APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Menukar Nyawa Anakku Dengan Kekasih Gelapnya

Suamiku Menukar Nyawa Anakku Dengan Kekasih Gelapnya

Demi menyelamatkan putrinya yang sekarat akibat kanker pankreas, seorang ibu nekat menukar sisa umurnya dengan sistem misterius untuk mendapatkan obat penawar ajaib. Naas, sang suami justru menganggapnya gila. Pria itu dengan tega merebut obat mukjizat tersebut dan menyerahkannya kepada cinta pertamanya, hanya untuk memulihkan bekas luka kecil di wajah selingkuhannya tanpa memedulikan nyawa anaknya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 4

Semua uang di tabunganku dihabiskan oleh Hans. Yang tersisa hanya 4 juta.

"Nggak punya uang? Cari saja Shane. Bukannya kondisi Jade bisa begini gara-gara kamu? Kalau kamu menjual diri dan memberinya obat itu, dia pasti sudah sembuh dan pulang sekarang, 'kan?" timpal Hans dengan tidak acuh.

"Irene, aku nggak ngerti apa hakmu menyalahkanku di sini. Aku cuma mengejar impian masa mudaku. Sementara itu, kamu cuma bisa mengancamku dengan nyawa putri kita."

Begitu ucapan ini dilontarkan, terdengar suara tepuk tangan yang antusias dari ujung telepon. Orang-orang memuji keberanian Hans. Hans berani melakukan gebrakan baru untuk mengejar impiannya. Orang-orang pun mengatakan Hans adalah pahlawan Carol.

Sungguh konyol! Bagaimana bisa seorang pria yang mengabaikan nyawa istri dan putrinya disebut sebagai pahlawan bagi wanita? Aku tidak ingin mendengar sorakan yang menusuk telinga itu. Aku langsung mengakhiri panggilan.

Orang-orang ini seperti segerombolan nyamuk, mengisap darahku dan darah putriku hingga kering. Setelah itu, mereka baru bersedia melepaskan kami.

Aku berusaha mencari pinjaman sepanjang malam. Setelah meminjam dari kerabat dan teman, aku akhirnya mengumpulkan 200 juta. Ketika aku hendak membayar, resepsionis malah mengatakan tidak perlu lagi.

Kemudian, dokter menunjuk ruang operasi di belakangku. Lampu di atas pintu ruang operasi telah padam. Pintu dibuka, Jade didorong keluar. Hanya saja, kali ini berbeda. Wajah Jade telah ditutupi dengan kain putih.

"Bu, kami dan Jade sudah berusaha semaksimal mungkin," ucap dokter dengan ekspresi sedih.

"Kanker pankreas sangat berbahaya. Sel kanker telah menyebar ke seluruh tubuhnya. Semalam dia mengalami pendarahan internal yang parah. Aku sendiri nggak tahu gimana dia bisa bertahan sampai sekarang. Dia sangat kuat."

Dokter menepuk bahuku untuk menghibur, "Sebelum dibius, Jade bilang dia nggak sakit. Dia menyuruhku menyampaikan, jangan mencemaskannya."

Aku menjulurkan tanganku untuk menggenggam tangan mungil yang terkulai lemas di pinggir ranjang. Ekspresiku terlihat bengong. Jade tidak menggenggam tanganku. Dia benar-benar sudah pergi.

Aku masih ingat bagaimana penampilan Jade waktu baru lahir. Dia terlihat mungil dan menggemaskan. Saat itu, aku sedang berbaring di ranjang dengan kelelahan dan pusing. Sementara itu, Jade menarik napas dalam-dalam dan menangis sekuat tenaga. Setelah diam, Jade meraih jari kelingkingku dengan penasaran.

Putriku masih begitu kecil. Dia pasti ketakutan menempuh jalannya sendirian. Meskipun begitu, dia masih menghiburku agar tidak cemas.

"Ibu tahu kamu anak paling kuat," gumamku sambil menggenggam tangannya dengan wajah berderai air mata. 'Jangan takut. Dua hari lagi, ibu akan menemanimu.'

"Aku turut berduka." Dokter sudah terbiasa melihat kematian. "Di dunia ini, nggak ada obat untuk membangkitkan orang yang sudah meninggal. Sesedih apa pun kamu, Jade nggak akan bisa kembali lagi."

Bagaimana mungkin tidak ada. Dokter hanya tidak tahu bahwa obat itu diberikan ayah Jade kepada orang lain.

