APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Super Genius Man

Super Genius Man

Masa-masa penuh penindasan dan hinaan yang menghancurkan harga diri Andre di kota ini telah berakhir. Kini, ia kembali membawa kekuatan baru untuk menuntut balas atas semua luka masa lalunya. Namun, misi utamanya tidak hanya tentang pembalasan dendam. Andre bertekad kuat untuk melindungi dan menjaga gadis yang dicintainya dari berbagai bahaya yang mengancam. Mulailah perjuangan penuh aksi dan asmara demi menebus kepahitan masa lalu.
Bab
Bagikan

Bab 1

Hari ini terjadi kehebohan di sebuah bandara di ibukota suatu negara, karena saat ini, ada tamu VVIP yang akan datang ke negara ini.

Persiapan sudah dilakukan oleh banyak orang sejak beberapa hari lalu. Banyak petinggi negara ini yang hadir di ruang VVIP bandara yang tempatnya terbatas itu, di luar ruangan VVIP, nampak ada banyak anggota militer dan polisi yang berjaga.

Di dalam ruangan VVIP, terlihat seperti rapat kenegaraan karena ada banyak Mentri yang hadir di dalam ruangan VVIP ini, bahkan dari kasak-kusuk yang terdengar, ternyata presiden juga ikut memantau acara ini dari istana.

Selain para menteri, para petinggi militer dan kepolisian, juga hadir di tempat ini, selain para pejabat papan atas tersebut, ada banyak pengusaha papan atas negeri ini yang hadir di ruangan ini, tapi anehnya, acara ini luput dari perhatian pers, karena ternyata para petinggi negeri ini, sudah wanti-wanti dari sejak jauh-jauh hari kalau tamu super penting yang akan datang sebentar lagi itu, tidak menghendaki ada konferensi pers dan tidak menghendaki kedatangannya diliput oleh pers.

"Sebenarnya The Special One itu, siapa sih, pa?" bisik Rima, istri dari Hartadji, salah seorang dari sepuluh besar orang terkaya di negeri ini.

"Dia itu berasal dari Amerika Serikat, empat tahun ini, dia jadi orang terkaya di negerinya, dia disebut sebagai The Special One karena semua Aplikasi terkenal sekarang ini di internet adalah hasil ciptaannya. Dia juga berhasil menciptakan banyak mesin canggih sehingga tercipta banyak hasil tambang baru hingga perusahaannya menjadi perusahaan terbesar di dunia."

"Wow... hebat banget." Rima berdecak kagum mendengar kehebatan The Special One itu.

"Bukan hanya itu, dia juga terkenal di dunia saham, perusahaan sahamnya menjadi perusahaan saham terbesar di Amerika dan dunia. Dia juga membeli banyak bank dan perusahaan asuransi kelas menengah bahkan hampir bangkrut, tapi, hanya dalam beberapa bulan saja, Bank dan perusahaan asuransi itu disulapnya menjadi Bank dan perusahaan asuransi raksasa."

"Wow! Seandainya dia masih muda, aku mau menjodohkan dia dengan anak kita, pa. Tapi, kalau dia sudah sesukses itu, pasti orangnya sudah tua."

"Aku tidak tahu rupa dan umurnya karena dia tidak mau diliput dan di foto oleh majalah manapun, orangnya sangat misterius. Oh iya, kamu tahu kenapa kita semua kumpul di ruangan ini?" tanya Hartadji.

"Tidak. Memang kenapa?" tanya Rima penasaran.

"Saat beberapa hari lalu, terdengar kabar kalau The Special One akan mengunjungi negeri ini, kita semua langsung menyambutnya karena mengharapkan investasi."

"Investasi?"

"Ya. Setahun belakangan ini, di setiap negara yang dia singgahi, negara-negara itu mendapatkan kucuran banyak investasi darinya dan bukan hanya investasi, dia juga membawa transfer teknologi kepada negara-negara itu sehingga negara yang teknologi pertaniannya masih kurang, tiba-tiba meningkat berkali lipat dengan investasi dan transfer teknologi yang dilakukan The Special One dan perusahaannya itu. Tidak hanya di bidang pertanian, dia juga investasi di bidang lainnya."

"Hebat banget. Ckckck."

"Karena itulah, waktu mendengar The Special One akan datang ke negara kita ini, pemerintah kita langsung sibuk mengatur semuanya, pemerintah ingin mendapatkan kucuran dana investasi dari The Special One itu, pemerintah juga mengundang kalangan pengusaha seperti kita, untuk menjadi mitra investasi bagi The Special One."

