APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suami Wasiat Dari Suamiku

Suami Wasiat Dari Suamiku

Kebahagiaan Lina atas kehamilannya hancur saat sang suami, Arief, tewas akibat kecelakaan yang disebabkan oleh Andi yang mengemudi dalam kondisi mabuk. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Arief meninggalkan wasiat tak terduga: ia meminta Lina untuk menikah dengan Andi demi menjamin masa depannya. Kini Lina didera dilema batin karena harus hidup bersama pembunuh suaminya. Apakah pernikahan paksa ini akan berujung pada penebusan dosa Andi atau justru penderitaan baru?
Bab
Bagikan

Bab 1

Lina duduk di tepi tempat tidur, memandang hasil USG yang baru saja diambil dari klinik pagi itu. Sebuah gambar kecil di atas kertas putih yang memperlihatkan detak jantung bayi mereka. Hanya segenggam ukuran kecil, tapi bagi Lina, itu adalah dunia yang baru. Dunia yang penuh dengan harapan, dengan impian-impian yang telah lama mereka bangun bersama.

Arief masuk ke dalam kamar dengan senyum lebar di wajahnya. "Bilang padaku, ada apa di sini?" tanyanya dengan penuh rasa ingin tahu, meski ia sudah menebak. Lina menatap suaminya dengan mata penuh cinta, lalu mengangkat gambar USG itu ke arah Arief.

"Ini," jawab Lina, suaranya bergetar sedikit. "Ini anak kita, Arief. Anak kita."

Arief mengangkat alis, matanya berbinar seperti anak kecil yang baru mendapat hadiah. "Kita... kita benar-benar akan menjadi orang tua?" Ia mendekat dan duduk di samping Lina, lalu menatap gambar itu seolah itu adalah sebuah karya seni yang paling indah yang pernah dilihatnya. "Aku nggak bisa percaya... akhirnya," katanya, hampir tak percaya.

Lina tertawa pelan, merasakan hangatnya kebahagiaan yang menyelimuti mereka. "Kau selalu bilang kita akan jadi orang tua yang hebat, kan?" Lina memiringkan kepala, matanya berkilau dengan air mata kebahagiaan yang tak bisa ia tahan. "Kita akan memberikan dunia terbaik untuk anak kita."

Arief menggenggam tangan Lina dengan lembut, lalu menatap matanya. "Kau tahu, aku nggak sabar melihat bayi kita. Aku ingin melihat dia tumbuh besar dengan cinta yang sama seperti yang kita berikan satu sama lain. Dan aku akan selalu ada untuk kalian berdua, Lina. Kita akan lewati ini bersama-sama."

Lina merasa seluruh tubuhnya terhangatkan oleh kata-kata Arief. Sudah bertahun-tahun mereka bersama, saling berbagi impian, kesedihan, dan kebahagiaan. Tapi saat ini, dengan bayi yang akan datang, Lina merasa seperti hidup mereka baru saja dimulai. Semuanya terasa begitu sempurna, begitu indah, dan tanpa cacat.

"Arief, aku takut," kata Lina tiba-tiba, suaranya serak, meskipun ia berusaha untuk tetap tenang.

Arief menatapnya dengan penuh perhatian. "Apa yang kau takutkan, sayang?"

"Takut kalau aku tidak bisa jadi ibu yang baik... Takut kalau aku tidak bisa memberimu semua yang kau inginkan... Takut... takut kalau semuanya akan hancur," Lina menjelaskan dengan suara hampir tidak terdengar, seperti ada beban yang tak bisa ia lepaskan.

Arief menarik Lina ke dalam pelukannya, meletakkan dagunya di atas kepala Lina. "Kau adalah orang terbaik yang bisa jadi ibu bagi anak kita, Lina. Aku tahu itu. Kau hanya perlu percaya pada dirimu sendiri seperti aku mempercayaimu. Semua yang kita miliki sekarang, ini adalah hasil kerja keras kita berdua. Dan tidak ada yang bisa menghancurkannya."

Lina menutup matanya, merasa damai di pelukan suaminya. Suara detak jantung Arief menjadi musik yang menenangkan hatinya. Tidak ada lagi yang bisa ia inginkan selain ini-mereka berdua, bersama-sama, menanti hari kelahiran anak mereka.

Namun, meskipun Arief berbicara dengan keyakinan, Lina tidak bisa menghilangkan rasa takut yang menggerogoti hatinya. Dunia ini kadang bisa begitu kejam, dan ia tak tahu apa yang akan terjadi pada masa depan mereka. Tetapi dalam dekapan Arief, ia merasa bahwa mungkin-hanya mungkin-semua akan baik-baik saja.

Mereka berdua terdiam dalam kebisuan yang penuh makna. Dalam setiap detak jantung, ada rasa cinta yang begitu mendalam dan keinginan untuk menjalani hidup ini bersama. Mereka telah melewati banyak hal bersama, tetapi kali ini, mereka merasa seolah semua hal buruk yang terjadi sebelumnya akan terbayar dengan kebahagiaan ini.

Di luar jendela, senja mulai turun, menciptakan warna keemasan di langit. Linanya bisa merasakan kehangatan matahari yang mulai meredup menyelimuti kamar mereka. Semua terasa sempurna.

