APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku, Aku Telah Takluk Pada Pria Lain

Suamiku, Aku Telah Takluk Pada Pria Lain

Mengisi waktu luang saat suaminya pergi dinas ke luar kota, seorang wanita matang berusia tiga puluh tahun dengan pesona fisik yang menawan memutuskan untuk berlatih yoga di rumah. Ia kemudian meminta bantuan adik iparnya, seorang pelatih pribadi dari pusat kebugaran, untuk memandu latihannya secara privat. Namun, keputusan yang awalnya tampak biasa ini justru menjebak sang istri ke dalam sebuah situasi canggung yang tak terduga, menguji batas hubungan keluarga dan kesetiaan dalam pernikahan modern mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku adalah seorang wanita muda bersuami, berusia tiga puluh tahun. Tubuhku masih terjaga dengan baik, payudara montok dan putih, bokong berisi dan kencang, serta wajah dengan garis-garis anggun yang memancarkan pesona dewasa.

Aura kelembutan seorang wanita matang menguar begitu alami dariku, membuat setiap pria yang menatap seolah membayangkan bagaimana rasanya menekanku di bawah tubuh mereka.

Awalnya, aku hanya berniat mengisi waktu luang dengan berlatih yoga saat suamiku sedang dinas ke luar kota. Aku pun memanggil adik iparku, yang bekerja sebagai pelatih pribadi di sebuah gym, untuk datang ke rumah dan mengajariku.

Siapa sangka, keputusan sederhana itu justru menyeretku ke dalam situasi yang begitu canggung...

"Randy, tanganmu... jangan sembarangan..."

Di ruang tamu yang luas dan sunyi, aku bertumpu dengan kedua tangan di lantai, berlutut di atas matras yoga, sambil mengangkat bokongku setinggi mungkin.

Dari belakang, kurasakan tangan lelaki itu, adik iparku, menggenggam pinggangku dengan lembut.

"Yes, angkat pantatmu sedikit lagi."

Di bawah arahannya, posisiku nyaris membuat bokongku menempel pada otot-otot perutnya yang kencang...

Namaku Yessy, tahun ini usiaku tepat tiga puluh tahun, masa di mana seorang wanita berada di puncak kematangan dan pesonanya.

Payudaraku montok dan putih, bokongku berisi dan kencang, ditambah fitur wajah yang menawan, pesona wanita dewasa muda terpancar jelas dariku.

Setiap kali ada pria yang menatapku, aku yakin mereka sedang membayangkan menindih dan menggarapku dengan ganas.

Namun aku sama sekali tak pernah menyangka, niatku yang awalnya hanya untuk berlatih yoga saat suamiku dinas ke luar kota, dengan mengundang adik iparku, Randy, yang bekerja sebagai pelatih pribadi di gym, untuk mengajariku dirumah, malah membuat diriku terjebak dalam situasi yang begitu memalukan.

Terutama karena celana yoga memang ketat, ditambah lagi aku mengenakan G-string super tipis tanpa jahitan.

Saat ini, perut berotot Randy menekan bagian belakang tubuhku, membuatku merasa seolah-olah kami sedang bercinta.

Wajahku langsung memerah.

"Ran, aku agak lelah, bolehkah kita ganti posisi?"

Namun Randy sama sekali tak peduli, malah meletakkan tangannya di betis kecilku.

"Yes, yoga memang seperti ini. Kamu harus bertahan sedikit lebih lama supaya ada hasilnya."

Begitu merasakan telapak tangannya yang panas, kedua kakiku refleks bergetar ringan.

Tapi saat menyadari bahwa dia hanya menyentuh betisku, aku mencoba menahan diri dan tidak berkata apa-apa.

Siapa sangka, di detik berikutnya, tangannya mulai perlahan merayap naik.

Ini adalah pertama kalinya aku merasakan sentuhan pria lain selain suamiku.

Ada getaran aneh yang bergejolak di dalam dadaku, perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Bahkan, tanpa kusadari, ada dorongan samar dalam hatiku, berharap dia menekanku lebih kuat lagi.

