"Ayo kita ke sana! Gue pengen beliin lo baju, abis itu, gue traktir lo makan, ok!" ajak Lina, teman baik Mey.

Aleena Azreen Shalom adalah sahabat Mey. Mereka mulai menjalin hubungan persahabatan sejak pertama kali masuk kuliah di universitas dan fakultas yang sama. Selain baik, Aleena juga begitu menyayangi Mey.

Aleena merupakan gadis blasteran Inggris, ayahnya berdarah Inggris dan ibunya Indonesia tulen. Aleena terlahir di keluarga yang berada. Namun, yang membuat Mey kagum pada sosok Aleena, sahabatnya itu memiliki pribadi yang sangat baik, tidak sombong, dan sering membantu orang-orang yang membutuhkan.

"Leen, ga usah deh! Mending uangnya kamu tabung. Kamu ga perlu beliin aku baju segala." Mey berusaha menolak dengan halus, tetapi Aleena tidak pernah menerima penolakan dari Mey.

"Udah, ga usah banyak protes! Nurut aja, ayo! Duit gue ga bakal habis cuma buat beliin lo baju doang." Aleena menarik tangan Mey memasuki departemen store.

Keduanya kemudian menikmati pertemuan mereka setelah lama tidak bertemu dengan berbelanja. Aleena yang loyal, dia mengambil beberapa pakaian. Mulai dari pakaian kerja dan pakaian santai untuk sehari-hari. Tentu saja semua itu buat Mey, sahabat terbaiknya.

"Astaga, Aleena ... Udah ya, cukup! Ini udah banyak banget, ntar uang kamu beneran habis loh," rengek Mey sambil cemberut, tetapi hatinya merasa begitu terharu dengan kebaikan sahabatnya ini.

"Biarin! Uang masih bisa dicari, sahabat kayak lo tuh, ga bakal bisa gue dapet di mana pun alias limited edition," balas Aleena sambil terkekeh.

"Dasar, mentang-mentang anak sultan!" gumam Mey.

"Eits, ngaco! Ini gue pake duit gue sendiri ya!" protes Aleena dan Mey hanya terkekeh geli.

Meski Aleena terlahir di keluarga kaya, bahkan ayahnya merupakan seorang pengusaha sukses pemiliki perusahaan makanan ringan yang cukup terkenal, tetapi gadis itu tetap ingin berdiri di kakinya sendiri. Dia memutuskan untuk mencari pekerjaan di perusahaan lain, karena ingin membuktikan bahwa dia juga bisa sukses dengan kemampuannya sendiri.

Setelah merasa puas berbelanja pakaian, Aleena mengajak Mey berbelanja keperluan rumah dan lain sebagainya. Mey tidak bisa menolak, karena diancam oleh Aleena. Jika Mey menolak, maka Aleena mengancamnya tidak akan pernah mau mengenalnya lagi.

Mey hanya bisa pasrah, tetapi dalam hati terus mengucap syukur, karena diberikan seorang sahabat yang begitu baik seperti Aleena. Dalam hati, Mey berjanji akan membalas semua kebaikan Aleena suatu saat nanti.

"Semoga kamu cepat dapat jodoh, biar ga terus maksa aku kayak gini," gumam Mey yang langsung mendapat tatapan tajam oleh Aleena, tetapi dia malah terkekeh geli melihat sahabatnya itu.

"Gue bakal cari jodoh setelah sahabat gue yang imut ini dapet jodoh dan nikah duluan," balas Aleena sambil mendengus sebal. "Dengan catatan, cowok yang bakal jadi jodoh lo itu harus good looking dan sayang sama lo lebih dari gue!" imbuhnya dengan serius.

"Cieee, kalau gitu ... Gimana kalau kamu aja yang berubah jadi cowok dan nikahin aku?" gurau Mey yang langsung mendapat sentilan di kening dari Aleena..

"Untung aja gue cewek, kalau enggak ... Bakal langsung gue kawinin lo!" seloroh Aleena, kemudian keduanya tertawa renyah.

...

Lanjut Membaca

Daftar Isi Tambatan Hati

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Hasrat Terlarang dengan Atasan
8.8
Satu malam intim dengan bosnya, Erlangga Krisdiantoro, menjungkirbalikkan hidup Venina Anastasya. Meski tahu Erlangga sudah berkomitmen dengan perempuan lain, Venina terlanjur terpikat dan sulit melepaskan diri dari hubungan penuh hasrat yang berisiko memicu skandal ini. Sementara itu, Erlangga didera kebimbangan antara Venina dan kekasih masa lalunya yang hadir kembali. Akankah Venina selamanya menjadi pelampiasan sesaat tanpa pernah mendapatkan cinta tulus dari Erlangga?
Sampul Novel Heartache
9.4
Sembilan tahun tanpa kepastian membuat Renjana lelah, terutama di usia 27 tahun saat tekanan sosial untuk menikah kian mendesak. Di tengah keputusasaan terhadap kekasihnya, pihak keluarga berinisiatif menjodohkannya dengan pria pilihan mereka. Kini, Renjana dihadapkan pada pilihan sulit: akankah ia membuka hati pada cinta baru yang hadir perlahan karena desakan keluarga, atau tetap bertahan menanti kepastian dari kekasih lamanya?
Sampul Novel Mencuri Hatimu
8.8
Demi kesepakatan rahasia, seorang wanita mengandung anak pria asing sebelum menikahi tunangan masa kecilnya. Walau pernikahan mereka semula hanya transaksi formal, perlahan benih cinta tumbuh di hati keduanya. Namun, saat waktu melahirkan tiba, sang istri justru menuntut perceraian. Sadar akan kesalahannya, sang suami kini memohon agar ia kembali, menyadari bahwa wanita itu adalah satu-satunya cinta sejatinya.
Sampul Novel Satu Malam Dengan CEO Tampan
8.9
Dua tahun setelah menjanda, Hana harus berjuang mencari dana demi mengobati putranya yang menderita leukemia. Di tengah keputusasaan, ia bertemu Devan, seorang CEO sombong yang bersedia mendanai pengobatan tersebut dengan syarat Hana mau tidur bersamanya. Terpaksa demi sang anak, Hana menerima tawaran kejam itu dengan rasa benci. Namun, saat Devan mulai jatuh cinta dan menyesali syaratnya, mampukah ia dimaafkan? Bisakah luka transaksi kelam ini berubah menjadi cinta?
Sampul Novel Sexy Dancer
9.6
Cattrine, mahasiswi memikat yang bekerja sebagai penari seksi, selalu menjadi rebutan kaum adam di tempatnya bekerja. Namun, ketenaran itu tak mampu menghapus kepedihan di hatinya. Demi menjaga nama baik lelaki yang teramat dicintainya, ia mengambil keputusan pahit untuk berpisah. Cattrine rela melepaskan cintanya dan mengorbankan kebahagiaan sendiri agar sang kekasih tidak menanggung rasa malu akibat profesi yang ia jalani.
Sampul Novel Tiga Puluh Delapan Perceraian, Satu Pengkhianatan
8.0
Lima tahun pernikahan diisi 38 kali tuntutan cerai dari Bram demi Clara, sahabatnya. Puncaknya, Bram melenyapkan bukti CCTV saat Clara mencelakaiku. Penderitaanku genap ketika Bram mengabaikan telepon daruratku di tengah penculikan. Berjuang lolos dari van penculik dalam kondisi terluka, aku menyadari pengkhianatannya telah sempurna. Tidak akan ada kesempatan ke-39 untuknya. Kini, aku memutuskan untuk pergi dan menghilang selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan