APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Takdir yang Sulit Ditempuh

Takdir yang Sulit Ditempuh

Kehadiran ibu baru dan putrinya memicu kebencian mendalam dari sang kakak tiri dalam novel modern Takdir yang Sulit Ditempuh. Pria itu menganggap mereka sebagai perusak keharmonisan keluarganya. Sikap dingin, cacian kejam, hingga harapan agar adiknya mati terus dilontarkan setiap hari. Namun, saat maut benar-benar menjemput gadis itu, penyesalan hebat justru melanda dirinya. Ia menangisi perpisahan mereka dan memohon kepulangannya, meski segalanya telah terlambat karena kematian telah memisahkan mereka selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bagaimanapun juga, dia sangat berharap aku mati.

Jadi aku akan memberinya kejutan terakhir.

"Siapa yang peduli kamu mau diet atau nggak? Aku malah berharap kamu mati kelaparan!" kata Alvin.

Alvin mendengus pelan, melangkah melewatiku untuk menuangkan segelas air hangat, lalu meletakkannya di atas meja.

"Melihatmu benar-benar merusak suasana. Andai aku tahu, aku nggak akan pulang!"

Dia terlihat sangat muak berada di ruangan yang sama denganku. Bahkan air yang baru saja dia tuang pun tak diminumnya.

Aku memandangnya saat dia mengambil jasnya, berjalan cepat keluar dari vila.

Dia membenciku seperti seorang musuh bebuyutan, menghindariku seperti menghadapi harimau buas.

Sudah enam tahun aku menjalani kehidupan seperti ini.

Apa yang aku andalkan untuk bisa melewati semua ini?

Melihat riak di gelas kaca, aku tak bisa menahan diri untuk menyesapnya sedikit.

Rasanya masih hangat seperti biasa.

Pada saat itu, penglihatanku menjadi buram.

Sebenarnya aku sendiri pun tidak tahu.

Aku tidak bisa memahami mengapa aku terus mengejar Alvin meski setelah kami putus.

Mungkinkah itu karena tangannya yang menolongku dari lumpur, atau karena dia adalah tempat berbagi cerita di tengah kesulitan?

Alvin memberiku kebahagiaan selama setahun. Ini membuatku bertahan melewati enam tahun penderitaan.

Aku bahkan mulai meragukan diriku sendiri. Meski bukan karena kanker hati yang tiba-tiba ini, mungkin aku benar-benar akan berhenti mencintainya.

Namun, meski aku akan segera mati, aku tetap ingin terus mencintainya.

Seolah-olah aku sedang menenun mimpi manis untuk diriku sendiri.

Di jalan menuju alam baka, aku masih bisa dengan bangga berkata ....

Aku pernah memiliki cinta yang paling tulus.

Aku bertemu Alvin lagi di departemen kebidanan rumah sakit.

Aku menemani sahabatku, Angel Wijaya, untuk pemeriksaan kehamilan.

Sedangkan pria itu, dia bersama dengan tunangannya, Ajeng Gunawan.

Aku merasa seperti tikus selokan yang takut pada cahaya. Aku berusaha keras mencari tempat untuk menyembunyikan diri.

Namun, gerakanku begitu canggung sehingga orang-orang di sekitarku menatapku seperti sedang melihat orang gila.

Beberapa orang bahkan sengaja berjalan memutar hanya untuk menghindariku.

Namun, aku tidak peduli dengan tatapan-tatapan aneh dari orang-orang. Pikiranku hanya dipenuhi dengan bayangan Alvin yang tersenyum lembut pada Ajeng.

Ada senyum bahagia yang sudah lama tidak aku lihat di wajahnya.

Dia selalu memasang ekspresi dingin di wajahnya, serta berbicara dengan nada yang serius.

Aku dulu berpikir bahwa setelah bekerja, semua orang akan berubah menjadi dingin seperti itu.

Namun, ternyata aku salah.

Alvin hanya bersikap seperti itu padaku.

Aku mengangkat kepala untuk melihat apakah dia sudah pergi, tetapi aku justru bertemu dengan tatapan penuh selidik dari Alvin.

Dia mengerutkan kening, lalu berjalan dengan cepat ke loket lain.

Dia melihatku, tapi dia tidak menghampiriku.

Aku selalu merasa bahwa diriku adalah orang yang sangat canggung.

Aku tidak suka mengambil inisiatif mengungkapkan apa yang aku inginkan.

Namun, ketika aku benar-benar tidak mendapatkan apa pun, aku hanya akan menyimpan rasa kesal sendirian dalam diam.

Bahkan ibuku sendiri tidak menyadari hal ini. Namun, selama setahun aku pacaran dengan Alvin, dia selalu memperlakukanku seperti seorang putri.