"Mudah-mudahan kita bisa dapat investasi ya, pa."

"Mudah-mudahan, ma."

"Pasti hebat kalau anak kita bisa dinikahi sama dia, tapi The Special One itu, pasti sudah tua dan sudah menikah."

"Soal tua atau muda, aku gak tahu, yang jelas, aku dapat kabar kalau dia belum menikah," kata Hartadji.

Saat ini, terdengar derap langkah kaki beberapa orang dari arah pintu belakang, Hartadji dan Rima langsung menghentikan pembicaraan mereka untuk menyaksikan kedatangan beberapa orang itu.

Saat ini tamu super penting itu masuk ke dalam ruang VVIP ini. Dia baru saja turun dari pesawat dan masuk ke dalam ruangan VVIP ini didampingi oleh dua orang asistennya dan juga didampingi oleh menteri luar negeri di negara ini.

Semua hadirin langsung berdiri dan tersenyum ke arah empat orang yang baru datang ini. Mereka berdiri menyambut kedatangan The Special One itu.

"The Special One itu yang mana?" bisik seorang menteri kepada Menteri lainnya, Mentri yang ditanya itu, cuma bisa mengangkat bahu karena dia juga sama tidak tahunya. Mereka semua sudah tahu sepak terjang the special one orang yang mengguncang dunia dalam 4 tahun belakangan ini tapi belum tahu yang mana orangnya.

The Special One duduk di depan sambil sibuk dengan handphonenya, wajah tampannya tertutup oleh masker kain, hanya dua asistennya yang berdiri di samping kiri dan kanannya yang meminta para petinggi negeri ini untuk duduk kembali.

Para petinggi negeri ini tidak merasa tersinggung dengan sikap The Special One ini, karena mereka merasa, merekalah yang membutuhkan The Special One ini, sehingga walaupun sikap The Special One sejak masuk ke ruangan VVIP ini agak cuek kepada mereka, tapi mereka masih tetap memasang senyum ke arah The Special One ini.

Seorang menteri bernama Sanjaya yang memang di daulat untuk menjadi juru bicara utama, kini bangkit berdiri dan mengucapkan selamat datang kepada The Special One dalam bahasa Inggris.

"Merupakan kehormatan bagi kami bisa menerima orang sebesar Anda ini di negara kami, kami tidak menyangka kalau kami akan menerima kunjungan dari Anda di negara ini, setelah setahun belakangan ini, banyak investasi dari Anda yang cuma mampir di negara-negara tetangga kami dan tidak pernah mampir di negara kami, akhirnya, Anda datang juga di negeri kami ini."

Asisten The Special One yang bernama Richard Kyle berkata," The Special One datang ke negeri ini, karena memang ada keperluan di negeri ini. Negeri ini sudah lama jadi pantauan The Special One. The Special One juga ingin berinvestasi disini and by the way, The Special One tahu bahasa negeri ini, jadi, untuk selanjutnya, Anda boleh memakai bahasa negeri ini."

Sanjaya dan hadirin lainnya agak terkejut mendengar The Special One ternyata tahu bahasa negerinya, tapi, karena mereka pikir The Special One adalah seorang jenius, mereka tidak berpikir macam-macam.

"Bagus. Inilah yang kami tunggu-tunggu, karena investasi dari The Special One pasti akan membuat makmur negeri ini dan rakyat di negeri ini, terima kasih The Special One," kata Sanjaya dengan bahasa negerinya, sambil membungkukkan tubuhnya ke arah The Special One yang masih diam di tempatnya itu.

"Tidak semudah itu, Pak Menteri, The Special One memang berencana berinvestasi di negara ini, tapi, dia meminta beberapa dukungan, barulah dia akan berinvestasi di negara ini," kata Richard Kyle.

"Kami mengerti. Kami akan menyediakan apapun yang diperlukan oleh The Special One. Pemimpin negeri ini sudah menginstruksikan kepada kami untuk membuat kesepakatan dengan The Special One, jadi, apapun syarat-syarat yang ditetapkan oleh The Special One akan kami turuti," kata Sanjaya.

"Kalau The Special One mungkin meragukan tentang tenaga buruh dan tenaga kerja di negeri ini untuk investasi yang akan ditanamkan di sini atau meragukan tentang keamanan maka, kami jamin kalau itu semua bisa kami sediakan di sini. Ada pemimpin kepolisian disini yang berjanji akan menyiapkan keamanan terbaik untuk investasi dari The Special One," kata menteri bernama Burhan Sidharta sambil bangkit berdiri dari kursinya.

