APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Takdir yang Sulit Ditempuh

Takdir yang Sulit Ditempuh

Kehadiran ibu baru dan putrinya memicu kebencian mendalam dari sang kakak tiri dalam novel modern Takdir yang Sulit Ditempuh. Pria itu menganggap mereka sebagai perusak keharmonisan keluarganya. Sikap dingin, cacian kejam, hingga harapan agar adiknya mati terus dilontarkan setiap hari. Namun, saat maut benar-benar menjemput gadis itu, penyesalan hebat justru melanda dirinya. Ia menangisi perpisahan mereka dan memohon kepulangannya, meski segalanya telah terlambat karena kematian telah memisahkan mereka selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Kakak tiriku sangat membenciku.

Dia membenci kedatanganku dan ibuku, membenci kami karena merusak keluarganya yang terlihat harmonis.

Setiap kali melihatku, dia akan selalu menunjukkan wajah dingin. Dia akan mengatakan bahwa aku menjijikkan, lalu dengan kejam bertanya kapan aku akan mati.

Pada akhirnya, aku memenuhi keinginannya.

Namun, dia menyesalinya. Dia menangis, memohon agar aku bisa kembali. Dia mengatakan bahwa dia seharusnya tidak putus denganku, tidak seharusnya memperlakukanku dengan kasar.

Hanya saja, aku sudah mati. Untuk apa lagi dia menunjukkan sikap penuh kasih seperti ini?

Saat aku tahu bahwa hidupku tak akan lama lagi ....

Itu adalah tahun keenam sejak aku putus dengan Alvin Setyo, juga tahun keenam kami menjadi satu keluarga.

Aku berlari pulang dengan panik, langsung menuju ke ruang kerjanya.

Aku bertanya kepadanya, apakah dia benar-benar ingin menikahi putri dari Keluarga Gunawan?

Dia malah tertawa dingin sambil memandangku, mengatakan bahwa aku sedang bermimpi. Dia juga mengatakan bahwa aku tidak bisa melihatnya bahagia.

Aku terdiam, tak bisa berkata apa-apa, tak mampu mengeluarkan bantahan.

Melihat tatapannya yang dingin, perlahan aku mulai tersadar. Alvin sepertinya selalu membenciku.

Aku memaksakan senyum simpul.

"Tapi putri Keluarga Gunawan bukanlah seorang wanita yang baik," kataku.

Aku memang punya motif pribadi, tetapi aku tahu bahwa hubungan kami juga tak akan pernah berakhir dengan baik.

Jadi, istri masa depan Alvin tidak seharusnya adalah seorang sosialita dengan reputasi buruk.

"Bagaimana denganmu? Apa anak seorang selingkuhan sepertimu pantas menjadi pasangan hidupku?" balas Alvin.

Dia melirikku dengan sudut matanya yang penuh penghinaan, seolah-olah bisa membaca isi hatiku.

Alvin bangkit berdiri, sementara cahaya lampu menyinari tubuhnya.

Wajahnya terlihat samar, rambut acak-acakan di dahinya membuatku tak bisa melihat ekspresinya dengan jelas.

"Vina Lesmana, segala sesuatu milik Keluarga Setio nggak ada hubungannya dengan orang luar sepertimu," lanjut pria itu.

"Tapi, aku nggak pernah ...."

Aku mencoba menjelaskan bahwa aku tidak pernah mengincar kekayaan Keluarga Setio.

Namun, Alvin berdiri, lalu langsung melangkah keluar tanpa peduli dengan penjelasanku.

"Kak ...."

Pria berjas rapi itu tiba-tiba berbalik. Matanya tampak seperti serigala saat menatapku dengan tajam.

"Kamu barusan memanggilku apa?"

Saat aku pertama kali melihat Alvin di rumah ayah tiriku, aku langsung tahu alasan kami putus.

Aku berpikir kalau kami masih bisa hidup dengan rukun. Namun, aku tak menyangka bahwa dia ternyata selalu membenciku.

Dia membiarkan teman-teman sekolah menindasku sesuka hati mereka, serta menyaksikan dengan dingin ketika aku difitnah.

Namun, aku tetap keras kepala, tak mau memanggilnya Kakak.

Seolah-olah, jika aku benar-benar memanggilnya Kakak, tak akan ada lagi masa depan untuk kami berdua.

"Kak, kita jangan bertengkar lagi, oke?"

Nada suaraku terdengar memohon. Rasa sakit di dadaku sungguh tak tertahankan.

"Jangan panggil aku Kakak. Vina, itu menjijikkan sekali!"

Mendengar kata-kata makian itu, kepalaku mulai pusing, mataku pun berkunang-kunang.

Aku terhuyung, kemudian langsung jatuh ke lantai.

"Vina, drama apa lagi yang sedang kamu mainkan? Kalau mau mati, mati jauh-jauh sana!"

Dia tidak memedulikanku lagi, langsung pergi begitu saja dari ruang kerja dengan dingin.

Aku berusaha bangkit dengan susah payah. Ketika aku menyentuh hidungku, aku melihat noda darah di tanganku, tatapanku menjadi makin muram.

Namun ....

Alvin, aku sakit.

Aku akan segera mati.

Bisakah kamu mengasihani aku sedikit saja?

Setidaknya, bisakah kamu memelukku?

Aku berlutut dengan lemah di lantai, berusaha menghapus noda darah yang berceceran.

Namun, baru saja aku membersihkannya, tetesan darah segar kembali jatuh.

Seolah-olah, darah itu tak pernah berhenti mengalir, serta tak akan pernah bisa aku bersihkan sepenuhnya.

Aku benar-benar hancur.

Aku terduduk di lantai, meringkuk sambil menangis dalam keheningan.

Aku tidak mengerti kenapa takdir begitu kejam padaku.

Saat aku mengira bahwa aku telah menemukan cinta sejati, aku mendapati bahwa mantan pacarku adalah kakak tiriku.

Ketika aku ingin menyerah untuk terus mencintai Alvin, aku mendapat kabar bahwa aku sedang mengidap kanker hati stadium akhir.

Aku berjalan keluar dalam kebingungan. Namun, aku tak menyangka bahwa ibuku sedang berdiri di depan pintu dengan wajah penuh kekhawatiran.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Cinta Dan Trauma
8.3
Trauma mendalam membayangi Adel akibat kekerasan sang ayah di masa lalu, meski ibunya tetap setia mendampingi. Kesedihannya kian berat saat Dara, sahabatnya, menjauh karena Farhan, ditambah kisah cintanya dengan Vero yang berakhir pilu. Kecewa dan terluka, Adel mempertanyakan arti kesempatan kedua. Demi menyembuhkan diri dan menata masa depan, ia memutuskan ikut pelatihan di Surabaya. Bisakah Adel lepas dari bayang kelam masa lalu dan meraih kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO
9.8
Xion, seorang petarung tangguh yang baru saja kembali, memilih jalan hidup tak terduga dengan menjadi sosok pelindung di balik bayang-bayang seorang CEO wanita yang sangat menawan. Di tengah kembalinya sang jagoan, ia membawa misi ganda yang membara dalam dirinya. Xion bertekad untuk menuntut balas atas setiap dendam masa lalu yang belum terselesaikan, sekaligus membalas semua kebaikan yang pernah ia terima. Kisah aksi romantis modern ini penuh dengan perjuangan dan kesetiaan yang mendalam.
Sampul Novel MANTAN DEPAN RUMAH
8.1
Allana tak menyangka lagu bertema kekasih dekat rumah justru mengingatkannya pada Marchell. Sang mantan suami kini tinggal tepat di depan rumahnya. Meski bercerai demi hak asuh anak dan lepas dari beban finansial Marchell, Allana tetap terusik karena ia masih sering memakai barang pribadinya tanpa izin. Walau hakim sempat meragukan alasan perceraian mereka, Allana tetap teguh pada keputusannya. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit hidup bertetangga dengan sang mantan.
Sampul Novel Sang Alpha Salah Menandatangani Penolakanku
9.5
Tiga tahun lamanya aku diabaikan oleh Alpha Bramantyo yang lebih memilih Rossa. Puncaknya, ayahku wafat karena Bram membiarkan tabib pergi demi kekasihnya yang pura-pura sakit. Bagi sang Alpha, kematian ayahku bukanlah hal penting. Namun, kelalaian itu menjadi bumerang baginya. Tanpa sadar, Bram menandatangani berkas Ritual Penolakan. Kini, ikatan jiwa kami telah resmi terputus untuk selamanya, meninggalkan penyesalan yang terlambat bagi dirinya.
Sampul Novel Sang Penggoda
9.7
Demi bertahan hidup dari kesulitan ekonomi, Jullyana terpaksa bekerja sebagai wanita penghibur di klub malam. Keputusan sulit ini membuatnya dijuluki Sang Penggoda oleh orang-orang di sekitarnya. Jullyana pun tidak membantah sebutan tersebut. Ia memilih tegar menghadapi segala stigma dan pandangan buruk masyarakat demi memenuhi kebutuhan finansialnya. Simak kisah perjuangan hidup Jullyana yang penuh realita pahit di sini.
Sampul Novel Sugar Daddy untuk Pricilla
8.1
Kehadiran Aron sempat menyalakan gairah membara dalam hidup Priscilla. Namun, kepindahannya ke Amerika Serikat untuk kuliah mengubah segalanya. Jauh dari Aron tidak memadamkan hasratnya. Di negeri orang, Priscilla justru terlibat hubungan terlarang dengan Derry, paman tiri tempatnya menumpang tinggal. Kisah dewasa khusus 21 tahun ke atas ini mengupas perjalanan berani Priscilla yang penuh risiko demi memuaskan hasratnya.