APKDock Logo
Sampul Novel Takdir Cinta Berondong Tampan

Takdir Cinta Berondong Tampan

7.9 / 10.0
Pernikahan Via hancur akibat pengkhianatan sang suami. Di tengah badai emosi tersebut, sosok pemuda bernama Kelan datang membawa kehangatan baru. Walau sempat menepisnya, Via mulai goyah oleh perhatian tulus dan sikap dewasa Kelan yang gigih memikat hatinya. Diuji oleh kepura-puraan dan hasrat akan tantangan, sanggupkah Via tetap bertahan ketika Kelan tanpa ragu berusaha merebut dirinya dari sisa-sisa rumah tangga yang sedang runtuh?

Takdir Cinta Berondong Tampan Bab 1

Aku berdiri menatap jendela besar ruang tamu rumah bernuansa Victorian. Aku benci istana itu sejak awal aku menempatinya. Sepuluh tahun lalu, dan, selama itu juga aku merasa asing diantara semua manusia yang ada di sini. Kecuali satu, suamiku sendiri. Pria yang mengejarku, bermanis dengan sikap dan rayuan sehingga membuat ku terpesona, kebaikan yang ia perlihatkan semasa kita dekat dan menjalin kasih selama tiga tahun sebelum kami menikah, dan juga, seorang suami yang begitu mencintaiku. Aku benci istana itu karena semua yang kulakukan terpantau keluarga suamiku. Tak bebas.

Bukan waktu sebentar untuk usia rumah tangga yang sudah berjalan sepuluh tahun dengan satu orang anak laki-laki berusia dua tahun. Ya, setelah kami berjuang melawan cibiran banyak orang termasuk keluarga yang sempat berpikir aku mandul, akhirnya dengan melalui bayi tabung, aku bisa hamil dan melahirkan keturunan seorang Kaisar.

Bukan ... bukan, kami bukan keturunan raja atau sejenisnya. Tapi benar, nama suamiku Kaisar Abimana Prasetya. Penguasa usaha retail dan pemilik saham properti besar di tanah air. Kaisar bukan pemilik tunggal, kami belum sekaya itu, tapi, perusahaan kecil kami menjadi penanam saham di beberapa perusahaan TBK atau terbuka yang nilai sahamnya masuk di bursa efek.

Aku sendiri, wanita tiga puluh dua tahun. Memiliki empat restaurant Korean Grill waralaba besar yang sengaja aku jalani kerja sama itu karena, Ya, demam drama Korea yang tak bisa ditampik pengaruhnya pada diriku. Bahkan hingga ke gaya berbusana mulai terpengaruh seperti wanita elegan di drama tersebut. Selain itu, aku juga pemilik dua salon besar di daerah Senopati, jika kalian tahu daerah itu, kalian pasti paham. Satu lagi, aku baru akan membuka Cafe kecil di dekat salon yang akan ku beri nama White House Cafe, terletak di pusat bisnis dan dikelilingi banyak kampus serta tempat hang out para karyawan setelah sepulang bekerja. Sahamku juga ada pada bisnis yang bergerak di perminyakan. Suntikan dana dari suami, membuat ku bisa memiliki dibeberapa titik wilayah Ibu kota dan tiga di wilayah Detabek.

Malam itu, tatapanku menerawang, gerbang besar berwarna emas itu belum terbuka padahal sudah jam satu malam dan suamiku belum pulang juga. Hal ini, sudah satu minggu berjalan. Aku begitu mencintai Kaisar, begitupun dirinya yang mencintaiku, ia juga begitu mencintai putra kami. Keluarga harmonis jika dilihat dari pigura foto besar yang terpajang di ruang tamu rumah ini. Aku tertawa sinis menatap pigura itu. Kurapatkan kimono tidur berbahan satin, jujur saja, aku mengendus gelagat mencurigakan sejak tiga bulan ini. Walau aku masih memilih diam, juga tidak akan membiarkan siapapun menghancurkan kebahagiaan keluarga kecil kami, dengan anak tunggal kami— Raja. Perpaduan nama anak dan bapak yang memiliki arti yang besar.

Lampu sorot mobil mengarah ke pagar. Sudut bibirku melengkung sempurna. Aku berjalan menuruni anak tangga dengan alas karpet untuk membuka pintu besar itu, menyambut priaku yang begitu gagah. Supir membukakan pintu bagian belakang, ia turun, menatapku sambil tersenyum. Aku berlari dan langsung menubruk tubuhnya yang kekar. Ia menggendong lalu memeluk, kedua kakiku lingkarkan di pinggangnya.

