APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku CEO Posesif

Suamiku CEO Posesif

Akibat luka masa lalu, Leah enggan berkomitmen. Namun, lamaran mendadak dari Nero mengubah segalanya. Tanpa Leah kenal, orang tuanya langsung menyetujui pernikahan tersebut. Di awal, sikap dingin Nero membuat hubungan mereka canggung. Begitu mereka mulai dekat, mantan kekasih Leah hadir kembali untuk merebutnya. Kini Leah terjebak di antara obsesi sang suami yang sangat posesif dan usahanya mengatasi gangguan masa lalu.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setahun berselang setelah batalnya pernikahan Leah. Meski berat di awal karena Leah harus menutup telinganya dari omongan tetangga. Ada yang mengatakan kalau calon suami Leah kabur, ada juga yang mengatakan jika calon suami Leah menghamili perempuan lain. Bahkan ada yang mengatakan kalau Leah selingkuh sehingga ditinggalkan oleh calon suaminya.

Namun Leah hanya menanggapinya dengan senyuman. Berbeda dengan ibu yang selalu mengamuk setiap ada yang membicarakan putri semata wayangnya.

“Nak, kapan kau akan menikah?” Ibu berbicara dengan serius saat sarapan pagi ini.

“Ibu, aku belum memikirkannya.” Leah menanggapi dengan mulut dipenuhi oleh nasi goreng.

“Ayah dan ibu keburu tua, lho.” Ayah seolah membantu ibu menasehati anaknya supaya lekas mencari jodoh. Karena mereka mau Leah move on dari mantan dan segala kenangannya.

“Hah! Ayah dan ibu tua? Dari mana letak tuanya? Kalian berjalan denganku saja orang lain mengira berjalan dengan saudara.” Leah bersungut, entah dia yang terlihat tua atau orangtuanya yang awet muda. Ayah dan ibunya memang baru berusia 40an tahun, termasuk kategori muda karena sudah memiliki anak yang tamat kuliah dan bahkan sudah bekerja.

Itu semua terjadi karena setelah tamat sekolah mereka langsung menikah. Ayahnya menceritakan bahwa ibunya adalah primadona sekolah dulu dan banyak yang menyukai sehingga ayah nekat melamar ibu dan beruntungnya kakek menerima lamaran itu. Setelah itu baru mereka melanjutkan pendidikan, Leah dikandung saat ibu masih kuliah. Dengan status istri sah tentu saja. Ayah pernah bercerita jika dulu ibu sangat bangga memamerkan perut buncitnya.

“Ibu, kalau aku menikah, kalian akan kesepian,” kelit Leah berbicara setelah meneguk habis susu cokelat yang masih hangat.

“Kami justru senang karena bisa terus berduaan,” jawab ayah menimpali ucapan anaknya.

“Ayah!” Leah mendelik sambil setengah berteriak.

“Lagian kenapa kalian tidak punya anak selain aku, sih?” Entah sudah berapa kali Leah bertanya pertanyaan itu. Alasan mengapa dia menjadi anak satu-satunya di rumah. Padahal Leah mengira jika ramai akan semakin menyenangkan. Tapi Leah tidak pernah tahu alasannya, ayah ataupun ibu selaku menjawab dengan jawaban yang tidak pernah memuaskan hati Leah.

“Karena kami hanya punya satu.” Ayah tersenyum penuh arti, lalu beranjak dari kursinya dan bersiap untuk berangkat kerja. Ayah Leah adalah seorang manager di salah satu cabang warehouse e-commerce terbesar di Indonesia. Sedangkan ibu adalah pemilik katering yang cukup terkenal di kotanya. Katering yang diberi nama “Leah’s Catering’ itu sudah wara-wiri di berbagai pesta dari pesta kecil hingga besar. Karyawan ibu juga sudah banyak, bahkan sudah ada admin sendiri yang bertugas untuk mengkoordinasi setiap jadwal. Peralatan yang dulunya sewa kini ibu sudah memilikinya sendiri, dengan jumlah yang lumayan banyak.

Semua bermula karena kepandaian ibu dalam memasak. Apalagi rendang dan dendeng baladonya, mana cukup kalau hanya makan sedikit.

“Nah kan!” Leah lagi-lagi protes dengan jawaban ayahnya.

“Hei, cuci tangan dulu,” perintah ibu saat melihat anak gadisnya mengambil keripik kentang setelah memegang ponsel.

“Vitamin, Bu.” Leah terkekeh sendiri.

“Anak gadis tidak boleh jorok! Pamali!” Ibu geleng-geleng kepala melihat Leah, dia mengikuti anaknya dari belakang untuk mengantar  suami dan anaknya pergi bekerja.

“Ayah berangkat, ya. Kalau sudah selesai langsung istirahat, jangan kerja terus.” Ayah menasehati istrinya yang memiliki sifat tidak mau diam. Ayah kemudian mencium kedua pipi dan kening istrinya dengan sayang.