Begitu tangannya semakin naik, akhirnya menyentuh bokongku, aku buru-buru menahan napas dan bersuara dengan gemetar,

"Randy, kamu... kamu ngapain pegang aku..."

"Yessy, aku lihat kamu kelihatan capek. Aku bantu pijat sedikit."

Entah karena sudah lama tidak berhubungan dengan suamiku, atau karena sentuhan itu terasa begitu berbeda, saat bokongku dipermainkan olehnya, tiba-tiba saja ada desakan aneh dalam tubuhku, hampir saja aku ingin mendesah.

Panik, aku menggigit bibir, sambil menggoyangkan sedikit pantatku, berusaha menepis tangannya.

Kalau sampai aku mengeluarkan suara, itu pasti akan memalukan sekali.

"Kamu... kamu jangan sembarangan pegang, ini nggak baik!"

Randy malah menjawab dengan wajah serius,

"Yes, kamu mikir apa sih? Aku ini cuma bantu meredakan pegal-pegalmu."

Tentu saja aku tahu dia hanya mencari-cari alasan untuk mengambil kesempatan.

Aku ingin menolak, tapi begitu hasrat primitif yang tersembunyi itu bangkit, rasanya sulit sekali untuk dikendalikan.

Walau hatiku dipenuhi rasa malu, tubuhku justru bereaksi sebaliknya, membuat napasku tak beraturan.

"Randy, jangan begini. Aku tahu kamu lagi butuh perempuan, kan? Gimana kalau aku bantu cariin pacar buat kamu?"

Randy tidak berhenti, telapak tangannya yang hangat meluncur melewati pahaku yang montok dan bokongku yang bulat kencang, lalu perlahan naik ke pinggang rampingku, menuju dadaku.

"Yes, kamu ngomong apa sih, mana mungkin aku kekurangan cewek? Aku ini cuma lagi bantu kamu pijat..."

Tak kusangka, bahkan sampai saat ini Randy masih terlihat serius. Apa mungkin sebenarnya aku yang salah paham?

Aku mulai ragu, sekaligus merasa malu.

Namun, di detik berikutnya, Randy tiba-tiba menyelipkan tangannya ke dadaku.

Dalam satu gerakan cepat, memelukku dari belakang, lalu kedua tangannya langsung menggenggam payudaraku dan meremasnya dengan kuat.

"Yessy, payudaramu besar sekali. Harus sering dipijat supaya sehat. Biar aku bantu, ya..."

"Ahh..."

Tanpa sempat bereaksi, aku ditarik ke atas dan jatuh terduduk di pangkuannya.

Refleks, aku meraih lehernya dari belakang, memeluk erat, sementara dadaku yang membusung tanpa sadar terdorong ke arah tangannya.

"Mmhh... Randy... kita nggak boleh begini..."

Aku sebenarnya ingin membentaknya, tapi sensasi nikmat saat dadaku dimainkan membuat suaraku malah berubah menjadi desahan manja.

Tubuhku yang basah oleh keringat menjadi jauh lebih sensitif dari biasanya, dan napasku pun mulai memburu.

Randy tidak menggubris permohonanku, dengan penuh semangat menggeser satu tangannya ke bawah, menyusuri perut rataku hingga mencapai selangkangan, terus-menerus membangkitkan hasratku, membuat napasnya pun kian berat.

Dalam beberapa gerakan saja, aku sudah hampir tak tahan lagi, bagian itu terasa seperti dilanda banjir, seluruh tubuhku lemas seperti genangan air.

"Nggak... nggak boleh... jangan di situ..."

Aku menggenggam tangannya, merapatkan kedua pahaku, menggelengkan kepala dengan malu, hampir tak mampu menahan rasa geli dan sensasi yang menyerang.

"Bukankah kamu membantuku latihan yoga, kenapa jadi begini... ah... jangan..."

"Kakak ipar, aku ini sebenarnya sedang membantumu. Ini bisa meningkatkan hasrat seksualmu. Akhir-akhir ini kamu dan kakakku kan jarang melakukannya? Sebagai adik, aku cuma ingin membantumu..."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero)
8.9
Pamela harus menelan kepahitan saat cintanya ditolak dan dihina oleh Zero, sahabatnya yang posesif. Setelah berhasil bangkit dan menemukan kebahagiaan baru bersama Tirta, masa lalunya kembali mengusik. Menjelang pernikahan mereka, Zero tiba-tiba hadir untuk merusak segalanya. Meski bayang-bayang mantan kekasih Tirta ikut mengintai, ancaman terbesar tetaplah Zero. Dengan kekuasaan dan obsesi gilanya, putra konglomerat itu bertekad merebut kembali Pamela.
Sampul Novel OBSESI CINTA UNTUK NADEEVA
8.6
Rheno jatuh cinta pada Nadeeva, ibu tiri sahabatnya yang dilingkupi masa lalu kelam. Nadeeva kini bimbang memilih masa depan baru bersama Rheno atau bertahan dengan Aiman, suami yang menikahinya demi melindungi nyawa dan hartanya. Meski sepuluh tahun berumah tangga, pernikahan mereka tanpa kemesraan karena sebuah kesepakatan. Di bawah ancaman pembunuh misterius, sanggupkah Rheno membujuk Aiman agar bersedia melepaskan Nadeeva?
Sampul Novel POTRET KEHIDUPAN SANG PELAKOR
8.3
Kanya telah tiga tahun menjadi selingkuhan Donny, seorang pria kaya raya yang sudah beristri dan memiliki tiga anak. Walau tahu status Donny, Kanya selalu luluh oleh daya pikatnya. Donny kerap berjanji akan memberi pengakuan di hadapan sang istri sah, tetapi komitmen itu tak pernah ditepati. Kini, Kanya dihadapkan pada ketidakpastian. Apakah ia hanya akan dicampakkan, ataukah Donny justru rela meninggalkan keluarganya demi hidup bersama Kanya?
Sampul Novel Sentuhan Memabukkan Shifa
8.1
Karim Zahid, seorang asisten praktikum, tidak pernah menduga hidupnya akan berubah total karena Shifa Sakinah. Mahasiswi baru itu menyeret Karim ke dalam pusaran gairah yang sangat berbahaya. Walau Shifa sempat berniat melupakan masa lalunya yang kelam, situasi mendesak justru memaksanya memperlihatkan sisi gelap di hadapan Karim. Kini, sang asisten terjebak oleh daya pikat sosok bidadari terlarang yang menguji keteguhan imannya serta meruntuhkan seluruh prinsip hidupnya.
Sampul Novel Tanpa Rasa
8.8
Meisya terpaksa menyerahkan kesuciannya kepada Mario demi membiayai operasi sang ayah. Namun, keputusan itu justru menjerumuskannya ke dalam penderitaan tanpa akhir. Alih-alih menjadikannya kekasih, Mario malah memperlakukan Meisya sebagai pemuas hasrat pribadi. Kini, ia terjebak dalam hubungan rahasia yang merendahkan harga dirinya, melayani Mario kapan pun demi uang, sambil terus didera rasa bersalah karena telah mengkhianati Pelangi, sahabatnya sendiri.
Sampul Novel Taruhan Nasib: Suamiku yang Tak Terduga
9.8
Kirani terpaksa menikah dengan Devon, pria yang dikenal sebagai preman menakutkan. Walau kerap dicibir sebagai anak angkat bernasib malang, keberuntungan selalu memihaknya hingga ia berhasil mendapatkan rumah mewah. Siapa sangka, Devon sebenarnya adalah miliarder terkaya di dunia yang menyamar. Ketika kebenaran terkuak dan Kirani yang merasa terancam ingin bercerai, Devon menolak. Sang konglomerat justru rela memberikan semua kekayaannya demi menjaga pernikahan mereka.