"Hai sayang, maaf, pulang malam lagi." Ia lalu menyembunyikan wajahnya di ceruk leher jenjangku, menciumnya begitu dalam. Aku mengangguk, lalu menatapnya.

"Kangen," bisikku sambil menempelkan kening kami.

"Aku besok libur, butuh cuti untuk menghabiskan waktu bersama istri cantikku, kamu mau jalan-jalan ke mana?" tanyanya sambil berjalan dengan tetap menggendong tubuh rampingku dengan kaki yang sudah melingkar erat di pinggangnya. Dengan langkah tegap, ia menaiki anak tangga tanpa merasa kesusahan karena menahan berat tubuhku.

"Terserah kamu, aku cuma mau kamu, Kaisar," bisikku sensual. Kupeluk erat leher kokohnya yang sudah berumur empat puluh tahun itu. Kedua mataku membulat sempurna, hidungku menemukan bau yang berbeda. ‘SIALAN. Kau bermain dengan siapa, Kaisar!’ pekikku dalam hati. ‘Tidak akan ku biarkan wanita mana pun merebut priaku.’ Begitu geram di dalam hati, aku menatap wajahnya yang tampak lelah. Ia menatap juga dengan sebelah alis terangkat. Kalimat yang kubisikan ditelinganya, membuat senyum smirk suamiku muncul. Aku tau ia akan tergoda, tak mungkin menolakku.

Tak perduli jam sudah begitu malam, tujuanku satu. Menghilangkan bau musang licik yang menempel di tubuh Kaisar yang akan aku bersihkan dengan kedua tanganku sendiri. Sekaligus, memberikan tanda jika aku, selalu lebih baik dari musang licik itu, dan aku, akan segera mencari tau siapa ..., dia.

***

Malam kami begitu panas dan penuh gairah, Kaisar begitu hebat dalam melayaniku di atas ranjang, bahkan kadang ia mengajakku bermain di kamar mandi. Tapi malam itu, aku memilih mendominasi, karena ingin memancing Kaisar untuk menjawab kecurigaanku. Ia mulai mendongakkan kepala, menikmati apa yang kulakukan pada senjatanya yang berdiri tegak, laki-laki akan begitu, di saat sudah terpuaskan hasrat bercinta—hingga terbuai seolah mabuk— maka ia akan menjawab pertanyaan apa pun dengan jujur. Aku memanjakannya, tak membiarkan ia mengendalikan permainan kali ini.

Cumbuan juga ku berikan, membuat tangan Kaisar mulai bergerak kesegala area tubuhku. Aku masih mencium bau rubah sialan itu disekitar ceruk lehernya. Kaisar tak henti mendesah nikmat, dengan pinggulku yang juga mulai bergerak menggodanya, ia tak bisa menahan untuk tak memasukiku. Baiklah, aku mengalah, aku membiarkannya mulai bergerak, disela pagutan dan helaan napas tak beraturan kami, aku mulai bertanya kepadanya tentang ia makan malam di mana, rapat apa, dan kenapa harus begitu larut pulangnya.

Kaisar tak menjawab, ia membungkam bibirku dengan permainan panasnya. Aku mulai terbawa permainannya, tapi aku tak boleh hilang kewarasanku karena kenikmatan yang diberikan Kaisar.

"Kaisar, kam—" belum sempat aku selesai bertanya. Ia sudah membalik tubuhku. Double sial, ia tau posisi kesukaanku. Kami terus bermain, seolah tak peduli pagi akan menjelang, bahkan suara Raja— putra kami—yang tidur di kamar sebelah bisa saja kami abaikan.

Kaisar mengerang, terus menyebut namaku disela hujamannya hingga ia mencapai klimaks lalu melepaskan cairan hangat itu di dalam, kemudian ia ambruk di atas tubuhku dengan napas terengah-engah. Aku belum sampai, tak masalah. Ku usap peluh di dahinya, beralih memeluk erat tubuh tegapnya yang menimpa tubuhku.

"Sayang…, Kaisar," panggilku pelan.

"Hm?" Ia menjawab dengan dehaman, tampak mengantuk juga.