“Kalian ini romantis-romantisan di depan jomblo.” Leah mengerucutkan bibirnya.

“Makanya nikah.” Ayah tertawa menggoda anaknya.

“Ayah!” Leah berteriak sambil berkacak pinggang.

“Sudah, sana berangkat.” Ibu mendorong tubuh suaminya supaya berhenti menggoda Leah.

Leah memeluk ibunya sebelum masuk ke mobil. “Aku berangkat ya, Bu. Sayang ibu.”  

Ibu tersenyum lalu menutup pagar sesaat setelah mobil itu pergi.

***

“Nero, kau harus menikah jika kau ingin mendapatkan perusahaan!” Pria paruh baya itu setengah berteriak.

“Tapi ....” Nero tampak gugup, sekarang dia mencengkram lututnya sendiri.

Pria yang berteriak tadi adalah Surya Aditama, ayah kandung Nero Aditama. Sang ayah pernah mengatakan jika Nero akan memimpin perusahaan jika dia sukses dengan proyek yang diberikan. Tetapi sepertinya Nero tidak mengindahkan syarat terakhir yang mengatakan bahwa dia harus menikah sebelum serah terima jabatan.

“Syarat tetaplah syarat, Nero. Lagipula ini juga untuk kebaikannmu.” Ayah Nero berkata lagi, kali ini dia sedikit melembutkan suaranya.

“Ayah akan memberimu waktu dua bulan, jika tidak maka perusahaan tidak akan menjadi milikmu.” Meskipun terdengar lembut tapi Nero tahu jika itu adalah sebuah ancaman dan beban untuknya.

“Aku akan menikah bahkan sebelum dua bulan.” Nero menyetujui syarat yang diberikan sang ayah, dia menundukkan kepala dan hendak pergi meninggalkan ruangan itu dengan wajah tanpa ekspresi.

“Nero.” Surya memanggil saat anaknya sudah memegang pegangan pintu.

“Sesekali datanglah ke rumah untuk makan malam,” pinta Surya.

Tidak ada jawaban dari Nero, dia tetap keluar dan menutup pintu tanpa mengeluarkan suara. Nero Aditama adalah sulung keluarga Aditama, dia memiliki seorang adik laki-laki dari pernikahan kedua ayahnya. Ibu kandung Nero meninggal saat dia masih kecil. Sejak saat itu hubungannya dengan sang ayah menjadi tidak akur. Dan setelah beranjak dewasa Nero memilih untuk keluar dari rumah karena tidak tahan dengan perlakuan dari ibu tiri.

Setelah berdebat cukup panjang dan hanya kekalahan yang Nero dapat, pria itu lebih memilih pulang ke rumah. Meninggalkan pekerjaan yang sebenarnya masih menumpuk.

Di dalam mobil menuju rumah, Nero berpikir di mana dia bisa mendapatkan istri dalam waktu dua bulan. Sedangkan dia saja tidak pernah dekat dengan wanita mana pun. Hal itu karena Nero mengidap syndrom OCD dan membuatnya seperti anti pada wanita. OCD yang diidap Nero terjadi karena masa lalunya yang kelam.

OCD atau Obsessive Complusive Disorder merupakan gangguan mental yang menyebabkan penderitanya harus melakukan hal yang sama berulang-ulang. Jika tidak maka penderitanya akan diliputi rasa cemas dan ketakutan. Dan Nero adalah salah satu penderita itu, rumahnya harus dibersihkan lebih dari tiga kali sehari meski tidak ada aktivitas di dalamnya. Benda-benda juga harus selalu berada di tempatnya, Nero tidak segan memarahi pegawai di kantor atau pelayan di rumah jika tidak patuh pada aturan tersebut.

“Syarat itu pasti dari wanita itu.” Nero seperti bisa menebak bagaimana wanita yang menjadi ibu tirinya menghasut sang ayah agar perusahaan tidak jatuh ke tangannya.

Setelah sampai di rumah, Nero disambut oleh satu-satunya sahabat  Nero yang mengerti dengan apa yang terjadi padanya. Pria itu bernama Alton.

“Sejak kapan rumahku menjadi tempat penampungan?” Nero mengabaikan Alton yang tersenyum manis seperti seorang istri yang menyambut  suaminya pulang kerja.

“Ada apa dengan wajahmu?” Alton bertanya dengan nada heran.

“Aku harus menikah sebelum dua bulan.” Nero berkata tiba-tiba, dia duduk di sofa berwarna gelap setelah menyemprotnya dengan cairan anti kuman.

Alton hanya bisa menggelengkan kepala melihat apa yang Nero lakukan. Kini pria itu duduk di samping Nero.

“Menikah? Dua bulan?” tanya Alton.

“Kalau kau tidak bisa membantu, tidak usah banyak bertanya.” Nero membuang napas kasar.

