APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Demi kesembuhan kekasihnya yang demam, Keisha rela mendaki Gunung Forel dengan berlutut di setiap anak tangga untuk mendapatkan jimat keselamatan. Meski fisiknya terluka parah, ia segera kembali ke rumah sakit. Namun, di balik pintu bangsal, Keisha justru mendapati kenyataan pahit. Presley dan teman-temannya menertawakan ketulusannya, bahkan merekam aksi ekstremnya menggunakan drone sebagai alat penipuan. Keisha terpaku mendengar rekaman perjuangannya di tengah hujan yang dijadikan bahan lelucon oleh pria yang dicintainya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Pada hari Keisha pulih dan keluar dari rumah sakit, Presley menyiapkan sebuah pesta perayaan untuknya. Sebenarnya, Presley selalu begitu selama tiga tahun terakhir. Setiap kali Keisha berkorban untuknya, beberapa hari kemudian Presley akan menyenangkannya.

Dengan cara seperti itu, dia menggantungkan hati Keisha dan membuatnya tidak bisa berhenti. Jadi, setiap kali Presley mengajukan permintaan baru, Keisha rela melakukannya tanpa ragu.

Namun kini, setelah tahu kebenarannya, Keisha tidak lagi merasa berbunga-bunga. Yang tersisa di hatinya hanyalah kehampaan.

"Sudahlah, aku nggak mau pergi ke pesta perayaan apa pun. Kalian saja yang merayakan." Dia masih harus sibuk pulang untuk mengemasi barang-barangnya, sibuk memesan tiket pesawat, sibuk ... meninggalkan Presley.

Presley akhirnya menyadari ada sesuatu yang aneh dengan emosi Keisha. Dia mengulurkan tangan untuk meraba dahinya. "Kenapa? Kamu kurang sehat? Biasanya di saat seperti ini kamu selalu senang."

Keisha melangkah mundur setengah langkah untuk menghindari tangan Presley yang hendak menempel di keningnya. Belum sempat dia membuka mulut untuk menjawab, tiba-tiba terdengar suara seorang wanita yang manis.

"Presley, kamu sedang apa?"

Keisha menoleh mengikuti suara itu dan melihat seorang gadis cantik dengan postur hampir mirip dirinya berjalan mendekat. Begitu Presley melihat gadis itu, dia segera menarik kembali tangannya, lalu melangkah cepat ke arahnya.

"Bukannya sudah kubilang untuk menungguku di mobil? Anginnya kencang di luar."

Sambil bicara, Presley melepas mantelnya dan menyampirkannya di pundak gadis itu.

Gadis itu membiarkannya melakukan itu, lalu menoleh ke arah Keisha, sambil menyapanya, "Kamu pasti Keisha, ya? Halo, aku Lara, teman kecilnya Presley."

Sambil berkata demikian, dia meneliti Keisha dari atas ke bawah dengan tatapan santai.

Keisha seketika merasa tubuhnya menegang. Jadi inilah Lara, wanita yang sudah diputuskan Presley untuk dinikahinya. Apakah Lara juga tahu tentang 99 kali pengorbanan yang diminta Presley padanya?

Saat itu, angin dingin kembali berembus. Presley merengkuh Lara ke dalam pelukannya dengan cepat. Lalu dengan tangan lainnya, dia menggenggam Keisha dan segera menariknya masuk ke dalam mobil.

Sepanjang perjalanan, Presley dan Lara duduk di kursi depan sambil terus mengobrol, membuat Keisha yang duduk sendirian di kursi belakang tampak seperti seorang asing di antara mereka.

Dari percakapan keduanya, Keisha baru tahu bahwa ternyata Lara sudah pergi ke luar negeri tidak lama setelah dia dan Presley mulai berpacaran dulu dan kini baru kembali. Bahkan pesta perayaan yang disebut-sebut Presley hari ini, rupanya dipilih di restoran favorit Lara, dengan menu yang semuanya adalah makanan kesukaannya.

Di ruang VIP dengan meja bundar, sekelompok sahabat Presley sudah duduk melingkar. Begitu melihat Lara datang, mereka langsung berkerumun menyambutnya masuk.

"Lara, beberapa tahun ini kamu ke luar negeri, kita cuma bisa jadi teman online saja. Sekarang lihat wajah kami, masih bisa ingat kami siapa nggak?"

"Eh, kenapa aku merasa Lara setelah keluar negeri malah makin cantik, ya?"

"Ya jelas makin cantik! Kalau nggak, mana mungkin bisa bikin Presley sampai mabuk kepayang begitu!"

Semua orang tertawa terbahak-bahak. Namun, setelah sadar apa yang baru saja mereka ucapkan, tawa itu pun langsung padam. Mereka buru-buru menoleh dengan hati-hati ke arah Keisha.

Lara tersenyum lalu berdeham pelan, kemudian berjalan ke sisi Keisha dan menariknya untuk duduk di sampingnya. "Maaf ya, Kak Keisha. Aku dan Presley memang dari kecil tumbuh bersama, jadi mereka sering bikin gosip tentang kami. Kamu jangan tersinggung."

Keisha hanya tersenyum lemah. "Mm, nggak masalah." Mana mungkin dia punya hak untuk peduli, kalau pada dasarnya dia hanyalah seorang pengganti?

"Baguslah kalau begitu ...." Seolah teringat sesuatu, Lara lalu menoleh ke Presley. "Aku dengar dari Kevin, katanya hubunganmu dengan Kak Keisha baik sekali. Katanya beberapa hari lalu waktu kamu sakit, dia bahkan pergi ke Gunung Forel, sampai berlutut melewati 999 anak tangga demi memohonkan jimat keselamatan untukmu. Benarkah itu?"

Demi menjaga perasaan Keisha, Presley mengangguk. "Benar. Aku pernah bilang kalau jimat dari Gunung Forel bisa mengusir segala malapetaka. Hari itu juga dia langsung pergi mencarikannya untukku."

Nada bicara Lara dibuat terkejut dengan berlebihan, "Bisa mengusir segala malapetaka? Wah, sehebat itu, ya? Kalau aku juga bisa punya satu, pasti bagus sekali."

Presley menatapnya dengan senyum penuh kasih sayang, "Kalau kamu mau, biar aku berikan punyaku padamu."

Sambil berkata demikian, Presley segera mengeluarkan ponselnya. Dia menelepon seseorang untuk pergi ke rumah mengambil jimat keselamatan dan mengantarkannya ke tempat itu. Tak lama kemudian, terdengar ketukan pintu. Seseorang masuk dan menyerahkan jimat itu ke tangan Presley, lalu Presley langsung menyerahkannya kepada Lara.

Setelah itu, orang yang datang tadi menundukkan kepala dan membisikkan sesuatu di telinga Presley. Sambil mendengarkan, kening Presley perlahan berkerut dan pandangannya juga terarah pada Keisha.

Dia menundukkan mata dan termenung sejenak, lalu mengangguk. "Oke, aku tahu. Kamu boleh kembali dulu."

Begitu orang itu pergi, Presley segera menarik tangan Keisha dan berdiri. "Keisha, di sebelah ada beberapa klien juga sedang makan. Temani aku sebentar untuk menyapa mereka."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dewa Perang Terbaik
8.9
Daniel, sang Dewa Perang yang sangat disegani, tak pernah melupakan masa remajanya yang kelam dan penuh kelaparan. Kala itu, sepotong biskuit dari seorang gadis kecil menjadi penyelamat hidupnya. Demi membalas budi yang begitu berharga, Daniel kini memutuskan kembali ke kampung halaman. Ia bertekad menjadi pelindung bagi sosok penyelamatnya masa lalu, yang kini telah tumbuh dewasa menjadi seorang wanita muda berparas sangat jelita.
Sampul Novel Habis Manis Sepah Dibuang
9.3
Setelah disiram air dan dihina oleh seorang klien, Jocelyn tidak mendapatkan pembelaan dari atasannya, Michael. Pria itu malah memeluk asisten pribadinya dan memecat Jocelyn dengan dingin karena dianggap tidak becus bekerja. Enggan menerima perlakuan semena-mena tersebut, Jocelyn menyeka wajahnya, menenggak segelas alkohol, lalu menyiram balik wajah Michael sebelum akhirnya menyatakan keluar dari perusahaan. Kisah dalam novel modern ini berfokus pada harga diri Jocelyn yang menolak ditindas.
Sampul Novel Penyesalan dan Penderitaan
9.3
Selama sepuluh tahun, Vannie Lee dengan setia mendampingi Kenny Yang, meski ia hanya menerima sikap dingin dan pengabaian. Di tengah kesepian tanpa dukungan sang kekasih, Vannie harus berjuang sendirian melawan penyakit mematikan yang sangat menakutinya. Kini, saat sisa waktu Vannie hampir habis, penyesalan mendalam mulai menghantui Kenny. Bagaimana ia akan menghadapi kenyataan bahwa wanita yang disia-siakannya kini bersiap pergi selamanya?
Sampul Novel The Beautiful Replacement
8.0
Karir modeling Seraphine hancur, meninggalkannya dalam lilitan utang hingga hampir menjadi penghibur. Saat terpuruk, ia mendapat hak asuh keponakannya setelah sang kakak meninggal. Tak disangka, Arche, mantan kakak iparnya yang kaya raya, justru datang melamarnya. Sera berniat memanfaatkan kekayaan Arche demi melunasi utang-utangnya. Namun, ketulusan Arche perlahan menggoyahkan niat buruk tersebut. Akankah Sera tetap memanfaatkan Arche, atau malah jatuh cinta padanya?
Sampul Novel The hidden truth
8.5
Kehidupan tenangku mulai terusik seiring berjalannya waktu. Dalam kisah cinta modern penuh misteri ini, aku menelusuri rahasia yang sengaja disembunyikan di balik keseharian. Setiap tindakan membawaku lebih dekat pada fakta yang lama terkubur. Konflik batin serta tabir gelap dalam hubungan asmaraku perlahan terbuka, memaksaku menghadapi kenyataan pahit yang akhirnya mengubah seluruh jalannya takdir hidupku.
Sampul Novel Transmigrasi 2 Jiwa dalam 1 Raga
9.1
Pasca-kecelakaan maut, jiwa Berlian Alea yang berbakat terbangun dalam tubuh Athena Charlotte Lunch. Athena sendiri adalah sosok misterius dengan rahasia besar yang disembunyikan dari kembarannya, Atheon. Putus asa karena pengkhianatan dan kepahitan cinta, Athena sempat menyerah pada takdir. Kini, setelah raga tersebut diambil alih oleh Alea, mampukah ia menyelesaikan beban masa lalu Athena dan menegakkan keadilan yang selama ini dinanti oleh pemilik tubuh sebelumnya?