"Kamu, nggak selingkuhin aku, kan?" akhirnya kalimat itu meluncur dari bibirku. Kaisar tertawa, ia mengecup ujung dada, lalu bibirku, ditatapnya lama kedua mataku, ia lalu berucap.

"Jangan mikir yang aneh-aneh, udah tau kalau aku susah payah dapetin kamu, kenapa harus aku sia-siain, cukup kamu, Via."

Kalimat penutup itu seperti sihir, kami bercumbu lagi, ia kembali memasukiku, ia tau pekerjaannya belum tuntas, aku mendapatkannya, Kaisar tersenyum, tapi kemudian efek sihir itu selesai, bersamaan dengan Kaisar yang membersihkan dirinya dengan aku yang masih terus curiga.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Takdir Cinta Berondong Tampan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel 10 Miliar Menjadi Pelakor
8.3
Demi membiayai operasi ginjal sang ayah, Calla terpaksa mendatangi sebuah klub malam. Di sana, ia bertemu Lucian Donovan yang menawarkan uang 10 miliar rupiah. Syaratnya, Calla harus merusak pernikahan Caspian Hawthorne. Calla terkejut saat tahu Caspian adalah pria culun yang dulu ia abaikan sewaktu SMP. Kini, Caspian telah menjelma menjadi miliarder dingin yang berkuasa. Terdesak kemiskinan, Calla pun bimbang memilih antara harga diri atau menjadi pelakor demi bertahan hidup.
Sampul Novel Janda Cantik Dan Psycopat Dingin
8.2
Enggan tenggelam dalam kepedihan setelah mendapati suaminya berselingkuh, seorang wanita memilih bangkit. Ia merancang pembalasan keji untuk menyiksa balik orang-orang yang mengkhianatinya. Di tengah rencana tersebut, hidupnya terusik oleh kehadiran pria misterius yang tidak diduga. Lelaki itu rupanya seorang psikopat berdarah dingin yang sangat terobsesi dan mencintainya. Akankah pertemuan ini memperlancar aksi balas dendamnya, atau justru membawa kehancuran?
Sampul Novel Mahasiswi Piaraan Dosen Muda
8.2
Dunia kuliah Jiyya menjadi gempar karena Silvana bertekad menggoda Sir Leon, dosen muda mereka yang rupawan, demi kencan semalam. Silvana pun berusaha mendekatkan Jiyya dengan Sir Joan, dosen yang juga mantan kekasih Jiyya. Rencana perjodohan ini dibuat agar Jiyya bisa melupakan cinta pertamanya. Di saat Silvana sibuk mengejar Sir Leon, sanggupkah Jiyya berdamai dengan masa lalunya bersama Sir Joan dan membuka hatinya kembali?
Sampul Novel Pernikahan Ketiga
8.8
Kayra Angelina Atmaja, anak dari pengusaha yang kejam, dirundung duka mendalam di balik kemewahannya. Status janda muda disandangnya setelah pernikahan pertama berujung tragis dan yang kedua kandas seketika usai ijab kabul. Di tengah depresi akibat cibiran publik, Tuan Bima berjuang menyelidiki pelaku yang membongkar rahasia masa lalu Kayra di rumah sakit jiwa. Mampukah pernikahan ketiganya mengakhiri kutukan nasib dan membimbingnya ke cinta sejati?
Sampul Novel Satu-PD182
8.2
Sembilan kali baju wanita lain ada di loker suamiku, dan ia selalu berdalih. Kali ini, sepasang pakaian bayi ia sebut kepunyaan anak magang yang malang. Sambil merapikan dasinya, aku mengajaknya menemui pemilik baju itu. Wajahnya langsung pucat saat aku menuntunnya ke rumah tetangga baru kami yang mengaku lajang. Di sana, perempuan itu sedang menggendong bayi dengan gaun yang sangat aku kenali. Kebohongan suamiku akhirnya runtuh seketika di depan pintu rumah kami sendiri.
Sampul Novel Wanita Simpanan Dosen
8.3
Laura, mahasiswi tingkat akhir yang cerdas dan berparas cantik, selalu menjadi pusat perhatian di kampusnya yang bergengsi. Penampilannya yang berani dan memikat membuat banyak pria terpikat, termasuk Rian. Dosen tampan tersebut tidak kuasa membendung daya tarik Laura yang begitu menawan. Di tengah dinamika kehidupan perkuliahan, hubungan asmara yang mendalam akhirnya mulai terjalin di antara mahasiswi populer dan sang dosen.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan