APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Kepulangan Hendra tidak membawa kebahagiaan bagi Caroline. Pertemuan mereka justru diselimuti ketegangan dingin saat Caroline membaca sebuah jajak pendapat internet tentang penyesalan pria yang berselingkuh. Ketika mayoritas suara meyakini bahwa rasa bersalah lebih besar ditujukan kepada sang kekasih gelap, Caroline pun mempertanyakan isi hati suaminya sendiri. Namun, respons Hendra yang acuh tak acuh dan tampak lelah justru menunjukkan jurang pemisah yang semakin lebar di antara pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 5

Aku bahkan tidak pernah biarkan dia minum setetes alkohol pun.

Dengan susah payah aku bantu dia jaga kesehatan pencernaannya.

Tapi saat ini, agar “Kesayangannya” tersenyum, dia minum bir tanpa ragu.

Tiba-tiba aku tidak tahan lagi.

Ternyata saat orang sangat marah, mereka tidak mampu tetap tenang, berpikir rasional atau pertimbangkan untung ruginya.

Dengan otakku yang bergemuruh, aku menyerbu maju.

Merebut gelas dari tangan Hendra dan membantingnya ke lantai.

“Bajingan!”

Aku berteriak.

Hendra menatapku dengan kaget.

“Ah…”

Vianie tampak ketakutan, dia mundur dua langkah dan terjatuh. Secara tak sengaja, panci berisi kuah mendidih di sebelahnya pun ikut jatuh, minyak panas memercik ke wajah dan dahinya.

Dia berteriak.

Hendra terkejut dan berteriak, “Vianie!”

Semua orang berkumpul di sekelilingnya.

Tiba-tiba bahuku terdorong dengan kekuatan yang dahsyat.

Aku kehilangan keseimbangan, tersandung dan jatuh, dahiku terbentur sudut meja.

Salah satu anak muda menatapku dengan tajam.

“Dari mana datangnya wanita gila ini! Jangan kira bisa kabur setelah lukai orang!”

Aku menyentuh kepalaku dan merasakan cairan hangat mengalir turun dari kepalaku, mengaburkan pandanganku.

Dalam bayangan darah, aku melihat Hendra berlari ke arahku dengan panik.

Aku tak peduli dan berteriak dengan marah, “Aku sudah lihat semua! Aku sudah lihat foldernya!”

“Kalian berdua bajingan! Kalian menjijikkan!”

Dalam tiga bulan terakhir, setiap kali aku teringat apa yang terjadi, rasanya seperti mimpi.

Mimpi buruk.

Mimpi yang menakutkan.

Akibat tekanan yang kuterima, ditambah benturan di kepala, setelah berteriak keras, aku pun pingsan karena marah.

Ketika aku terbangun di rumah sakit, aku lihat Hendra duduk di sebelahku, kepalanya tertunduk.

Aku berbicara dengan lemah, “Pergi!”

“Jangan muncul di hadapanku lagi, menjijikkan!”

Tubuh Hendra bergetar, dia menatapku dengan wajah berkumis tak terurus. Lalu dia bicara dengan suara serak, “Caroline, jangan marah. Hal ini nggak seperti yang kamu pikirkan.”

Aku ulurkan tanganku, ambil termos di atas meja dan melemparkannya kepadanya.

Dia tidak menghindar, kepalanya terkena termos itu.

Termos itu pun jatuh ke lantai dengan suara “bruk”.

Dia menutup mata pasrah, membungkuk untuk ambil termos itu, lalu menghela napas dan berkata, “Terserah kamu mau pukul atau marahin aku. Karena masalah sudah jadi gini, aku nggak akan bela diri lagi. Aku cuma mau bilang, aku dan dia nggak pernah lewat batas!”

Aku menatapnya sambil menggertakkan gigiku, “Jadi? Aku harus puji kamu atas moralmu yang tinggi? Terima kasih karena nggak berhubungan seks?”

Hendra menatapku dengan ekspresi sedih.

“Apa kamu harus bicara sekasar itu?”

Aku menekan telapak tanganku erat di bawah selimut, berusaha menahan diriku agar tidak gemetar.

“Emangnya kata-kataku sekasar perbuatan kalian itu?”

“Aku mau muntah tiap kali kuingat apa yang kalian berdua tulis! Pura-pura polos lagi! Hubungan plato apanya! Kalian itu tetap pasangan bajingan!”