Tapi siapa yang tahu, kadang kehidupan membawa kita pada jalan yang tidak pernah kita bayangkan, dan kebahagiaan itu-seperti pelangi-dapat hilang begitu saja dalam sekejap. Lina tidak tahu bahwa saat senja itu terbenam, takdir mereka sudah ditentukan.

Di luar kamar mereka, cuaca berubah begitu cepat. Sebuah badai kecil mulai datang, namun Lina dan Arief tidak menyadari apa yang akan terjadi. Ketika Arief keluar untuk membeli makan malam, Lina mengira itu akan menjadi hari yang sama seperti sebelumnya. Tak ada yang tahu bahwa itu adalah momen terakhir mereka menikmati kebersamaan yang utuh.

Kecelakaan itu datang begitu mendalam. Lina menerima telepon malam itu, sebuah suara yang sangat asing namun begitu terdengar jelas di telinganya.

"Bibi Lina, Arief... kecelakaan... Dia... dia..." kata suara di telepon itu terguncang, dan sebelum Lina bisa mengajukan pertanyaan lebih lanjut, telepon terputus.

Tanpa berpikir panjang, Lina langsung berlari menuju rumah sakit. Ketika dia tiba, dunia seolah berhenti. Di sana, di ruang darurat rumah sakit, ia melihat Arief terbaring tak berdaya, tubuhnya terhubung dengan banyak alat medis. Darah yang masih segar di pakaian Arief membuat hati Lina hancur, seakan waktu berjalan terlalu lambat.

Lina duduk di samping tempat tidur Arief, meremas tangan suaminya, berharap ia bisa bangun dan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Namun, hanya ada keheningan yang menyelimuti.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alice and The Blue Sea
8.6
Nyawa Alice terselamatkan dari gulungan ombak maut berkat aksi heroik Archer. Sosok misterius penolongnya itu ternyata adalah duyung jantan, fakta luar biasa yang baru Alice percayai setelah menyentuh ekor berototnya sendiri. Usai kejadian ajaib tersebut, Archer meminta bantuan kepada Alice. Akankah kehidupan tenang Alice berubah sepenuhnya setelah terikat takdir dengan sang penghuni samudra? Ikuti kisah fantasi romantis modern yang penuh keajaiban ini.
Sampul Novel Istriku Berasal Dari Kerajaan Medang
9.1
Kirana Ayu Wening, seorang gadis dari masa lalu Kerajaan Medang, mendadak terlempar ke masa depan sejauh 1024 tahun. Di tengah kota modern yang asing baginya, ia dipertemukan dengan Yodha, seorang pekerja yang tengah patah hati. Yodha pun tulus membantu Kirana beradaptasi dengan zaman baru ini. Bersama-sama, keduanya kini harus melewati badai kesedihan, kebingungan, hingga kebahagiaan demi memulai lembaran hidup yang benar-benar baru.
Sampul Novel Pengorbanan Demi Suamiku
9.0
Demi mendukung masa depan sang suami, protagonis wanita dalam novel modern ini bersedia bekerja menjadi pengasuh di kediaman atasan suaminya. Namun, pekerjaan ini membawanya ke dalam situasi berbahaya ketika sang bos mulai menunjukkan gelagat buruk melalui tatapan vulgar yang tidak senonoh. Di tengah sanjungan manis suaminya lewat telepon, ia justru dipaksa melayani tuntutan intim sang atasan yang melecehkannya. Terjebak antara rasa bersalah atas pengkhianatan dan sensasi kenikmatan yang tak terduga, batinnya pun mulai terguncang hebat.
Sampul Novel Preman Cantik dan Sang Penguasa
9.7
Jiwa seorang preman cantik terbangun di tubuh Mira Roselin, putri konglomerat manja yang dahulu tewas. Sebelumnya, Mira selalu mengemis cinta dari tunangannya yang berkuasa dan dingin. Kini, dengan jiwa baru yang tangguh, ia menolak tunduk dan tidak akan lagi mengejar cinta pria tersebut. Perubahan drastis ini justru berbalik membuat sang tunangan penguasa yang kini harus berlutut demi mendapatkan perhatiannya.
Sampul Novel Rencana Balas Dendam yang Terlambat
8.6
Demi memenuhi sebuah wasiat, Marceline Sterling harus menjalani pernikahan kontrak yang mengekang dengan CEO Phoenix Cruise Line, Adrian Hawthorne. Walau Adrian mencintai Selena Winters, aturan ketat tersebut justru menyulut gairah tak terduga di antara mereka. Marcy yang awalnya terlihat lemah kini menjelma menjadi sosok dominan yang memikat. Di puncak Phoenix Tower, perlawanan Marcy memicu kemarahan Selena, menyeret mereka ke dalam pusaran konflik, intrik, serta asmara membara.
Sampul Novel Terjebak Pesona Anak Teman Mama
8.1
Nadia Anindita, siswi pemberontak yang menggemaskan, selalu berselisih dengan ketua OSIS populer nan kaku, Raka Bratama. Di balik kebencian dan perdebatan sengit mereka, tersimpan masa lalu keluarga yang rumit. Takdir tak terduga pun datang saat keluarga menjodohkan mereka secara paksa. Kini, keduanya terjebak dalam ikatan pernikahan yang konyol. Akankah ego mereka memicu perceraian, atau justru menumbuhkan benih cinta sejati?