Ketika teringat aku dan Jade akan berkumpul dua hari lagi, aku merasa sangat lega. Putriku tidak mungkin berjalan terlalu cepat. Asalkan aku mengejarnya, aku pasti bisa menyusulnya. Ketika menunggu di rumah duka untuk mengambil abu Jade, aku menelepon Hans lagi. Karena dia mabuk semalam, dia seharusnya belum bangun sekarang.

"Irene, kamu ini nggak ada habis-habisnya ya." Ternyata Hans sudah bangun. " Aku sedang mengadakan acara pembukaan untuk filmku. Kamu bisa berhenti menggangguku nggak?"

Hans membentakku, tetapi berbicara dengan lembut kepada orang lain di sana.

"Aku langsung berbicara ke intinya, Jade sudah pergi."

"Nggak mungkin." Hans menyahut dengan lugas, "Kalau Jade sudah pergi, mana mungkin kamu meneleponku dengan setenang ini. Jade bukan alat bagimu untuk mendapat simpati. Kalau kamu berani mengutuknya lagi, aku akan langsung menceraikanmu!"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B18575" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B18575
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Altair Onder de
9.4
Akibat campur tangan dewa yang menukar tubuh mereka tanpa izin, Altair dan Claretta terjebak dalam situasi ganjil. Rasa murka Altair meredam saat melihat Claretta menangis merindukan kehangatan seorang ibu. Di tengah embusan angin dan guguran kelopak bunga, mereka saling memahami luka masing-masing. Keduanya pun sepakat menerima takdir baru ini. Altair melepas identitas lamanya, sementara Claretta berjanji merawat ibu Altair dengan tulus sebelum cahaya memisahkan mereka selamanya.
Sampul Novel Bisikan Abu
7.8
Menyamar sebagai gadis bisu di kuil Ezen, Asha menyembunyikan kemampuan terlarang membaca memori dari sisa abu. Di kekaisaran pemuja api ini, ia mengungkap sejarah perang masa lalu bersama Kael, seorang pejuang misterius. Saat konspirasi besar dan pemberontakan mulai pecah, benih cinta tumbuh di antara mereka. Melalui ritual kuno serta pelarian yang mengancam nyawa, kekuatan unik Asha kini menjadi penentu mutlak apakah dunia mereka akan bangkit atau lenyap selamanya.
Sampul Novel (bukan) Telepati Cinta
8.3
Hyura Anastasya sangat terobsesi menemukan reinkarnasi Fino lewat buku kuno milik kakeknya. Namun, misi ini justru merusak hubungan dengan sahabat serta cinta sejatinya. Di tengah konflik, hadirlah arwah pria yang menyimpan kunci misteri hidupnya. Mengandalkan kekuatan telepati uniknya, Hyura harus menuntaskan teka-teki besar ini. Sanggupkah ia menyelesaikannya saat kemampuan telepati tersebut justru tak berfungsi untuk urusan asmara?
Sampul Novel Ditolak oleh Jodohku, Direbut oleh Alfa Musuh
8.6
Sepuluh tahun pengabdian Luna hancur seketika saat Alpha Bara mengkhianatinya demi Dina. Dituduh mandul secara sepihak, Luna disiksa dengan cambuk perak lalu dibuang ke hutan hingga nyaris tewas. Namun, takdir membawanya terbangun sebagai tawanan Alpha Reno Mahesa, musuh bebuyutan kawanannya. Sembari menatap luka-luka Luna, Reno justru melontarkan pertanyaan tajam yang menusuk hati: benarkah dia hanyalah serigala betina tak berguna yang kini telah dibuang?
Sampul Novel King Of King
8.2
Di Negeri Awan, selir keempat Kaisar Oro, Elisabet, melahirkan Starling saat bintang raksasa bersinar. Namun, hasutan kejam seorang dukun membuat Kaisar curiga bahwa bayi itu adalah anak Jenderal Robert. Sang penguasa pun didesak mengorbankan darah dagingnya sendiri sebagai tumbal demi kedamaian istana. Di tengah ancaman maut dari Oro, akankah hasrat berkuasa sang ayah melibas kasih sayangnya pada Starling?
Sampul Novel Lenyap Bersama Kenangan
9.1
Setelah kematian tragis Ridho yang menyelamatkan nyawanya, rahasia besar terungkap melalui buku harian peninggalannya. Ridho ternyata mencintai wanita lain bernama Yolanda saat hilang ingatan, namun dipaksa menikahinya. Di tengah kemarahan mertua yang menyalahkannya atas kematian Ridho, sang istri memilih mengakhiri hidup. Namun, ia justru terbangun kembali di masa lalu saat Ridho baru pulang dari desa nelayan. Kali ini, ia memutuskan untuk merelakan suaminya bersatu dengan cinta sejatinya.