Dia memanjakan kecanggunganku, menempatkan segala sesuatu yang aku inginkan di depanku tanpa aku harus mengatakannya.

Awalnya, itu adalah boneka Barbie yang tidak pernah aku miliki sejak kecil. Kemudian, gaun-gaun putri yang indah serta berkilauan ....

Bagaimana mungkin aku bisa melupakan seorang pemuda yang pernah mencintaiku sepenuh hati?

Perutku mulai terasa sakit lagi.

Angel sudah selesai dengan pemeriksaannya. Ketika melihatku duduk di bangku dengan wajah pucat, dia mulai menangis lagi dengan penuh empati.

"Vina, kamu harus bertahan. Bayiku masih harus memanggilmu Bibi."

Aku menatap iri pada perutnya yang sudah mulai membesar. Kemudian, aku melirik ke perutku yang masih datar.

Dulu, di sini juga pernah ada benih kehidupan.

Sayangnya, dia tidak sempat tumbuh di dalam rahimku.

"Angel, jangan menangis. Ibu hamil nggak boleh menangis."

Aku mengulurkan tangan untuk menyeka air matanya, lalu berujar, "Demi panggilan Bibi ini, aku akan terus hidup beberapa tahun lagi."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Cinta Dan Trauma
8.3
Trauma mendalam membayangi Adel akibat kekerasan sang ayah di masa lalu, meski ibunya tetap setia mendampingi. Kesedihannya kian berat saat Dara, sahabatnya, menjauh karena Farhan, ditambah kisah cintanya dengan Vero yang berakhir pilu. Kecewa dan terluka, Adel mempertanyakan arti kesempatan kedua. Demi menyembuhkan diri dan menata masa depan, ia memutuskan ikut pelatihan di Surabaya. Bisakah Adel lepas dari bayang kelam masa lalu dan meraih kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO
9.8
Xion, seorang petarung tangguh yang baru saja kembali, memilih jalan hidup tak terduga dengan menjadi sosok pelindung di balik bayang-bayang seorang CEO wanita yang sangat menawan. Di tengah kembalinya sang jagoan, ia membawa misi ganda yang membara dalam dirinya. Xion bertekad untuk menuntut balas atas setiap dendam masa lalu yang belum terselesaikan, sekaligus membalas semua kebaikan yang pernah ia terima. Kisah aksi romantis modern ini penuh dengan perjuangan dan kesetiaan yang mendalam.
Sampul Novel MANTAN DEPAN RUMAH
8.1
Allana tak menyangka lagu bertema kekasih dekat rumah justru mengingatkannya pada Marchell. Sang mantan suami kini tinggal tepat di depan rumahnya. Meski bercerai demi hak asuh anak dan lepas dari beban finansial Marchell, Allana tetap terusik karena ia masih sering memakai barang pribadinya tanpa izin. Walau hakim sempat meragukan alasan perceraian mereka, Allana tetap teguh pada keputusannya. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit hidup bertetangga dengan sang mantan.
Sampul Novel Sang Alpha Salah Menandatangani Penolakanku
9.5
Tiga tahun lamanya aku diabaikan oleh Alpha Bramantyo yang lebih memilih Rossa. Puncaknya, ayahku wafat karena Bram membiarkan tabib pergi demi kekasihnya yang pura-pura sakit. Bagi sang Alpha, kematian ayahku bukanlah hal penting. Namun, kelalaian itu menjadi bumerang baginya. Tanpa sadar, Bram menandatangani berkas Ritual Penolakan. Kini, ikatan jiwa kami telah resmi terputus untuk selamanya, meninggalkan penyesalan yang terlambat bagi dirinya.
Sampul Novel Sang Penggoda
9.7
Demi bertahan hidup dari kesulitan ekonomi, Jullyana terpaksa bekerja sebagai wanita penghibur di klub malam. Keputusan sulit ini membuatnya dijuluki Sang Penggoda oleh orang-orang di sekitarnya. Jullyana pun tidak membantah sebutan tersebut. Ia memilih tegar menghadapi segala stigma dan pandangan buruk masyarakat demi memenuhi kebutuhan finansialnya. Simak kisah perjuangan hidup Jullyana yang penuh realita pahit di sini.
Sampul Novel Sugar Daddy untuk Pricilla
8.1
Kehadiran Aron sempat menyalakan gairah membara dalam hidup Priscilla. Namun, kepindahannya ke Amerika Serikat untuk kuliah mengubah segalanya. Jauh dari Aron tidak memadamkan hasratnya. Di negeri orang, Priscilla justru terlibat hubungan terlarang dengan Derry, paman tiri tempatnya menumpang tinggal. Kisah dewasa khusus 21 tahun ke atas ini mengupas perjalanan berani Priscilla yang penuh risiko demi memuaskan hasratnya.