Dulu, ketika baca novel atau nonton sinetron, saat lihat tokoh-tokoh perempuan nangis histeris dan ribut-ribut karena diselingkuhi suaminya, aku selalu merasa mereka terlalu biarkan emosi mereka meluap. Mereka tidak cukup tidak tenang dan tak sopan.

Aku merasa, ‘itu cuma cowok, kalau sudah kotor, buang saja.’

Tapi sekarang, saat hal itu benaran terjadi padaku, aku malah tak bisa kendalikan diri.

Aku dipenuhi amarah dan rasa pengkhianatan. Dadaku serasa mau meledak. Aku ingin sekali ucapkan segala kata kasar pada mereka. Ingin sekali kuseret mereka dan hancur bersama!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anakku Menjadi Saksi Mata Perselingkuhan Suamiku
9.1
Kebahagiaan rumah tangga Nayla hancur tanpa sisa ketika rahasia gelap suaminya terbongkar. Lewat ucapan polos Cahaya, anak perempuan mereka, perselingkuhan sang suami dengan Rosa akhirnya terkuak. Cerita jujur sang buah hati mengenai peristiwa di balik pintu kamar yang terkunci menjadi awal cobaan berat bagi Nayla. Di tengah kepedihan mendalam, ia kini dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan atau melepaskan. Mampukah Nayla melewati pengkhianatan menyakitkan ini?
Sampul Novel Cintaku Berakhir di Malam Pertamaku
9.4
Saat bulan madu, seorang suami bersikeras meminta manajer hotel mengganti seprai kamar mereka di tengah malam. Ternyata, manajer itu adalah mantan kekasihnya. Wanita tersebut histeris karena merasa sengaja dipermalukan, lalu menyiramkan air panas dari teko ke tubuh sang istri sebelum melarikan diri. Alih-alih menolong istrinya yang terluka akibat siraman tersebut, sang suami justru mengabaikannya dan langsung pergi mengejar mantan pacarnya yang diklaim takut akan kegelapan.
Sampul Novel Ditalak Lewat Surat
8.9
Rumah tanggaku hancur seketika setelah Mas Ibram lenyap secara misterius. Ia pergi tanpa jejak dan hanya meninggalkan sepucuk surat talak sepihak. Meski dirundung duka mendalam karena diceraikan tanpa alasan yang jelas, aku menolak untuk pasrah begitu saja. Aku bertekad bulat melacak keberadaan suamiku ke mana pun ia pergi. Aku harus menemukan dirinya demi menuntut penjelasan jujur atas keputusan kejam yang telah menghancurkan pernikahan kami ini.
Sampul Novel Istri Cadangan
9.8
Nadia didera rasa sakit luar biasa saat memergoki Reza, suaminya, berselingkuh dengan Karina di kediaman mereka. Alih-alih merasa bersalah, Karina justru dengan sombong merebut hati Reza. Bahkan, Reza dengan tega meminta izin untuk mempoligaminya. Meski dikhianati secara kejam, Nadia enggan terpuruk dalam kesedihan. Ia memilih bangkit melawan segala penghinaan tersebut dan bertekad kuat untuk menuntut balas atas luka yang mereka goreskan.
Sampul Novel New duda
8.2
Akibat dikhianati berulang kali, Galuh terpaksa menyandang status duda. Meski sempat memaafkan perselingkuhan pertama dan kedua, pintu hatinya tertutup rapat saat sang mantan istri kembali bermain api untuk ketiga kalinya. Pengkhianatan beruntun ini meninggalkan trauma mendalam bagi Galuh terhadap komitmen pernikahan. Di tengah rasa sakit yang menyiksa, mampukah ia menyembuhkan luka masa lalunya dan membuka diri untuk menemukan cinta sejati yang baru?
Sampul Novel TERJERAT PERNIKAHAN SANDIWARA
7.9
Aruna terpaksa menikahi Alzam demi menebus kesalahan masa lalunya yang kawin lari tanpa restu sang nenek. Namun, pernikahan ini justru menjadi awal dari penderitaan baru yang menyayat hati. Begitu tiba di kediaman suaminya, Aruna mendapati kenyataan pahit bahwa Alzam telah memiliki istri sah lain yang begitu jelita. Kini, ia terperangkap dalam peliknya kehidupan poligami yang sarat akan rahasia kelam serta luka batin mendalam.