“Aku banyak stok wanita kalau kau mau.” Alton mengeluarkan ponselnya, bermaksud untuk memilihkan salah satu wanita yang dia kenal.

“Wanita yang bekas kau pakai? Kau mau aku bunuh?”  Mata Nero memicing pada sahabatnya yang dijuluki buaya. Berbeda dengan Nero, jika Nero tidak pernah melibatkan wanita dalam hidupnya maka Alton adalah kebalikannya.

“Ah, itu .... Gadis yang waktu itu kau antar pulang. Kau masih ingat?” tanya Alton. Gadis itu adalah gadis pertama yang bisa naik mobil milik Nero.

“Gadis Bougenville No.12.” Nero berpikir sejenak, entah kenapa dia masih ingat dengan kejadian waktu itu.

“Baiklah, aku akan ke sana.” Sudah lebih dari setahun, apa yang terjadi pada gadis itu Nero tidak tahu, tetapi Nero akan mencobanya. Semoga tidak mengecewakan karena Nero juga menganggap gadis itu cukup menarik.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akupun Menandatangani Namanya
9.1
Setelah dikhianati oleh suaminya, Marvin Kurniawan, dan diracuni hingga tewas oleh putra kandungnya sendiri demi kekuasaan Irma Fasnitan, seorang wanita mendapatkan kesempatan kedua. Terbangun tepat di hari pernikahannya di masa lalu, ia bertekad mengubah nasib tragisnya. Alih-alih menandatangani dokumen pernikahan, ia menuliskan nama Irma, lalu melarikan diri bersama seluruh harta warisan peninggalan orang tuanya demi menyelamatkan diri dan membalas dendam secara elegan.
Sampul Novel Brave Heart
8.7
Kecelakaan tragis membuat fisik Seruni Arkadewi cacat. Kemalangan tak berhenti di situ; sang kekasih berkhianat dengan sahabatnya, dan ayah tirinya tega menjualnya kepada pria tua kaya. Menolak menyerah pada nasib, Seruni memilih melarikan diri demi membuktikan bahwa ia mampu mandiri. Langkahnya ini dinilai konyol oleh Antonio Brata Kesuma, konglomerat yang sangat antipati pada kelemahan fisik. Namun, kegigihan Seruni yang menolak belas kasihan perlahan menantang pandangan Antonio.
Sampul Novel Cinta dan Gairah 21+
8.1
Antologi romansa dewasa ini menyajikan kumpulan kisah penuh gairah dengan latar belakang tokoh yang beragam. Pembaca akan diajak menyelami dinamika emosional yang mendalam dari berbagai profesi, mulai dari kehidupan ibu rumah tangga, mahasiswa, kuli bangunan, hingga pesona para suami, manajer, dan CEO. Setiap cerita dirancang secara unik untuk memenuhi fantasi Anda melalui narasi yang memikat. Nikmati jalinan alur yang intens dan penuh warna di dalam buku ini.
Sampul Novel Dibuang suami kere dinikahi Dokter Tajir
8.0
Silvia hancur akibat perselingkuhan suaminya. Di tengah kepedihan, insiden kecil mempertemukannya dengan Dokter Dana hingga mereka saling jatuh cinta. Namun, konflik baru muncul saat ayah Silvia yang hilang sepuluh tahun kembali sebagai konglomerat. Sang ayah menjodohkannya dengan pria lain demi membalas budi. Kini Silvia bimbang antara cinta pada Dana atau takdir ayahnya, sementara sang mantan suami mulai menyesal melihatnya jadi wanita terhormat.
Sampul Novel Gairah Pewaris Hanya Untuk Pengantin Penggantinya
8.2
Demi melunasi biaya medis sang tante, Selena Hart bersedia menjadi pengantin pengganti untuk Damian Jorch dengan imbalan satu juta dolar. Wajah Selena yang sangat serupa dengan Elsie Sonata, tunangan Damian yang hilang, membuat rencana ini tampak mudah. Selena hanya perlu berpura-pura di altar pernikahan. Namun, segalanya berubah rumit saat Damian kehilangan kendali dalam kondisi mabuk dan menyentuhnya. Kesepakatan bisnis mereka kini berubah menjadi hubungan penuh gairah yang tak terduga.
Sampul Novel I am always waiting for you (I'm fine 2)
7.8
Kepergian Ara Valeria tanpa kabar demi mengobati HIV yang dideritanya membuat Aldy Fathee, CEO arogan Fathee Grup, tumbuh menjadi sosok yang kian kejam. Takdir kembali mempertemukan mereka dalam sebuah proyek besar saat Aldy telah bertunangan dengan Melly. Meski Aldy mencoba mendekat, Ara kini bersikap sangat dingin. Setelah kecelakaan menimpa Ara, Aldy bertekad membongkar rahasia di balik sikap dinginnya itu. Akankah cinta mereka bersatu kembali?