"Bukan. Bukan itu. The Special One tidak pernah menghawatirkan soal tenaga kerja atau keamanan atau apapun itu dalam investasi di negeri ini. Tapi, syarat yang dikemukakan oleh The Special One cukup mudah," kata Richard Kyle.

Para petinggi negara kemudian menunggu, menunggu perkataan selanjutnya dari Richard Kyle itu. Richard adalah seorang bule berkebangsaan Amerika.

"Begini, The Special One sebenarnya pernah tinggal di negara ini dan di negara ini dia memiliki masalah hutang, dendam dan cinta kepada beberapa orang di negara ini, jadi The Spesial One yang akan tinggal sebulan di negara ini, meminta kalian melancarkan segala usahanya untuk menuntut balas semua hutang dendamnya kepada beberapa orang dan juga melancarkan hubungan cintanya dengan seorang gadis, itu saja syarat yang diminta oleh The Special One," kata Richard Kyle sambil menatap para hadirin.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DIGILIR PREMAN (Istriku Dibawa Kabur)
9.7
Hidup Jovan hancur seketika saat keluarga dan harga dirinya direnggut. Lewat petunjuk dari sebuah surat misterius, ia terseret ke dalam pusaran dendam masa lalu yang kelam. Demi melacak keberadaan istrinya yang hilang misterius, Jovan harus bangkit dan melampaui batas kemampuannya saat melarikan diri. Inilah perjuangan keras seorang pria demi mengungkap kebenaran pahit di balik pengkhianatan besar yang telah merusak seluruh hidupnya.
Sampul Novel I'm The Beast
9.0
Rodolfo Silas, mantan pembunuh bayaran, kini berjuang melindungi desa dari teror misterius setiap bulan purnama. Dengan keahlian tempurnya yang hebat, ia menjadi tameng tunggal melawan kawanan serigala yang gemar menculik warga. Namun, takdir menyeretnya ke dalam nestapa saat sekelompok elite werewolf menangkap dan mengubah wujudnya menjadi monster mengerikan. Rodolfo kini harus bertahan hidup sebagai bagian dari makhluk buas yang selama ini ia musuhi.
Sampul Novel Istri Kesayangan Tuan Mafia
9.5
Kepergian mendadak Reynand saat istrinya hamil berujung kepedihan. Setahun kemudian, sang bos mafia kembali dan mendapati kabar bahwa Keisha telah dipersunting oleh mantan kekasihnya. Didorong rasa murka, Reynand bersumpah membalas dendam pada Reza serta Bram, mertuanya sendiri. Di tengah terbongkarnya berbagai konspirasi masa lalu, ia bertekad melindungi sang istri dari ancaman siapa pun, termasuk dari pihak keluarganya sendiri.
Sampul Novel Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
8.5
Nasib tragis menimpa calon ratu iblis, Yun Xiaowen, setelah bertemu Liuu Qiang Wen. Demi ambisi menguasai tujuh dunia, kaisar manusia kejam berjuluk The Cyanide King itu tega membantai orang tua Xiaowen. Pernikahan mereka pun terjadi tanpa cinta, di mana Xiaowen hanya dijadikan pion politik yang dimanfaatkan kelemahannya. Di tengah penderitaan tanpa akhir, Xiaowen meratapi hidupnya yang hancur sekaligus bimbang, apakah masih ada sedikit ketulusan di hati sang kaisar.
Sampul Novel Karma sang pelakor
8.2
Murka akibat pengkhianatan suami demi wanita muda, keluarga Christian bersaudara merancang aksi pembunuhan rahasia. Namun, tindakan nekat ini justru memicu kecurigaan mendalam dari Nathan bersaudara. Didorong rasa kehilangan, mereka mulai menyelidiki petunjuk misterius guna membongkar fakta sebenarnya di balik kematian tragis sang adik bungsu. Ketegangan pun meledak menjadi pertikaian sengit antar-keluarga yang penuh aksi dan teka-teki.
Sampul Novel Pendewaan
8.8
Zen Luo, seorang pewaris bangsawan yang jatuh miskin, kini terhina sebagai budak samsak bagi sepupunya. Namun, sebuah insiden misterius mengubah tubuhnya menjadi senjata mistis yang tak tertandingi. Di tengah kekacauan konflik antar klan, Zen bangkit membawa dendam membara. Berbekal tubuh sekuat pusaka, ia menantang para petarung tangguh demi meraih keabadian. Mampukah ia mendominasi takdirnya dan menjadi legenda baru?